Danau Limboto masuk daftar prioritas nasional

Gorontalo (ANTARA) – Kondisi yang  kritis menjadikan Danau Limboto termasuk salah satu dari 15 danau di Indonesia yang menjadi prioritas nasional dalam penanganan terpadu oleh Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Selasa, mengatakan penyelamatan Danau Limboto harus benar-benar ditangani secara serius oleh semua pihak.

“Selain berfungsi sebagai penyimpan cadangan air di musim kemarau, Danau Limboto juga berfungsi sebagai sumber mata pencaharian warga sekitar,” ujarnya.

Ia menjelaskan jika banyak hal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam upaya penyelamatan danau Limboto.

Baca juga: Danau Limboto di Gorontalo masuk program untuk direhabilitasi

“Salah satunya menggandeng berbagai pihak untuk membersihkan Danau Limboto dari eceng gondok,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kabupaten Gorontalo Cokro Katili menuturkan, Danau Limboto merupakan 15 danau prioritas nasional dalam penanganan terpadu baik oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

“Dalam rangka itu, Bupati Nelson bersama 14 Gubernur dan Bupati yang mewakili danau prioritas di indonesia menyatakan empat kesepakatan penyelamatan danau prioritas nasional,” ungkapnya.

Baca juga: Pemprov-DPRD Gorontalo bentuk perda selamatkan Danau Limboto

Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Desa Kelumpang Kabupaten OKU Sumsel diterjang banjir

Baturaja (ANTARA) – Kawasan Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Selasa malam, diterjang banjir akibat meluapnya Sungai Kepayang setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah setempat sejak Selasa sore.

“Meskipun bencana alam tersebut tidak berlangsung lama, namun banjir sempat membuat resah warga sekitar karena belum pernah terjadi dalam kurun waktu 15 tahun terakhir,” kata salah seorang warga Desa Kelumpang, Ogan Komering Ulu (OKU), Dadang di Baturaja, Selasa.

Menurut dia, air Sungai Kepayang yang meluap setinggi pinggang orang dewasa tersebut merendam puluhan rumah warga Desa Kelumpang.

Bahkan sempat ada beberapa warga setempat yang terpaksa mengungsi karena takut akan terjadinya banjir bandang, mengingat aliran Sungai Kepayang berasal dari atas perbukitan.

“Air mulai terlihat deras melewati jalan poros sekitar pukul 19.00 WIB atau usai Shalat Magrib. Ada puluhan rumah yang terendam banjir tapi tidak lama sekitar satu jam air sudah mulai surut,” katanya.

Hanya saja kata dia, sebagian warga korban banjir tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka dari rendaman air karena banjir berlangsung sangat cepat.

“Sebelum Sungai Kepayang meluap hujan deras sudah mengguyur Kecamatan Ulu Ogan sejak pukul 17.00 WIB. Sebenarnya aliran air mengalir ke arah  Sungai Ogan, namun akibat luapan yang cukup besar, air kemudian masuk hingga ke perkampungan warga,” jelasnya.

Dia mengemukakan, meskipun tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut, namun hingga saat ini belum diketahui berapa kerugian yang dialami warga akibat banjir.

Namun lanjut dia, untuk sementara fasilitas air bersih yang bersumber dari Sungai Kepayang mengalami kerusakan akibat luapan sungai, namun belum diperhitungkan berapa besar kerusakannya.

“Ada sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir tersebut seperti saluran air bersih, namun warga langsung memperbaikinya. Kemudian barang-barang elektronik warga juga banyak yang rusak karena kejadiannya mendadak dan tanpa diprediksi sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga: Delapan desa di OKU kebanjiran
Baca juga: Banjir bandang landa Kabupaten OKU Selatan
Baca juga: Siaga bencana banjir-longsor ditetapkan untuk Ogan Komering Ilir-Sumsel

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jatuh cinta pada pantai-pantai Sumbawa Barat

Mataram (ANTARA) – Hamparan pasir putih yang membentuk tapal kuda di Pantai Jelenga, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, bisa membuat pengunjungnya jatuh cinta pada pandangan pertama.

Berjalan menapaki pasir putihnya yang sekilas tampak seperti butiran merica sambil melihat ombak menghapus tapak kaki yang tertinggal, menyaksikan gulungan ombak pecah, dan menatap pemandangan perbukitan dan bentang alam di kanan kiri pantai bisa mendatangkan ketenangan. 

Hanya deru ombak yang terdengar di pantai yang berada sekitar tujuh kilometer dari Desa Goa di Kecamatan Jereweh itu.

Perjalanan menuju ke sana dari ibu kota Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Taliwang, melewati perkampungan penduduk dan warganya yang ramah, melintasi perbukitan dan lahan pertanian warga.

Sesekali pengendara harus berhenti untuk memberi jalan bagi kelompok kerbau milik warga yang menyeberang dalam perjalanan menuju pantai yang dianggap sebagai surga selancar itu. 

Para pencinta olahraga air menyebut Pantai Jelenga sebagai “Scar Reef”. Gelombangnya berbentuk seperti pipa raksasa, dan tingginya antara dua sampai tiga meter.

“Pantai Jelenga sudah terkenal bagi para surfers mancanegara,” kata Hasan, seorang warga Taliwang.

Namun, bagi mereka yang tidak hobi berselancar menikmati keindahan pantai saat ombak bersahabat pada bulan April juga sudah cukup memuaskan. Mereka bisa menikmati pemandangan Pantai Jelenga saat matahari terbenam, dan menyaksikan pantulan warga kemerahan langit di pantai bersama debur ombak.
  Pantai Jelenga di Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Bergeser ke keindahan lain

Dari Pantai Jelenga, wisatawan bisa menempuh perjalanan satu jam untuk menyambangi Pantai Tropical di Kecamatan Sekokang. Lokasinya tidak jauh dari jalan provinsi, hanya sekitar 10 menit dari pintu gerbang Bandara Sumbawa Besar yang sampai sekarang belum beroperasi.

Di sana, pengunjung bisa duduk-duduk di bruga atau pendopo sambil menikmati pantai berpasir putih sepanjang sekitar dua kilometer, menatap paduan warna putih pasir dan air laut yang menyajikan gradasi warna biru. 

“Bukan hanya turis asing saja, orang lokal juga banyak yang berlibur ke sini,” kata Nur, warga setempat.

Selain Pantai Tropical, ada Pantai Poto Batu yang sering menjadi tempat swafoto. Pantai itu punya batu-batu berukuran besar yang biasanya menjadi tempat pilihan warga untuk berfoto dengan latar belakang deburan ombak.

Para pemburu pemandangan matahari terbenam juga bisa mendatangi Pantai Poto Batu untuk menikmati momen kesukaan mereka sambil melihat anak-anak muda latihan berselancar di pantai yang berada di tepi jalan dari Taliwang ke Sekokang tersebut.

Keindahan pantai-pantai Kabupaten Sumbawa Barat tak kalah dengan daerah-daerah tujuan wisata bahari yang lain. Kalau pemerintah daerah bisa menata dan mengelola potensi wisata baharinya dengan baik, destinasi-destinasi wisata Sumbawa Barat juga akan bisa mendunia, dan mendatangkan manfaat ekonomi nyata bagi warga sekitarnya.

Baca juga: Bukit Mantar magnet wisata Sumbawa Barat
 

Oleh Riza Fahriza
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kebut program Inovasi Desa Kemendes berangkatkan kepala desa ke Cina

Jakarta (ANTARA) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo memberangkatkan sejumlah kepala desa, penggiat desa, dan pendamping desa yang akan mengikuti studi banding ke negara Korea dan Cina.

Dalam siaran pers, Kemendes PDTT yang diterima Antara, Selasa malam, menyebutkan salah satu tujuan pengiriman itu agar desa-desa lebih inovatif dalam melaksanakan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Hal tersebut sejalan dengan salah satu program yang diusung Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, yakni Program Inovasi Desa.

Dengan studi banding ke luar negeri, Menteri Eko berharap dapat meningkatkan kompetensi dan memunculkan inovasi dalam pengelolaan dan pembangunan desa serta para peserta dapat membangun jaringan, menambah pengetahuan, dan membuka pasar antarkepala desa dengan mitra luar negeri.

“Kami memerlukan kepala desa, pegiat desa, dan pendamping desa untuk lebih punya wawasan lagi. Diharapkan setelah kunjungan itu, para peserta bisa menerapkan di desanya masing-masing apa yang apa yang mereka liat di luar negeri,” katanya.

Pada tahun ini, kata Eko, Kemendes PDTT telah merencanakan mengirim 1.000 peserta terdiri atas kepala desa, penggiat desa, dan pendamping desa ke sejumlah negara lainnya untuk studi banding seperti ke negara Jepang, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

“Salah satu cara yang paling cepat kita belajar adalah kita melihat negara lain yang relatif sudah maju. Kami harapkan kepala desa dan penggiat desa ini punya wawasan yang lebih lagi. Kegiatan ini juga penting untuk pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Jadi, tidak hanya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga manusianya,” katanya.

Sementara itu, Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan bahwa para peserta yang mengikuti studi banding ke Cina akan mempelajari revitalisasi pembangunan desa, kebijakan pengentasan masyarakat dari kemiskinan, pertanian modern, perikanan air tawar, dan diskusi dengan petani lokal di Cina.

“Mereka yang ke Korea akan mempelajari terkait dengan pembangunan pemberdayaan masyarakat desa, mengunjungi pusat buah buah kering, dan mempelajari pendistribusiannya, serta mengunjungi pabrik pengolahan ikan dan pasar-pasar perdesaan di Korea,” kata Anwar. ***3***

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Merawat naskah kuno di Banyuwangi

Tim program Digital Repository of Endangered and Affected Manuscript in Southeast Asia (Dreamsea) membersihkan naskah kuno di Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (26/3/2019). Sebanyak 23 naskah kuno yang berisi tentang beragam sejarah di Banyuwangi mendapatkan perawatan dengan proses digitalisasi untuk menghindari kerusakan dan kepunahan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/aww.

SMKN 2 Jakarta jamin kelancaran UNBK

ANTARA-Kepala sekolah SMKN 2 Jakarta memastikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berjalan Lancar. Pihak sekolah menyiapkan 4 server dan 1 cadangan guna mengantisipasi kendala.  Pelaksanaan UNBK si SMK Negeri 2 Jakarta Pusat diikuti 205 peserta ujian.
.

Warna-warni terowongan pedestrian jalan Kendal

Warga berjalan melewati terowongan jalur pedestrian yang dihiasi lampu warna-warni di Jalan Kendal, dekat Stasiun Sudirman, kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). Jalur pedestrian tersebut merupakan bagian dari pembangunan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang akan mempermudah perpindahan penumpang dari moda transportasi ke moda lainnya seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, kereta Commuterline, TransJakarta dan kereta Bandara. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.

MUI tegaskan tidak pernah keluarkan fatwa golput haram

Jakarta (ANTARA) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Prof. Huzaimah menegaskan bahwa MUI tidak pernah menerbitkan fatwa golput atau tidak memilih dalam Pemilu adalah haram.

“Tidak pernah MUI memfatwakan (golput) haram,” kata Prof. Huzaimah dalam konferensi pers, di Kantor MUI, Jakarta, Selasa, seraya membantah pemberitaan di media soal fatwa MUI mengenai golput haram.

Ia menjelaskan bahwa MUI hanya mengimbau agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019. “Kami hanya mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin,” katanya.

Selain itu MUI juga merinci empat syarat yang harus dimiliki calon pemimpin yakni sidiq (jujur), amanah (terpercaya), tabligh (aspiratif dan komunikatif), dan fatonah (cerdas atau memiliki kemampuan).

Selain keempat syarat itu, seorang pemimpin juga harus beriman dan bertakwa.

Syarat-syarat itulah, kata dia, yang harus dijadikan kriteria bagi masyarakat dalam memilih seorang pemimpin.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konjen AS dukung peraturan wali kota kurangi kantong plastik

Denpasar (ANTARA) – Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat Mark McGovern tertarik dan memberi dukungan terhadap Peraturan Wali Kota Denpasar (Perwali) Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Kantong Plastik.

“Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik sangat tepat dilakukan oleh Pemkot dalam melakukan penyelamatan lingkungan,” ujar Konjen Amerika Serikat Mark McGovern, saat bertemu dengan Sekda Kota Denpasar, Bali, Selasa.

Lebih lanjut Mark McGovern mengatakan “No Plastic Bag” yang telah menjadi isu lingkungan akhir-akhir ini, dengan langkah Wali Kota Denpasar yang patut di contoh bersama.

“Kami sangat senang dan sangat mendukung Perwali ini, dan berharap Denpasar dapat tetap bersih dan lestari sebagai Ibu Kota Provinsi Bali,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya siap melakukan kerja sama pengurangan sampah plastik, serta program lain seperti lingkungan, pendidikan hingga teknologi.

Di samping itu, ucap Mark McGovern, Kota Denpasar dengan visi kebudayaan menjadi inspirasi bagi seluruh dunia dalam menata sebuah kota dan menguatkan akar-akar budaya yang ada di masyarakat.

“Kami lihat kebersihan Kota Denpasar termasuk jalan-jalannya sudah bersih dan tertata,” ujar Konjen Amerika sembari menambahkan merupakan salah satu penunjang pariwisata.

Sementara Sekda Kota Denpasar Rai Iswara mewakili Wali Kota Denpasar mengucapkan selamat datang di Kota Denpasar. Dia menjelaskan tentang keberadaan Kota Denpasar yang merupakan kota besar dan Ibu kota Provinsi Bali.

Sekda Rai Iswara mengatakan terkait Perwali Nomor 36 Tahun 2018 secara resmi telah berlaku sejak 1 Januari 2019, setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi sejak Juli 2018 oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar di sejumlah pusat perbelanjaan, pasar tradisional, hingga toko kelontong.

“Akan lebih baik ketika masyarakat membawa kantong sendiri ketika berbelanja, jika itu bisa diterapkan bersama tentu akan sangat berdampak positif,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Rai Iswwara bahwa, segala aturan tentang pengurangan sampah plastik berlabuh pada tujuan edukasi masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Edukasi secara dini kepada anak-anak sekolah, kampanye kreatif tentang pengurangan sampah plastik, hingga pemanfaatan sampah plastik menjadi benda-benda ekonomis. Hal tersebut juga dilakukan untuk menindaklanjuti Perpres Nomor 97 Tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga (Jakstranas) yakni pengurangan sampah sebesar 30 persen di tahun 2025.

Baca juga: Lomba “nuduk” sampah plastik diikuti ratusan siswa SD di Denpasar
Baca juga: Pemkot Denpasar gelar lomba desain tas ramah lingkungan
Baca juga: Warga Denpasar ikuti pelatihan daur ulang plastik

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jateng gandeng KPK terapkan pendidikan antikorupsi di sekolah

Semarang (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi dalam penerapan pendidikan antikorupsi di sekolah-sekolah sebagai upaya pencegahan berbagai bentuk tindak pidana korupsi.

“Nantinya pendidikan karakter dan antikorupsi akan segera diterapkan di sekolah-sekolah yang ada di Jawa Tengah,” kata Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono saat beraudiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinas gubernur di Semarang, Selasa malam.

Ia menerangkan kerja sama antara Pemprov Jateng dengan KPK itu dilakukan agar ada sinkronisasi baik materi maupun bentuk-bentuk pengajaran pendidikan antikorupsi yang sesuai.

Ke depannya siswa sekolah mulai Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jateng akan mendapat pengetahuan dan pembelajaran mengenai pendidikan antikorupsi.

“Tahun ini akan ada 10 provinsi di Indonesia termasuk Jateng yang akan menerapkan pendidikan karakter dan antikorupsi di lingkungan sekolah, serta menjadi percontohan daerah lainnya,” ujarnya.

Giri menjelaskan penerapan pendidikan karakter dan antikorupsi sudah disepakati seluruh daerah dengan KPK pada Desember 2018.

Rencananya, lanjut dia, penerapan pendidikan karakter dan antikorupsi itu akan dilakukan pada Juni 2019.

“Jadi nanti ada regulasi khusus yang mewajibkan semua daerah melaksanakan pendidikan moral dan antikorupsi di sekolah-sekolah,” katanya.

Menurut dia, pengetahuan tentang moral dan antikorupsi memang penting untuk diterapkan di lingkungan sekolah sebagai langkah pencegahan yang efektif dalam rangka membangun generasi berintegritas untuk memerangi korupsi yang ada dalam kehidupan bangsa.

“KPK akan memberikan pendampingan, monitoring dan melakukan evaluasi terkait suksesnya penerapan pendidikan karakter dan antikorupsi ini,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku sudah lama merencanakan adanya pendidikan karakter dan antikorupsi di lingkungan sekolah.

Dengan dukungan dan kerja sama dari KPK itu, maka Ganjar semakin optimistis program tersebut dapat berhasil.

“Kami senang KPK menyambut baik hal ini. Nanti kalau memang dibutuhkan regulasi dalam pelaksanaannya, akan kami buatkan pergubnya,” kata dia.

Pendidikan karakter dan antikorupsi, lanjut Ganjar, menjadi benteng utama dalam rangka menyiapkan generasi penerus bangsa yang berintegritas dan dengan pembekalan pendidikan sejak dini, maka diharapkan praktik korupsi di Indonesia dapat ditekan, bahkan dihapuskan di kemudian hari.

“Ini memang harus dibentuk sejak awal agar lebih efektif. Tidak harus mengubah kurikulum sebenarnya, sebab pendidikan karakter dan antikorupsi itu bisa disisipkan dalam semua mata pelajaran yang ada di sekolah,” ujarnya.

Baca juga: Pendidikan anti-korupsi di sekolah melalui permainan peran
Baca juga: DPR dorong pendidikan antikorupsi masuk pelajaran khusus
Baca juga: KPK sokong pendidikan budaya antikorupsi di Sulut

 

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Demo sopir angkot di Makassar

Sejumlah sopir angkutan kota melakukan konvoi saat berunjuk rasa di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (26/3/2019). Mereka menuntut penurunan besarnya pajak kendaraan bermotor serta membebaskan biaya retribusi bagi angkutan kota di sejumlah terminal. ANTARA FOTO/Arnas Padda/aww.

Pengamat: Ratu Kalinyamat layak mendapat gelar pahlawan nasional

Semarang (ANTARA) – Pengamat pertahanan militer Connie Rahakundini Bakrie menilai Ratu Kalinyamat layak mendapat gelar pahlawan nasional dari Pemerintah Republik Indonesia mengingat jasa-jasanya dalam mengusir penjajah Portugis pada abad XV.

“Ratu Kalinyamat merupakan panglima perang asal Jepara yang berani melawan penjajah Indonesia dari Portugis,” katanya pada seminar regional dengan tema “Menghidupkan Kembali Gagasan Menjadikan Kalinyamat Sebagai Pahlawan Nasional” di Hotel Aston Inn Semarang, Selasa.

Ia menjelaskan Ratu Kalinyamat yang merupakan salah satu putri dari Raja Demak Trenggana yang terlahir dengan nama Retna Kencana berhasil membangun kekuatan angkatan laut yang besar dan kuat sekaligys membangun pakta pertahanan dengan Cirebon, Banteng, Palembang, Aceh, Malaka, serta Tidore.

Pemahaman dan visi Ratu Kalinyamat mengenai poros maritim, lanjut dia, membuat industri perkapalan di Jepara, baik kapal perang maupun kapal dagang, dapat tumbuh dan berkembang dengan pesat.

Menurut dia, apa yang dilakukan Ratu Kalinyamat sesungguhnya mencerminkan sosok yang sudah memiliki wawasan bahwa nusantara sejatinya adalah negeri maritim.

“Banyak hal yang dilakukan Ratu Kalinyamat itu sudah sangat ‘advance’, bagaimana beliau membangun kekuatan industri itu menjadi industri yang terkoneksi dan beliau membuktikan bahwa dirinya pahlawan laut,” ujarnya.

Masyarakat Kabupaten Jepara pernah mengusulkan Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional pada 2005 dan 2016, namun usulan yang difasilitasi Pemkab Jepara ke pemerintah pusat tidak membuahkan hasil hingga saat ini.

Connie menyebutkan penolakan usulan yang pernah terjadi itu karena tumpang tindih sejarah dengan cerita masyarakat yang berkembang pada saat itu, tapi dengan bukti fisik yang ada bisa dijadikan dasar untuk mengajukan kembali Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional.

“Sekali lagi, saya mendorong Ratu Kalinyamat mendapat gelar pahlawan nasional dalam dua aspek yaitu penghargaan terhadap apa yang sudah dibuat dan pembelajaran apa yang kita petik dari Ratu Kalinyamat yang meliputi aspek politik, ekonomi, pertahanan, dan aspek politik luar negeri,” katanya.

Apabila usulan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat itu dikabulkan pemerintah, Connie optimistis akan memberikan dampak luar biasa kepada masyarakat setempat dan bisa menjadi semangat bangsa Indonesia.

Perwakilan dari Dinas Sosial Jawa Tengah Adji Hadi Prakoso mengakui memang ada penolakan usulan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat dengan alasan konflik politik dengan Arya Penangsang dan peristiwa bertapanya Ratu Kalinyamat.

Bahkan pemerintah pusat masih menganggap jika Ratu Kalinyamat adalah mitos dan legenda lokal tanah Jepara.
Menurut dia, jika akan mengusulkan kembali gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat, maka harus disertai bukti-bukti pendukung yang matang.

“Dari usulan sebelumnya dari kajian tim peneliti dan pengkaji pusat, usulan dinyatakan bahwa bukti-bukti fisik atas sejarah Kalinyamat ini masih berbau mitos. Masih banyak cerita ke arah mitos. Usulan kali ini saya minta bisa lebih matang lagi,” ujarnya.

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Revitalisasi Situ Bagendit

Suasana lokasi wisata Situ Bagendit di Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019). Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar akan merevitalisasi Situ Bagendit seluas 150 hektare menjadi destinasi wisata kelas dunia dengan mengalokasi anggaran sebesar Rp130 miliar yang akan dimulai pada tahun 2019 ini. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww.

Pendaftaran mudik lebaran gratis

Warga melakukan pendaftaran di hari pertama Program Mudik Lebaran Gratis 2019 yang digelar oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat di Gedung Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Selasa (26/3/2019). Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menyediakan total 40 bus yang akan digunakan untuk mudik gratis ke berbagai tujuan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur hingga Sumatera. ANTARA FOTO/Andi Firdaus/aww.

Inspeksi kesehatan lingkungan tambang ilegal di Jambi

Petugas Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari mengukur tingkat kebisingan udara dan kadar gas di lokasi pembuangan limbah pengeboran minyak ilegal, wilayah kerja pertambangan PT Pertamina (Persero), Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Bajubang, Batanghari, Jambi, Selasa (26/3/2019). Data Puskesmas Pembantu Pompa Air menyebutkan, angka penderita ISPA di lokasi sekitar penambangan ilegal setempat meningkat dari 215 kasus pada 2017 menjadi 635 kasus pada 2018, dan penyakit kulit dari 110 kasus pada 2017 menjadi 177 kasus pada 2018. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww.

Pentas budaya nusantara kukuhkan “IBU” Malang jadi miniatur Indonesia

Malang (ANTARA) – Pentas budaya nusantara yang dihelat Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Budi Utomo atau “IBU” Malang kian mengukuhkan kampus itu sebagai miniatur Indonesia, karena seni dan budaya yang ditampilkan berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.

Rektor IKIP Budi Utomo (IBU) Malang Dr Nurcholis Sunuyeko, Selasa, mengaku pihaknya sangat peduli dengan tumbuh kembangnya keberagaman budaya di lingkungan kampus setempat.

“Seni dan budaya yang ditampilkan merupakan kekayaan bangsa Indonesia dari seluruh penjuru nusantara,” katanya di sela pentas budaya nusantara di kampus C IBU Malang.

Dalam sambutan pembukaan pentas budaya nusantara tersebut, doktor sosiologi itu mengatakan IBU sangat peduli dan terus memperhatikan aspek estetika yang berkembang di lingkup kampus, sebab yang menyatukan orang, bukan hanya pikiran semata, tetapi juga keindahan.

Dan konsep keindahan itu, kata Nurcholis, terus berkembang. Oleh karena itu, IBU mewadahi kreativitas mahasiswa terkait pengembangan seni dan budaya dari berbagai daerah di Tanah Air dan setiap tahun selalu ditampilkan dengan kemasan pentas budaya nasional.

“Saya harap di antara pelestari budaya Indonesia adalah mahasiswa IKIP Budi Utomo dengan memulainya dari melestarikan kampus ini dengan mengadakan pentas budaya. Budaya Indonesia sudah diterapkan secara proporsional di IBU, meskipun mahasiswa IBU berasal dari daerah yang berbeda,” ucapnya.

Ia berharap kampus IBU sebagai miniatur Indonesia kian kokoh posisinya melalui cara bersama-sama melestarikan budaya Indonesia. Dan, mahasiswa (masyarakat) datang ke kampus IBU untuk mengetahui dan mempelajari budaya Indonesia.

“Meskipun kita berupaya melestarikan budaya masing-masing daerah, kita juga harus siap menyongsong peradaban. Melestarikan budaya, tapi jangan sampai tertinggal dari peradaban. Kita harus tetap membangun nilai dan semangat untuk bisa bersaing dengan bangsa yang lain,” paparnya.

Pentas Budaya Nusantara yang digelar dalam rangkaian Dies Natalis ke-32 IBU Malang ini, di antaranya menyuguhkan tari-tarian dari Kalimantan, Sumba, Malaka, Flores, dan Jawa Barat. Selain tarian nusantara, juga ada lagu-lagu dari berbagai daerah di Indonesia.

”Untuk tahun ini yang kami tampilkan ada sembilan tarian dari berbagai daerah, 14 lagu berbahasa daerah dan lima stand bazar, dengan menu makanan tradisional dari beberapa daerah,” kata Wakil Rektor III IBU Malang Ali Badar.

Semua yang tampil dalam acara tersebut, katanya, adalah mahasiswa IBU. Mereka tampil juga untuk melestarikan budaya nusantara, serta menjaga semangat Bhineka Tunggal Ika.

Pentas budaya nusantara ini menjadi kegiatan rutin di kampus, karena keindonesiaan sudah menjadi unsur tertinggi di kampus IBU.

Baca juga: Kemendikbud lakukan diplomasi budaya dan bahasa lewat program darmasiswa
Baca juga: IKIP Budi Utomo ajak mahasiswa asing belajar budaya di Yogyakarta
Baca juga: Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang sabet juara pencak silat di Bandung

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mahasiswi IAIN Palu juara I cerpen dan favorit PIAUD se-Indonesia

Palu (ANTARA) – Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, berhasil meraih juara I lomba cerpen dan juara favorit duta Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) tingkat nasional.

Dua mahasiswi itu ialah Huzaimah dan Istiana Makarau. Keduanya merupakan mahasiswi semester empat (genap) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

“Alhamdulillah, berkat kegigihan dan semangat yang tinggi untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan Ikatan Mahasiswa PIAUD Indonesia (IKMPISI), sehingga dapat mengikuti beberapa lombakan secara nasional dan membuahkan hasil yang sangat baik,” ucap Ketua Program Studi PIAUD IAIN Palu Dr Marwani, Selasa.

Huzaimah dan Istiana merupakan peserta Pertemuan Nasional II Ikatan Mahasiswa PIAUD Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se-Indonesia, di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Jogjakarta, yang dilaksanakan sejak 25 – 28 Maret 2019.

Panitia pelaksana pertemuan itu, merangkaikan kegiatan dengan beberapa lomba, di antaranya cerpen dan kontes duta PIAUD yang di ikuti seluruh perwakilan PTKIN se-Indonesia. Lewat kegiatan itu, Huzaimah dan Istiana Makarau unjuk potensi. Mereka menunjukkan kompotensi-nya,
dan terbukti mampu mengungguli perwakilan dari PTKIN lain.

“Ini menjadi prestasi yang membanggakan, serta membawa nama baik lembaga IAIN Palu di tingkat PTKIN seluruh Indonesia,” kata Marwani. Istri Wakil Bupati Morowali itu menyebut prestasi yang di raih, tidak terlepas dari dukungan lembaga dan pimpinan serta beberapa dosen, yang berpartisipasi memberikan sumbangan agar dua mahasiswi itu bisa berangkat ke Jogyakarta.

“Semula hanya bisa berangkat satu orang. Namun berkat perjuangan, bantuan sumbangan, bisa kami berangkatkan empat orang mahasiswa. Mereka memberi kontribusi besar terhadap lembaga dan pimpinan IAIN Palu,” sebut Marwani.

Ia berharap prestasi yang telah di ukir oleh Huzaimah dan Istiana dapat di contohi oleh mahasiswa khususnya di Prodi PIAUD.

“Kami berharap anak-anak didik kami, khususnya mahasiswa PIAUD supaya lebih semangat lagi untuk terus mengasah potensi agar berprestasi. Selalu meningkatkan kreatifitasnya dan inovasi-inovasi,” ujar dia.

Ia meyakini bahwa pimpinan akan terus mendukung mahasiswa bila mengikuti kegiatan di skala lokal maupun nasional. Rektor IAIN Palu Prof Sagaf S Pettalongi MPd memberikan apresiasi kepada Huzaimah dan Istiana atas prestasi tingkat nasional tersebut.

“Selamat kepada Huzaimah dan Istiana. Ini merupakan prestasi yang luar biasa, prestasi yang membanggakan IAIN Palu,” ucap Prof Sagaf Pettalongi.

Rektor mengaku terharu, sebab mahasiswa-nya mampu mengukir prestasi tingkat nasional, sekalipun kampus tempat Huzaimah dan Istiana menimbah ilmu porak-poranda di hantam tsunami pada Jumat 28 September 2018. Ketua Lembaga Penjamin Mutu IAIN Palu Dr Askar Ahmad menilai bahwa prestasi Huzaimah dan Istiana merupakan cerminan mutu, kualitas dan daya saing IAIN Palu.

“Ini menunjukkan bahwa IAIN Palu semakin menunjukkan adanya upaya peningkatan mutu yang telah dilakukan oleh civitas akademika IAIN Palu dari tahun ke tahun,” kata Askar Ahmad. Mahasiswi IAIN Palu, Huzaimah menerima hadiah juara 1 lomba cerpen tingkat nasional, di UIN Jogjakarta, Selasa. (Antaranews/Muhammad Hajiji)

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menristekditi sebut uji kompetensi mahasiswa kesehatan tetap dilakukan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan uji kompetensi mahasiswa bidang kesehatan tetap dilakukan, namun dilaksanakan oleh perguruan tinggi di daerah.

“Uji kompetensi tetap dilakukan, tapi melalui lembaga sertifikasi yang dilakukan tidak secara nasional, tapi pada masing-masing perguruan tinggi di daerah bersama dengan lembaga profesi,” ujar Menristekdikti di Jakarta, Selasa.

Meskipun uji kompetensi tersebut  tidak dilakukan oleh lembaga nasional, tetapi lembaga sertifikasi tersebut tetap memiliki standar nasional. Dalam pelaksanaan teknisnya, bisa dilakukan antarperguruan tinggi dan lembaga sertifikasi profesi, ujarnya.

Menurut dia, uji kompetensi itu juga  harus diawasi oleh lembaga tempat dilaksanakan sertifikasi profesi agar tetap sesuai standar.

“Untuk beberapa waktu ini kita moratorium dulu uji kompetensi. Kami akan perbaiki, tahun depan akan diadakan lagi,” katanya.

Menurut dia, Kemenristekdikti hanya membuat pedoman atau tata laksana bagaimana melaksanakan uji kompetensi dan juga standar yang harus dipenuhi.

“Itu saja yang diatur pemerintah. Nanti kami serahkan semua kepada lembaga profesi,” kata dia lagi.

Ujian kompetensi tersebut wajib diadakan karena merupakan amanat dari Undang-undang.

Uji kompetensi dinilai sangat penting karena akan menjadi nilai tambah nagi mahasiswa untuk meningkatkan daya saingnya di dalam lapangan pekerjaan. 

Ke depan, ujian kompetensi itu akan dilakukan secara bertahap atau tidak serentak. Keputusan tersebut diambil setelah bertemu dengan Himpunan Perguruan Tinggi Kesehatan (HPTKes).

 Baca juga: HPTKes minta evaluasi uji kompetensi mahasiswa kesehatan
Baca juga: IDI dorong sertifikasi bagi tenaga kesehatan asing
 

Pewarta: Indriani
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG: lima titik panas terpantau di Aceh

Banda Aceh (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh menyebutkan lima titik panas   yang merupakan indikasi bahwa terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Aceh terpantau satelit .

” Sore ini, ada lima titik panas ditemukan satelit di Aceh,” ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad di Aceh Besar, Selasa.

Kelima titik panas itu, lanjut dia, tersebar di empat kabupaten di Provinsi Aceh  dan masing-masing memiliki tingkat kepercayaan atas indikasi kebakaran hutan dan lahan yang berbeda.

Di Aceh Timur terpantau dua titik panas di antaranya, tepatnya di dua kecamatan, yakni Peunaron dengan tingkat kepercayaan 36 persen, dan Serbajadi memiliki tingkat kepercayaan 80 persen.

Sementara di  Aceh Jaya di Kecamatan Setialue Bakti tingkat kepercayaan 71 persen, Aceh Utara di Langkahan memiliki tingkat kepercayaan 69 persen, dan Bener Meriah di Syiah Utama dengan tingkat kepercayaan 52 persen.

“Ada dua titik dari lima titik panas masing-masing di Serbajadi (Aceh Timur), dan Setialue Bakti (Aceh Jaya) patut diduga sebagai titik api,” katanya.

Karena itu ia mengimbau kepada instansi terkait di kedua kabupaten tersebut, supaya dapat melakukan pemantauan dengan mengecek langsung ke lokasi kecamatan berdasarkan titik koordinat.

“Di Serbajadi titik koordinat di 97,54 bujur timur, dan 4,51 lintang utara. Sedangkan Setialue Bakti di koordinat 95,52 bujur timur, dan 4,77 lintang utara. Untuk melihat tanda-tanda, seperti asap membumbung tinggi ke udara,” kata Zakaria.

Pelaksana tugas Gubenur Aceh, Nova Iriansyah   mengimbau   kepala daerah di provinsi tersebut untuk melakukan upaya pencegahan dini terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan di daerah masing-masing pada 2019.

“Surat Gubernur Aceh terkait Karhutla itu dengan nomor 360/373 tanggal 11 Januari 2019, ditujukan kepada Bupati/Wali Kota se-Aceh,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek.
 

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rekonstruksi Lombok Pasca Gempa

Rekonstruksi Lombok Pasca Gempa

Rekonstruksi dan rehabilitasi rumah dan bangunan yang terdampak gempa di Lombok, NTB pada Juli 2018 masih terus dilakukan. Bantuan dana yang telah disalurkan Pemerintah mencapai Rp5,1 triliun untuk membantu warga membangun kembali tempat tinggalnya.

MUI bahas dampak permainan komputer secara keseluruhan

Tidak merujuk pada satu jenis game, tapi secara keseluruhan

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Asrorun Niam mengatakan, MUI lebih fokus membahas manfaat dan dampak buruk permainan komputer secara keseluruhan dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

“Tidak merujuk pada satu jenis game, tapi secara keseluruhan. Game yang berkonten a, b, c, d itu dioptimalkan nilai kemanfaatannya, dicegah jika mendatangkan keburukan,” kata Asrorun Niam dalam konferensi pers MUI, di Kantor MUI, Jakarta, Selasa.

Jadi, lanjut dia, MUI belum menerbitkan fatwa apapun soal permainan daring PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG).

 Komisi Fatwa MUI mengadakan rapat di Kantor MUI dengan Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani, Ketua Umum Indonesia E-sports Association (Iespa) Eddy Lim dan perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membahas tentang permainan komputer.

Selanjutnya, pihaknya baru akan menerbitkan pendapat mereka dalam bentuk fatwa atau saran agar dibuat suatu aturan tertentu.

“Tindak lanjutnya apa bentuknya fatwa atau penerbitan peraturan perundang-undangan, nanti didalami di Komisi Fatwa,” kata Asrorun.  

Baca juga: MUI sebut pro kontra game PUBG wajar
Baca juga: MUI dan Kominfo belum tentukan pelarangan game PUBG
 

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MUI kaji perlu tidaknya fatwa “game online”

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Asrorun Niam mengatakan bahwa Komisi Fatwa MUI masih mengaji perlu atau tidaknya dikeluarkan fatwa terhadap beberapa jenis permainan komputer tertentu.

“Tindak lanjutnya adalah apa bentuknya fatwa atau penerbitan peraturan perundang-undangan, nanti didalami di Komisi Fatwa,” kata Asrorun dalam konferensi pers, di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Selasa.

Komisi Fatwa MUI mengadakan rapat dengan Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani, Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Eddy Lim dan perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membahas tentang permainan komputer.

Mereka pun menyepakati untuk mengoptimalkan sisi positif dari permainan komputer dengan mewadahinya dalam berbagai kompetisi e-sport.

“Salah satu ikhtiarnya dengan menganalisasi melalui e-sport untuk mengoptimalkan nilai kemanfaatan,” katanya.

Selain itu mereka juga sepakat untuk melarang ataupun membatasi sejumlah permainan komputer yang dinilai berdampak negatif bagi penggunanya.

“Dari pantauan KPAI menyebut seperti kasus game tonjok guru, akhirnya siswa-siswa menonjok gurunya. Ini gambaran ada konten game yang negatif. Kami sepakat ini dikasih batasan dan dilarang,” katanya.

Asrorun menambahkan bahwa pihaknya mengusulkan untuk melarang beberapa jenis permainan komputer yang berkonten pornografi, judi dan bernuansa seksual dan penyimpangan seksual.

“Perlu ada larangan pada beberapa jenis game,” katanya.*

Baca juga: Tanggapan gamers soal wacana fatwa haram PUBG

Baca juga: MUI dan Kominfo belum tentukan pelarangan game PUBG

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ACT DIY salurkan bantuan sembako untuk korban banjir di Bantul

Yogyakarta (ANTARA) – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY menyalurkan bantuan puluhan paket sembako kepada para korban bencana banjir di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.

Bersama dengan puluhan relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) DIY, sebanyak 67 paket sembako donasi dari Spilla Jewelry dan Paguyuban Sosmas UGM disalurkan kepada warga Desa Imogiri, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Koordinator distribusi dari ACT DIY, Leta mengatakan sembako yang disalurkan di Desa Imogiri tersebut berupa beras, gula, minyak goreng, mie instan, detergen, serta makanan siap saji.

“Desa Imogiri ini merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana banjir minggu lalu, saat ini masih banyak warganya yang membutuhkan bantuan berupa makanan dan kebutuhan pokok,” kata dia.

Slamet (63) warga Desa Imogiri yang ikut menerima bantuan sembako merasa sangat terbantu karena beberapa hari terakhir ia tidak memiliki perbekalan untuk dimasak.

“Saya senang sekarang bisa masak lagi, kemarin-kemarin belum punya apa-apa, beberapa hari lalu makanannya hanya nasi bungkus, tetapi setelah dapat bantuan saya bisa memasak lagi,” kata dia.

Sementara itu Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto mengatakan penyaluran bantuan sembako ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk dapat meringankan beban para korban bencana banjir di Bantul.

Bagus berharap pemberian bantuan sembako bagi terdampak banjir di Bantul ini dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan para korban bencana.

Bencana banjir yang menerjang Kabupaten Bantul pada Minggu (17/3) lalu telah mengakibatkan setidaknya lima belas kecamatan terendam akibat air sungai yang meluap dengan korban lima orang meninggal dunia.

Baca juga: Sultan wacanakan pembangunan embung antisipasi banjir di Bantul
Baca juga: Humanity Food Truck ACT jangkau korban banjir Bantul
Baca juga: 13 kecamatan di Bantul terdampak banjir akibat hujan deras

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Diaspora luncurkan buku tentang kontribusi ilmuwan

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah ilmuwan Indonesia yang sedang berkarir di luar negeri (diaspora) meluncurkan buku mengenai kontribusi ilmuwan dalam pengembangan sumber daya manusia(sdm)  di Tanah Air.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami menggalang kerja sama dengan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4) untuk membantu meningkatkan SDM di Tanah Air terutama para dosen,”kata Sekretaris Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemenristekdikti, Prof John Hendri saat peluncuran buku “Kontribusi Ilmuwan Diaspora dalam Pengembagan SDM Iptek dan Dikti, di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan, sejak tiga tahun terakhir, Kemenristekdikti mengumpulkan sejumlah ilmuwan diaspora di dunia. Para ilmuwan itu dilibatkan dalam sejumlah kegiatan seperti profesor tamu maupun pelatihan.

John juga mengatakan para ilmuwan yang berkarir di sejumlah universitas luar negeri itu, juga diharapkan dapat membantu para dosen yang melanjutkan kuliah ke luar negeri.

“Kita mempunyai Beasiswa Untuk Dosen Indonesia (BUDI) luar negeri. Permasalahannya adalah para teman-teman (dosen) kesulitan mendapatkan surat penerimaan,” katanya..

Kemenristekdikti juga menjalin sejumlah kerja sama dengan para diaspora itu, termasuk membantu dalam penulisan jurnal ilmiah internasional. Dia juga berharap para diaspora tersebut, untuk terus membantu meningkatkan SDM yang ada.

Ketua Umum I4, Prof Deden Rukmana, mengatakan dalam beberapa tahun terakhir negara hadir memberikan akses kepada para ilmuwan untuk berbuat sesuatu.

“Saya merasakan negara hadir, dan memberikan jalan atau akses untuk kita untuk berbuat sesuatu. Saya merasakan betul hal itu,” kata Deden.

Deden mengatakan jaringan internasional sangat diperlukan, karena akan dapat membantu meningkatkan kapasitas para dosen. Untuk itu, perlu adanya akses internasional pada bidang-bidang yang ditekuni itu.

Menurut Deden, Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Potensi itu semakin besar dengan adanya kolaborasi dengan para diaspora.

“Dukungan pemerintah memacu kami untuk terus bergerak memberikan yang terbaik untuk bangsa,” jelas Deden.

Buku tersebut berisi pengalaman para ilmuwan diaspora yang berkarir di luar negeri.

Pewarta: Indriani
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini alasan Jasamarga belum putuskan pindahkan tol Pandaan-Malang

Pengembangan dan pelestarian situs, Jasa Marga mendukung. Jika nanti Pemerintah Kabupaten mengembangkan lokasi itu menjadi daerah destinasi wisata, atau rest area, kami akan mendukung untuk menyediakan akses meskipun tidak ada rencana dari kami,

Surabaya (ANTARA) – Pihak PT Jasa Marga Tbk menyatakan belum memutuskan untuk memindahkan jalur tol Pandaan-Malang karena adanya situs purbakala di wilayah itu, dan masih menunggu hasil rapat koordinasi antarinstansi yang dijadikan dasar keputusan.

“Hingga hari ini masih belum ada keputusan, dan tetap seperti semula,” kata Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM) Agus Purnomo dikonfirmasi Selasa, di Surabaya.

Sebelumnya, pihak JPM mendukung pengembangan dan pelestarian Situs Sekaran yang ditemukan di area pembangunan tol Pandaan-Malang Seksi V, di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Project Manager II PT Jasa Marga Lawang-Malang Indrawan mengaku bersedia untuk memberikan fasilitasi berupa akses jalan, apabila nantinya Pemerintah Kabupaten Malang memutuskan untuk mengembangkan dan melestarikan situs pra-Majapahit itu menjadi salah satu destinasi wisata.

“Pengembangan dan pelestarian situs, Jasa Marga mendukung. Jika nanti Pemerintah Kabupaten mengembangkan lokasi itu menjadi daerah destinasi wisata, atau rest area, kami akan mendukung untuk menyediakan akses meskipun tidak ada rencana dari kami,” jelasnya.

Indrawan mengemukakan, keputusan untuk menjadikan area temuan Situs Sekaran tersebut menjadi salah satu destinasi wisata, sepenuhnya menjadi keputusan Pemerintah Kabupaten Malang. Pihaknya hanya berupaya untuk menyediakan fasilitas berupa akses jalan.

Sebelumnya, berdasarkan bahan batu bata yang ditemukan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur di lokasi situs, memiliki ukuran lebih besar dari ukuran bata di Kawasan Cagar Budaya Trowulan, dan dimungkinkan temuan struktur di Desa Sekarpuro itu berasal dari masa pra Majapahit.

Hal tersebut didukung dari temuan lepas berupa fragmen porselen dan mata uang Tiongkok yang didominasi berasal dari masa Dinasti Song, atau abad X hingga XIV.

Pada situs yang dinamakan Sekaran, itu juga telah ditemukan tiga sisa pondasi struktur bata yang berdasarkan denahnya memiliki orientasi Barat laut-Tenggara, dan masih memiliki potensi yang cukup besar untuk ditemukan sisa-sisa pondasi lainnya di area singkapan seluas 380 meter persegi.
 

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MUI sebut pro kontra game PUBG wajar

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas mengatakan pro-kontra terkait permainan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) sebagai hal yang wajar.

“Pasti ada, semua pasti punya pendapat, mana yang lebih maslahat, boleh apa enggak,” kata Anwar di sela acara Sidang Tahunan Ekonomi Keumatan di Jakarta,  Selasa.

Soal kapan keluarnya fatwa MUI terkait permainan PUBG, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu memperkirakan bulan depan.

Saat ini MUI masih membahas game PUBG tersebut dari berbagai sisi dengan menyerap aspirasi lintas sektor.

“Mungkin awal bulan depan, ada proses,” kata dia memastikan waktu keluarnya fatwa terhadap permainan bergenre battle royale tersebut.

Menurut dia, hukum dasar dari permainan dalam agama adalah boleh. Akan tetapi, sesuatu yang boleh itu dapat dilarang kalau mencelakakan.

Intinya, kata dia, jika sesuatu itu memicu kerusakan maka bisa dikeluarkan fatwa haram mengenai sesuatu, termasuk game PUBG.

MUI secara khusus membahas game PUBG di Gedung MUI, Jakarta pada Selasa sore.

“Kira-kira dampak positif negatifnya apa permainan ini, belum keluarkan fatwa, sore ini dikaji, dari perspektif agama karena agama melihat kemaslahatan, maslahat atau tidak,” katanya.

Baca juga: Pengamat sarankan edukasi literasi damai ketimbang haramkan PUBG
Baca juga: Kemenkominfo tunggu kajian soal larangan game PUBG
 

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim SAR cari korban longsor gunung kapur

ANTARA-Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, Polri dan TNI terus melakukan upaya pencarian 1 korban tertimbun longsor di gunung kapur Grenden, Puger, Jember yang terjadi pada senin 25 maret. Tim SAR kesulitan melakukan pencarian korban karena material longsoran berupa bebatuan berukuran sangat besar dan tebing gunung tersebut masih rawan longsor susulan. Semetanra 2 korban luka-luka hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit setempat. 

Anak TKI borong medali Jambore Nusantara di Tawau

Kebanyakan anak-anak PMI tersebut lahir dan besar di Sabah Malaysia, sehingga penanaman nasionalisme dan kecintaan serta kebanggaan terhadap Indonesia melalui Pramuka dan partisipasi dalam kegiatan Internasional sebagai delegasi Indonesia adalah sang

Kuala Lumpur (ANTARA) – Anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) memborong medali Jambore Nusantara Antarbangsa 2 pada 23-26 Maret 2019 di Camp Pengakap Tiku, Tawau, Sabah, Malaysia.

Setelah dinilai sukses pada Jambore Nusantara Pertama pada 2016 Pramuka Malaysia atau Persekutuan Pengakap Malaysia kembali menggelar Jambore Nusantara Antarabangsa (Internasional) 2.

Untuk memeriahkan acara tersebut Konsulat RI Tawau bekerja sama dengan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu telah memfasilitasi partisipasi anggota Pramuka dari Community Learning Center (CLC) Indonesia yang merupakan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam Jambore tersebut.

Peserta adalah murid-murid yang terpilih dari 11 CLC SMP dari ladang Giram, Merotai, KL Kepong, Kertam Kalabakan, Sungai Balung, Bombalai, Mostyn, Pegagau, Baturong, Jeleta Bumi, dan Gereja Holy Trinity.

Meski hanya menggelar latihan gabungan selama dua hari di CLC Ladang Sungai Balung pada 21 – 22 Maret 2019 regu yang diberi nama Garuda 2 tersebut berhasil memborong medali pada 11 dari 13 mata lomba yang diperlombakan pada Jamboree Nusantara tersebut.

Adapun medali yang diraih adalah juara 1 volly putra, juara 1 volly putri, juara 1 tenis meja, juara 1 sepak takraw, juara 1 futsal putri, juara 2 futsal putra, juara 1 memasak, juara 2 mini gadget, Juara 3 Gapura, Juara 1 Kontingen Teramai, Juara 2 Tarian Kebudayaan.

Terdapat 66 anggota Pramuka pada Regu Garuda 2 yang mengikuti Jambore Nusantara Antarabangsa 2. Garuda 2 didampingi oleh 11 guru pembimbing CLC dan 15 guru pelatih.

Kepala Perwakilan RI Tawau, Sulistijo Djati Ismojo menyampaikan bahwa dukungan KRI Tawau untuk CLC-CLC di Tawau adalah dalam rangka pembinaan nasionalisme anak-anak Indonesia yang berada di wilayah kerja KRI Tawau.

“Kebanyakan anak-anak PMI tersebut lahir dan besar di Sabah Malaysia, sehingga penanaman nasionalisme dan kecintaan serta kebanggaan terhadap Indonesia melalui Pramuka dan partisipasi dalam kegiatan Internasional sebagai delegasi Indonesia adalah sangat penting,” katanya.

Keberhasilan anak-anak CLC memperoleh berbagai medali pada Jambore Nusantara, ujar dia, menunjukkan kualitas layanan pendidikan Indonesia yang diberikan oleh pemerintah indonesia tidak kalah dengan kualitas sekolah-sekolah formal lainnya di Sabah.

Selain Regu Garuda 2 Jambore Nusantara dihadiri oleh sekitar 1.500 anggota Pengakap dari Bagian Tawau dan Kinabatangan, 13 orang anggota Pramuka Kwarcab Tarakan dan 70 orang anggota Pramuka Kwarcab Nunukan.

CLC adalah tempat kegiatan belajar masyarakat Indonesia yang didirikan di kebun-kebun sawit di Sabah dan Sarawak berkat kesepakatan Pemerintah Indonesia dan Malaysia.

Gedung CLC didukung oleh perusahaan perkebunan dan komunitas WNM dan WNI setempat serta dibina oleh Kantor Perwakilan RI di Malaysia.
Terdapat lebih dari 230 CLC di Sabah dan Sarawak termasuk 58 CLC di wilayah kerja KRI Tawau.
 

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat sarankan edukasi literasi damai ketimbang haramkan PUBG

Yang penting sekarang adalah bagaimana mengedukasi masyarakat kita dengan literasi damai,

Jakarta (ANTARA) – Pengamat yang juga peneliti bidang agama Musdah Mulia menyarankan agar pemangku kepentingan lebih baik mengampanyekan edukasi literasi damai ketimbang mengharamkan gim PUBG guna mencegah teror seperti penembakan di Selandia Baru beberapa waktu lalu.

“Yang penting sekarang adalah bagaimana mengedukasi masyarakat kita dengan literasi damai,” kata Musdah di Jakarta, Selasa.

Wacana mengharamkan gim bergenre battle royal yang tengah banyak digemari di seluruh dunia tersebut muncul dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat dengan berkaca pada tragedi penembakan di sebuah masjid di Christchurch Selandia Baru.

Pelaku penembakan dikabarkan terinspirasi salah satunya dari gim battle royal lainnya yaitu Fortnite, selain juga menentang kaum imigran muslim di Selandia Baru.

Wacana fatwa haram gim PUBG tersebut sedang dalam kajian MUI dan berlanjut pada pembahasan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengambil langkah selanjutnya.

Namun menurut Musdah, fatwa haram yang dikeluarkan oleh MUI tidak mengikat dan tidak seluruhnya bisa diterapkan. “Setiap kelompok boleh saja melakukan kajian tapi tidak semua fatwa MUI itu bisa terapkan kan,” kata dia.

Indonesia bukan negara pertama yang pemerintahannya mengambil langkah terkait gim PUBG. Di salah satu negara bagian India yaitu Gujarat, sejumlah pelajar diamankan polisi saat ketahuan bermain gim PUBG Mobile yang dianggap menyebabkan adiktif terlalu berlebihan.

Menanggapi hal tersebut, perusahaan teknologi asal China yang menerbitkan gim PUBG yaitu Tencent membuat fitur yang mengatur pembatasan jam bermain dengan batas maksimal enam jam dalam sehari. Fitur tersebut baru berlaku untuk wilayah India.

Baca juga: Kemenkominfo tunggu kajian soal larangan game PUBG
Baca juga: Soal game PUBG akan dibahas Kominfo dan MUI
Baca juga: MUI kaji fatwa game PUBG

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur Kalteng ingin bangun gedung perpustakaan di lokasi strategis

Jadi, saya menginginkan agar pelayanan, sarana dan prasarana perpustakaan milik Pemerintah Provinsi Kalteng bisa semakin baik. Masyarakat pun antusias datang dan membaca buku,

Jakarta (ANTARA) – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran berkeinginan membangun gedung perpustakaan baru di sejumlah lokasi strategis, agar masyarakat termotivasi untuk datang dan membaca buku.

“Saya minta Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Kalteng segera mengusulkan pembangunan gedung Perpustakaan baru di beberapa titik strategis. Saya ingin perpustakaan juga memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat melakukan inspeksi mendadak ke Dispursip Provinsi Kalteng, sekaligus gedung perpustakaan yang berada di jalan AIS Nasution Kota Palangka Raya, Selasa.

Orang nomor satu di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila itu juga menginginkan, pelayanan maupun sarana dan prasarana perpustakaan yang ada saat ini lebih ditingkatkan.

Sugianto mengemukakan keberadaan buku sangat penting dalam meningkatkan wawasan sekaligus merangsang masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya. Sebab, di dalam buku ada banyak hal yang bisa diketahui oleh masyarakat.

“Jadi, saya menginginkan agar pelayanan, sarana dan prasarana perpustakaan milik Pemerintah Provinsi Kalteng bisa semakin baik. Masyarakat pun antusias datang dan membaca buku,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Herson B Aden mengatakan, bapak Gubernur Sugianto Sabran selalu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap semua layanan kepada masyarakat.

“Beliau memang menginginkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kalteng. Jadi, sidak merupakan rutinitas bapak gubernur,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa gubernur peduli terhadap segala aspek layanan masyarakat, termasuk keberadaan perpustakaan yang memang penting dalam mencerdaskan anak-anak di provinsi ini.

“Hal itu lah yang mendasari Gubernur Kalteng menginginkan gedung perpustakan milik Pemprov perlu dioptimalkan, sehingga yang berkunjung merasa nyaman karena merasa sudah sangat lengkap dan sangat memadai,” demikian Herson.

Pewarta: Jaka Sugiyanta
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MUI: tradisikan materi bisnis dalam pendidikan

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia(MUI),  Anwar Abbas mendorong agar materi praktik bisnis di dunia pendidikan nasional ditradisikan sehingga mendorong munculnya para pengusaha.

“Sistem pendidikan kita belum ada materi berbisnis yang aktual, perlu mentradisikan ini,” kata Abbas di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan pendidikan di Indonesia cenderung berisi teori yang tertinggal dengan kebutuhan pasar. Pendidikan harus “link and match” yaitu materi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Di ranah perguruan tinggi, dia mencontohkan, kampus harus mengkaji kurikulumnya jangan sampai tertinggal dengan kebutuhan pasar. Selain itu, agar semakin diperbanyak praktek daripada teori bisnis.

“Perbaikan bisa dari pendidikan sesuai kebutuhan. Ilmu pengetahuan dan teknologi itu berkembang dinamis. Perguruan tinggi suka terlambat kurikulumnya. Perlu juga kreativitas bagaimana menelorkan pengusaha,” ujar Abbas.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengatakan dunia pendidikan saat ini tertinggal dari realitas pasar, misalnya kampus mengajarkan soal bisnis-bisnis yang sudah usang.

“Kita lihat bagaimana bisnis angkot dulu jaya sekarang redup, jasa ketik juga begitu, usaha warung internet(warnet) kini sudah lewat,” katanya.

Bagi para dosen di perguruan tinggi, Anwar mendorong agar mereka menjadi fasilitator bagi mahasiswa. Singkat kata, dosen bukan pengajar konvensional tetapi memfasilitasi mahasiswa supaya mengeluarkan kreativitasnya sesuai gairahnya.

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI beri beasiswa bagi mahasiswa IAIN Palu pascatsunami

Palu (ANTARA) – Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah bakal menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, setelah kampus itu tertimpa bencana tsunami.

Beasiswa itu sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban generasi muda yang menimba ilmu di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri tersebut. “Salah satu bentuk CSR Bank Indonesia yaitu dalam bentuk beasiswa yang di berikan kepada mahasiswa di perguruan tinggi, termasuk IAIN Palu,” ucap Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan BI Sulteng, Rio Mandey, di Palu, Selasa.

BI menargetkan memberikan beasiswa kepada 50 peserta/mahasiswa IAIN Palu tahun 2019.

Ia menjelaskan, setiap mahasiswa akan menerima bantuan beasiswa senilai Rp 12 Juta dalam dua semester. “Jadi setiap mahasiswa akan menerima Rp6 Juta/semester,” ujar Rio.

Untuk menjadi penerima beasiswa, sebut dia, pihak IAIN Palu dan BI Perwakilan Sulteng akan menjaring mahasiswa, lalu kemudian di seleksi.

Seleksi bertujuan untuk menentukan mereka yang layak menerima. “Mereka yang layak menerima, akan mendapat beasiswa ini. BI akan memberikan langsung lewat rekening. Karena itu setiap penerima harus memiliki rekening,” ujar dia.

Terkait hal itu Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Perencanaan IAIN Palu Dr Kamaruddin MAg mengemukakan bentuk kepedulian BI terhadap IAIN Palu merupakan merupakan bantuan yang sangat membantu civitas akademik pascaterimpa bencana.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Bank Indonesia, karena sangat peduli terhadap IAIN Palu,” sebut Kamaruddin.

Kamaruddin juga memaparkan beberapa kondisi IAIN Palu pascatertimpa bencana tsunami 28 September 2018, diantaranya, sekitar 80 persen bangunan gedung, sarana prasarana penunjang kegiatan civitas akademik rusak total.

Sementara itu salah satu Pengelola Beasiswa Bank Indonesia IAIN Palu Ermawati mengutarakan, bantuan beasiswa BI kepada mahasiswa IAIN Palu tiga tahun terakhir mengalami peningkatan.

Tahun 2017, BI memberikan beasiswa kepada 40 mahasiswa IAIN Palu dengan nilai Rp4 juta/semester/mahasiswa. Tahun 2018, 50 mahasiswa menerima beasiswa dengan nilai Rp6 Juta/semester/mahasiswa.

Tahun 2019, direncanakan 50 mahasiswa akan menerima beasiswa BI.

BI Perwakilan Sulteng melaksanakan sosialisasi beasiswa kepada mahasiswa IAIN Palu, di ikuti sekitar 200 mahasiswa dari berbagai fakultas, berlangsung di Aula IAIN Palu, Selasa.*
  Antusian mahasiswa IAIN Palu mengikuti sosialisasi beasiswa Bank Indonesia, di IAIN Palu, Selasa. (Antara/Muhammad Hajiji) Pengelola Beasiswa Bank Indonesia IAIN Palu Dr Ermawati, pada sosialisasi beasiswa Bank Indonesia, di IAIN Palu, Selasa. (Antara/Muhammad Hajiji

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenag RI cabut izin dua penyelenggara umrah

dicabut izin karena gagal memberangkatkan lebih dari seribu jamaah umrah

Kota Pekanbaru (ANTARA) – Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama memberikan sanksi kepada lima penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dan dua di antaranya sudah dicabut izinnya, yakni PT. Joe Penta Wisata (beroperasi di Riau), dan PT. Bumi Minang Pertiwi (di Sumbar).

“Dua PPIU sudah dicabut izinnya, sedang tiga PPIU diberi peringatan tertulis,” kata Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Arfi Hatim dalam keterangan persnya seperti disampaikan Humas Kanwil Kemenag Riau, Musdhalifah di Pekanbaru, Riau, Selasa.

Menurut dia, sanksi diberikan sebagai bentuk penegakan hukum atas setiap pelanggaran yang dilakukan PPIU dan disesuaikan dengan pelanggaran yang telah dilakukan PPIU tersebut,

Sedangkan sanksi pencabutan izin diberikan karena PPIU terbukti gagal memberangkatkan jamaah dengan total  lebih dari dua ribu jamaah gagal berangkat.

“PT. Bumi Minang Pertiwi dicabut izin karena gagal memberangkatkan lebih dari seribu jamaah umrah. Sedangkan PT. Joe Penta Wisata gagal memberangkatkan ratusan jamaah,” katanya.

Ia menjelaskan meski dicabut izin penyelenggaraan umrahnya, PT. Bumi Minang Pertiwi dan PT. Joe Penta Wisata tetap memiliki kewajiban menyelesaikan tanggung jawabnya kepada jamaah, baik mengembalikan uang atau memberangkatkan jamaah yang akhirnya mendaftar kepada PPIU lainnya.

Sementara itu, tiga PPIU yang mendapat peringatan tertulis yakni PT. Bahtera Nurani Pratama, PT. Sutra Tour Hidayah dan PT. Mubina Fifa Mandiri. Mereka
dinilai melanggar ketentuan standar pelayanan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah yang telah ditetapkan perundang-undangan. 

“Jangan ulangi pelanggaraan karena akan menimbulkan sanksi yang lebih besar, termasuk sanksi pembekuan izin, dan sanksi diberlakukan untuk memberikan efek jera dan agar tidak ditiru atau dilakukan PPIU lainnya,” katanya. 

Baca juga: Saudi larang penggunaan istilah wisata religi untuk haji dan umrah
Baca juga: Indonesia keberatan perekaman biometrik jamaah umroh ke pemerintah Saudi
 

Pewarta: Frislidia
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini yang harus diwaspadai jelang Pemilu, imbau BI

Dalam upaya mencegah peredaran uang palsu bisa di lihat dengan cara 3D yakni Dilihat, Diraba dan di Terawang,

Biak (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua mengimbau setiap warga untuk mewaspadai peredaran uang palsu menjelang pemilihan umum serentak 17 April 2019.

“Kami belum melihat adanya peredaran uang palsu berhubungan dengan caleg yang kampanye. Meski di Papua belum ditemukan kasus ini tetapi kita akan telusuri terus dan waspadai,” ungkap Deputi BI perwakilan Papua, Fauzan di Biak, Selasa.

Ia mengakui selama waktu tahapan kampanye pemilu serentak 2019 berlangsung hingga saat ini telah mendorong adanya peningkatan usaha ekonomi masyarakat kampung.

Ia menegaskan peredaran uang palsu dapat dicegah dengan masyarakat lebih teliti dalam melakukan transaksi.

Dari data BI Papua, menurutnya jumlah uang palsu yang beredar ini tidak ditemukan karena berbagai pengamanan yang ada di uang rupiah saat ini.

Untuk lebih menekan peredaran uang palsu, lanjut Fauzan BI terus berupaya untuk mengedukasi masyarakat tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah.

“Dalam upaya mencegah peredaran uang palsu bisa di lihat dengan cara 3D yakni Dilihat, Diraba dan di Terawang,” tambahnya.

Berdasarkan data pecahan uang kertas yang rawan dipalsukan dalam pecahan uang kertas nominal Rp100.000 dan Rp50.000.

Pewarta: Muhsidin
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini prioritas pembangunan oleh Dinkes Mimika di pedalaman

Saya temukan kenyataan banyak petugas tidur di rumah-rumah penduduk karena rumah petugas kesehatan tidak tersedia. Ini tentu menjadi perhatian kami,

Timika (ANTARA) – Jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua memprioritaskan pembangunan rumah petugas kesehatan di wilayah pedalaman (kawasan pegunungan dan pesisir pantai).

Kepala Dinkes Mimika Alfred Douw di Timika, Selasa, mengatakan saat mengunjungi sejumlah Puskesmas di wilayah pegunungan dan pesisir pantai Mimika, dirinya mendapati kenyataan bahwa para petugas kesehatan tinggal di rumah-rumah penduduk.

“Saya temukan kenyataan banyak petugas tidur di rumah-rumah penduduk karena rumah petugas kesehatan tidak tersedia. Ini tentu menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Sehubungan dengan kenyataan itu, menurutnya tahun ini Dinkes Mimika mengalokasikan anggaran untuk membangun rumah-rumah petugas medis yang ditempatkan di Puskesmas pedalaman dan terpencil.

“Kami akan bangunan penginapan untuk mereka yang bertugas di Puskesmas pegunungan dan pesisir pantai. Kami bangun dalam bentuk kopel. Anggarannya sudah ada,” lanjut dia.

Selain itu, tambahnya Dinkes Mimika juga akan menyediakan sarana penerangan listrik berupa generator listrik di sejumlah Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terjangkau distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Hal lain yang dianggap prioritas yaitu menyediakan sarana komunikasi melalui fasilitas radio SSB di setiap Puskesmas pedalaman agar pelaporan data dan informasi terkait pelayanan kesehatan dan peningkatan kasus penyakit menular bisa cepat disampaikan langsung ke pusat data Dinkes Mimika.

Berbagai program prioritas itu, kata Alfred untuk mendukung pelayanan kesehatan yang memadai di wilayah pedalaman dan pelosok terpencil yang jauh dari Kota Timika. Melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, diharapkan para petugas kesehatan yang ditempatkan di wilayah pedalaman dapat betah bertugas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sejumlah Puskesmas pedalaman Mimika yaitu Puskesmas Potowayburu Distrik Mimika Barat Jauh, Puskesmas Wakia di Kampung Uta Distrik Mimika Barat Tengah, Puskesmas Amar, Puskesmas Kokonao Distrik Mimika Barat, Puskesmas Atuka Distrik Mimika Tengah, Puskesmas Manasari Distrik Mimika Timur Jauh, Puskesmas Jita, Puskesmas Agimuga, Puskesmas Jila, Puskesmas Alama, Puskesmas Hoeya, Puskesmas Aronop dan Puskesmas Tsinga Distrik Tembagapura.
 

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kurniawan Eddy Tjokro ditahan KPK

Tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel, Kurniawan Eddy Tjokro alias Yudi Tjokro dengan rompi tahanan berada di mobil tahanan seusai diperiksa di kantor KPK, Jakarta, Selasa (26/3/2019). Kurniawan Eddy Tjokro ditahan setelah dirinya menyerahkan diri kepada KPK pada Selasa (26/3/2019) pukul 10.30 WIB. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.

Banjir di kota Bandung

Pengendara melintasi banjir yang menggenangi Jalan Soekarno-Hatta di Panyileukan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019). Hujan lebat yang melanda Kota Bandung pada Selasa (26/3) sore membuat jalan antar Provinsi tersebut terendam banjir setinggi 30 hingga 60 sentimeter. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.

Angka kelahiran tinggi jadi “PR” Jabar terkait pengendalian penduduk

Daya saing daerah salah satunya didukung oleh pengendalian penduduk dan juga kualitas keluarga

Bandung (ANTARA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan angka kelahiran tinggi menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Provinsi Jawa Barat dalam pengendalian penduduk.

“Pengendalian penduduk ini menjadi salah satu indikator kuatnya daya saing daerah yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut,” kata Iwa Karniwa saat membuka Rakerda Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, di Bandung, Selasa.

Rakerda ini membahas isu kependudukan di Jawa Barat, termasuk terkait angka kelahiran tinggi yang dinilai mempengaruhi kurang optimalnya pengendalian penduduk Jabar.

Saat ini Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yaitu 48,4 juta jiwa pada tahun 2018 (proyeksi penduduk indonesia 2015-2045), dengan sex ratio 102,83 dengan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) 2016-2017 sebesar 1.39.

Di sisi lain, hasil Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) menunjukan kecenderungan peningkatan Total Fertility Rate (TFR) dari tahun 2016 sebesar 2,0 naik menjadi 2,24 pada tahun 2017 kemudian naik lagi menjadi 2,49 pada tahun 2018.

Dengan data tersebut, menunjukkan bahwa Jawa Barat memiliki tantangan, di samping menghadapi permasalahan dampak kependudukan tapi juga tantangan dalam menghadapi bonus demografi.

“Daya saing daerah salah satunya didukung oleh pengendalian penduduk dan juga kualitas keluarga. Ini yang kira-kira menjadi bahan ke depan sehingga dengan demikian pertumbuhan ekonomi secara merata bisa mendorong kita nantinya salah satu syarat 2045 menjadi the big five in the world, dengan parameternya adalah produk domestik bruto,” kata dia.

Iwa menambahkan, salah satu langkah strategis yang telah dilakukan pihak pemerintah provinsi Jabar dalam menekan angka kelahiran ialah melalui program Kampung KB.

Program ini dimulai pada tahun 2016, dan saat ini sudah ada sekitar 2.035 Kampung KB di seluruh Jabar.

“Langkah-langkah yang sudah dilakukan yang pertama adalah rakerda ini, untuk penajaman sinkronisasi program dan kegiatan. Yang kedua adalah di implementasi,” kata dia

“Yang ketiga adalah partisipasi masyarakat karena kalau dengan anggaran itu kan terbatas. Nah, dengan langkah-langkah seperti inilah, Insha Allah, pengendalian penduduk dan juga kualitas keluarga itu bisa berjalan dengan baik,” lanjut dia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat Sukaryo Teguh Santoso melaporkan, Rakerda KKBPK tahun ini berfokus pada pengoptimalan program Kampung KB menjadi Kampung KB mandiri.

Ia mengatakan, Jabar sudah memiliki banyak Kampung KB yang mampu melahirkan inovasi seperti budidaya ulat pakan ternak, dan lainnya, sehingga secara tidak langsung perekonomian masyarakat kampung KB tersebut mulai terangkat.

“Tahun 2019 ini fokus pengendalian Kampung KB adalah melakukan pemetaan kampung-kampung KB yang sudah mandiri, berkembang dan yang baru dirintis, untuk kemudian dimantapkan pengelolaan potensi kampungnya,” tutur Teguh.

Meskipun hasil evaluasi perkembangan Kampung KB di Jawa Barat oleh BKKBN Pusat masih dinilai ‘cukup baik’, namun Teguh mengungkapkan pihaknya akan terus bersinergi guna mewujudkan target TFR ideal Jawa Barat sebesar 2,28 di tahun 2019.

Baca juga: Presiden canangkan Kampung KB di Cirebon

Baca juga: DAK untuk KB daerah diharapkan turunkan angka kelahiran

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KRI Dewaruci sandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan

 (ANTARA) –  Kapal latih TNI Angkatan Laut  KRI Dewaruci berlabuh di pelabuhan Semayang, Balikpapan,  KalImantan Timur.  kapal ini hadir  dalam rangka latihan praktek prajalasesya tingkat satuu taruna akademi  angkatan laut ke 67 tahun 2019. Warga Balikpapan dapat mengunjungi KRI Dewaruci yang bersandar selama 4 hari di pelabuham Semayang.
PRODUSER

JK tanggapi pembelian kembali Indosat

Jakarta (ANTARA) – Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jusuf Kalla menanggapi janji dari calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno yang hendak membeli kembali saham Indosat dengan mengusulkan mendirikan perusahaan yang baru.

“Dalam keadaan sekarang ini kalau mau, ya, kita bikin lagi dari yang baru, dan investasi di tempat lain sehingga dapat lebih menambah tenaga kerja, lebih menambah pajak,” kata Kalla ditemui di Jakarta pada Selasa.

Menurut JK, jika hanya beli kembali  (buy back) perusahaan yang sudah ada maka hanya memindahkan kepemilikan, sedangkan investasi Indonesia sudah ada di usaha tersebut.

Dia menambahkan industri di bidang komunikasi adalah bisnis yang padat modal dengan keuntungan yang kecil.

Wapres menjelaskan bisnis di bidang komunikasi membutuhkan investasi yang terus menerus untuk mengaplikasikan teknologi terkini.

“Ya, bukan masalah nasionalisme saja, tetapi ini kita berangkat dari pemikiran investasi yang masuk ke dalam negeri, jangan justru dikeluarkan,” kata JK.

Sebelumnya Sandiaga pada Kamis (21/3) menyebutkan hendak membeli kembali saham Indosat dengan dukungan dari pemodal Indonesia.

Saat ini terdapat dua pasang calon presiden dan wakil presiden yang tengah melakukan kampanye terbuka kepada masyarakat Indonesia yakni Joko Widodo-Ma’ruf Amin dengan nomor urut 01, dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan nomor urut 02.*

Baca juga: BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno desak KPU selesaikan persoalan DPT

Baca juga: JK jelaskan Erwin Aksa dukung 02 karena persahabatan

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MUI: umat Islam kekurangan pengusaha

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas mengatakan orang Islam kekurangan pengusaha sehingga membuat ekonomi umat sulit untuk tumbuh.

“Itu yang harus kita isi. Pengusaha ini paling strategis dan bisa menjadi penentu suatu negeri,” kata Abbas pada acara Sidang Tahunan Ekonomi Umat di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan umat Islam telah menguasai sembilan dari 10 elite strategis dalam suatu negara, tetapi di sektor pengusaha masih minimalis. Kalangan elite tersebut menentukan corak dan ritme kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengatakan terdapat sembilan elite strategis yang sudah diisi umat Islam. Di antaranya politisi, cendekiawan, profesional, birokrat, pendidik, pekerja sosial, budayawan dan TNI/Polri.

“Hanya satu yang tidak ada di tangan kita yaitu pengusaha. Justru pengusaha ini paling strategis. Dia jadi penentu suatu negeri yang menguasai sumber daya material. Mereka jadi penentu, misalnya orang Yahudi di Amerika Serikat,” katanya.

Sementara di Indonesia, dia mengatakan pengusaha juga menjadi penentu corak dan ritme kehidupan keseharian tetapi umat Islam belum banyak yang sukses di bidang itu.

Untuk itu, Anwar mendorong agar umat Islam serius di bidang bisnis sehingga pada masa mendatang akan semakin banyak pengusaha Muslim yang peduli terhadap ekonomi umat.

Salah satu solusi untuk memunculkan pengusaha Muslim, Anwar yang juga seorang dosen mendesak dunia pendidikan di Indonesia agar tidak berorientasi memunculkan para lulusan siap kerja. Akan tetapi, lulusan pendidikan itu harus bisa menjadi pebisnis.

Upaya dunia pendidikan tersebut, kata dia, harus melakukan inovasi agar kurikulumnya berbasis “link and match” yaitu menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Menurut dia, pendidikan di sekolah dan kampus memiliki kurikulum yang tertinggal dengan pasar yang pergerakannya lebih cepat. Ilmu di dunia pendidikan cenderung mengkaji ilmu-ilmu yang telah usang. Dengan kata lain, kurikulum selalu tertinggal pasar yang penuh inovasi.

“Maka anak didik harus diberi materi tidak hanya teori tapi praktik yang sesuai dengan kondisi terkini,” kata dia.

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Padang butuh penambahan SMP baru

Padang, (ANTARA) – Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan penambahan SMP baru agar perbandingan antara jumlah SD dengan SMP menjadi lebih ideal.

“Saat ini di Padang memiliki SD, baik negeri dan swasta 420 unit, sedangkan SMP yang ada baru 97 unit, artinya itu baru 25 persen dari kebutuhan yang ada tersedia jika menggunakan komposisi satu kelas 32 orang,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Padang, Danti Arvan di Padang, Selasa usai diskusi kelompok terpumpun tentang Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2019 yang digelar Ombudsman Sumbar

Menurut dia, Dinas Pendidikan Padang sedang mengupayakan agar ketimpangan jumlah SD dengan SMP tersebut dapat diatasi.

“Solusinya pertama adalah penambahan ruang kelas baru, kemudian tentu saja mendirikan unit sekolah baru,” ujarnya.

Ia menilai kalau penambahan ruang kelas baru hanya bisa dilakukan di sekolah yang sudah ada, sedangkan untuk unit sekolah baru bisa disesuaikan dengan sistem zonasi.

“Unit sekolah baru bisa dibangun di daerah yang penduduknya sedang bertumbuh dan komplek perumahan yang dominan dihuni pasangan usia subur,” kata Danti.

Pemerintah kota (pemkot) Padang telah mengkaji berdasarkan data daya tampung, maka kecamatan yang prioritas dibangun SMP baru adalah di Koto Tangah, Kuranji, Pauh, Lubuk Begalung dan Lubuk Kilangan.

“Yang pertama digarap adalah pengadaan tanah, setelah itu baru mencari pendanaan untuk membangun SMP,” ujarnya.

Untuk tahap awal yang prioritas utama adalah di kecamatan Koto Tangah dan Kuranji. Dinas Pendidikan akan memasukan usulan tersebut dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang).

Danti menyatakan, terkait dengan penerapan zonasi dalam penerimaan siswa baru merupakan salah satu pekerjaan jangka panjang untuk menyeimbangkan jumlah masyarakat dengan sekolah yang ada di satu wilayah.

“Dulu satu kelas itu 40 siswa, sekarang kebijakan terbaru hanya 32 siswa. Bisa jadi ke depan turun menjadi 25 orang sehingga penambahan sekolah baru mendesak dilakukan secara bertahap, ujarnya

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ahli waris korban meninggal banjir Sentani dipastikan dapat santunan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan ahli waris korban meninggal banjir bandang di Sentani, Jayapura Provinsi Papua akan mendapatkan santunan dari pemerintah.

“Kami akan siapkan santunan ahli waris korban meninggal dunia, tapi tentunya kerja sama dengan pemda terkait verifikasi dan validasi data korban sangat penting,” kata Menteri Sosial di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan semakin cepat pemda melakukan verivali maka akan semakin cepat Kementerian Sosial menyalurkan dana santunan tersebut kepada ahli waris.

Agus juga menegaskan bahwa santunan ahli waris hanya untuk keluarga inti yaitu ibu, bapak dan anak.

Mensos juga mengatakan akan kembali ke Sentani untuk melihat kondisi penanganan korban pascabanjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3) akibat curah hujan yang tinggi.

Data sementara jumlah korban meninggal tercatat 112 orang, hilang 94 jiwa, luka berat 107 jiwa, luka ringan 808 jiwa, serta 33.161 KK atau 138.819 jiwa mengungsi di enam titik pengungsian.

Lebih lanjut dia mengatakan, sejauh ini Kementerian Sosial sudah menyalurkan bantuan tanggap darurat sesuai dengan klaster yaitu untuk perlindungan dan pengungsian.

Untuk perlindungan, terkait dengan pemenuhan kebutuhan dasar korban, sementara untuk pengungsian juga sudah didirikan tenda.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat mengatakan, santunan ahli waris untuk tahap pertama untuk 38 jiwa dan tahap kedua 33 jiwa masing-masing senilai Rp15 juta siap diberikan.

Sementara santunan ahli waris tahap ketiga sebanyak 41 jiwa masih proses pendataan dan verifikasi.

Total bantuan dan rencana bantuan yang akan disalurkan untuk penanganan bencana tersebut mencapai Rp3,9 miliar.*

Baca juga: Pemuda Nabire galang dana untuk korban banjir bandang Jayapura

Baca juga: 20 jenazah tak teridentifikasi korban banjir Sentani dimakamkan massal

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelepasan burung Jalak Putih puncak Hari Bhakti Rimbawan

Mojokerto (ANTARA) – Pelepasan burung Jalak Putih mewarnai puncak peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke 36 di Claket, Mojokerto, Jawa Timur sebagai bentuk pengembalian ekosistem habitat fauna yang ada di hutan setempat.

Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim, Wahid Wahyudi, Selasa, mengatakan, selain pelepasliaran burung Jalak, juga dilakukan pelepasliaran hewan lainnya seperti barang-berang.

“Dalam kesempatan ini juga dilakukan penangkaran sebanyak 36 ekor rusa,” katanya dalam peringatan puncak hari bhakti Rimbawan di Mojokerto.

Ia mengemukakan, Rimbawan ini merupakan kumpulan perorangan yang peduli akan kelestarian lingkungan khususnya hutan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bisa membantu kelestarian hutan yang ada. Selain itu, keberadaan rimbawan itu terbaru mampu membantu perekonomian masyarakat yang ada di sekitar hutan,” katanya.

Ia mengatakan, di wilayah Tahura R Soerjo itu sendiri terdapat ekosistem flora fauna di enam kabupaten kota di antaranya Elang Jawa, Bangau Putih, Lutung, Sumber Air Panas Cangar dan juga sejarah masa lampau berupa petilasan. “Kami mendukung supaya kegiatan itu terus dikembangkan lebih baik lagi,” katanya.

Terkait dengan kegiatan itu, PT Bumi Suksesindo (BSI) mendukung kegiatan Ikatan Rimbawan (IKARI) Jawa Timur untuk mengkampanyekan kepedulian lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan 2019.

“Kami turut mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan komitmen kami untuk turut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan dan konservasi hutan,” kata Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono.

Kegiatan lingkungan seperti ini, menurut Sudarmono, merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kegiatan operasional PT BSI. Bahkan, ada departemen khusus, departemen lingkungan, yang menangani program lingkungan perusahaan.

Selain melakukan kegiatan pemantauan lingkungan secara rutin, departemen tersebut juga bertugas untuk melakukan kegiatan reklamasi. “Tanggung jawab (lingkungan) menjadi salah satu pilar utama di area operasi kami di Tumpang Pitu, Banyuwangi,” katanya.*

Baca juga: Lahan tandus ditanami pohon alumni SKMA Sultra peringati Hari Rimbawan

Baca juga: Gubernur Sulteng harap para rimbawan tetap komitmen dan patriotik

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hoaks menjadi tren di kehidupan masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Ketua Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat M Azrul Tanjung mengatakan kabar bohong atau hoaks menjadi tren di kehidupan masyarakat di Tanah Air.

“Saat ini hoaks menjadi tren di kehidupan sehari-hari masyarakat. Hoaks ini menyebabkan informasi yang sengaja disesatkan sehingga dianggap sebagai suatu kebenaran,” ujar Azrul dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, saat ini perlu adanya kajian mengapa kabar bohong menjadi gaya hidup di masyarakat. Untuk itu perlu, adanya sebuah kemufakatan mengenai bagaimana agar masyarakat bisa damai, dan para aktivis mampu menangkal penyebaran hoaks. “Terlebih lagi untuk aktivis perempuan, sebagaimana dalam agama kita bahwa aib itu baiknya di tutupi.”

Dia menambahkan lemahnya regulasi pemerintah, dan juga lemahnya budaya regulasi masyarakat karena teknologi canggih, tidak diimbangi tingginya budaya literasi sehingga menjadi sebuah kekhawatiran yang besar. “Perlunya adanya penyaringan berita sebelum disampaikan kepada orang lain.”

Azrul yang juga Koordinator Nasional Garda Matahari juga menambahkan perlu adanya gerakan jihad melawan fitnah dan ujaran kebencian yang bertendensi mengganggu kegembiraan berdemokrasi. “Harus ada upaya tegas dan langsung untuk membebaskan rakyat dari berita hoaks dan ujaran kebencian yang sudah berbau fitnah,” kata dia lagi.*

Baca juga: Kemenkominfo temukan 300 hoaks tersebar di dunia maya

Baca juga: Mahasiswa NTT diajak perangi hoaks

Pewarta: Indriani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IDI sarankan ketentuan pemilih ODGJ lebih spesifik

Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih saat ditemui di kantor PB IDI Jakarta, Senin (25/3/2019). ((ANTARA/Aditya Ramadhan))

Mana yang kesadarannya bisa membedakan, istilahnya ada hendaya antara realita dan ininya, dia tidak bisa membedakan realita atau bukan

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih menyarankan ketentuan pemilih bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pada Pemilu 2019 dijelaskan secara spesifik terkait kategori gangguan jiwa yang dialami.

Daeng mengatakan di Jakarta, Selasa, penyakit gangguan jiwa atau mental tidak sebatas hanya pada kategori gangguan jiwa berat tapi juga termasuk yang ringan dan masih memiliki kesadaran penuh.

“Mana yang kesadarannya bisa membedakan, istilahnya ada hendaya antara realita dan ininya, dia tidak bisa membedakan realita atau bukan,” kata Daeng.

Dia menyebutkan gangguan jiwa psikotik atau bahkan skizofern merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya sudah tidak bisa membedakan hal apapun.

Namun di sisi lain, ada kategori orang dengan gangguan jiwa yang masih memiliki kesadaran namun perilakunya menyimpang. “Contoh bipolar, bipolar itu gangguan jiwa, penyalahgunaan pornografi, homoseks ada yang bilang gangguan jiwa, orang yang stres nggak bisa tidur itu masuk gangguan jiwa, apakah itu yang dimaksud, kalau itu yang dimaksud masih okelah,” kata dia.

Oleh karena itu Daeng berpendapat harus ada ketentuan yang lebih jelas dalam pemberian hak suara pada masyarakat yang mengalami gangguan jiwa.

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia menerbitkan Surat Edaran Nomor 1401/PL.02.1-SD/01/KPU/XI/2018 tentang Pendaftaran Pemilih Bagi Penyandang Disabilitas Grahita/ Mental. Surat edaran tersebut mengatur tentang pemenuhan hak memilih bagi penduduk dengan gangguan jiwa mental.

Baca juga: Jangan masalahkan orang dengan gangguan jiwa ikut Pemilu

Baca juga: KPU kesulitan cocokkan data pemilih difabel belum ber-KTP-e

Pewarta:
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2019

62 TKI dipulangkan ke Indonesia

Ada dua kelompok terbang tujuan Jakarta. Kelompok terbang pertama 29 orang tiba di Jakarta jam 09.00. Kelompok terbang dua 32 orang dan satu bayi tiba di Jakarta jam 01.00 siang.

Kuala Lumpur (ANTARA) – Sebanyak 62 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) wanita penghuni tempat penampungan (shelter) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dipulangkan ke tanah air, Selasa (26/03).

Mereka diberangkatkan ke Bandara KLIA 2 dengan menggunakan dua buah van dari KBRI Kuala Lumpur di Jalan Tun Razak dengan didampingi Sekretaris I Konsuler KBRI Kuala Lumpur Yulisdyah Kartika.

“Ada dua kelompok terbang tujuan Jakarta. Kelompok terbang pertama sebanyak 29 orang tiba di Jakarta jam 09.00. Kelompok terbang dua sebanyak 32 orang dan satu bayi tiba di Jakarta jam 01.00 siang,” katanya.

Para WNI atau Pekerja Migran Indonesia ini kemudian diserahterimakan oleh KBRI Kuala Lumpur ke Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) BP3TKI Serang (Soekarno Hatta) untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

“Mereka cukup lama tinggal di shelter beberapa bulan karena menunggu penyelesaian masalahnya seperti pembayaran gaji oleh majikan, penyelesaian kasus di Mahkamah Buruh dan sebagainya,” katanya.

Para TKI tersebut selama tinggal di shelter KBRI Kuala Lumpur dibekali dengan sejumlah ketrampilan seperti menjahit, membordir dan memasak.
Mereka juga diajari mengelola warung “Saya Mau Sukses” yang dikelola oleh Dharma Wanita KBRI Kuala Lumpur.*

Baca juga: WNI terbanyak pertama pekerja ilegal ditahan di Malaysia

Baca juga: Malaysia usir 76 TKI ilegal ke Nunukan

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Muhammadiyah Jatim sebut awal puasa dan idul fitri bersamaan

Surabaya (ANTARA) – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengatakan awal puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah atau 2019 Masehi diyakini akan digelar bersamaan.

“Melihat posisi hilal saat terjadi ijtimak, sepertinya awal Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini akan sama, seperti tiga tahun sebelumnya,” ujar Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jatim Nadjib Hamid kepada wartawan di Surabaya, Selasa.

Sesuai perhitungan hisab yang dilakukan Muhammadiyah maka awal puasa atau 1 Ramadhan 1440 Hijriyah terjadi pada Senin, 6 Mei 2019 Masehi Masehi, sedangkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah pada Rabu, 5 Juni 2019 Masehi.

Ia menjelaskan, dalam perhitungan hisab haqiqi wujudul hilal yang dipedomani oleh Muhammadiyah disebutkan ijtimak jelang Ramadan 1440 Hijriyah terjadi pada Ahad, 5 Mei 2019 Masehi pukul 05:48:25 WIB.

“Saat itu tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (f= -07°48¢ (LS) dan l = 110°21¢BT) = + 05°48¢20² (hilal sudah wujud),” ucapnya.

Dengan demikian maka dan umat Islam se-Indonesia akan memulai salat Tarawih pada Ahad malam atau 5 Mei 2019.

Kemudian, kata dia ,pada Idul Fitri 2019, ijtimak jelang Syawal 1440 Hijriyah terjadi pada Senin, 3 Juni 2019 Masehi pukul 17:04:46 WIB, yakni tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (f= -07°48¢ (LS) dan l= 110°21¢BT) = -00°09¢22² (hilal belum wujud).

“Puasa Ramadhan tahun ini akan berlangsung selama 30 hari,” ucap pria yang pada Pemilu 2019 mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tersebut.

Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Jatim Saad Ibrahim tersebut menyampaikan bahwa Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengumumkan awal Ramadhan dan Syawal melalui maklumat nomor 01/MLM/I.0/E/2019.

Adanya pengumuman dari Muhammadiyah sejak saat ini diharapkan tidak membuat umat Islam terganggu, bahkan harus saling menghormati jika ada perbedaan.

“Semua memiliki cara penghitungan dan tidak perlu diperdebatkan. Meski pada akhirnya berbeda, jangan saling mempermasalahkan, tapi mari saling menghargai,” katanya.

Baca juga: Muhammadiyah umumkan awal Ramadhan-Syawal-Zulhijah 1438 Hijriyah

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nuklir bukan solusi terbaik sumber energi, sebut anggota DEN

Dahulu lampu solar cell itu harganya ratusan ribu sekarang cuma Rp60.00 saja,

Jakarta (ANTARA) – Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Rinaldy Dalimi mengatakan nuklir saat ini bukan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat melainkan matahari sebagai sumber energi terbesar yang dimiliki Indonesia .

“Namun kendala yang dihadapi saat ini adalah biaya dan teknologi. Karena Indonesia beriklim tropis dan matahari sebagai sumber energi yang mampu memberikan panas dan sinarnya selama 12 jam lebih, maka Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (PLTM) yang jauh lebih cocok bagi Indonesia,” kata Rinaldy seperti dikutip dalam siaran persnya ketika ia berbicara dalam Seminar Nasional “Pengelolaan Sumber Daya Energi yang Berkelanjutan untuk Ketahanan di Jakarta, Selasa.

Seminar tersebut juga menghadirkan, mantan Menteri ESDM dan Menhan Purnomo Yusgiantoro, dan pakar geologi Surono, dan Direktur Aneka Industri Haris Yahya.

Ia menambahkan, lampu-lampu hemat energi berasal dari sel matahati (solar cell) sudah banyak dijual di pasaran dan harganya pun sudah jauh menurun. “Dahulu lampu solar cell itu harganya ratusan ribu sekarang cuma Rp60.00 saja,” lanjutnya.

Sangat diharapkan, sebutnya pemerintah untuk mempercepat penggunaan teknologi solar sebagai pemasok kebutuhan energi listrik di perumahan, sebab kini teknologi yang mengandalkan matahari sudah jauh lebih murah dan bisa diterapkan.

Sementara itu, mantan Menteri ESDM dan Menhan Purnomo Yusgiantoro mengatakan pada periode 2030 hingga 2040 pemakaian energi fosil masih sangat dominan dan hal ini mengakibatkan tingkat ketergantungan terhadap energi fosil makin tinggi.

Untuk Indonesia, sambung Purnomo, sumber energi berasal dari letak geografis, demografi dan modal dinamik. “Faktor-faktor yang dapat memengaruhi ketahanan nasional dan secara langsung akan mempengaruhi ketahanan energi nasional karena ketahanan nasional tidak akan bekerja bila ketahanan energi tidak benar dikelola.” jelasnya.

Hal senada dikemukakan oleh pakar geologi Surono yang mengungkapkan 40 persen panas bumi ada di Indonesia jadi potensi penggunaan sumber energi ini yang terbesar dan harus dimanfaatkan dengan maksimal.

Tatanan geologi di Indonesia, tambahnya terhimpit diantara tiga lempeng tektonik, yang membuat Indonesia rawan gempa bumi, dan rawan akan gunung meletus. Indonesia memiliki gunung terbanyak di dunia, dan memiliki energi panas bumi terbanyak di dunia, namun tidak ada yang mau mengembangkan karena lamanya riset yang dibutuhkan.

“Jadi faktor geologi juga harus dipertimbangkan untuk menggunakan nuklir sebagai energi alternatif, karena sangat riskan. Terutama karena banyak gempa dan gunung berapi di wilayah Indonesia,” lanjutnya.

Pewarta: Zita Meirina
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perjuangan menyediakan sinyal di seluruh negeri

Ende, Flores, NTT (ANTARA) – “Dalam perjalanan reses, saya melihat ada anak-anak dan ibu-ibu yang duduk di atas pohon. Mereka mencari sinyal untuk menelepon keluarga di Malaysia”, kata seorang anggota DPR RI.

Pemandangan seperti ini masih terlihat di pelosok-pelosok negeri ini, terutama di pantai utara, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, ungkap anggota Komisi I DPR RI, Andre Hugo Pareira.

Kondisi ini menggambarkan bahwa, masih banyak daerah di provinsi berbasis kepulauan itu, dan juga mungkin di daerah lain di Indonesia yang masih susah mendapatkan sinyal.

Menurut dia, memerdekakan sinyal di Indonesia bisa dimulai dari Ende, Flores, sebagai kota yang melahirkan ideologi Pancasila yang kemudian mempersatukan seluruh rakyat bangsa ini.

“Dalam pengasingan, Bung Karno melahirkan ideologi yang mempersatukan kita, dan untuk mempersatukan seluruh anak bangsa melalui internet, alangkah baiknya bisa dimulai dari Ende,” kata legislator dari PDI Perjuangan itu.

Keluhan serupa disampaikan Angelina, seorang guru yang mengaku banyak sekolah di daerah di Pulau Flores yang tidak bisa menyelenggaran ujian nasional berbasis komputer karena kesulitan sinyal.

Dia berharap, kehadiran Menteri Komunikasi dan Informatika di Desa Detusoko, Kabupaten Ende ini, ke depan kondisi akses sinyal bisa lebih baik dari saat ini.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, Indonesia belum merdeka dalam urusan sinyal untuk akses internet berkecepatan tinggi.

“Indonesia sudah merdeka 74 tahun, tetapi untuk urusan sinyal, banyak yang belum merdeka karena masyarakat yang berada di luar Pulau Jawa belum semuanya menikmati akses sinyal berkecepatan tinggi,” kata Rudiantara.

Bahkan masyarakat yang berada di wilayah Timur seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT), justru membayar lebih mahal dari para pengguna internet di Pulau Jawa.

Menurut dia, mereka yang tinggal di Jakarta atau mereka yang sedang berada di Jakarta, bisa menikmati akses internet lebih cepat ketimbang di Papua dan di NTT.

Selain mendapat akses internet yang lebih lambat, masyarakat di Timur Indonesia membayarnya lebih mahal.

“Ini menjadi sesuatu yang tidak imbang karena semua rakyat bangsa ini memilik hak yang sama untuk menikmati akses internet dengan lebih baik, katanya.

Karena itu, pemerintah terus berupaya agar layanan internet harus bisa terjangkau ke seluruh wilayah negeri ini, katanya.

Menurut dia, pemerintah terus berupaya membangun layanan sinyal ke seluruh pelosok negeri karena memang merupakan kewajiban pemerintah meyalani masyarakat.

Dia mengatakan, pemerintah menargetkan, pada pertengahan 2019 ini, semua kota di Indonesia sudah bisa merdeka sinyal, karena sudah terhubung dengan jaringan tulang punggung.

“Indonesia adalah negara kepulauan dan untuk membangun jaringan tulang punggung harus menggunakan fiber optik melalui laut, tetapi pemerintah sudah mencanangkan semua kota kabupaten di Indonesia, bisa merdeka sinyal pada pertengahan 2019 ini,” katanya.

Saat ini, kata Menteri Rudiantara, jaringan internet berkecepatan tinggi sudah mulai beroperasi.

Di wilayah bagian barat Indonesia sudah beroperasi pada Maret 2018, dan wilayah Tengah sudah beroperasi pada Januari 2019.

Sementara bagian Timur, pembangunannya baru mencapai 94 persen, karena membangun di timur, khusus di Papua dan Papua Barat membutuhkan energi yang sangat besar.

“Pembangunan di Timur, terutama di Papua dan Papua Barat membutuhkan waktu lama, karena harus membangun di puncak bukti. Harus menggunakan heli kopter untuk membawa material,” katanya.

Menurut dia, ada 28 titik pembangunan tower yang berlokasi di pengunungan Papua. Tidak ada akses jalan, petugas harus menebang pohon untuk membuka area agar helikopter bisa membawa material.

“Dan ini merupakan instruksi dari presiden dan wakil presiden bahwa membangun harus merata, jangan terpusat di Jawa saja,” kata Menteri Rudiantara.

Dia berharap, pada pertengahan 2019 ini, pembangunan di wilayah Timur, terutama di Papua dan Papua Barat sudah bisa selesai dilaksanakan, dan dengan terintegrasinya jaringan tulang punggung yang menyentuh 514 kota di Indonesia, maka kota-kota di seluruh Indonesia sudah bisa merdeka dari sinyal.

Ratusan ribu sekolah

Dia menambahkan, ada 214 ribu sekolah, baik SMA, SMP dan SD yang belum terhubung internet.

Selain sekolah, ada 83 ribu kantor desa, 5.000 puskesmas, markas polsek dan koramil serta rumah sakit daerah juga belum terhubung internet, kata Rudiantara.

“Saat ini ada 214 ribu sekolah yang belum terhubung internet, tetapi nanti tidak ada lagi sekolah yang tidak terhubung internet dengan kecepatan tinggi,” kata Rudiantara.

Menurut dia, yang sudah dilakukan pemerintah selama ini adalah membangun Palapa Ring, dan sudah hampir selesai, tetapi untuk wilayah Kalimantan bagian barat dan Kalimantan bagian Timur belum bisa terhubung.

Dua daerah perbatasan ini, kata dia, belum bisa dibangun karena untuk menyambungkan jaringan ke dua wilayah ini, harus melewati bawa laut Pulau Jawa.

“Dan kami berpikir untuk menghubungkan wilayah ini. Kalau sudah tersambung disepanjang perbatasan, itu akan lebih bagus lagi,” katanya menjelaskan.

“Tetapi yang saat ini belum selesai, harus kita lanjutkan karena fundamen sudah diletakan dan lima tahun ke depan sudah harus selesai dibangun,” katanya.

Dia mengatakan, apa yang sudah dilakukan pemerintah saat ini menunjukan keberpihakan kepada masyarakat Indonesia untuk akses internet, yang dianggap tidak layak secara bisnis.

“Kalau operator mau masuk dia hitung dulu. Ada bisnisnya atau tidak, baik modal atau tidak. Pemerintah tidak bisa melakukan itu, dan ini hanya solusi yang dilakukan pemerintah sambil menunggu satelit kita sendiri,” katanya.

Selain itu, pemerintah sudah sejak dua tahun lalu menyiapkan pembangunan satelit yang menghasilkan internet berkecepatan tinggi.

“Bagaimana supaya semua sekolah bisa terhubung internet, pemerintah sudah menyiapkan dua tahun dengan membangun satelit, karena untuk menghubungkan internet ke sekolah, puskemas dan polsek serta koramil harus menggunakan satelit,” katanya.

Dia mengatakan, pembangunan satelit memang membutuhkan waktu 6-7 tahun, tetapi harus dimulai karena jika tidak, maka kita tidak bisa menghubungkan Indonesia.

Rudiantara mengatakan, jika ada satelit yang bisa disewakan, maka pemerintah akan menyewanya agar Indonesia bisa merdeka lebih awal dari sinyal.

Dia menambahkan, saat ini pemerintah sedang dalam proses lelang pembangunan satelit jenis High Throughput Satellite (HTS) dan diperkirakan pada akhir 2022 sudah bisa digunakan.

Pembangunan satelit HTS itu, karena di masa mendatang saluran telekomunikasi akan didominasi oleh layanan data atau internet, sehingga satelit tersebut mendukung pemerataan akses internet di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah pelosok atau terluar.

“Pemerintah melakukan kebijakan keberpihakan. Kita bisa memberikan layanan internet di manapun, fokusnya adalah soal data,” katanya.

Jikalau satelit sudah ada, maka semua sekolah, kantor desa, polsek, koramil, puskemas, rumah sakit di seluruh Indonesia akan terhubung dengan internet dengan kecepatan tinggi dan biaya murah, katanya.

“Tetapi kalau kantor desa sudah terhubung internet, kepala desa jangan gunakan untuk main game, tetapi mengakses informari yang berguna dalam membangun desa,” kata Rudiantara.

Oleh Bernadus Tokan
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komisi VIII DPR RI tinjau penyaluran BPNT di Padang

Padang, (ANTARA) – Komisi VIII DPR RI meninjau penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Padang, Sumatera Barat, sebagai upaya pengawasan dan melihat langsung prosesnya pada Selasa.

Rombongan Komisi VIII DPR RI yang dipimpin Asli Chaidir beserta delapan anggota lainnya diterima langsung Sekda Kota Padang Amasrul yang memaparkan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai.

“Maksud kunjungan kerja kali ini untuk mengawasi pelaksanaan penyaluran BPNT yang dilakukan oleh Kementerian Sosial,” kata Asli. Ia menyampaikan pihaknya ingin mengetahui data penerima BPNT di Kota Padang 2018 dan 2019, pelaksanaan penyaluran kendala dalam penyaluran BPNT d serta usulan kebijakan dari pemerintah setempat untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan BPNT.

Menjawab hal itu Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul menyebutkan pada 2018 Kota Padang mendapatkan kuota BPNT sebanyak 27.427 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sedangkan kuota berdasarkan Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) yang dikeluarkan Kemensos RI adalah 24.432 KPM dan pada penyaluran bank kuota menjadi 22.516 KPM serta yang telah bertransaksi sebanyak 21.081 KPM dan sisanya 1.434 KPM tidak bertransaksi.

Ia menyebutkan total pencairan BPNT di Kota Padang sepanjang 2018 sebesar Rp27.308.270.000.

Untuk 2019 kuota diperoleh dari Kemensos RI sebanyak 23.854 dan kuota pada penyaluran bank sebanyak 22.516 KPM. Amasrul menjelaskan ketidaksinkronan data pada penyaluran disebabkan oleh beberapa hal diantaranya belum sinkronnya data by name by address penerima BPNT dalam aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) dengan data yang dimiliki oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) sebagai bank penyalur bantuan.

Belum terfasilitasinya Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bermasalah seperti kartu hilang, kartu rusak, kartu terblokir, belum dapat kartu dari awal, dan saldo kosong dan terlambatnya laporan pencairan BPNT setiap bulan dari bank sehingga rekonsiliasi antara Himbara dan Dinas Sosial terkendala, kata dia.

Terkait kendala tersebut, Amasrul yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Padang tersebut mengharapkan agar data SIKS-NG dan data bank Himbara dapat sinkron sehingga mudah untuk melakukan verifikasi dan validasi. Sedangkan untuk permasalah KKS agar diberikan kewenangan kepada BRI selaku bank penyalur di daerah untuk menyelesaikan permasalahannya.*

Baca juga: Dinsos: serapan PKH di Mataram capai 95 persen

Baca juga: Mensos targetkan transformasi rastra ke BPNT seluruhnya Juli 2019

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alumni dari Jepang diimbau gabung di Persada Jatim

Surabaya (ANTARA) – Perhimpunan Alumni dari Jepang (Persada) mengimbau agar semua alumni yang telah pulang dari menempuh studi di Jepang segera bergabung dan berpartisipasi di Persada Jawa Timur.

“Persada ini tidak lain adalah untuk memperluas jaringan,” kata Ketua Persada Jawa Timur Sherman Salim di Surabaya, Selasa.

Menurut dia, pihaknya terus menerus menekankan kepada para alumni dari berbagai universitas di Jepang yang sedang berkarir di berbagai bidang di Jawa Timur agar bergabung dengan Persada Jatim.

Terakhir, Sherman menyampaikan hal itu kepada 70 alumni dari Jepang di acara malam keakraban yang digelar di kediaman Konsul Jenderal Jepang Masaki Tani, di Surabaya pada Senin (25/3) malam.

Pada acara tersebut masing-masing anggota perwakilan dari setiap universitas, sekolah maupun instansi lainnya saling memperkenalkan diri, berbincang santai, saling bertukar informasi sambil menikmati makan malam bersama.

“Ini dilakukan agar mereka lebih saling mengenal dan mempermudah komunikasi dalam memperluas jaringan,” ujarnya.

Sementara itu, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Masaki Tani mengatakan pihakna memberikan apresiasi kepada para alumni yang bergabung dengan Persada Jatim.

“Dengan bergabungnya alumni dalam Persada Jatim diharapkan bisa memperluas jaringan, bertukar informasi serta mempererat keakraban baik antara Persada dengan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya maupun antaralumni atau anggota Persada sendiri,” ujarnya.

Masaki Tani sebelumnya menjelaskan Pemerintah Jepang baru-baru ini memberikan bantuan hibah bidang pendidikan berupa pembangunan gedung sekolah di Kabupaten Lamongan, Jatim dan bidang kesehatan berupa pembangunan gedung Pondok Bersalin Desa di Kabupaten Magetan, Jatim.

“Bantuan hibah ini bertujuan untuk menyebarkan bantuan pada tingkat akar rumput,” katanya.

Menurut dia, Pemerintah Jepang memberikan bantuan ini agar masyarakat di negara-negara berkembang dapat memenuhi kebutuhan dasar sebagai manusia dan meningkatkan kesejahteraan daerah penerima bantuan hibah.

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SAR cari korban tertimbun longsor Gunung Kapur Jember

Pencarian korban yang tertimbun longsor dilanjutkan hari ini dengan cara manual, namun belum juga membuahkan hasil

Jember (ANTARA) – Tim SAR gabungan dengan komandan tim dari Basarnas Pos SAR Jember melakukan pencarian satu korban yang masih tertimbun longsor di area tambang Gunung Kapur Sadeng di Desa Puger Kulon, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa.

“Pencarian korban yang tertimbun longsor dilanjutkan hari ini dengan cara manual, namun belum juga membuahkan hasil dan sejumlah kendaraan korban selamat ditemukan di dalam reruntuhan batuan kapur itu,” kata Komandan Tim (Dantim) Operasi SAR Prahista Dian Yudi yang berada di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Selasa.

Gunung Sadeng yang merupakan pegunungan menjadi lokasi penambangan batu kapur di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember tersebut longsor dan kejadian itu terjadi sebelum para pekerja memulai aktivitas kerjanya di penambangan kapur tersebut pada Senin (25/3) pagi.

Seorang pekerja tambang mangaan PT Cahaya Putra bernama Sucipto (45) warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember tertimbun longsor di gunung kapur tersebut dan dua pekerja lainnya yakni Ahmed Samosir (25) warga Kabupaten Karawang dan M. Nur Hasan (31) warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember mengalami luka-luka yang mendapatkan perawatan intensif di Klinik Graha Puger Sehat.

“Berdasarkan hasil evaluasi dari beberapa orang saksi-saksi dan video yang merekam kejadian itu, kami sudah menemukan sejumlah titik untuk dilakukan pencarian korban sambil menunggu alat berat untuk menghancurkan dinding Gunung Sadeng yang berpotensi longsor itu,” tuturnya.

Prahista mengakui sejumlah kendala yang dihadapi tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian korban yakni kondisi tebing Gunung Kapur Sadeng yang labil dan membahayakan karena berpotensi terjadi longsor susulan, sehingga pihaknya harus berhati-hati dalam mencari korban yang masih tertimbun longsor.

“Kami harus ekstra hati-hati dalam melakukan pencarian korban, namun hingga siang ini masih belum ditemukan korban yang tertimbun longsoran berupa material batu kapur itu,” katanya.

Alat untuk meruntuhkan dinding tebing itu rencananya didatangkan oleh pihak perusahaan dan hal tersebut dilakukan untuk menghindari longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan tim SAR dan para pekerja yang berada di sana.

Sementara korban yang mengalami luka-luka sudah dalam kondisi membaik, bahkan satu korban yang mengalami luka ringan sudah diperbolehkan untuk pulang dan menjalani rawat jalan saja.

Pantauan di lapangan, pihak keluarga korban dan para pekerja tambang juga membantu Basarnas Jember dalam melakukan pencarian korban Sucipto yang masih belum ditemukan.

Baca juga: Satu pekerja tambang tertimbun longsor di Gunung Kapur Jember
 

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MUI ajak Muslim tiru kebaikan Tionghoa dalam berbisnis

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas mengajak umat Islam meniru kebaikan etnis Tionghoa dalam berbisnis sehingga bisa mengangkat derajat ekonomi.

“Bisnis itu agar fokus, kerja keras dan rukun,” kata Anwar di Sidang Tahunan Ekonomi Umat di Jakarta, Selasa, merujuk kebaikan budaya etnis Tionghoa dalam berbisnis.

Dengan meniru tiga hal kebaikan itu, dia meyakini umat Islam bisa berjaya di bidang ekonomi.

Soal fokus, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengatakan banyak umat Islam yang tidak fokus dalam berbisnis sehingga tidak berhasil.

Begitu memperoleh hasil cukup, dia mengatakan umat Islam cenderung kehilangan fokus berbisnis seperti masuk ke dunia politik. Ada yang berhasil tapi tidak sedikit yang gagal sehingga harus kembali memulai bisnis dari nol.

Terkait kerja keras, Anwar mengatakan umat Islam kurang ulet dalam berbisnis. Sementara Etnis Tionghoa, selain ulet juga memiliki kebaikan budaya menabung dan berhemat yang menjadi bagian dari kerja keras itu.

“Mereka mampu menahan diri membeli sesuatu demi menabung. Bahkan 40-60 persen penghasilan digunakan untuk ‘saving’,” katanya.

Menyoal pentingnya menanamkan jiwa rukun dalam berbisnis, Anwar mengatakan umat Islam harus mengutamakan kerukunan dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Beberapa dari umat Islam begitu hartanya cukup, tidak rukun dalam keluarga karena menikah lagi misalnya,” katanya.

Baca juga: Luhut: bisnis online masih didominasi produk China
Baca juga: Soal game PUBG akan dibahas Kominfo dan MUI
 

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemuda Nabire galang dana untuk korban banjir bandang Jayapura

Jayapura (ANTARA) – Sekelompok pemuda di Kabupaten Nabire, sejak Senin pekan lalu menggalang aksi dana dan bantuan kemanusiaan untuk warga korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Philemon Keiya, koordinator solidaritas aksi kemanusiaan bagi Sentani dan Nduga di Nabire ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Selasa, mengatakan aksi tersebut dilatarbelakangi atas rasa solidaritas dan kemanusiaan bagi korban bencana.

“Kami dapatkan informasi banyaknya korban meninggal akibat banjir tersebar melalui media. Atas dasar kemanusiaan, warga Nabire berkumpul di Pantai Nabire pada Senin (18/3) dan menggelar aksi pengumulan dana dan bantuan kemanusiaan,” katanya ketika dihungi melalui telepon seluler.

Philemon yang didampingi sekretaris aksi Mikael Kudiai dan bendahara aksi Alfince Wenda mengatakan aksi pengumpulan dana dan pakaian layak pakai untuk Sentani dan warga pengungsian Nduga dilakukan selama beberapa hari.

“Pada Senin dan Selasa pekan lalu, kami lakukan penggalangan dana dan pengumpulan pakaian layak pakai di Pantai Nabire. Pada sore harinya, menggalang dana di lampu merah Pantai Nabire bersama komunitas lainnya, katanya.

Lalu, pada Rabu (20/03), aksi galang dana tetap dilakukan dengan berjalan kaki dari Pasar Karang ke Auri kemudian ke Jalan Merdeka, lewati Pasar Oyehe hingga ke Pantai Nabire.

“Selanjutnya pada Kamis hingga Sabtu pekan kemarin, kami tetap jalankan aksi di Pantai Nabire. Pada Sabtu pekan kemarin, kami bersama dengan kawan-kawan dari Nabire Akustik, Thobix Zparta dan Alfons Yogi, kami lakukan penggalangan dana di Pantai Nabire,” katanya.

Philemong mengungkapkan dari aksi turun jalan tersebut, tim solidaritas aksi kemanusiaan bagi Sentani dan Nduga berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp19 juta dan pakaian layak pakai sebanyak delapan karung besar.

“Hasil yang kami dapat, baik uang dan pakaian, akan bagi dua, untuk warga Sentani dan Nduga. Karena bagi kami, duka Sentani duka kita
Duka Nduga duka kita Papua sedang duka,” katanya.

Philemon menegaskan aksi yang dilakukan tersebut sebagai bentuk rasa solidaritas dan kemanusiaan terhadap sesama manusia, khususnya sesama warga Papua yang sedang tertimpa bencana atau persoalan.

“Yang kami lakukan ini adalah mencoba untuk mengambil dan merasakan duka dari Sentani dan Nduga. Kepada saudara-saudara kami di Sentani dan Nduga, hanya ini yang bisa kami lakukan,” katanya.

“Kami juga sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh warga Nabire yang sudah terlibat dan memberikan dukungan melalui sumbangan dana dan pakaian layak pakai, baik secara pribadi dan keluarga. Nama-nama kami tidak sebutkan satu per satu. Juga kepada beberapa gereja yang sudah terlibat,” katanya lagi.

Untuk pengiriman pakaian ke Jayapura, Philemon mengaku sedang meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten Nabire lewat Dinas Perhubungan dan maskapai penerbangan rute Nabire-Jayapura agar bisa memgfasilitas pengiriman bantuan tersebut hingga tujuan.
 

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jateng klaim berhasil kurangi kawasan kumuh

Semarang (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman berhasil mengurangi 3.977 hektare kawasan pemukiman kumuh dari 6.981 hektare.

“Pengurangan luasan kawasan pemukiman kumuh yang dilakukan sejak 2014 saat ini menyisakan 3.004 hektare,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Jawa Tengah Budi Wibowo di Semarang, Selasa.

Ia menyebutkan sisa kawasan pemukiman kumuh tersebut akan dikurangi secara bersama-sama dengan pemerintah kabupaten/kota guna penyelesaiannya karena seluruh kawasan kumuh di Jateng ditargetkan tidak ada lagi pada 2024.

Menurut dia, pengurangan dan penghapusan kawasan pemukiman kumuh ini penting dilakukan serta menjadi komitmen Pemprov Jateng karena tidak hanya membuat wajah daerah tertata rapi, tapi juga berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat yang ada.

“Jika kawasan pemukiman kumuh, maka kesehatan, kesejahteraan dan faktor-faktor sosial lain tidak akan terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan fokus penghapusan kawasan pemukiman kumuh tidak boleh hanya mengedepankan faktor infrastruktur saja, tapi juga harus memperhatikan aspek kultural dan sosial masyarakat.

“Mohon maaf, di lokasi kawasan pemukiman kumuh itu banyak ditemui permasalahan sosial seperti kemiskinan, pengangguran, narkotika, kriminalitas. Ini harus diperhatikan, jadi jangan hanya mengubah tampilannya saja, namun kultur masyarakat harus juga diubah,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku sudah beberapa kali mengunjungi sejumlah kawasan pemukiman kumuh dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana kehidupan sosial masyarakatnya.

“Penataan kawasan pemukiman kumuh ini penting selain demi keindahan juga untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.*

Baca juga: Pakar: Jakarta butuhkan daerah penyangga

Baca juga: Pemkot Ambon benahi kawasan pemukiman kumuh di sungai, pantai

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Proyek embung Kalimati

Pekerja mengerjakan struktur pondasi elevasi/plengseng pada proyek embung (long stotage) kalimati yang kini tergenang air akibat hujan di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (26/3/2019). Proyek pembangunan long storage Kalimati senilai Rp.235 miliar yang telah dimulai sejak 2018 dan ditargetkan rampung pada akhir 2019 dengan proyeksi daya tampung mencapai 1,6 juta meter kubik untuk penyediaan air baku masyarakat Sidoarjo dan Mojokerto. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/aww.

Wapres: masuk lembaga pemasyarakatan seperti masuk pesantren

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan narapidana yang masuk ke Lembaga Pemasyarakatan yang terbina dengan baik, maka akan sama seperti masuk ke dalam pesantren.

“Kalau ada pengajiannya, ada kerajinannya, dan ada lembaganya, maka betul-betul akan terbina, keluar akan menjadi orang yang baik,” katanya dalam sambutannya saat membuka acara Pameran Produk Unggulan Narapidana (PUN) di Gedung Garuda, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa.

Menurut Wapres, narapidana yang memanfaatkan waktu luangnya di dalam lapas secara produktif juga dapat menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dia berharap pembinaan yang baik kepada narapidana dapat menjadi solusi untuk membuat mereka berubah ke arah yang lebih baik.

Jika narapidana di dalam penjara tidak mendapat pembinaan, maka dikhawatirkan saat keluar dari bui tidak memiliki kemampuan untuk berusaha.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan atas segala upaya ini dan harapan kita pada masa-masa yang akan datang yaitu kualitas atau variasi daripada hasil pekerjaan para lembaga pemasyarakatan bisa ditingkatkan,” kata Wapres.

Wapres telah membuka pameran PUN Ke-7 pada 2019 yang menampilkan beragam produk buatan narapidana di seluruh lapas di Indonesia.

Acara itu merupakan kerja sama dari Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Perindustrian.

Pameran produk unggulan itu dilaksanakan pada 26 hingga 29 Maret 2019 di Gedung Garuda, Kementerian Perindustrian.

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelajar SMK keluhkan pendeknya durasi ujian Matematika

 (ANTARA) –Sebagian siswa SMK peserta hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mengeluhkan pendeknya waktu untuk  menyelesaikan soal Matematika.Waktu untuk ujian Matematika adalah 2 jam.  Siswa SMK peserta ujian menilai UNBK sebagai cara praktis asalkan tidak ada kendala. 

Wabup Mimika pertanyakan keaktifan petugas Puskesmas pedalaman

Timika (ANTARA) – Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang mempertanyakan keaktifan para petugas kesehatan yang ditempatkan di berbagai Puskesmas wilayah pedalaman (pegunungan dan pesisir pantai) sebagaimana sering dikeluhkan warga setempat.

“Kalau untuk Puskesmas Timika dan Puskesmas Mapurujaya, saya yakin tidak ada soal, tapi Puskesmas yang jauh-jauh di gunung dan pesisir pantai itu jangan-jangan hanya kepala puskesmasnya saja yang ada di tempat, sementara anak buahnya selalu tinggal di kota,” kata Yohanis Bassang di Timika, Selasa.

Ia mempertanyakan hal itu saat meresmikan pengoperasian lima gedung puskesmas yang baru dibangun tahun anggaran 2018. Kelima puskesmas tersebut yaitu Puskesmas Timika Distrik Mimika Baru, Puskesmas Potowayburu Distrik Mimika Barat Jauh, Puskesmas Wakia Distrik Mimika Barat Tengah, Puskesmas Maupurujaya Distrik Mimika Timur dan Puskesmas Jita Distrik Jita.

Wabup Bassang meminta Dinkes Mimika melengkapi semua gedung puskesmas yang baru dibangun tersebut dengan fasilitas alat kesehatan (alkes) yang memadai guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Walaupun gedung Puskesmas bagus dan mentereng, tapi kalau tidak ada peralatan, tidak ada dokter dan perawat, sama saja bohong. Lebih celaka lagi kalau Puskesmas tidak tersedia obat-obatan untuk mengobati penyakit masyarakat,” katanya. Gedung baru Puskesmas Timika beralamat di Jalan Trikora Kwamki Baru diresmikan pengoperasiannya pada Selasa (26/3/2019) oleh Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang. (ANTARA News Papua/Evarianus Supar)

Kepala Dinkes Mimika Alfred Douw melaporkan bahwa pembangunan lima gedung baru puskesmas tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp25 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bantuan Kementerian Kesehatan.

Bangunan lima puskesmas itu seluruhnya berkonstruksi beton dan lantai keramik, dua diantaranya yaitu Puskesmas Timika dan Puskesmas Mapurujaya berkonstruksi dua lantai di bagian depan.

“Lima puskesmas ini seluruhnya dilengkapi dengan ruang rawat inap pasien,” jelas Alfred.

Pada 2018, Dinkes Mimika juga membangun dua gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) yaitu di Kampung Fakafuku Distrik Agimuga Kampung Bela di Distrik Alama serta pembangunan pagar keliling bangunan Puskesmas Lima Asri (SP5) Distrik Iwaka dan Puskesmas Wania Distrik Wania.

Melalui pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari DAK 2018, Dinkes Mimika juga mengadakan 15 unit mobil ambulans untuk kegiatan Puskesmas Keliling (Pusling). Tujuh unit dari 15 unit mobil ambulans tersebut sementara dalam pengiriman ke Timika.

Pengadaan mobil ambulans untuk program Pusling itu, katanya, seharusnya dimulai sejak 2015 tapi tidak terlaksana sehingga dana dikembalikan terus ke kas negara sampai 2017. Barulah pada 2018 kegiatan tersebut bisa direalisasikan.

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019