Penyelamatan Harimau Sumatera

Kepala Balai Besar KSDA Riau Suharyono (tengah) menjelaskan kronologis penyelamatan satwa liar Harimau Sumatera yang terkena jerat ketika konfrensi pers di Kantor BBKSDA Riau di Pekanbaru, Riau, Selasa (26/3/2019). Harimau Sumatera jantan ini terkena jerat di Desa Sangar, Teluk Meranti , Kabupaten Pelalawan dan kini telah dibawa oleh tim BBKSDA Riau ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasraya Sumatera Barat untuk observasi lanjutan khususnya pengobatan kaki yang terkena jerat. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/hp.

Guru yang belajar ke China diminta pelajari keseniannya

Medan (ANTARA) – Dosen Jurusan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Medan Dr. Mutsyuhito Solin,M.Pd. berharap guru dari Indonesia yang belajar di sekolah musik unggulan China, dapat menguasai kesenian dan budaya yang terkenal di negeri tersebut.

“Kesenian di China perlu di dalami oleh guru-guru Indonesia, dan selanjutnya dikembangkan di tanah air, sebagai pertukaran budaya di kedua negara,” kata Mutsyuhito, di Medan, Senin.

Guru Indonesia menimba ilmu pengetahuan di China, menurut di, sudah merupakan hal yang biasa, dan setiap tahunnya dilakukan, serta merupakan kerja sama yang telah terjalin selama ini. “Selain itu, dosen, mahasiswa dan pelajar dari Indonesia juga banyak yang menimba ilmu di China, karena negara tersebut cukup maju dan berkembang di Asia,” ujar Mutsyuhito.

Ia mengatakan, China termasuk salah satu negara yang cukup maju dalam bidang pendidikan, dan ilmu pengetahauan teknologai (IPTEK) serta wajar Indonesia belajar di negara “tirai bambu” itu.

Indonesia harus banyak belajar dengan negara-negara di dunia yang sudah maju. “Hal itu, harus dapat dilakukan untuk mengejar ketinggalan yang dimiliki Indonesia,” ucap dia.

Mutsyuhito menjelaskan, kehadiran guru-guru yang belajar di China, juga sekaligus mempromosikan tarian dan musik tradisional asal Indonesia yang cukup terkenal. Tarian tersebut, yakni tari Jawa, tari Bali, tari Melayu dan lain sebagainya. “Guru tersebut diharapkan jadi duta bangsa untuk memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri,” katanya.

Sebelumnya, ratusan guru kesenian dari berbagai sekolah di Indonesia belajar di sekolah musik unggulan China.Kegiatan pelatihan 374 guru itu, dilaksanakan di kampus Central Conservatory of Music (CCOM) mulai Senin (11/3). Program pelatihan tersebut di beberapa daerah di China selama tiga pekan.

“Ini merupakan bagian dari program pengiriman 1.000 guru ke luar negeri,” kata Atase Pendidikan Kedutaan Besar RI di Beijing, Yaya Sutarya, seperti diberitakan Antara, Jumat (15/3).

Ratusan guru yang datang secara bergelombang ke daratan Tiongkok selama bulan Maret ini disebar di beberapa daerah di bawah wilayah kerja KBRI Beijing, KJRI Guangzhou, dan KJRI Shanghai.

Yaya menyebutkan, 36 guru kesenian dan kebudayaan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan di kampus CCOM. “Ini merupakan wujud implementasi kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok. Program ini juga terselenggara atas kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, KBRI Beijing, dan CCOM,” kata Wakil Duta Besar RI untuk China Listyowati.*

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menata batu, memperlancar usaha tani dan akses wisata dengan TMMD

Pembuatan jalan tembus ini sangat bermanfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat

Temanggung (ANTARA) – Seorang pria mengenakan seragam doreng warna hijau memecah batu besar menggunakan palu di antara kerumunan orang yang tengah bergotong-royong di lereng Gunung Sindoro di Desa Tlahab, Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Batu-batu yang sudah menjadi kecil itu kemudian diusung kaum perempuan menggunakan ember dibawa ke kelompok yang lain untuk ditata satu per satu dengan rapi dan rata sesuai ketinggian benang yang menjadi patokan.

Demikian salah satu kegiatan pembuatan jalan tembus dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 Tahun Anggaran 2019 di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Pembuatan jalan batu atau trasahan menjadi pilihan masyarakat di lereng Gunung Sindoro tersebut, dari pada dilakukan pengecoran, karena jalan batu merupakan salah satu kearifan lokal yang ramah lingkungan.

Setiap hari ratusan prajurit dan masyarakat bersama-sama melakukan kerja bakti membuat jalan usaha tani yang juga bermanfaat untuk akses ke kawasan wisata alam Posong tersebut.

Kepala Desa Tlahab Irwan menuturkan pembuatan jalan tembus ini sangat bermanfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat.

Sebelum ada pembuatan jalan tembus, setiap kali wisatawan akan berkunjung ke Posong jika berpapasan dengan mobil pengangkut pupuk atau hasil panen petani maka mengalami kesulitan untuk lewat.

“Jika terjadi papasan, maka salah satu mobil harus berhenti di sebuah titik yang ruas jalannya cukup lebar agar kedua mobil bisa lewat,” katanya.

Ia mengatakan dengan dibangunnya jalan tembus atau jalan lingkar ini maka arus mobil dibuat satu arah sehingga tidak akan berpapasan dan kendaraan wisatawan maupun kendaraan petani semuanya berjalan dengan lancar.

“Sebelum dibangun jalan lingkar menuju wisata Posong, di satu sisi memang benar ada tambahan pendapatan kontribusi masuk ke desa, tetapi di sisi lain kami selaku kepala desa selalu berbenturan dengan masyarakat khususnya petani soal pemanfatan jalan tersebut,” katanya.

Ia menyampaikan rasa syukur dengan ucapan Alhamdulillah karena usulan masyarakat Desa Tlahab ditanggapi Pemkab Temanggung yang mengusahakan anggaran untuk membangun jalur lingkar yang bisa memperlancar arus lalu lintas.

 Artinya, jalur utama untuk naik dan jalur baru untuk turun dapat diatur sehingga kendaraan searah tidak berpapasan.

Ia menjelaskan jalur lingkar sepanjang 1,3 kilometer ini sebelumnya merupakan jalan setapak selebar 1 meter dan kini dilebarkan menjadi 4 meter. Areal untuk pelebaran jalan ini merupakan hibah dari para petani.

Alhamdulillah, ada kesadaran tinggi dari masyarakat sehingga mereka mengikhlaskan sebagian lahannya untuk pelebaran jalan,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada TNI yang telah menyelenggarakan kegiatan TMMD di desanya sehingga pembuatan jalan tembus untuk usaha tani sekaligus sebagai jalur wisata bisa terlaksana.

“Selain saling bersilaturahmi antara warga dengan TNI, harapan kami dari TMMD ini segala sarana prasarana infrastyuktur bermanfaat bagi warga desa. Kebetulan ada wahana wisata Posong, maka hal ini nanti bisa menjadi multi dimensi yang mendukung para pemuda khususnya untuk menggali potensi yang ada di desa kami,” katanya.

Dandim 0706/Temanggung Letkol (Inf) Albertus Yostina David Alam mengatakan jalan yang dibangun sepanjang 1.341 meter, lebar 3 meter, tebal 20 centimeter.

“Jalan akses ke objek wisata Posong tersebut dibangun dengan blok trasah. Kondisi jalan sebelumnya berupa jalan usaha tani yang sempit dan lebarnya tidak sama,” katanya. Wisatawan berada di kawasan wisata alam Posong, Tlahab, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (27/12/2018). Wisata alam pada ketinggian 2.000 mdpl berada di kawasan lereng gunung Sindoro yang menawarkan keindahan dan kesejukan alam pegunungan tersebut menjadi tujuan wisata favorit di kabupaten Temanggung. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom.

Menurut dia hal tersebut menjadi salah satu kendala ke Posong, kadang-kadang orang yang mau berwisata ke sana berpapasan dan dapat mengganggu petani yang sedang mengangkut hasil panen atau mengangkut pupuk.

“Melalui TMMD ini dibuat satu jalan lagi melingkar sehingga bisa dua arah, bisa naik bisa turun dari arah Posong sehingga tidak mengganggu aktivitas petani,” katanya.

Ia menuturkan dengan program ini diharapkan petani tidak terganggu, kemudian dari segi ekonomi juga lebih menggairahkan wisata di Posong.

“Jadi kegiatan TMMD ini memperlancar akses wisata ke Posong. Istilahnya sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Jalan petani sendiri naik turunnya lancar dan untuk wisata juga bisa bertambah lancar,” katanya.

Dalam kegiatan fisik, katanya selain membangun jalan, TMMD reguler kali ini juga membuat talut di enam titik, membuat gorong-gorong tujuh unit, dan pembuatan drainase.

Tumbuhkan kegotongroyongan

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menumbuhkan rasa kegotongroyongan di masyarakat, kata Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD Reguler ke-104 Tahun Anggaran 2019, Brigjen TNI Joko Warsito.

“Secara umum gotong-royong sudah kita tinggalkan karena kehidupan kita sangat individual, terutama di kota. Hal ini kalau dibiarkan nanti sedikit demi sedikit masyarakat di sini juga akan individual,” katanya usai meninjau pembuatan jalan trasahan di lokasi TMMD Reguler ke-104 Tahun Anggaran 2019 di lereng Gunung Sindoro Desa Tlahab, Kledung, Kabupaten Magelang.

“Melalui program ini kita bersama bergotong-royong . Gotong-royong ini merupakan budaya dasar bangsa kita, tidak boleh hilang maka harus kita pupuk. Kita lihat langsung gotong- royong mereka semua, bahkan ada yang menghibahkan tanahnya untuk jalan, mereka ikhlas dan tidak ada konflik,” katanya.

Ia menuturkan Temanggung ini sangat sejuk, baik manusia maupun alamnya sehingga tercipta suasana aman, damai, bergotong royong, saling bantu, antara tentara, polisi, rakyat dan pemerintah semua saling bantu.

“Ibu-ibu saja ada yang kerja, mereka bekerja lahir dari kesadaran, mereka senang dengan program ini.

Bupati Temanggung M. Al Khadziq mengatakan Pemerintah Kabupaten Temanggung berterima kasih pada TNI karena dengan program TMMD ini bisa menutup ruang anggaran kabupaten yang sesungguhnya sempit.

Ia menuturkan menyiapkan anggaran Rp.750 juta tetapi sesungguhnya setelah dibantu oleh TNI ini nilainya menjadi berkali-kali lipat, lebih dari 5 kali lipat dari anggaran yang disiapkan .

“Terima kasih sekali TNI, hasil karya TMMD manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat,” katanya. 

Oleh Heru Suyitno
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkominfo sampaikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang

Pembukaan ‘starup’ tidak perlu minta izin kepada pemerintah. Justru pemerintah malah memberikan kesempatan agar muncul starup

Kupang (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (26/3), usai melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Ende.

Di hadapan ratusan mahasiswa Muhammadiyah, ia mengatakan pemerintah Indonesia tidak melarang anak-anak muda untuk membuka usaha.

“Pembukaan start up tidak perlu minta izin kepada pemerintah. Justru pemerintah malah memberikan kesempatan agar muncul start up,” katanya.

Ia menginginkan agar anak-anak muda di NTT bisa menjadi salah satu dari pendiri start up di NTT sehingga ke depannya dapat memajukan perekonomin Indonesia khususnya NTT.

Dia mengatakan saat ini negara ini membutuhkan 6.000 digital talent. Namun  banyak perguruan tinggi belum menerapkan hal itu.

“Oleh karena itu tahun ini Kementerian Kominfo menyiapkan kurang lebih 22 ribu sampai 25 ribu anak-anak muda yang lulusan S1 dan tidak boleh usaianya lebih dari 25 tahun,” katanya.

Untuk di NTT, kata dia, Politeknik Negeri Kupang sudah memulai menerapkan harapan dari Kominfo tersebut.

Ia menambahkan semua yang dilakukan itu bertujuan agar pada 2030 lahir anak-anak muda Indonesia yang berkompeten.

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jagawana dan harimau Sumatera liar terperangkap jerat pemburu di Riau

Pekanbaru (ANTARA) – Insiden langka terjadi di kawasan hutan Restorasi Ekosistem Riau (RER), ketika seorang penjaga hutan atau jagawana dan seekor harimau Sumatera liar sama-sama terperangkap jerat yang dipasang pemburu di provinsi Riau.

Beruntung keduanya bisa diselamatkan, dan jagawana tersebut tidak sampai menjadi santapan harimau liar yang kelaparan karena berhari-hari kakinya terikat jerat kawat baja.

“Kejadian ini lucu juga sebenarnya, petugas itu terjerat sampai kakinya tergantung di area yang sama dengan harimau itu. Ketika dia berteriak minta tolong, ternyata ada harimau di sana, tetapi tidak bisa menerkam karena kakinya terjerat juga,” kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, di Pekanbaru, Selasa.

Ia menjelaskan, kejadian itu terjadi pada Jumat (22/3) di kawasan RER yang dikelola PT Gemilang Cipta Nusantara (GCN) di desa Sangar, kecamatan Teluk Meranti, kabupaten Pelalawan. Perusahaan dari APRIL Group ini mengantongi izin restorasi ekosistem dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Kawasan Semenanjung Kampar, kabupaten Pelalawan, sejak 2012 dengan luas 20.265 hektare.

Suharyono mengatakan pihaknya menerima laporan dari PT GCN dan langsung mengirim tim pendahuluan untuk mengobservasi satwa langka itu. Pada Sabtu (23/3) tim sudah bisa melakukan identifikasi, dan lokasi terjeratnya harimau cukup jauh sehingga memerlukan waktu tempuh sekira 11 jam menggunakan kapal dan berjalan kaki.

Tim gabungan dari BBKSDA Riau dan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasraya (PR-HSD) akhirnya bisa membius harimau tersebut pada Senin (24/3) sekira pukul 10.50 WIB. Proses evakuasi harimau batal menggunakan helikopter karena lebatnya vegetasi, sehingga petugas mengangkat “Si Belang” menggunakan tandu.

“Ada dua opsi untuk penyelamatan, pertama adalah melepasliarkan lagi karena daerah itu adalah habitatnya. Tapi itu tidak bisa dilakukan karena harimau sudah mengalami luka di kakinya hingga infeksi. Karena itu, dipilih opsi kedua yaitu harimau dibawa keluar untuk diobati,” katanya.

Hasil diagnosa awal tim medis menyatakan harimau itu berjenis kelamin jantan dengan perkiraan usia 3-4 tahun, dan bobotnya sekitar 90 kilogram. Harimau itu terkena jerat di kaki kiri bagian depan, yang diperkirakan sudah berlangsung selama tiga hari.

“Saat ditemukan (harimau) diperkirakan sudah terjerat selama tiga hari sampai kakinya mengalami infeksi dan lukanya dikerumini lalat,” ujarnya.

Untuk proses penanganan lebih lanjut, ia mengatakan BBKSDA Riau telah menyerahkan harimau terluka itu kepada Balai KSDA Sumatera Barat (Sumbar) yang selanjutnya dititipkan ke PR-HSD di Dhamasraya, Sumbar.

“Saya berterima kasih kepada pihak GCN yang sudah mempunyai itikad baik untuk melapor ke kami sehingga satwa ini bisa diselamatkan. Selain itu, saya juga meminta agar kawasan itu harus dibersihkan dari aktivitas perburuan liar karena sepertinya ada banyak jerat yang dipasang di sana,” katanya.

Kasus pertama RER

Sementara itu, Direktur External Affairs RER Nyoman Iswarayoga mengatakan ini adalah kasus pertama ada harimau terjerat di kawasan itu.

“Terus terang ini kasus pertama kita temui di kawasan area kami. Penyelidikan lebih lanjut akan kita lakukan yang berkerja sama dengan BBKSDA dan aparat (polisi) karena ini juga menjadi kewenangan mereka, untuk mendalami dan mencegah terjadi lagi di kemudian hari,” kata Nyoman ketika dibubungi Antara dari Pekanbaru.

Ia mengatakan lokasi kejadian berada di ujung timur konsesi GCN, dan jagawana yang terkena jerat merupakan bagian tim patroli rutin. “Dia terluka tapi kita sudah ambil tindakan pengobatan,” katanya.

Berdasarkan riset dari lembaga perlindungan satwa WWF dan WCS (Wildlife Conservation Society), lanjutnya, kawasan Semenanjung Kampar merupakan kantong populasi harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae) kelas 2 yang mampu menampung hingga 50 individu.

Ketika RER melakukan pendataan keanekaragaman hayati, imaji satwa belang itu juga pernah terjepret kamera perangkap (camera trap) di kawasan itu. Namun, ia mengatakan belum pernah ada penelitian khusus untuk menghitung populasi harimau di RER.

“Setelah ada kejadian ini, Tim Jagawana akan meningkatkan patroli untuk mencari dan membersihkan jerat-jerat karena itu membahayakan tim kami juga,” kata Nyoman.

Pewarta: FB Anggoro
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sidang lanjutan Ratna Sarumpaet

Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet (kanan) mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (26/3/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan dari enam orang saksi. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

BMKG imbau masyarakat tidak khawatir fenomena equinox

“Equinox adalah salah satu fenomena astronomi di mana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September

Makassar (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu khawatir dengan fenomena equinox.

“Equinox adalah salah satu fenomena astronomi di mana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September,” sebut Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo, Selasa.

Ia meluruskan terkait dengan informasi fenomena ini dapat menyebabkan peningkatan suhu ekstrem berakibat “Sun Stroke” dan dehidrasi. Padahal, fenomena ini tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis maupun ekstrem.

“Secara umum, diketahui rata-rata suhu maksimum di wilayah Indonesia berada dalam kisaran 32-36 derajat celcius,” ungkapnya

Berdasakan pengamatan BMKG, suhu maksimum tertinggi pada 23 Maret 2019 tercatat 37,6 derajat celcius terjadi di Meulaboh, Aceh.

“Equinox bukan merupakan fenomena seperti gelombang panas atau ‘heat wave’ yang terjadi di Eropa, Afrika dan Amerika yang merupakan kejadian peningkatan suhu udara ekstrim di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama,” jelasnya

Menyikapi hal tersebut, Prabowo mengimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang.

Secara umum kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembab atau basah. Beberapa wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki masa atau periode transisi pancaroba.

“Ada baiknya, masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan sekitar,” katanya.
 

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkominfo sampaikan kuliah umum di Universitas Muhamadyah kupang

Pembukaan ‘starup’ tidak perlu minta izin kepada pemerintah. Justru pemerintah malah memberikan kesempatan agar muncul starup

Kupang (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan kuliah umum di Universitas Muhamadyah Kupang Nusa Tenggara Timur, Selasa (26/3) usai melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Ende.

Di hadapan ratusan mahasiswa Muhamadyah ia mengatakan pemerintah Indonesia tidak melarang anak-anak muda untuk membuka usaha.

“Pembukaan ‘starup’ tidak perlu minta izin kepada pemerintah. Justru pemerintah malah memberikan kesempatan agar muncul starup,” katanya.

Ia menginginkan agar anak-anak muda di NTT bisa menjadi salah satu dari pendiri starup di NTT sehingga ke depannya dapat memajukan perekonomin Indonesia khususnya NTT.

Dia mengatakan saat ini negara ini membutuhkan 6.000 digital talent. Namun  banyak perguruan tinggi belum menerapkan hal itu.

“Oleh karena itu tahun ini Kominfo menyiapkan kurang lebih 22 ribu sampai 25 ribu anak-anak muda yang lulusan S1 dan tidak boleh usaianya lebih dari 25 tahun,” katanya.

Untuk di NTT sendiri, kata dia, baru Politeknik Negeri Kupang sendiri yang sudah mulai menerapkan harapan dari Kominfo tersebut.

Ia menambahkan semua yang dilakukan itu bertujuan agar pada 2030 lahir anak-anak muda Indonesia yang berkompeten.

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penetapan tarif MRT Jakarta

PENETAPAN TARIF MRT. Petugas mengecek data penumpang yang akan menaiki kereta MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/3/2019). DPRD DKI Jakarta menetapkan tarif MRT sebesar Rp8.500 per 10 km yang nantinya akan diputuskan final oleh Pemprov DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.

PDIP minta pemerintah tidak ikut memblokir jaringan 5G Huawei

Semarang (ANTARA) – Sekretaris Departemen Pemerintahan DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hanjaya Setiawan meminta pemerintah tidak mengikuti ajakan pemblokiran frekuensi jaringan seluler 5G Huawei oleh negara Amerika Serikat.

“Kalau ikut memblokir 5G, interkoneksi antarjaringan akan semakin sulit dan mahal, yang pada akhirnya konsumen akan menanggung beban biaya,” katanya saat dihubungi melalui telepon dari Semarang, Selasa.

Menurut dia, alasan Amerika Serikat menolak frekuensi jaringan seluler 5G itu tidak memiliki dasar ilmiah dan berpotensi merugikan konsumen telekomunikasi karena justru membuat kehilangan kesempatan menikmati teknologi tinggi berbiaya murah.

Apalagi, lanjut dia, dalam era Industri 4.0 dibutuhkan teknologi koneksi telekomunikasi yang mumpuni, namun terjangkau.

“Hal itu justru berpotensi merugikan konsumen telekomunikasi, bahkan terindikasi sebagai praktik perang dagang yang tidak sehat,” ujar Caleg DPR RI Daerah Pemilihan Jateng I yang meliputi Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, serta Kendal itu.

Terbukti, lanjut dia, negara sekutu utama Amerika yang memiliki kemampuan teknologi tinggi, yakni Inggris dan Jerman menolak ajakan pemblokiran jaringan seluler tersebut.

Bahkan Robert Hannigan, mantan Direktur Intelligent Signals and Cryptography di Kantor Pusat Komunikasi Pemerintah (GCHQ), menyatakan klaim Amerika tersebut sebagai omong kosong.

“Sebagai negara yang punya kecenderungan menganut pasar bebas, Amerika seharusnya memberikan kesempatan kepada provider telekomunikasi untuk menghadirkan layanan canggih berbiaya murah melalui praktik kompetisi yang sehat,” katanya.

Lebih lanjut Hanjaya meminta pemerintah Indonesia mendorong perusahaan telekomunikasi untuk mengoptimalkan frekuensi jaringan seluler 4G yang ada sekarang, sebelum melangkah ke jaringan seluler 5G.

“Nanti kalau saatnya masuk ke frekuensi jaringan seluler 5G, pemerintah diharapkan memilih penyedia layanan jaringan seluler 5G terbaik tanpa takut akan tekanan politik dari pihak negara mana pun dan pertimbangan harus berdasarkan manfaat bagi negara, masyarakat, serta konsumen telekomunikasi,” ujarnya.

Seperti diketahui, Amerika Serikat memperingatkan sekutu-sekutu negaranya agar tidak menggunakan teknologi Huawei terkait dengan penggunaan frekuensi jaringan seluler 5G, dimana Huawei adalah pemasok perangkat 5G paling utama ke beberapa operator telepon besar di dunia.

Pemblokiran tersebut dilakukan karena penggunaan frekuensi jarungan seluler 5G dianggap mengancam keamanan Amerika Serikat.(*)

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah berkewajiban memberikan akses internet

Ende, Flores, NTT (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pemerintah berkewajiban memberikan akses internet, terutama ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

“Kalau pemerintah daerah mau menyewa sendiri jaringan internet silakan, tetapi pemerintah berkewajiban memberikan akses internet, terutama ke sekolah-sekolah,” kata Menteri Rudiantara kepada wartawan di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa.

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan keluhan dari daerah, terutama sekolah-sekolah, yang mengalami kesulitan akses internet dan kemungkinan daerah menyewa sendiri.

Menurut Menteri Rudiantara, selain sekolah, ada juga fasilitas kesehatan, rumah sakit daerah dan kota yang belum mendapat akses internet.

“Dari 240 ribu sekolah, masih ada sekitar 90 ribu sekolah yang belum terhubung internet, selain kantor desa, koramil serta puskemas,” katanya.

Belum lagi ada 20 ribu lebih kantor-kantor desa belum terhubung internet, katanya.

Semua fasilitas umum yang belum terkoneksi internet ini terus diupayakan oleh pemerintah agar bisa segera terhubung.

“Dan itu yang terus kita upayakan dan tidak ada cara lain selain membangun satelit dengan akses internet berkecepatan tinggi,” katanya menambahkan.  (*)

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Disparekraf NTT hadirkan perpustakaan pariwisata digital

Kupang (ANTARA) – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyiapkan perpustakaan pariwisata yang menyajikan berbagai informasi tentang dunia kepariwisataan dengan berbasiskan pada teknologi digital.

“Perpustakaan pariwisata digital sedang kami siapkan dan kami sedang melengkapi literasi tentang berbagai informasi detail tentang pariwisata kita di NTT,” kata Kepala Disparekraf NTT Watan Darmawa kepada Antara di Kupang, Selasa.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital yang pesat saat ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan promosi pariwisata secara cepat dan menjangkau masyarakat secara luas.

Kehadiran perpustakaan pariwisata ini, lanjutnya, akan memudahkan wisatawan mengakses informasi tentang berbagai kekayaan pariwisata alam dan budaya NTT melalui ponsel atau komputer yang terhubung dengan internet.

“Sehingga ketika wisatawan mau datang ke NTT, mereka sudah mendapat informasi awal tentang berbagai kekayaan wisata kita di daerah-daerah yang mau mereka kunjungi,” katanya.

Mantan Kepala Bappeda NTT itu mengatakan, tidak hanya terkait objek wisata namun perpustakaan tersebut menjadi pusat informasi tentang berbagai produk kerajinan tangan masyarakat di daerah wisata.

Ia mencontohkan seperti informasi yang disajikan tentang objek wisata Pantai Nemberala di Kabupaten Rote Ndao akan dilengkapi juga dengan produk kerajinan tangan, seperti kain tenun tradisional, pakaian, makanan, dan lainnya.

“Jadi tidak hanya gambar atau video tentang objek pariwisata saja, namun juga kami lengkapi dengan literasi atau penjelasan tertulis secara rinci,” katanya.

Pihaknya berharap, promosi pariwisata digital ini nantinya bisa menjawab keluhan wisatawan terkait kurangnya referensi tentang kekayaan pariwisata di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

“Tentunya promosi tetap kami tingkatkan baik secara digital maupun promosi secara langsung lewat berbagai event di daerah hingga mancanegara,” katanya. (*)

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkominfo: Nilai satelit sekitar Rp22 triliun

Pemerintah melakukan kebijakan keberpihakan. Kita bisa memberikan layanan internet di manapun, fokusnya adalah soal data

Ende, NTT (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan pembangunan satelit jenis High Throughput Satellite (HTS) yang sedang dalam proses lelang diperkirakan mencapai Rp22 triliun.

“Belum tahu harganya, tetapi perkiraan kasar sampai nanti pengoperasiaannya selama 15 tahun sekitar Rp22 triliun juga,” kata dia kepada wartawan di Ende, Flores, Selasa, terkait dengan rencana pembangunan satelit.

Ia mengatakan untuk satelit Palapa Ring secara keseluruhan sampai pada pengoperasian selama 15 tahun sekitar Rp21 triliun.

Pemerintah, katanya, akan menyelesaikan proyek satelit itu. Pengumuman pemenang lelang dilakukan pada April, sehingga akhir 2022 satelit sudah ada.

Dia mengatakan banyak peserta lelang pembangunan satelit itu tetapi sekarang tinggal dua perusahaan.

Dari dua perusahaan itu, satu perusahaan orientasinya teknologi Amerika Serikat dan satu lainnya berorientasi teknologi Eropa.

“Jadi yang membangun teknologi satelitnya di Eropa dan meluncurkannya dari Eropa, satunya fokus di Amerika dan membangun satelitinya di Amerika dan meluncurkannya dari Amerika Serikat,” katanya.

Hal yang terpenting adalah dua perusahaan itu sudah lolos dari sisi teknisnya.

“Tinggal kita dari sisi legal dan harga. Jadi akhir pekan kemarin, kami sudah sampaikan draf kontraknya. Jadi tidak lagi setelah pengumuman pemenang baru kita membahas kontrak. Kami sampaikan kontrak dan mereka pelajari kemudian menyampaikan kepada pemerintah, termasuk harga penawarannya,” katanya.

Kominfo akan meluncurkan satelit milik pemerintah. Pihak Kominfo telah menetapkan target bahwa peluncuran satelit jenis HTS itu dilakukan pada 2022.

Alasan peluncuran satelit HTS itu, karena pada masa mendatang saluran telekomunikasi akan didominasi oleh layanan data atau internet, sehingga satelit tersebut mendukung pemerataan akses internet di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah pelosok atau terluar.

“Pemerintah melakukan kebijakan keberpihakan. Kita bisa memberikan layanan internet di manapun, fokusnya adalah soal data,” katanya.
 

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkominfo: masih ada daerah 3T di NTT belum terjangkau internet

Masih ada, desanya belum semua terjangkau sinyal. Nanti kita akan upayakan semuanya

Kupang (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, masih ada daerah daerah tertinggal, terdepan dan terluar 
(3T) di provinsi berbasis kepulauan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang belum terjangkau sinyal internet.

“Masih ada, desanya belum semua terjangkau sinyal. Nanti kita akan upayakan semuanya. Saya kan baru bekerja tahun ke lima, tetapi sudah banyak yang kita lakukan,” katanya kepada Antara di Ende, Flores, Selasa.

Dia mengemukakan hal itu, menjawab pertanyaan seputar desa 3T di NTT yang belum terjangkau layanan sinyal.

Khusus untuk NTT, katanya, pemerintah fokus membangun BTS (Base Transceiver Station) di wilayah perbatasan seperti di Kabupaten Belu, karena Presiden Jokowi menginginkan pelayanan internet pada pos lintas batas harus lebih bagus dari negara tetangga.

Menurut dia, yang sudah dilakukan pemerintah selama ini adalah membangun Palapa Ring. Hampir selesai, tetapi Kalimantan bagian barat dan Kalimantan bagian Timur belum terhubung.

Dua daerah perbatasan ini belum bisa dibangun karena untuk menyambung ke dua wilayah ini, harus melewati bawa laut Pulau Jawa.

“Dan kami berpikir untuk menghubungkan wilayah ini. Kalau sudah tersambung di sepanjang perbatasan, itu akan lebih bagus lagi,” katanya.

“Tetapi yang saat ini belum selesai, harus kita lanjutkan karena fundamen sudah diletakkan dan lima tahun ke depan sudah harus selesai dibangun,” katanya.

Dia menambahkan, apa yang sudah dilakukan pemerintah saat ini menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat Indonesia untuk akses internet, yang dianggap tidak layak secara bisnis.

“Kalau operator mau masuk dia hitung dulu. Ada bisnisnya atau tidak, baik modal atau tidak. Pemerintah tidak bisa melakukan itu, dan ini hanya solusi yang dilakukan pemerintah sambil menunggu satelit kita sendiri,” katanya.

Jikalau satelit sudah ada, maka semua sekolah, kantor desa, polsek, koramil, puskemas, rumah sakit di seluruh Indonesia akan terhubung dengan internet dengan kecepatan tinggi dan biaya murah, katanya. 

Baca juga: UNBK di NTT : listrik, internet, dan UNBKP

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sudah mampu, 532 penerima PKH Temanggung-Jateng mengundurkan diri

KPM yang mengundurkan diri tersebut kini memiliki sejumlah pekerjaan tetap, antara lain pembuatan bibit, berjualan di pasar, dan pedagang bakso

Temanggung (ANTARA) – Sebanyak 532 keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengundurkan diri dari program tersebut karena sudah mampu.

Pekerja sosial (peksos) supervisor PKH Kabupaten Temanggung, Imam Fauzi di Temanggung, Senin, mengatakan dari sebanyak 32.183 KPM di Kabupaten Temanggung, pada Januari hingga Maret 2019 terdapat 532 KPM menyatakan mengundurkan diri.

Ia menyebutkan jumlah KPM yang mengundurkan diri dari PKH tersebut dalam tiga bulan terakhir cukup drastis, karena selama 2018 hanya 238 KPM yang mengundurkan diri.

“Mereka yang mengundurkan diri dari PKH hampir merata di 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung,” katanya.

Menurut dia dari sejumlah KPM yang mengundurkan diri tersebut kini memiliki sejumlah pekerjaan tetap, antara lain pembuatan bibit, berjualan di pasar, dan pedagang bakso.

“Di antara mereka yang pekerjaannya tetap itu setelah mendapat pendampingan hidup mereka tertata sehingga kesejahteraannya meningkat dan menyatakan mengundurkan diri dari PKH,” katanya.

PKH merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada KPM yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan.

Ia menuturkan sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka.

Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI.

Melalui PKH, katanya KPM didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan.

PKH diarahkan untuk menjadi tulang punggung penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial nasional.

Baca juga: Pemerintah targetkan 7,9 persen peserta PKH lepas dari kemiskinan

Baca juga: Daerah 3T dapat tambahan bantuan tetap PKH Rp1 juta

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Warga Pamona Utara-Poso, Sulteng masih tidur di tenda

Di Kecamatan Pamona Utara dan memang sebagian warga memilih untuk membuat tenda karena merasa takut dan khawatir karena trauma dengan gempa yang terjadi di Kota Palu akhir September 2018

Palu (ANTARA) – Sebagian warga di sejumlah desa terdampak bencana alam gempa bumi 5,7 Skala Richter (SR) di Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, hingga kini masih tidur di tenda-tenda yang dibangun sendiri di halaman rumah.

“Saya kemarin Senin (25/3) 2019 sempat ke lokasi bencana di Kecamatan Pamona Utara dan memang sebagian warga memilih untuk membuat tenda karena merasa takut dan khawatir karena trauma dengan gempa yang terjadi di Kota Palu akhir September 2018 lalu,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso, Bastian Mentiri, Selasa, di Poso.

Ia mengatakan wajar kalau warga merasa khawatir, sebab bencana alam yang melanda Palu dan beberapa daerah lainnya di Sulteng seperti Sigi dan Donggala memang cukup dasyat dan menimbulkan banyak kerusakan baik bangunan rumah penduduk, perkantoran, pusat-pusat perbelanjaan, infranstruktur jalan, jembatan, listri, telekomunikasi, sarana air bersih,irigasi dan sarana pendidikan serta kesehatan.

Dampak dari bencana tersebut juga menelan banyak korban jiwa hingga mencapai ribuan jiwa meninggal dunia dan hilang diterjang gempa,tsunami dan likuifaksi.

Rata-rata warga di sejumlah desa di Kecamatan Pamona Utara yang dilanda gempa bumi pada Minggu (24/3) tersebut masih trauma sehingga mereka memilih sementara membuat tenda di halaman yang kosong dan depan rumah.

Saat gempa terjadi, banyak warga yang sedang melaksanakan ibadah di gereja-gereja, sehingga berhamburan keluar karena takut tertimpah reruntuhan bangunan.

Peristiwa tersebut hanya menimbulkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, tetapi tidak parah. Ada rumah atau gereja dan pura tempat sembayang umat Hindu di sejumlah desa di wilayah Pamona Utara yang mengalami retak-retak.

Hanya ada satu dua rumah dan pura yang memang hancur. “Itu pun memang bangunannya hanya dari batako sehingga mudah roboh,” kata dia.

Bastian mengimbau warga untuk tidak merasa khawatir berlebihan. “Yang terpenting saat ada gempa jangan tinggal diam dalam rumah atau bangunan. Lebih baik cepat keluar menyelamatkan diri,” katanya.

Tidak ada korban jiwa saat gempa bumi mengguncang Pamona Utara pada 24 Maret 2019 itu.

Baca juga: Puluhan rumah di Poso rusak karena gempa

Pewarta: Anas Masa
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Imunisasi polio diberikan kepada 35.583 anak di Mimika-Papua

Kami harapkan puskesmas di pegunungan dan pesisir segera melaksanakan sub PIN polio sehingga Mimika bisa mencapai minimal 95 persen cakupan pemberian imunisasi polio

Timika (ANTARA) – Sebanyak 34.583 anak usia 0 tahun hingga 15 tahun di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua menerima imunisasi polio yang khusus digelar menyikapi merebaknya kasus polio di Kabupaten Yahukimo baru-baru ini.

Penaggung jawab imunisasi Dinas Kesehatan Mimika, Usman La Ali Muda di Timika, Selasa, mengatakan kegiatan sub PIN Polio 2019 di Mimika menyasar sekitar 57.354 anak.

“Secara resmi kegiatan sub PIN Polio dimulai 18 Maret. Beberapa puskesmas memulai lebih awal agar menyasar lebih banyak anak mengingat pengalaman sebelumnya banyak orang tua di Timika tidak menghendaki anaknya diberikan imunisasi polio,” kata Usman.

Sejauh ini, katanya, baru enam dari sebanyak 23 puskesmas di Mimika yang telah melaporkan data cakupan sub PIN polio ke pusat data Dinkes Mimika.

Puskesmas yang belum melaporkan data cakupan sub PIN polio-nya, kata dia, yaitu puskesmas yang berada di wilayah pegunungan dan pesisir.

“Kami harapkan puskesmas di pegunungan dan pesisir segera melaksanakan sub PIN polio sehingga Mimika bisa mencapai minimal 95 persen cakupan pemberian imunisasi polio,” kata Usman.

Program Sub PIN Polio kepada anak usia 0 tahun hingga 15 tahun merupakan perintah Kementerian Kesehatan kepada semua kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat menyikapi temuan kasus polio di Yahukimo pada Januari lalu.

Pada 2018, semua daerah di Papua dan Papua Barat juga menggelar kegiatan imunisasi massal campak, rubela ditambah polio kepada anak usia 0 tahun hingga 15 tahun lantaran adanya temuan kasus polio di negara tetangga, Papua Nugini.

Indonesia sendiri telah dinyatakan sebagai negara bebas dari kasus polio oleh badan kesehatan dunia (WHO).

Penanggung jawab imunisasi Puskesmas Pasar Sentral Timika, Bidan Riliana mengatakan jajarannya telah melakukan imunisasi polio kepada anak-anak usia 0 tahun hingga 15 tahun di wilayah Puskesmas Pasar Sentral.

Pelayanan imunisasi polio dilakukan melalui kegiatan Posyandu pada 19 lokasi, sekolah-sekolah mulai dari TK-SMP di wilayah Puskesmas Pasar Sentral dan Rumah Sakit Bantuan TNI-AD Sempan.

“Kami di Puskesmas Pasar Sentral sudah mulai dari 4 Maret setelah ada pemberitahuan dari Dinkes Mimika. Kami harapkan semua anak usia 0 tahun hingga 15 tahun wajib ikut imunisasi polio untuk memberikan kekebalan tubuh mereka dari penularan penyakit polio,” kata Bidan Riliana. 

Baca juga: Kadiskes Papua minta Kemenkes perpanjang PIN Polio

Baca juga: Lima kabupaten di Papua belum laporkan cakupan PIN Polio

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Legislator Makassar minta “guru mengaji siluman” tak ambil insentif

Kami punya data ada staf kelurahan dan keluarga orang kelurahan yang bukan guru mengaji, Imam rawatib dan pemandi jenazah tetapi mengambil insentif juga dari pemkot

Makassar (ANTARA) – Anggota Komisi D DPRD Makassar Mudzakkir Ali Djamil meminta kepada sejumlah staf kelurahan atau “guru mengaji siluman” agar tidak ikut mengambil hak dari guru mengaji, pemandi jenazah dan imam rawatib (imam tetap), yakni insentif yang disiapkan oleh pemerintah kota.

“Kami punya data ada staf kelurahan dan keluarga orang kelurahan yang bukan guru mengaji, Imam rawatib dan pemandi jenazah tetapi mengambil insentif juga dari pemkot,” ujar Mudzakkir Ali Djamil di Makassar, Senin.

Ia mengatakan temuan dari pengurus Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Makassar menemukan banyak penerima siluman menjadi perhatiannya.

Menurut dia, data-data yang ditemukan oleh pengurus BKPRMI Makassar akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Makassar, khususnya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

“Ini akan kami koordinasikan kepada Bagian Kesra Pemkot Makassar agar dilakukan pendataan ulang dan verifikasi agar penerima tepat sasaran dan bisa membantu ekonomi keluarga,” katanya.

Berdasarkan data, jumlah guru mengaji, Imam rawatib dan pemandi jenazah yang diberikan insentif oleh pemerintah kota yakni sebanyak 2.500 orang dengan jumlah alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar.

Ketua BKPRMI Makassar ini menyebutkan jumlah zakat dan sedekah yang diterima tiap guru mengaji sama yakni Rp1 juta per orang atau sekitar Rp2,5 miliar untuk 2.500 guru mengaji.

“Setiap guru mengaji itu mendapatkan Rp1 juta dan jika dikalikan 2.500 orang berarti Rp2,5 miliar. Semuanya sama nilainya dan diterima utuh tanpa pajak,” katanya.

Baca juga: Guru Mengaji di Bantaeng Peroleh Insentif Rp1,2 Juta/Tahun

Baca juga: Babinsa yang mengabdi menjadi guru mengaji

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tangani pengungsi, Pemkab Lanny Jaya-Pemkab Nduga berkoordinasi

Kami pada pekan depan akan mengirimkan 18 ton beras rastra ke Distrik Kuyawage lewat jalan darat. Harapannnya warga Kuyawage bisa berbagi untuk para pengungsi dari Nduga

Jayapura (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dan Pemkab Nduga di Provinsi Papua, saling berkoordinasi guna penanganan sebanyak 745 kepala keluarga (KK) yang mengungsi ke daerah itu.

Sekda Lanny Jaya, Christian Sohilait ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Senin mengatakan koordinasi itu perlu dilakukan agar Pemkab Nduga bisa mengetahui bahwa ada warganya yang sedang di berada di Lanny Jaya.

“Saya sedang membuka komunikasi dengan pihak terkait di Nduga, saya sudah hubungi beberapa pihak terkait,” katanya.

Menurut dia koordinasi itu penting agar ada sinergit antara para pemangku kepentingan, terutama Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Nduga untuk menangani para pengungsi tersebut.

“Kami pada pekan depan akan mengirimkan 18 ton beras rakyat sejahtera (rastra) ke Distrik Kuyawage lewat jalan darat. Harapannnya warga Kuyawage bisa berbagi untuk para pengungsi dari Nduga,” katanya.

Sekda berharap koordinasi yang dibangun bisa segera ditindaklanjuti sehingga semakin cepat menangani para pengungsi, terutama anak-anak yang usia sekolah dan yang akan ujian.

“Bagaimana menangani mereka, bagaimana memberikan pelayanan kesehatan dan hal lainnya, sehingga kami terus bangun komunikasi dengan Pemkab Nduga,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak 745 kepala keluarga (KK) dari berbagai kampung dan distrik di Kabupaten Nduga telah mengungsi ke Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

“Mereka (pengungsi) paling besar itu di Distrik Kuyawage, setelah ada kontak tembak di Nduga,” katanya.

Di Kuyawage ada sebanyak 704 KK, di Distrik Wano Barat 24 KK, Distrik Balingga Selatan 14 KK, di Balingga 3 KK, demikian Christian Sohilait

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perusahaan sawit diminta bantu listrik masuk desa

Subsektor perkebunan sangat membatu peran pemerintah dalam menyediaan energi listrik di daerah perdesan yang tidak terjangkau jaringan PLN

Samarinda (ANTARA) – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi mengharapkan peran serta sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat, khususnya di bidang perkebunan sawit untuk membantu program listrik masuk desa.

“Di wilayah perdesaan seperti inilah yang kita harapkan peran serta perusahaan untuk membantu masyarakat setempat dalam hal penerangan listrik,” katanya di Samarinda, Senin.

Ia mengatakan sejauh ini upaya pemerintah provinsi setempat telah maksimal untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di seluruh penjuru Kaltim.

Namun, kata dia,  mengingat luasan wilayah Provinsi Kaltim dan keterbatasan anggaran yang dimiliki, oleh pemerintah daerah, maka tidak semua daerah bisa terakomodasi akan kebutuhan energi listrik.

Sejumlah wilayah, khususnya pelosok desa dan sulit terjangkau oleh arus transportasi darat, diakui Hadi masih ada yang belum mendapatkan aliran listrik.

Ia mengatakan di Kaltim dari tujuh perusahaan perkebunan sawit telah dibangun pembangkit listrik 13,3 MW dari bakaran biomassa dan palm oil mill effluent (POME) atau pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit.

Praktik terbaik yang dilakukan PT REA Kaltim Plantation, dari excess power yang dihasilkan telah menerangi 22 desa.

Sedangkan PT Telen telah memenuhi kebutuhan listrik 16 desa di sekitar pabrik.

“Subsektor perkebunan sangat membatu peran pemerintah dalam menyediaan energi listrik di daerah perdesan yang tidak terjangkau jaringan PLN,” katanya.

Hadi menambahkan, listrik dengan jaringan interkoneksi antarKalimantan (Kalteng, Kalbar, Kalsel dan Kaltim) sudah surplus 200 MW. Tapi distribusi ke daerah-daerah terpencil belum terbangun.

Kondisi ini menjadi permasalahan yang harus segera dicarikan solusinya. Perusahaan perkebunan di pedalaman dan daerah terpencil dapat membangun pembangkit listrik mini untuk membantu menerangi masyarakat sekitar pabrik.

“Perusahaan yang sudah melaksanakan diapresiasi dan penghargaan sebagai perusahaan yang membangun desa. Nantinya akan diserahkan pada HUT Provinsi Kaltim pada 9 Januari 2020,” ujarnya.

Ia berharap perusahaan perkebunan maupun perusahan lain dapat membantu pemerintah untuk menerangi desa-desa yang di pedalaman seperti yang dilakukan PT REA Kaltim Plantation dan PT Telen.

“Partisipasi dan kontribusi nyata perusahaan dalam penyediaan energi listrik masyarakat di pedalaman dan desa terpencil sangat diperlukan,” demikian Hadi Mulyadi. 

Baca juga: Masyarakat perbatasan berharap nikmati listrik

Baca juga: Kaltim Optimistis sejuta hektare sawit segera terwujud

Pewarta: Arumanto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua fasilitor desa asal NTT dikirim ke India

Keduanya dianggap berhasil oleh Kemendes-PDTT setelah ada penilaian dari kementerian itu. Keduanya akan diberangkatkan ke India pada Mei mendatang

Kupang (ANTARA) – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) memfasilitasi dua fasilitator desa terbaik tingkat provinsi masing-masing Charles Mau dan Odilia Besin untuk belajar di India.

Ketua Komisi V Fary Djemi Francis mitra dari Kementerian Desa, Pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi kepada Antara saat dihubungi dari Kupang Selasa (26/3) pagi mengatakan bahwa kedua fasilitator itu berasal dari Kabupaten Belu.

“Keduanya dianggap berhasil oleh Kemendes-PDTT setelah ada penilaian dari kementerian itu. Keduanya akan diberangkatkan ke India pada Mei mendatang,” katanya.

Fary Francis sendiri telah memfasilitasi kedua fasilitator desa terbaik itu untuk bertemu dengan Menteri desa PDTT, Eko Putro Sandjojo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo pada Senin (26/3) kemarin untuk berdialog langsung dengan para Menteri terkait keberhasilan yang sudah dilakukan selama menjadi fasilitator desa di desa dampingannya selama ini.

Penghargaan kepada kedua fasilitator terbaik itu kata Fary mendapatkan penghargaan dari Kemendes PDTT pada 16 Oktober 2018 lalu di Kota Kupang.

Fary menceritakan pada awalnya dirinya tak mengetahui bahwa Charles dan Odilia adalah fasilitator desa yang berprestasi. Saat bertemu di Belu, ia langsung mengajak keduanya untuk ke Jakarta agar bisa bertemu dengan para Menteri.

“Kebetulan mitra kerja dari Komisi V adalah Kemendes PDTT, jadi saya langsung ajak mereka bertemu dengab Menteri desa PDTT agar mereka bisa berdialog,” tambah dia.

Sementara itu Charles mau dan Odilia Besin mengaku bahwa apa yang dilakukan semata-mata hanya untuk kemajuan desa pendampingnya.

Charles mengaku selama menjadi fasilitator desa, dirinya hanya fokus kerja saja dan memberikan yang terbaik dan tak tidak pernah menyangka akan mendapat penghargaan dari Kemendes PDTT karena pengabdian dirinya dan Odilia.

“Kami juga sampaikan terima kasih banyak atas perhatian Pak Farry yang sudah membawa kami untuk bertemu sekaligus berdialog langsung dengan Pak Menteri Desa PDTT bahkan dua Menteri lainnya,” ujar Charles.

Charles Mau berhasil meraih penghargaan untuk kategori fasilitator desa dengan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat desa dalam proses perencanaan. Sementara, Odilia Besin berhasil meraih penghargaan untuk kategori inovasi desa terbaik.

Desa-desa dampingan Charles Mau diantaranya Desa Lutarato, Debululik, Sisi Fatuberal dan Desa Lo’onuna, Kecamatan Lamaknen Selatan. Sedangkan desa dampingan Odilia Besin diantaranya Desa Manleten, Defala, Fatuba’a dan Desa Pialai, Kecamatan Tasifeto Timur.***3***

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fenomenda biasa, masyarakat diminta BMKG tak khawatir dampak Equinox

“Equinox” bukan seperti gelombang panas (heat wave) yang dapat meningkatkan suhu secara drastis, serta kejadian peningkatan suhu udara ekstrem di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama

Ambon (ANTARA) – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat untuk tidak menghawatirkan dampak equinox yang terjadi karena hanya fenomena biasa.

“Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang akhir-akhir ini,” katanya di Ambon, Provinsi Maluku, Senin.

Ia mengatakan, equinox bukan seperti gelombang panas (heat wave) yang dapat meningkatkan suhu secara drastis, serta kejadian peningkatan suhu udara ekstrem di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

“Tidak selamanya saat equinox terjadi berdampak pada suhu ekstrem,” katanya.

Dijelaskannya, equinox merupakan salah satu fenomena astronomi di mana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September.

Saat fenomena berlangsung, matahari dengan bumi memiliki jarak paling dekat, dan konsekuensinya wilayah tropis sekitar ekuator akan mendapatkan penyinaran matahari maksimum.

“Secara umum rata-rata suhu maksimum di wilayah Indonesia berada dalam kisaran 32-36 derajat Celsius,” ujarnya.

Secara umum kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembab atau basah. Beberapa wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki periode transisi atau pancaroba.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan.

“Masyarakat diimbau untuk minum air putih dan beraktifitas yang lebih diluar ruangan saat matahari terik, karena dapat menyebabkan dehidrasi jika asupan air kurang didalam tubuh, sementara aktifitas fisik lebih banyak,” demikian Dwi Korita Karnawati .

Baca juga: BMKG: fenomena Equinox tidak picu suhu 40 derajat C

Baca juga: BMKG: equinox fenomena alamiah

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cegah malaria, Satgas Pamtas “fogging” Kampung Kibay-Keerom, Papua

Kegiatan “fogging”ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Kampung Kibay

Jayapura (ANTARA) – Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) TNI di perbatasan RI-Papua Nugini dari Yonif PR 328/DGH melalukan fogging atau pengasapan guna mencegah penyakit malaria dan demam berdarah dengue (DBD) di Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua.

Komandan Peleton Kesehatan (Dantonkes) Satgas Pamtas Lettu (Ckm) Hamiludin ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Senin mengatakan kegiatan pengasapan itu dilakukan sejak Minggu (24/3) hingga kini, yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom.

“Kegiatan fogging ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Kampung Kibay,” katanya.

Selama ini, kata dia, sama sekali belum pernah dilakukan pencegahan penyakit malaria dengan cara pengasapan.

“Ini menjadi komitmen kami dari satgas bersama dengan Dinas Kesehatan Jayapura pada bulan lalu di Jayapura, bahwa kami melakukan kesepakatan kerja sama dalam pencegahan penyakit malaria,’ kata Hamiludin.

Kampung Kibay merupakan salah satu kampung di wilayah perbatasan RI-PNG yang endemik malaria. Berdasarkan data yang ada, masyarakat yang berada di Pos Kaliasin sudah ada 21 warga yang berobat dengan keluhan malaria.

Kepala Kampung Kibay, Charles Lumbun mengatakan bahwa selama ini belum pernah dilakukan kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mencegah penyakit malaria.

Ia menjelaskan bahwa warga hanya berobat ke pos milik personel satgas untuk mendapatkan obat.

“kami sama sekali belum pernah mendapat pelayan kesehatan di kampung sini, kalau mau berobat juga jauh harus ke Pitewi sejauh 45 km dari sini,” demikian Charles Lumbun.

Baca juga: Terserang malaria, TNI bantu evakuasi pasien ke Puskesmas Ubrub Keerom-Papua

Baca juga: Dinkes Papua minta berbagai pihak dukung pengendalian malaria

Baca juga: Kabupaten/kota penyelenggara PON XX diminta kontrol malaria

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Percepatan pembangunan di Nagan Raya-Aceh didukung TNI-AD

Semoga kita hadir di sini dapat membantu tugas-tugas pemerintah sehingga bisa memajukan masyarakat. Banyak program TNI yang dapat dipadukan dengan program pemerintah daerah

Nagan Raya, Aceh (ANTARA) – TNI-AD melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0116/ Nagan Raya, Provinsi Aceh, menyatakan dukungannya kepada pemerintah daerah setempat terhadap kebijakan upaya percepatan pembangunan daerah itu.

“Kami mendukung nota kesepahaman kerja sama, yang merupakan salah satu upaya membantu percepatan program pembangunan serta kegiatan lain yang membutuhkan bantuan TNI,” kata Dandim 0116/Naga Raya, Letkol (Kav) Nanak Yuliana, di Nagan Raya, Senin.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan lintas sektoral dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Sekda Kabupaten Nagan Raya, T R Jauhari, di Aula Makodim 0116/ Nagan Raya.

Nanak menyampaikan MoU itu merupakan upaya mempercepat pembangunan serta kegiatan lain yang membutuhkan bantuan TNI, seperti kebersihan, pertanian dan perumahan melalui kerja sama lintas sektoral.

Dengan adanya kerja sama itu, kata dia, membuktikan TNI-AD, dalam hal ini Kodim 0116/Nagan Raya, mendukung pemerintah daerah untuk membangun bangsa dan daerah serta saling bersinergi.

“Semoga kita hadir di sini dapat membantu tugas-tugas pemerintah sehingga bisa memajukan masyarakat dan banyak program TNI yang dapat dipadukan dengan program pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu Sekda Nagan Raya, T R Jauhari, menyatakan bahwa kerja sama yang akan dilakukan dengan TNI itu, tidak terbatas pada kegiatan infrastruktur, melainkan banyak program – program dan kegiatan nonfisik yang menyentuh masyarakat.

“Semua itu demi memberikan manfaat bagi masyarakat dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi kegiatan TMMD Kodim 0116/Nagan Raya yang telah dilaksanakan, yaitu semangat membangun serta menjaga nilai – nilai budaya dan juga semangat gotong royong dan nasionalisme untuk memajukan daerah.

Baca juga: Puluhan prajurit TNI Nagan Raya padamkan Karhutla

Baca juga: TNI dikerahkan tangani banjir di Nagan Raya

Baca juga: TNI dikerahkan tangani banjir di Nagan Raya

Pewarta: Anwar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpar dukung pembangunan bandara internasional di Sabang

Sabang (ANTARA) – Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengaku siap memfasilitasi dan akan mendukung pembangunan Bandar Udara Internasional di Kota Sabang, Provinsi Aceh.

“Menteri Pariwisata Arif Yahya mendukung pembangunan Bandara Internasional di Sabang dan bahkan beliau siap untuk mempromosikan rute-rute penerbangan baru dari luar negeri ke Aceh,” kata Kepala Bagian Umum dan Humas Pemko Sabang, Bahrul Fikri di Sabang, Senin (25/3).

Kabag Umum dan Humas Pemko Sabang mengaku, hal itu disampaikan Menteri Pariwisata ketika “launching calendar of event Aceh 2019”, di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Republik Indonesia, Jakarta, Sabtu malam, (22/3).

“Menpar juga akan mempromosikan penerbangan internasional rute yang akan dirintis dari, Aceh tujuan Sapula yakni, Sabang-Puket Thailand Langkawi, Malaysia disingkat (SAPULA),” ujar Bahrul Fikri.

Menurut dia, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata siap membantu guna mempercepat apa yang diharapkan Pemerintah Sabang dan Aceh yakni, meningkatkan arus kunjungan wisatawan.

Pemerintah pusat juga telah menetapkan Kota Madya Sabang, Provinsi Aceh, sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN)

Artinya, pembangunan infrastruktur Bandara Internasional di Sabang tentu sejalan dengan Nawacita Pemerintah Indonesia dalam hal pengembangan industri pariwisata demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin bersama pihak terkait telah menjumpai Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Bina Graha, Jakarta, pada Kamis (21/2) dalam rangka meminta dukungan pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan bandara internasional di Sabang.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur Bandara Internasional Pemerintah Kota Sabang juga telah menyiapkan lahan di Ujong Seuke, Sukajaya, Sabang, dengan panjang landasan yang sekitar, 3.000-3.500 meter. ***1***

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mercusuar Willem III di Pelabuhan Tanjung Emas

Foto udara menara Mercusuar Willem III di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Senin (25/3/2019). Bangunan cagar budaya mercusuar setinggi sekitar 30 meter itu dibangun Pemerintah Kolonial Belanda pada 1884 yang saat ini masih beroperasi di bawah Distrik Navigasi Kelas II Semarang dengan jangkauan sinyal pancar suar mencapai 20 mil untuk memandu kapal-kapal yang akan memasuki pelabuhan Tanjung Emas Semarang. ANTARA FOTO/Aji Styawan/pras.

Menkominfo sebut Bung Karno satukan perbedaan dalam pengasingannya

bagi warganet, yang penting itu adalah bisa menggunakan internet yang tidak lemot

Kupang (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan, dalam pengasingan di Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bung Karno menggali bagaimana mempersatuan perbedaan-perbedaan di Indonesia.

“Bung Karno diasingkan, justeru dalam pengasingan itu, Bung Karno mencoba menggali bagaimana secara filosofi mencoba mempersatukan perbedaan-perbedaan di Indonesia,” kata Rudiantara di Ende, Senin.

Dia mengemukakan hal itu, ketika mengunjungi taman dan rumah pengasingan Bung Karno selama di pengasingannya di Ende pada 1930-1934.

“Sebagaimana yang kita ketahui, kalau misalkan hanya berpatokan pada agama Islam, para misionaris bertanya kepada Bung Karno, kalau begitu tempat kami lain di mana,” katanya.

Selain itu, tempat agama Hindu, ibunya Bung Karno di mana,  sehingga munculah di sini pemikiran bagaimana menyatukan semuanya di bawah pohon Sukun ini, katanya sambil menunjuk pohon Sukun.

Secara filofosis, Bung Karno membuat konsep-konsep bagaimana menyatukan Indonesia, baik dalam sisi budaya, agama dan lainnya, katanya.

Dalam konteks sekarang, menyatukan Indonesia bisa dianalogikan dengan menerapkan bagaimana mempersatukan Indonesia secara fisik, ujarnya.

“Dan bagi warganet, yang penting itu adalah bisa menggunakan internet yang tidak lemot di mana-mana di seluruh Indonesia,” katanya.

Itulah yang sedang dibangun oleh pemerintah saat ini yakni membangun Palapa Ring, menyiapkan satelit khusus untuk internet, dimana nanti untuk seluruh sekolah harus terhubung dengan internet melalui satelit dengan kecepatan tinggi.

Inilah bagaimana kita mempersatuan Indonesia dengan internet, katanya menambahkan.

Dia mengatakan, tahun ini, Indonesia berusia 74 tahun dan merayakan kemerdekaan dari penjajahan, tetapi internet merdekanya baru sampai ke kabupaten.

Tetapi pada pertengahan tahun 2019 ini, dengan terintegrasinya jaringan tulang punggung yang menyentuh 514 kota di Indonesia, maka kota-kota di seluruh Indonesia sudah bisa merdeka dari sinyal.

“Itulah yang kita siapkan untuk mempersatuan Indonesia. Yang penting bagi warganet, anak muda, berinternet di seluruh Indonesia bukan masalah karena merupakan hak dari warga bangsa ini,” katanya.  

Baca juga: Pemerintah targetkan semua kota merdeka sinyal pada pertengahan 2019
Baca juga: 214 ribu sekolah akan terhubung internet
 

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov Kalteng tingkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dibawah kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran terus berupaya meningkatkan aksestabilitas atau berbagai sarana dan prasarana hingga mutu pelayanan.

“Meningkatnya aksestabilitas dan mutu pelayanan bukan hanya di rumah sakit tapi hingga ke tingkat puskesmas, pustu, polindes dan poskesdes,” kata Gubernur Kalteng melalui Wakil Gubernur Habib Said Ismail saat rapat paripurna DPRD Kalteng di Palangka Raya, Senin (25/3).

Menurut wagub, Gubernur Kalteng ingin umur harapan hidup masyarakat di Kalteng meningkat, angka kematian bayi dan ibu menurun, termasuk prevalensi gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita juga ikut turun.

Pembangunan bidang kesehatan di Kalteng, tambah Wagub, juga diarahkan untuk mencapai komitmen internasional, yang dituangkan dalam Substainable Development Goals (SDGs) yang berlaku sejak tahun 2016 hingga tahun 2030.

Wagub Habib Said Ismail mengatakan SDGs itu berkaitan langsung pada penurunan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV-AIDS, TB dan Malaria serta penyakit lainnya.

“SDGs itu ada juga tidak terkait langsung, yakni penanggulangan kemiskinan, kelaparan, serta mendorong diarahkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan,” kata Ismail.

Untuk menyikapi dan merespon tujuan mulia itu, Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng atas perintah Gubernur Sugianto Sabra, telah melakukan langkah-langkah nyata, mulai dari koordinasi, konsolidasi, dan komunikasi secara intensif kepada seluruh pemangku kepentingan di Kalteng.

RSUD dr Doris Silvanus yang merupakan milik Pemprov Kalteng per 4 Februari 2014 pun telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia melalui SK no HK.02.03/I/0115/2014, sebagai rumah sakit kelas B pendidikan.

“SK itu menunjukkan bahwa RSUD dr Doris Sylvanus mempunyai 2 fungsi, yakni pelayanan kesehatan dan pendidikan. Ini juga akan terus ditingkatkan Pemprov Kalteng,” demikian Ismail.

Pewarta: Jaka Sugiyanta
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IDI minta kesejahteraan dokter ditingkatkan

Kotabaru (ANTARA) – Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan meminta pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan tenaga dokter.

Ketua IDI Kotabaru, Muhammad Amin, Senin mengatakan penghasilan dokter di daerah ini lebih kecil dibanding beberapa kabupaten lain di Kalimantan Selatan, padahal kondisi geografis dan akses lebih sulit.

“Di daerah tetangga yang aksesnya lebih mudah justru lebih tinggi,” katanya dalam rapat dengar pendapat dengan DPRD Kabupaten Kotabaru.

Kesenjangan penghasilan ini dituding sebagai penyebab kekurangan tenaga dokter di Kabupaten Kotabaru.

Saat ini ada delapan Puskesmas yang tidak memiliki tenaga dokter, sedangkan di RSUD Kotabaru ada kekurangan tujuh orang dokter umum.

Beberapa kali pemerintah daerah membuka lowongan dokter tenaga BLUD maupun PTT daerah, namun minim pendaftar bahkan nihil.

Selain soal kesejahteraan, juga karena beberapa isu tentang kondisi tenaga dokter di Kabupaten Kotabaru, seperti banyak yang minta berhenti dan tunjangan yang sering terlambat dibayarkan.

“Dokter PTT yang diterima pada 2017 sebagian besar berhenti sebelum menyelesaikan kontraknya. Isu yang paling besar sekarang adalah soal tunjangan kinerja,” kata Amin.

Ia mengungkapkan sejak September 2018 tunjangan kinerja dokter belum dibayarkan hingga sekarang terhitung tujuh bulan.

Tunjangan kinerja ini besarannya bervariasi sesuai tempat bertugas mulai dari Rp2 juta rupiah untuk daerah perkotaan sampai Rp3,5 juta rupiah untuk daerah sangat terpencil.

“Setelah pertemuan ini yang kami harapkan Kotabaru menjadi menarik lagi untuk tenaga dokter bekerja, kemudian dokter yang sudah memantapkan hati bekerja di sini bisa diayomi dengan baik setidaknya setelah kewajiban dilaksanakan, haknya diberikan,” tambahnya.

Dalam pertemuan ini ada delapan tuntutan yang disampaikan para dokter di Kabupaten Kotabaru untuk perbaikan kesejahteraan mereka.

Di antaranya meminta kenaikan tunjangan kinerja dokter umum PNS di puskesmas serta kenaikan gaji dan tunjangan dokter umum PTT.

Kemudian mereka juga meminta pembayaran tunjangan tepat waktu dan tidak dilakukan pemotongan jika petugas tidak hadir karena ijin atau sakit.

Hal lainnya para dokter ini juga meminta peninjauan kembali jam kerja untuk memberi kesempatan bagi dokter untuk berpraktik di luar jam kerja sesuai dengan haknya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru Ernawati tak menepis adanya kesenjangan kesejahteraan tenaga dokter, namun itu terkait dengan kemampuan keuangan daerah masing-masing.

“Kami setuju sekali kalau dinaikkan, tapi kembali pada kemampuan keuangan daerah, karena tidak hanya dokter tapi kita juga harus pikirkan tenaga kesehatan lainnya, pasti mereka akan menuntut yang sama,” ujarnya.

Soal keterlambatan pembayaran tunjangan kinerja, ia menjelaskan sistemnya secara kolektif setelah seluruh puskesmas menyerahkan rekapitulasi absensi. Jika dari 28 puskesmas ada yang terlambat menyerahkan, maka Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah tidak akan memproses pencairan.

Namun, untuk keterlambatan pembayaran tunjangan bulan September sampai Desember 2018, diakuinya memang ada kendala anggaran.

“Sudah kami proses ke BPKAD tapi ada keterbatasan anggaran. Tapi ini sudah keluar untuk dokter PTT, tinggal dokter PNS yang belum,” kata Erna.

Di lain pihak, Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Alfisah mendesak pihak eksekutif segera mengambil langkah-langkah atas beberapa poin tuntutan yang disampaikan tenaga dokter.

“Seperti tunjangan yang sudah lewat tahun, agar dibicarakan dan segera dan dibayarkan,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah melakukan rapat terhadap tuntutan yang diharapkan dalam rapat dengar pendapat ini dan membawanya ke Badan Anggaran DPRD untuk dibahas bersama-sama.

“Perlu ada pengajian, jangan sampai hal-hal yang wajib terlambat, apalagi menyangkut gaji, honor, dan tunjangan,” katanya.*

Baca juga: IDI terjunkan 100 tenaga medis tangani korban tsunami

Baca juga: IDI harap hakim tangguhkan penahanan dokter terdakwa korupsi

Pewarta: Imam Hanafi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Satu pekerja tambang tertimbun longsor di Gunung Kapur Jember

Proses evakuasi akan dilanjutkan pada Selasa (26/3) karena kini kondisi gelap tidak memungkinan untuk terus melakukan pencarian korban yang tertimbun longsor.

Jember (ANTARA) – Satu pekerja tambang mangaan PT Cahaya Putra bernama Sucipto masih tertimbun longsor di Gunung Kapur yang berada di Desa Grenden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin.

“Satu korban masih tertimbun longsor, sedangkan dua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat karena hanya mengalami luka ringan dan sesak napas,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo di Jember.

Berdasarkan informasi yang diterima BPBD Jember, lanjut dia, dua korban yang selamat, yakni Ahmed Samosir (25), warga Kabupaten Karawang, dan M. Nur Hasan (31), warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Keduanya kini mendapat perawatan di Klinik Graha Puger Sehat.

“Satu korban yang masih tertimbun akibat longsor di Gunung Kapur, yakni Sucipto, warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Upaya evakuasi dilakukan oleh Basarnas Pos SAR Jember dengan bantuan berbagai pihak gabungan,” tuturnya.

Heru mengatakan kendala yang dihadapi tim SAR gabungan, yakni kondisi di lokasi kejadian masih terus berlangsung longsor susulan dengan skala kecil dan material longsor berukuran besar, sehingga tim SAR sangat berhati-hati dalam melakukan proses evakuasi pekerja tambang yang masih tertimbun tersebut.

“Proses evakuasi akan dilanjutkan pada Selasa (26/3) karena kini kondisi gelap tidak memungkinan untuk terus melakukan pencarian korban yang tertimbun longsor, sehingga hari ini masih belum berhasil ditemukan,” katanya.

Di lokasi kejadian, lanjut dia, BPBD Jember bersama personel Polsek dan Koramil memasang garis polisi di sekitar lokasi tambang yang longsor, kemudian mengimbau warga agar menjauh dari lokasi kejadian karena berbahaya bagi masyarakat dan dapat terjadi longsor susulan.

Posko operasi SAR gabungan di kantor PT Cahaya Putra, kemudian pihak perusahaan menyediakan alat berat untuk mengevakuasi korban, serta menyediakan kebutuhan konsumsi dan akomodasi selama proses operasi SAR berlangsung.

Informasi yang dihimpun di lapangan, sebanyak enam kendaraan yang berada di lokasi tambang mangaan milik PT Cahaya Putra juga tertimbun longsor.

Gunung kapur yang berada di sekitar Pabrik Semen Puger di Desa Grenden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, longsor dan warga sempat mendengar suara gemuruh saat terjadinya longsor. (*)

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PMI distribusikan bantuan untuk pengungsi Nduga Papua

Papua (ANTARA) – Palang Merah Indonesia (PMI) mendistribusikan bantuan logistik kepada pengungsi di Kabupaten Nduga, Papua, yang tersebar di beberapa titik lokasi, salah satunya pengungsian di Wamena, dan Lanny Jaya.

“PMI harus berperan aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan kemanusiaan dalam segala kondisi baik dalam kondisi damai, terjadi bencana maupun pengungsi pada saat ada permasalahan sosial,” kata Kepala Markas PMI Pusat Sunarbowo Sandi melalui sambungan telepon, Senin.

Menurutnya, saat ini PMI Pusat sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dalam proses asessmen dan distribusi bantuan tersebut. Selain itu pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PMI Provinsi Papua dan kabupaten yang menjadi lokasi titik pengungsian untuk memaksimalkan dan menyusun rencana dalam hal pelayanan kemanusiaan.

Sampai saat lembaga kemanusiaan ini terus mengupayakan serta akan memberikan segala dukungannya untuk memperkuat kapasitas PMI lokal dalam memaksimalkan pelayanan kemanusiaan.

Rencana lainnya yang akan menjadi fokus kegiatan, yakni dengan melakukan penguatan kapasitas lokal dengan melatih relawan setempat dengan berbagai keterampilan dan keahlian untuk mendukung dalam pelayanan kemanusiaan.

“Berharap dengan peningkatan kapasitas ini ke depannya relawan PMI lebih terampil dan andal serta dapat berperan aktif dalam berbagai misi kemanusiaan di daerah masing-masing,” katanya.

Ketua PMI Kabupaten Lannyjaya Christian Sohilait dan Ketua PMI Jayawijaya Yohanis Walilo menyambut kedatangan rombongan dari tim PMI Pusat dan PMI Provinsi Papua dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kemanusiaan di wilayahnya.*

Baca juga: Diduga mengungsi, tujuh pelajar SMK Kenyam-Nduga, Papua tak ikut UNKP

Baca juga: Cerita sang ayah mengenai Bharada Aldy, korban KKB

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DKI uji publik aturan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan

Jakarta (ANTARA) – Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengatakan tengah menguji publik aturan yang akan mewajibkan warga di DKI Jakarta untuk menggunakan kantong belanja ramah lingkungan guna mendukung program pemerintah pusat dalam mengurangi sampah plastik.

“Kami ingin mendukung program pemerintah pusat dalam mengurangi sampah plastik dengan menyusun aturan agar warga menggunakan kantong belanja ramah lingkungan. Sekarang sudah uji publik,” kata Kepala Seksi Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Rahmawati saat ditemui di Jakarta, Senin (25/3).

Dia mengatakan kantong belanja ramah lingkungan itu adalah kantong yang dapat digunakan ulang yang terbuat dari kain, singkong, rumput laut, ataupun bahan lain yang dapat didaur ulang.

Kantong belanja tersebut, menurut dia, sangat ramah lingkungan karena dapat terdegradasi dengan sendirinya di tanah. Kantong belanja tersebut dapat digunakan untuk membungkus makanan, buah-buahan, daging dan aneka jenis makanan lainnya tanpa memberikan dampak negatif terhadap kesehatan manusia.

Dia menginginkan agar penggunaan kantong belanja ramah lingkungan itu dapat secara bertahap menggantikan penggunaan kantong plastik yang telah menimbulkan banyak kerusakan terhadap lingkungan.

Untuk melaksanakan aturan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta meminta pengelola tempat usaha seperti mal, swalayan dan pasar tradisional untuk membantu pemerintah dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar membawa kantong belanja sendiri atau menggunakan kantong belanja ramah lingkungan tersebut.

Selain sosialisasi ke tempat-tempat usaha, dia juga berharap kepada media untuk membantu menyosialisasikan peraturan itu sehingga mempermudah pelaksanaan setelah penyusunan aturan itu rampung. Sosialisasi akan dilakukan selama enam bulan.

Sebelumnya, Rahmawati mengatakan bahwa produksi sampah di DKI Jakarta mencapai 7.500 ton per hari dan 1.300 ton di antaranya dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi.

Untuk mengurangi jumlah tersebut, pemerintah daerah telah membuat kebijakan seperti membatasi penggunaan kemasan plastik sekali pakai dan juga menambah pembuatan bank sampah untuk mendaur ulang sampah plastik.

Pewarta: Virna P Setyorini/Katriana
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PLTSa Bantargebang gunakan 65 persen TKDN

Bekasi, Jawa Barat (ANTARA) – Kepala Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat menggunakan 65 persen tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

“TKDN kita 65 persen,” kata Hammam kepada wartawan dalam acara peresmian PLTSa Bantargebang di Bekasi Jawa Barat, Senin.

Hamman menuturkan 35 persen mewakili penggunaan komponen dari luar negeri seperti bagian turbin dari India, dan komponen lain dari Cina.

Hammam menuturkan ke depan penggunaan komponen dalam negeri akan semakin meningkat seiring dengan pengembangan dan pembangunan PLTSa.

Dia mengatakan dengan proyek percontohan PLTSa Bantargebang yang ramah lingkungan maka pengelolaan sampah akan semakin baik ke depannya.

PLTSa Bantargebang dapat mengolah sampah sebanyak 100 ton per hari, yang dapat menghasilkan energi listrik sebesar 700 kilowatt per jam.

“Jadi konsep kita itu adalah ‘waste to energy’, dari sampah bisa hasilkan energi listrik. Sampah yang diolah dalam PLTSa ini adalah sampah dari sumber yang sudah yang sudah tidak termanfaatkan lagi,” tuturnya.

BPPT bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun proyek percontohan PLTSa Merah-Putih di lokasi TPST Bantargebang ini, melalui nota kesepahaman yang telah ditandatangani oleh Kepala BPPT dan Gubernur DKI Jakarta pada 20 Desember 2017.

***3***

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim Mekatronik UMM optimistis taklukkan Sirkuit Sepang

Malang (ANTARA) – Tim Mekatronik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) siap bersaing dalam ajang kontes internasional Shell Eco-Marathon tingkat Asia 2019 sekaligus menaklukkan Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia pada 29 April hingga 2 Mei mendatang.

Pembina Mekatronik UMM, Mohammad Jufri, di Malang, Jawa Timur, Senin, mengemukakan pada ajang kali ini Mekatronik UMM yang bersaing di ketegori kendaraan Urban Electric mengandalkan mesin BLDC Motor 400 watt dengan tempurung berbahan karbon fiber dan sasis aluminum.

“Sedangkan ban pelek berukuran 17 inchi serta roda dasar berukuran 1.250 milimeter. Keseluruhan bobot mobil yakni 80 kilogram. Untuk ban kami mendapatkan sponsor dari FDR,” kata Mohammad Jufri di sela peluncuran Tim Mekatronik yang bakal berlaga di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, di halaman rektorat kampus UMM di Malang.

Ajang bergengsi tingkat Asia tersebut, kata Jufri, Indonesia diwakili oleh 28 tim dari 22 perguruan tinggi. Selain itu, juga diikuti oleh 1000 tim dari berbagai universitas di kawasan Asia dan Timur Tengah.

“Perguruan tinggi yang mengirimkan wakilnya di ajang Shell Eco-Marathon tersebut adalah perguruan tinggi ‘gajah-gajah’, namun kami tidak gentar dan siap menaklukkan sirkuit Sepang utnuk meraih gelar juara,” tuturnya.

Sebelum mengikuti ajang ini, UMM melalui Genetro Suryo U.E.V 6 berhasil menyabet juara satu pada Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 dalam Kategori Urban Listrik. “Perolehan kami berada pada nilai 335,09 KM/KWH yang memecahkan rekor Asia dan dunia,” papar Mohammad Jufri.

Raihan membanggakan sebelum ini, lanjut Jufri, tentu harus dikembangkan dan dilanjutkan untuk diwujudkan menjadi juara di setiap bidang dan level kejuaraan. Berkaca dari perjuangan Mekatronik Team untuk mengonsep dan merakit, Jufri sangat optimistis mahasiswa dampingannya akan meraih prestasi gemilang.

Pada gelaran ke-10 di tingkat Asia ini, Shell Eco-Marathon Asia akan menjadi wadah terbesar untuk membuktikan diri sebagai perancang kendaraan yang dapat menempuh jarak jauh dengan energi paling sedikit (irit).

Sementara itu Rektor UMM Dr Fauzan menekankan tim ini agar optimistis mampu bersaing dan membawa pulang gelar juara, bahkan juara umum. “Berani berangkat, berani juara,” tuturnya. F

auzan juga mengingatkan agar para delegasi mohon doa kepada kedua orangtua. “Sepertinya itu hal yang sepele, tetapi itulah kekuatan yang sebenarnya. Dan, setiap raihan prestasi mahasiswa pasti ada akan dihargai dan diberikan reward, seperti bebas skripsi dan lainnya,” ujarnya.

Saat ditanya tentang keberlanjutan mobil hemat energi yang dirancang mahasiswa dan dosen pendamping, Fauzan menerangkan UMM memiliki skema program gelar produk akademik. “Di sanalah produk-produk akademik dosen dan mahasiswa akan ditawarkan ke perusahaan dan industri. Gelar produk akademik akan diselenggarakan April mendatang,” kata Fauzan.

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Longsor area tambang kapur, 1 orang diduga tertimbun

ANTARA-Sebuah tebing setinggi 25 meter di kawasan gunung sadeng kecamatan Puger Jember longsor, Senin pagi. Satu pekerja tambang dilaporkan masih tertimbun material longsor dan dua lainnya mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit petugas kepolisian masih menseterilkan area longsor karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Selebriti dan sosialisasi pencegahan kanker serviks

Jakarta (ANTARA) – Kerap hadir di media cetak dan elektronik membuat kalangan selebriti kerap dipakai sebagai duta kegiatan sosial karena berdasarkan survei cara berkampanye mereka lebih ampuh untuk ditangkap dan diterima masyarakat sebagai sasaran.

Fakta ini juga yang membuat Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) menggandeng sejumlah selebriti untuk melakukan sosialisasi pencegahan kanker serviks.

KICKS berkerja sama dengan fotografer Diera Bachir memamerkan foto-foto dari para selebritis perempuan dalam pameran #IamTrulyWoman untuk mengampanyekan pencegahan kanker serviks sekaligus untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia.

Pameran tersebut menghadirkan foto-foto dari 28 perempuan Indonesia yang peduli terhadap isu kanker serviks maupun isu perempuan, antara lain Prilly Latuconsina, Syifa Hadju, Sarwendah, Wulan Guritno, Chacha Frederica, dan Rossa.

Menurut sang fotografer Diera, pameran kali ini begitu berarti karena semua tim, selain para model, juga adalah perempuan dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari pengarah gaya, pengarah busana hingga penata rias.

Pameran foto ini memang diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran perempuan Indonesia akan pencegahan kanker serviks sejak usia dini, hadirnya selebriti ini menjadi panutan agar tidak malu untuk mendapatkan vaksinasi.

Bahkan Prilly Latuconsina yang telah didaulat sebagai duta kanker serviks sejak dua tahun lalu, merupakan salah satu sosok selebriti yang paling agresif menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah kanker serviks melalui vaksinasi.

Menurut Prilly, kendala dalam pencegahan kanker serviks adalah banyak perempuan merasa kalau mereka tidak berisiko atau tidak mengetahui jika kanker serviks dapat dicegah dengan vaksinasi.

Fakta menunjukkan setiap perempuan mempunyai risiko yang sama tanpa memandang umur dan status, hadirnya selebriti wanita ini diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap penyakit ini.

Remaja cantik ini bahkan mencontohkan dengan memvaksin dirinya bersama keluarganya bahkan membagi-bagikan tip ini kepada masyarakat melalui media sosial. Apalagi Prilly sendiri memiliki pengikut yang sangat banyak dan fanatik di akunnya sehingga apa yang dilakukan setidaknya akan ditiru.

Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi selebriti lainnya yang memiliki akun yang jumlah pengikutnya banyak agar memanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang positif seperti dilakukan Prilly.

Tidak hanya Prilly yang menyuarakan pentingnya mencegah kanker sedari dini, Yuki Kato dan Cinta Laura merupakan selebriti yang giat menyuarakan pentingnya vaksinasi HPV untuk mencegah penyakit kanker serviks.

Sepertihalnya Prilly, Yuki maupun Cinta juga melakukan vaksinasi HPV tujuannya juga sama memberikan contoh yang positif kepada perempuan di tanah air yang sadar untuk melakukan pencegahan ketimbang terlanjur tertular penyakit ini.

Yuki bahkan mengemukakan dengan melakukan vaksinasi HPV berarti akan menjadi investasi yang bagus untuk masa depan dan sebagai batu loncatan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kanker.

Ajak laki-laki

Dengan hadirnya selebriti wanita Prilly Latuconsina, Yuki Kato, dan Cinta Laura tentunya diharapkan dapat mengajak kalangan perempuan untuk dapat bersama-sama melakukan pencegahan terhadap penyakit ini.

Namun, sebenarnya untuk mencegah penyakit ini sebenarnya tidak hanya melibatkan selebriti wanita, peran selebriti pria juga sangat penting mengingat virus ini ternyata juga bisa menulari kaum pria.

Vaksinasi HPV dapat diberikan tidak hanya pada perempuan tetapi juga kepada laki-laki. Laki-laki memang tidak akan terkena kanker serviks, tetapi laki-laki dapat terkena virus HPV yang dapat mengakibatkan potensi terkena kutil kelamin.

Oleh karena itu laki-laki juga diharapkan untuk melakukan vaksinasi HPV.

Kutil biasanya berwujud benjolan mirip daging tumbuh di sekitar kelamin dan anus dan ini bisa menyebabkan rasa gatal.

Salah satu penyebab munculnya kutil pada kelamin adalah virus HPV.

Dengan demikian sosialisasi terhadap pria juga penting. Bahkan tidak ada salahnya mengkampanyekan vaksinasi pada laki-laki. Jika laki-laki melakukan vaksinasi, selain untuk menghindari potensi kutil pada kelamin, itu juga dapat melindungi pasangannya dari terkena virus setelah melakukan hubungan seksual.

Bagi kaum pria tidak perlu malu untuk mendapatkan vaksinasi HPV, karena ini dilakukan untuk pencegahan penyakit yang tidak diinginkan di masa depan.

Ahli kesehatan, dr. Venita Eng, MSc yang juga adalah perwakilan dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI mengemukakan bahwa sebanyak 50 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya karena kanker serviks.

Merupakan sebuah fakta yang luar biasa karena sedikitnya 18.000 lebih perempuan Indonesia meninggal dalam setahun akibat kanker serviks.

Kanker serviks sendiri merupakan kanker yang menyerang leher rahim dan merupakan Kanker yang penyebabnya murni karena virus. Salah satu penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Menurut Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI, kanker serviks berada di urutan ke-2 dari 10 kanker terbanyak pada wanita.

Kanker serviks juga merupakan satu-satunya jenis kanker yang dapat dicegah, yaitu dengan melakukan vaksinasi HPV sebagai bentuk pencegahan primer terhadap Kanker tersebut.*

Baca juga: Bagi Yuki Kato kesehatan adalah nomor satu

Baca juga: Cinta Laura ajak laki-laki ikut divaksin HPV

Baca juga: YKI DKI ingatkan pentingnya cegah kanker serviks

Oleh Citra Maharani Herman dan Ganet Dirgantara
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenko PMK beberkan kendala penanganan gempa NTB

Progres percepatan rehab rekon selama dua bulan terakhir sudah lebih dari 8.000 rumah yang terbangun

Mataram (ANTARA) – Deputi Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Mayjen TNI Dody Usodo Hargo mengakui masih menemukan sejumlah kendala dalam percepatan penanganan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat.

“Semua masukan yang ada akan dijadikan bahan pada saat rapat nanti, seperti birokrasi yang panjang terkait dengan pertanggungjawaban, masalah adanya duplikasi KK dan nama korban di internal di NTB sendiri, masih ada miss karena dari BRI juga mengakui nama sama tapi alamatnya berbeda,” ujarnya usai rapat koordinasi percepatan penanganan pascabencana gempa bumi di Mataram, Senin.

Ia menyampaikan bahwa misi kedatangannya ke NTB untuk memonitor dan mengevalusi terkait dengan proses percepatan pembangunan pascabencana karena dari Pemerintah Pusat seluruh kebutuhan dan keperluan untuk percepatan pemulihan pascabencana sudah didukung.

Karena itu, menurutnya, permasalahan inilah yang perlu diselesaikan, dipilah mana yang bisa dibawa untuk rapat ditingkat pusat maka akan diselesaikan di tingkat Kementerian dan mana yang bisa diselesaikan di internal Provinsi NTB akan diselesaikan di NTB.

Ia juga mempertimbangkan saran Danrem 162 WB, tentang rumah tahan gempa jenis rumah instan kayu (Rika), agar warga yang belum mendapat ganti rumah, mendapat ganti dalam bentuk lain karena  keterbatasan kayu lokal dan jika mengambil kayu dari luar juga memakan waktu dan proses yang lama.

“Ingin mengatasi bencana justru akan timbul bencana baru dengan penebangan hutan secara illegal,” ujarnya.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan beberapa kendala yang dihadapi di lapangan di antaranya masalah administrasi, data yang masih belum valid dan terbatasnya bahan dasar seperti semen dan plat baja.

Danrem, mengakui sudah mengupayakan semaksimal mungkin sehingga proses percepatan rehab rekon bisa mencapai target sampai tanggal 12 April 2019.

“Kita sudah berupaya maksimal untuk menindak lanjuti semua permasalahan yang ada pascagempa, namun kita ketahui bersama bahwa jumlah korban terdampak gempa begitu banyak dan tersebar di Pulau Lombok maupun Sumbawa sehingga membutuhkan proses dan kesabaran kita bersama,” jelasnya.

Menurut Danrem, pemerintah tidak tinggal diam tapi justru melakukan berbagai percepatan proses rehab rekon seperti penyederhanaan birokrasi, pencairan dana stimulan dan mendatangkan ribuan TNI untuk membantu proses percepatan rehab rekon.

“Progres percepatan rehab rekon selama dua bulan terakhir sudah lebih dari 8.000 rumah yang terbangun, artinya sudah lebih baik dengan disederhanakannya tahapan dan juga sangat membantu mengingat dinamika di lapangan, namun itu dilakukan dengan koordinasi ketat lintas sektoral dengan terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada korban,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan saat ini pasukan TNI yang sudah tergelar sebanyak 1.000 orang di seluruh kabupaten/kota yang terdampak gempa dengan rincian 3 SSK di Kabupaten Lombok Utara, Lobar 1 SSK, Mataram 1 SSK, Loteng 1 SSK, lotim 2 SSK, Sumbawa 1 SSK dan KSB 1 SSK.

“Kami sudah koordinasikan terkait dengan adanya penambahan personel pascagempa terakhir sebanyak 1- 2 SSK atau 200 orang personel,” katanya.  

Baca juga: NTB targetkan pembangunan 58.000 rumah korban gempa tuntas April
Baca juga: Gempa Lombok dibangkitkan sesar yang belum terpetakan

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

11 warga Garut masih di pengungsian korban banjir Sentani

Garut (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mencatat hasil laporan sementara ada 11 warga Garut yang masih tinggal di pengungsian korban bencana banjir bandang Sentani, Papua, yang selanjutnya pemerintah daerah akan membantu proses pemulangannya ke Garut.

“Saat ini info yang diterima, terdapat 11 warga Garut yang masih tinggal di pengungsian dan berharap untuk bisa pulang ke Garut,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Senin.

Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Garut berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengecek warga Garut yang menjadi korban bencana banjir bandang di Sentani.

Pemerintah Kabupaten Garut, kata dia, akan membantu proses pemulangan warga Garut yang terdampak bencana banjir bandang di Sentani mulai dari pemberangkatan sampai tiba di kampung halamannya di Garut.

“Kita tunggu datanya untuk segera dipulangkan secepatnya,” katanya.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Garut baru berhasil memulangkan empat warga Garut yang sebelumnya tinggal di pengungsian di Sentani. Setibanya di Pendopo Garut, Minggu (24/3), empat warga tersebut disambut baik oleh Bupati Garut dan jajaran pejabat lainnya.

Warga Garut tersebut yakni tiga orang asal Desa Depok, Kecamatan Pakenjeng bernama Rina Yuliana (28), Rina Wati (26), dan Alma Dwi Alexsania (4), kemudian satu orang asal Desa Sukawangi, Kecamatan Cisurupan bernama Risman (34).

“Info yang baru saja diterima dari warga yang baru tiba terkait masih banyaknya warga Jawa Barat yang tinggal di pengungsian akan segera disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,” katanya.

Sementara itu, Siti Jenab (32) anggota keluarga dari korban yang mengungsi di Sentani menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu proses pemulangan hingga tiba ke Garut.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Garut dan jajarannya yang merespon dengan cepat keinginan adik dan saudara saya yang ingin pulang ke Garut setelah tertimpa bencana banjir bandang di Sentani,” kata Siti Jenab.*

Baca juga: Tim DVI Polda Papua pastikan dua kantong tidak berisi jenazah

Baca juga: Dua jenazah banjir di Sentani kembali ditemukan tim SAR gabungan

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Panglima TNI & Kapolri tinjau korban banjir di Sentani

342 Views

ANTARA-Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pada Sabtu (23/3) mengunjungi Sentani, Jayapura, Papua. Mereka mengecek kawasan terdampak banjir sekaligus memastikan penanganan korban berjalan baik.

UNBK SMK di NTB diikuti 2.051 siswa

Mataram (ANTARA) – Sebanyak 2.051 siswa SMK di Nusa Tenggara Barat mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di hari pertama, Senin.

Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalillah didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB   Muhammad Suruji, Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Mataram Ridha Rosalina, melakukan pemantauan pelaksanaan UNBK tersebut.

Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan agar listrik dan jaringan jangan sampai terganggu. Karenanya, ia meminta pihak penyelenggara mempersiapkan perangkat cadangan untuk mem-back-up jika terjadi kemungkinan terburuk.

“Hal itu untuk menjaga agar konsentrasi siswa jangan sampai terganggu, sehingga mereka dapat memanfaatkan waktu ujian dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Wagub juga mengingatkan bahwa UN sebenarnya juga dalam rangka mempersiapkan mental  para siswa untuk bersaing dan berjuang.

“Jika mental sudah terbangun dalam pendidikan kita, saya yakin mereka akan survive. Jangan lembek jadi anak NTB, harus kuat, harus tahan banting, harus mau bekerja keras,” terangnya.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Aidi Furqon menjelaskan, jumlah siswa yang mengikuti UNBK se-NTB sebanyak 2.051 siswa.

“Data saat ini masih diikuti 100 persen, karena sampai dengan pelaksanaan ujian, belum ada data siswa yang berhalangan atau tidak mengikuti ujian,” ucapnya.

Untuk mengatasi masalah teknis seperti listrik padam, ia mengatakan sekolah telah menyiapkan genset agar tidak terjadi gangguan dalam pelaksanaan UNBK.

Sedangkan untuk mengatasi masalah IT seperti jaringan dan kerusakan komputer, sekolah juga telah menyediakan komputer cadangan untuk mengganti komputer yang rusak.

“Khusus untuk siswa yang berada di lokasi terdampak gempa, pemerintah memberikan keringanan dengan mengurangi tingkat kesulitan soal ujian,” katanya. 

Baca juga: Sebanyak 5.816 Siswa SMK di Gorontalo Ikuti UNBK
Baca juga: UNBK SMK di Bali diikuti 32.102 siswa
 

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ISI Denpasar Terima Sumbangan Alat Musik dari Jepang dan Jerman

Denpasar (ANTARA) – Institut Seni Indonesia Denpasar menerima sumbangan perangkat musik modern berupa flute dan saksofon dari Kunitachi College of Music, Jepang, serta biola milik mendiang Ong Tiong Giap, maestro biola asal Surabaya yang menetap di Jerman sejak 1950.

“Kami kunjungan pertama ke Kunitachi pada 2015 lalu. Kemudian lanjut dengan kunjungan balasan, begitu selanjutnya, nyambung terus. Hingga hari ini kami diberi sumbangan alat musik modern. Bahkan salah satu peserta didik Kunitachi juga sempat mengambil ‘degree’ di ISI Denpasar,” kata Rektor ISI Denpasar Prof Dr Gede Arya Sugiartha, SSKar, MHum, di Denpasar, Senin.

Meskipun mendapat bantuan alat musik dalam jumlah banyak, Prof Arya mengaku terkendala regulasi pada sistem di Indonesia untuk pengirimannya.

Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya mencari jalan keluar termasuk berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang agar pengiriman perangkat musik yang diperkirakan satu kontainer itu berjalan mulus, tanpa melanggar aturan yang berlaku di Indonesia.

Selaku pimpinan institusi, Arya berjanji akan mempergunakan bantuan tersebut sebaik-baiknya. “Kami mengucapkan terima kasih atas segala bentuk perhatian semua pihak untuk lembaga kami, ISI Denpasar,” ujarnya didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama I Ketut Garwa, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan I Komang Sudirga dan Humas I Gede Eko Jaya Utama.

Sementara itu, Prof Kiechi Kubota dari Kunitachi College of Music mengaku pihaknya sangat senang bekerja sama dengan ISI Denpasar.

Hal ini dibuktikan dengan jalinan berbagai aktivitas akademik antara ISI Denpasar dengan lembaganya, kemudian dikuatkan dengan bantuan alat musik modern.

Kubota menjamin kondisi alat-alat musik milik institusinya masih bagus dan laik pakai, serta dia siap menyumbangkan minimal satu perangkat orkestra untuk mendukung program studi (Prodi) Musik di ISI Denpasar.

“Di tempat kami ada banyak alat musik modern yang masih bagus sekali. Kami persilakan pihak ISI Denpasar mengambilnya. Hari ini, kami menyerahkan dua perangkat saja secara simbolis,” ucap Kubota.

Pada kesempatan yang sama, Jongky Goie, mengaku diutus oleh istri mendiang Ong Tiong Giap yang bernama Ong Wang Ing untuk menyerahkan dua buah biola koleksi suaminya yang meninggal dunia tahun lalu.

Jongky menceritakan semasa hidupnya Ong Tiong Giap merupakan salah satu pemain biola terbaik. Sementara istrinya adalah pemain piano kenamaan yang menjadi gurunya di universitas Stutgart, Jerman.

Mereka juga bekerja di orkestra milik pemerintah setempat. Pasangan suami istri itu, masih menurut Jogky, telah menjelajah belahan dunia untuk menggelar konser orkestra.

“Koleksi mereka sangat banyak, khususnya biola. Sepeninggal suaminya, Ibu Ong berniat membagi-bagikan alat musik koleksinya untuk generasi muda di Indonesia, khususnya Bali. Karena beliau sangat menyukai Bali,” kata Jongky.

Dipilihnya ISI Denpasar oleh Nyonya Ong dikarenakan ia dan suaminya sering mengunjungi Bali. Selain itu, Jongky merupakan dosen tamu pada Prodi Musik ISI Denpasar.

“Jadi ada semacam kedekatan khusus antara keluarga Ong dengan ISI Denpasar. Selain itu, saya juga pernah membawa orkestra tiup dan menggelar konser di ISI Denpasar pada 2018,” ucapnya.

Pewarta: Ni Luh Rhismawati
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Desy Ratna Sari kesulitan berbahasa Minang di film Buya Hamka

Jakarta (ANTARA) – Aktris senior Desy Ratna Sari mengaku kesulitan saat berperan sebagai Ibu Safiyah di film Buya Hamka, besutan sutradara Fajar Bustomi.

Hal yang menantang baginya adalah berbicara dengan logat Minang, sementara ia berasal dari Tanah Sunda.

“Tantangannya logat. Harus berbahasa dengan logat Padang,” kata Desy saat konferensi pers Film Buya Hamka di Jakarta, Senin (25/3).

Beruntung Desy didampingi dua mentor yang akan membantunya saat memainkan peran Ibu Safiyah. “Saya didampingi dua coach,” katanya.

Di film ini, Desy akan berpasangan dengan Donny Damara yang berperan sebagai Abdul Karim. Keduanya berperan sebagai orang tua Buya Hamka.

Menurut anggota DPR RI dari fraksi PAN ini, mendapatkan peran dalam film ini merupakan kebanggaan tersendiri.

“Buya Hamka adalah ulama yang istimewa. Saya ingin menjadi bagian dari produksi yang istimewa,” katanya.

Dua perusahaan film Indonesia, Starvision dan Falcon Pictures tengah menggarap film tentang Buya Hamka.

Film yang akan mulai syuting pada awal April 2019 di Maninjau, Sumatera Barat ini dibintangi oleh Vino G. Sebastian sebagai pemeran utama karakter Buya Hamka.

Selain di Sumbar, rencananya film ini akan mengambil lokasi syuting di Jawa Tengah (Semarang, Tegal), Jakarta dan Jawa Barat (Sukabumi).

Film ini akan ditayangkan di bioskop-bioskop Tanah Air pada tahun depan. ***3***
 

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nasir dorong BPPT ajukan sertifikasi PLTSa Bantargebang ke Kemenperin

Bekasi, Jawa Barat (ANTARA) – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mendorong Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)  mengajukan sertifikasi  Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Kepada Pak Hammam sebagai kepala BPPT ini tolong bisa diajukan kepada Menteri Perindustrian untuk disertifikasikan sekaligus bisa masuk e-catalogue,” ujar Nasir dalam dalam acara peresmian PLTSa Bantargebang di Bekasi Jawa Barat, Senin.

Proyek percontohan PLTSa Merah putih dibangun dengan kapasitas pengolahan sampah mencapai 100 ton per hari, dan akan menghasilkan listrik sebagai bonus sebanyak 700 kilowatt per jam.

Dia menuturkan bagi walikota yang ingin membangun PLTSa semacam itu dapat langsung mengecek di katalog pengadaan barang/jasa online tanpa perlu menghabiskan waktu mengadakan lelang.

Kepala BPPT Hammam Riza menuturkan, pembangunan PLTSa di Bantargebang itu ke depan dapat dicontoh oleh daerah lain sehingga mempunyai pengolahan sampah tersendiri untuk mengurangi penumpukan limbah yang langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir.

PLTSa Bantargebang merupakan yang pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi termal yang sudah teruji (proven).

Saat ini PLTSa masih dalam kondisi komisoning, dimana masih ada beberapa komponen atau proses yang perlu disempurnakan oleh BPPT juga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar PLTSa dapat berjalan dengan lancar.

Dalam beberapa minggu ke depan, PLTSa Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat, diharapkan dapat beroperasi dengan penuh.

 
Baca juga: BPPT uji pengolahan sampah proses termal Bantargebang
 Baca juga: DKI habiskan Rp900 miliar olah sampah termal

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

GP Farmasi dorong skema ketersediaan obat tanpa bebani BPJS

kita memerlukan reformasi sistem kesehatan yang turut mendorong perbaikan dan layanan kesehatan

Jakarta (ANTARA) – Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi) menyatakan menambah ketersediaan obat tanpa meningkatkan beban bagi BPJS Kesehatan bisa dilakukan dengan skema Free and Fee melalui Perpres nomor 82 tahun 2018.

Direktur Eksekutif GP Farmasi Indonesia Dorodjatun Sanusi mengatakan di Jakarta, Senin, skema Free. memungkinkan peserta kategori Penerima Bantuan Iuran secara gratis menerima perawatan dasar pada kelas Rumah Sakit tertentu serta pemberian obat dasar yang sesuai ketentuan.

Dia mengatakan pada skema Fee peserta yang secara mandiri membayarkan tambahan obat akan mendorong baik pada rumah sakit maupun Pedagang Besar Farmasi (PBF).

Melalui rancangan seperti ini peserta diberikan jumlah obat yang sesuai dengan penyakitnya, sehingga mereka tidak perlu direpotkan dengan pembatasan yang selama ini diterapkan.

“Dengan demikian proses perawatan menjadi lebih optimal dan kualitas hidup pasien menjadi lebih baik,” kata Darodjatun dalam sesi Diskusi Media bertajuk “Evaluasi Kinerja BPJS Kesehatan dalam Aspek Pelayanan Pasien” di kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Jakarta.

Untuk mendukung skema yang diusulkan tersebut, pelibatan asosiasi profesi (dokter dan spesialis) berperan penting agar dapat menyusun petunjuk pelaksanaan yang detil atas kewajiban rincian komponen obat per jenis penyakit yang sesuai dengan International Therapeutic Management.

GP Farmasi berharap pihaknya dapat berkolaborasi dengan PB IDI, asosiasi profesi, dan asosiasi rumah sakit untuk secara bersama-sama mendorong penerapan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan agar tidak terjadi defisit BPJS Kesehatan.

“Supaya menciptakan tekanan yang cukup kepada pembuat kebijakan. Masyarakat yang memang mampu dan bersedia untuk membayar lebih semestinya diberikan peluang, dan jangan terlalu dibatasi,” kata Dorojatun.

IDI menyepakati atas mendesaknya upaya tersebut yang didorong oleh berbagai pihak pemangku kepentingan. Wakil Ketua Umum III Pengurus Besar IDI Prasetyo Widhi Buwono, mengatakan program JKN yang berupaya untuk menanggung semua aspek layanan kesehatan dihadapkan pada tantangan atas ketersediaan obat yang terbatas.

“Dalam menangani tantangan yang sedang dihadapi, kita memerlukan reformasi sistem kesehatan yang turut mendorong perbaikan dan layanan kesehatan”,  jelas Prasetyo.

Sementara Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) menekankan pentingnya penyempurnaan pengelolaan BPJS Kesehatan meskipun secara regulasi Rumah Sakit Swasta tidak diwajibkan berpartisipasi. Namun demikian peran mereka tetap menjadi kunci dalam mendorong keberhasilan program JKN di Indonesia.

Baca juga: Wapres minta BPJS Kesehatan terapkan desentralisasi beban pembiayaan ke pemda

Baca juga: BPJS tanggung kembali pembiayaan tiga layanan kesehatan

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Luhut Pandjaitan tantang BPPT buat PLTSa kelola 1.500 ton sampah

Bekasi, Jawa Barat (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menantang Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk menciptakan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang dapat mengelola 1.500 ton sampah per hari.

“Kita dorong, kalau ada kurang lebih buatan dalam negeri ya tidak apa-apa, kita mulai, karena apa? Kalau tidak, kapan kita ini maju,” kata Luhut dalam acara peresmian PLTSa Bantargebang di Bekasi Jawa Barat, Senin.

Dia mengapresiasi pembangunan PLTSa Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat yang telah diselesaikan selama satu tahun hingga dapat mulai beroperasi saat ini.

“Semua kita mau, kalau kita kerjakan dengan niat baik pasti bisa,” ujar Luhut.

Dia mendorong putra-putri bangsa Indonesia untuk melahirkan beragam teknologi yang bisa menyelesaikan permasalahan bangsa termasuk masalah sampah.

“Masa iya otak bangsa kita yang hebat-hebat ini masa mengurusi sampah saja tidak bisa. Bisa tidak kita? Jangan belum mulai apa-apa sudah bilang kurang ini-ini,” ujarnya.

Dalam menanggapi tantangan itu, Kepala  BPPT Hammam Riza mengatakan pihaknya siap untuk mewujudkannya.

Hammam mengatakan PLTSa yang bisa mengolah 1.500 ton sampah setiap harinya itu bukan merupakan peningkatan kapasitas pada PLTSa Bantargebang, melainkan proyek baru yang nanti akan ditindaklanjuti.

“Ini yang baru yang mau kami desain dari awal, kemudian diimplementasikan diterapkan. Itu pak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman minta BPPT siap gak? Kami bilang siap, harus siap,” tuturnya.

Direktur Pusat Teknologi Lingkungan BPPT yang juga sebagai Pelaksana Harian Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT Rudi Nugroho mengatakan untuk membangun PLTSa berkapasitas 1.500 ton sampah, maka yang perlu dipersiapkan antara lain desain.

“Pertama desainnya, sambil mendesain sambil menginventarisasi komponen-komponen mana yang tidak bisa dipenuhi dari dalam negeri, nanti setelah itu kami akan siapkan spesifikasinya semua, dihitung digambar baru diimplementasikan, memang perjalanannya cukup panjang,” ujarnya.

 Baca juga: Pembangkit listrik tenaga sampah Bantargebang siap beroperasi
Baca juga: Indonesia perlu antisipasi kebanjiran impor sampah plastik

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkominfo bertemu Uskup Agung Ende

Kupang (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara melakukan pertemuan dengan Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Poto Kota, Pr di Istana Keuskupan Ende di Ndona, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin.

Dalam pertemuan selama sekitar 30 menit itu, Uskup Agung Ende menyampaikan tentang tugas-tugas Keuskupan Agung, di antaranya membangun sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan di Seminari.

Uskup juga menyampaikan bahwa, di Istina Keuskupan itu telah dibangun sebuah tempat khusus untuk mengenang Proklamator RI, Soekarno dan baru diresmikan beberapa pekan lalu.

Pembangunan tempat khusus tersebut, karena selama masa pembuangannya di Ende, Soekarno selalu mengunjungi tempat tersebut untuk berdiskusi dengan misionaris.

Di tempat itu pula, benih lahirnya Pancasila itu mulai tumbuh dan saat ini menjadi pemersatu bangsa ini.

Menteri Rudiantara berada di Ende, Pulau Flores dalam rangka sosialisasi pemanfaatan akses internet di SMA Negeri Detusoko, sekitar 30 km arah barat Kota Kabupaten Ende. 

Baca juga: Kemkominfo bantah akan blokir medsos pada masa tenang Pemilu 2019
Baca juga: Soal game PUBG akan dibahas Kominfo dan MUI

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ojek Online kini dapat BPJS & BPJSTK

(Antara)- Pengemudi ojek online, akan mendapatkan jaminan asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan. Hal itu diungkapkan oleh Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam konferensi pers pada Senin siang, di Jakarta. Hal ini sesuai dengan regulasi tentang perlindungan keselamatan pengguna motor untuk kepentingan masyarakat.

ANTARA berkomitmen jadikan generasi muda pekerja andal

Peran dunia kerja cukup penting untuk siapkan tenaga yang andal dan dapat bertarung di dunia internaisonal

Jakarta (ANTARA) – Kantor Berita Antara berkomitmen menjadikan generasi muda sebagai pekerja yang andal, dengan perwujudannya antara lain melalui kerja sama dengan lima universitas untuk program magang.

Pada Senin di Jakarta, Antara dengan lima universitas, yaitu Institut Pertanian Bogor, Politeknik Pos Indonesia, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Politeknik Sambas, dan Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia di Jakarta, Senin, melakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan program magang.

“Peran dunia kerja cukup penting untuk siapkan tenaga yang andal dan dapat bertarung di dunia internaisonal” kata Direktur Utama LKBN Antara Meydiatama Suryodiningrat.

Dia mengatakan hal itu sesuai dengan cita-cita Indonesia yang ingin memperkuat sumber daya manusia pada masa mendatang.

Program pemagangan itu dapat membuat dunia pendidikan selaras dengan kebutuhan industri.

Direktur Keuangan dan SDM Antara Nina Kurnia Dewi mengatakan program pemagangan itu adalah program dari Kementerian BUMN.

Selesai menjalankan magang, para mahasiswa akan mendapat sertifikat.

Selain itu, dia berharap, keunikan yang dimiliki para generasi muda dapat ikut mewarnai LKBN Antara.

“Kami punya komitmen ingin merangkul generasi muda untuk kenal dengan kantor berita nasionalnya,” kata dia.

Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia Hariyanto mengatakan program tersebut dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa yang sesuai dengan dunia kerja.

Baca juga: LKBN Antara kerja sama dengan sejumlah kampus

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

NU siapkan program pembinaan 1.000 majelis taklim

Surabaya (ANTARA) – Lembaga Pengembangan Sumber Daya Nahdatul Ulama menyiapkan program pembinaan terhadap 1.000 majelis taklim dan yasin tahlil yang tersebar di kawasan Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Sumber Daya Nahdatul Ulama (Lakpesdam NU) Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Andi Budi, di Surabaya, Senin, mengatakan peristiwa Sibolga, Sumatera Utara menjadi alarm pengingat bahwa penganut islam radikal di Indonesia belum sepenuhnya bisa diatasi.

“Sehingga kami mendorong masyarakat mentradisikan budaya majelis taklim dan yasin tahlil,” kata Ketua Bidang Penggalangan Keagamaan dan ormas Agama DPP Partai Golkar ini.

Menurut Andi Budi yang kerap dipanggil Gus Andi ini, dengan cara saling berkumpul dalam majelis taklim atau yasin tahlil, masyarakat ikut berperan dalam menjaga lingkungan sosialnya agar tetap kondusif.  

“Harus peka terhadap tetangga, jangan dimusuhi, diajak bicara. Pencegahannya masing-masing lingkungan harus peka terahdap lingkungannya. Kegiatan ini positif yang bisa diikuti oleh siapa saja, dibudayakan dan ditradisikan serta dikembangkan,” ujar Caleg DPR RI dari Partai Golkar Nomor 2 Daerah Pemilihan Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) ini.

Gus Andi mengatakan kegiatan majelis taklim dan yasin tahlil yang diadakan di rumah-rumah warga atau di luar masjid dan mushola ini akan berdampak pada kehidupan sosial yang harmonis. Hal ini karena mereka akan bersinergi untuk memantau lingkungan.

“Kalau lingkungannya tidak kondusif masyarakat yang akan rugi sendiri,” katanya.

Ia menegaskan ajakan memerangi radikalisme dengan media majelis taklim dan yasin tahlil ini sejalan dengan nilai-nilai ahlus sunnah wal jamaah (aswaja) “an-nahdliyah” yang memiliki empat prinsip dasar yakni “tawasuth” (tengah-tengah), “tawazun” (seimbang), “ta’adul” (tegak lurus atau adil), dan “tasamuh” (toleransi).

Nilai “tawasuth mengajarkan masyarakat agar tidak terjebak kepada paham yang esktrem kanan dan ekstrem kiri. Menurut Gus Andi, aliran yang berhaluan kiri cenderung tidak mengakui pancasila, sedangkan yang berhaluan kanan identik dengan ajaran islam yang ekstrem.

“Sedangkan ‘tawazun’ itu berimbang. Kita punya pedoman al-quran dan al-hadits, ijma’ dan qiyas, kita juga harus pakai akal sehat. Menghardik orang tua tidak boleh, lebih dari itu akal sehat kita tidak boleh, misal membunuh orang tua. Akal sehat ini bisa mengimbangi dalam hidup dan bernegara,” katanya.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga ini menjelaskan nilai toleransi dan adil dalam berbangsa dan bernegara juga tidak kalah pentingnya. Apalagi Indonesia negara yang dipenuhi dengan berbagai suku, agama, ras dan bahasa yang berbeda.

“Maka tasamuh (toleransi) ini penting. Karena banyak ras, suku, dan agama, supaya tetap rukun tidak mudah terpancing oleh provokasi,” katanya. 

Baca juga: Ma’ruf : Pilpres bukan perang tapi cari pemimpin terbaik
Baca juga: Mar’uf Amin ngaku jadi cawapres karena pilihan ulama
 

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menjaga sumber air baku pulau di Batam

ANTARA- PT Adhya Tirta Batam (ATB) mengajak pemerintah setempat untuk bersama menjaga sumber air baku pulau di Batam yang saat ini menipis. Pasalnya saat ini Daerah Tangkapan Air (DTA) di sekitar waduk yang dicanangkan sebagai masa depan sumber air baku di Batam mulai rusak, dan membutuhkan penanganan serius.

Pengeboran minyak ilegal di Jambi

Foto udara Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin yang telah beralih fungsi dan dipenuhi kolam penampungan minyak dari aktivitas pengeboran minyak ilegal di Bajubang, Batanghari, Jambi, Senin (25/3/2019). Warga setempat menyebutkan, aktivitas pengeboran minyak ilegal yang dilakukan secara terang-terangan di kawasan hutan negara seluas 15.830 hektare tersebut telah berlangsung sejak 2016 dan berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batanghari, aktivitas pengeboran minyak ilegal di Tahura tersebut telah merusak 50 hektare lebih kawasan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/pras.

Menkes minta lintas kementerian berantas kekerdilan di Kampar

Pekanbaru (ANTARA) – Menteri Kesehatan(Menkes),  Nila Moeloek menyatakan diperlukan kerja sama lintas kementerian guna memberantas masalah tingginya angka kekerdilan (pertumbuhan kerdil) di kabupaten Kampar, provinsi Riau.

“Kekerdilan masih tinggi di Kampar, karena kondisi geografis,” kata Menkes saat memberikan arahan, pada acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Riau di Pekanbaru, Senin.

Dia menjelaskan tugas memberantas kekerdilan, tidak hanya berada di bawah Kemenkes, khususnya bagi daerah yang terkendala akses seperti Kampar. Namun ada bidang lainnya di sana.

“Sebab itu, untuk transportasi kita minta Kementerian PU,” tegasnya.

Data Kemenkes menyatakan jumlah kekerdilan di provinsi Riau hingga 2018 ada 27,4 persen. Dan, terbanyak berada di kabupaten Kampar.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, untuk memberantas masalah kekerdilan di wilayah setempat, Kemenkes telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp5 miliar.

“Dua daerah menjadi fokus pengendalian masalah kekerdilan di Riau yakni kabupaten Kampar dan Rokan Hulu,” ujarnya.

Melalui dana tersebut, dua wilayah itu akan dibelikan makanan tambahan bagi ibu hamil dan menyusui

“Pada 2018, makanan tambahan didroping dari pusat. Setiap tahun ada penambahan. Pemasokan ini khusus untuk lokasi kekerdilan saja,”kata Mimi.

Kekerdilan merupakan masalah kesehatan diderita oleh bayi maupun anak-anak. Disebabkan oleh kurangnya nutrisi seperti lemak, karbohidrat dan protein. Dampaknya pertumbuhan mereka terhambat sehingga tidak memiliki tinggi ideal.
 

Pewarta: Vera Lusiana
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

94 ribu calon haji sudah lunasi biaya

Jakarta (ANTARA) – Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis mengatakan sampai penutupan transaksi Senin pukul 15.00 WIB sudah ada 94 ribu calon haji yang melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2019.

“Sepekan pelunasan, Sistem Informasi dan Komunikasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat 94.300 calhaj sudah melunasi BPIH,” kata Muhajirin di Jakarta.

Ia menambahkan jumlah calon haji yang melunasi BPIH sudah 46 persen dari total kuota calon haji yang harus melunasi biaya haji.

Sementara anggota Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) belum ada yang melunasi biaya.

Layanan pelunasan BPIH untuk jamaah calon haji reguler tahap I dibuka pada 19 Maret sampai 15 April 2019. 

“Mulai tahun ini, selain datang langsung ke Bank Penerima Setoran awal (BPS), pelunasan juga bisa dilakukan secara non-teller melalui ATM, internet dan mobile banking,” katanya.

Menurut Keputusan Menteri Agama (KMA) No 29 Tahun 2019 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1440H/2019M, kuota haji Indonesia banyaknya 221 ribu yang terdiri atas 204 ribu kuota haji reguler dan 17 ribu kuota haji khusus. Kuota haji reguler meliputi 202.487 calon haji dan 1.513 TPHD.

Baca juga:
Pemerintah terbitkan Keppres biaya haji 2019
Biaya haji 2019 rata-rata Rp35,2 juta
Kemenag ajukan ongkos haji 2019 dengan kurs dolar AS

 

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Angin kencang robohkan pohon dan halte di Palembang

Palembang (ANTARA) – Hujan disertai angin kencang yang melanda kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Selasa sore telah merobohkan puluhan pohon di beberapa wilayah dan satu unit halte bus Transmusi.

Halte bus Transmusi di Jalan Basuki Rakhmat terpantau roboh hingga bangunannya rusak total usai dihantam angin kencang sekitar pukul 16.30 WIB.

“Saya tadi lagi lewat tiba-tiba haltenya roboh, saya khawatir pohon di dekatnya juga akan roboh jadi saya segera menyingkir,” kata seorang warga, Hafidz Maulan.

Menurutnya, kota Palembang pada beberapa hari terakhir ini memang dilanda cuaca buruk, namun hujan disertai angin kencang kali ini terasa lebih ‘ganas’ dari hari sebelumnya.

Sementara angin kencang juga merobohkan pohon di kawasan kampus Setia Negara Kenten mengakibatkan beberapa sepeda motor warga tertimpa pohon berukuran cukup besar.

Selain itu pohon dan baliho di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Rumah Susun 24 Ilir, Jalan Soekarno Hatta dan Gandus juga ikut roboh saat angin kencang tersebut terjadi.

Aliran listrik di beberapa lokasi sempat dimatikan oleh PLN setempat selama hampir satu jam.

Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat cuaca buruk tersebut, serta belum ada tindakan dari pihak terkait untuk mengevakuasi pohon yang roboh dan bangunan halte yang rusak itu.

Peringatan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika(BMKG) memperingatkan warga di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan karena diperkirakan akan terjadi hujan disertai angin kencang dalam dua hari ke depan.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Bambang Benny Setiaji mengatakan cuaca ini terjadi karena posisi Matahari di atas ekuator/ khatulistiwa menyebabkan temperatur udara cenderung lebih panas dari biasanya dari pagi hingga menjelang siang hari.

“Hal ini merupakan indikasi musim transisi,” katanya.

Ia mengatakan pasokan uap air dari Laut Cina Selatan yang melimpah seiring masih aktifnya angin muson baratan mengakibatkan potensi hujan pada sore  hingga malam hari semakin tinggi.

Tentu saja kondisi ini dapat diikuti angin kencang seiring perbedaan tekanan permukaan yang tinggi akibat kenaikan suhu signifikan pada pagi menjelang siang hari.

Menurut dia, respon terhadap kenaikan suhu antara permukaan yang tertutup (aspal, semen, dsb) dan permukaan yang terbuka (tanah, rawa, gambut, dsb) yang berbeda ini akan memicu perbedaan tekanan permukaan.

Kondisi ini diperburuk dengan gangguan badai tropis Trevor dan pusat-pusat tekanan rendah di Samudera Hindia Selatan Jawa yang mengakibatnya terjadinya konvergensi (pertemuan massa udara) yang sarat uap air di wilayah Sumatera Selatan yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan (konvektif).

Seiring kadar air tanah yang jenuh dikarenakan musim hujan mengakibatkan potensi genangan hingga banjir akan semakin tinggi dan untuk daerah dataran tinggi berpotensi pergeseran tanah/ longsor
 

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

RSUD Tulungagung layani peserta JKN non-PBI di poli eksekutif

Tulungagung, Jatim (ANTARA) – RSUD dr Iskak, Tulungagung, Jawa Timur segera memberlakukan layanan rawat jalan bagi peserta jaminan kesehatan nasional non penerima bantuan iuran (PBI) di poli eksekutif, Paviliun Graha Hita Husada.

Program layanan khusus bagi peserta JKN non-PBI itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditanda-tangani Direktur RSUD dr Iskak, dr Supriyanto dengan Kepala BPJS cabang Tulungagung Indrina Damayanti di RSUD dr Iskak Tulungagung, Senin.

Dalam penjelasannya, Supriyanto mengatakan rawat jalan eksekutif ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Rawat Jalan Eksekutif di Rumah Sakit dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 51 Tahun 2018 tentang Pengenaan Urun Biaya dan Selisih Biaya Dalam Program Jaminan Kesehatan.

“Dengan program layanan ini, nanti pasien BPJS non-PBI hanya membayar Rp150 ribu untuk sekali pemeriksaan,” kata Supriyanto.

Dalam pemberian layanan rawat jalan pasien BPJS non-PBI nantinya biaya riil melebihi nilai yang dibayarkan, misal sampai Rp1 juta, maka kekurangan menjadi tanggungan pihak rumah sakit.

“Tidak ada bedanya dengan poli umum yang lain, hanya saja kami memberikan pelayanan lebih dari sisi akomodasi, salah satunya ruangan yang ber-AC,” katanya.

Supriyanto memastikan layanan eksekutif bersama BPJS Kesehatan tersebut tidak akan membuat rumah sakit merugi.

Sebab dalam mengatur biaya pelayanan pihaknya akan menerapkan subsidi silang.

Pelayanan poliklinik eksekutif itu akan mulai diterapkan pada awal April mendatang, seluruh layanan dilakukan di Gedung Graha Huta Husada RSUD dr Iskak.

Pihaknya berharap dengan program itu jangkauan layanan poliklinik eksekutif akan lebih luas, para pasien BPJS non-PBI dapat menikmati layanan yang lebih baik.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Indrina Darmayanti menjelaskan, poli eksekutif ini dikecualikan bagi peserta JKN-KIS segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta jaminan kesehatan yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah.

“Jadi tidak semua segmen peserta JKN-KIS yang dapat mengakses poli eksekutif ini, seperti peserta PBI dan yang didaftarkan pemerintah daerah itu tidak dapat mengakses,” katanya.

Kerja sama mengenai poli-eksekutif ini mulai berlaku efektif per-tanggal 1 April 2019 hingga 31 Maret 2020.

Indrina berharap pelayanan kesehatan rawat jalan eksekutif bisa berjalan maksimal sesuai ketentuan dan kesepakatan yang sudah disetujui bersama.

“Kami harap bisa berjalan maksimal, tentunya pelayanan tetap sesuai prosedur dan ketentuan regulasi. Sehingga, peserta JKN-KIS khususnya bisa merasakan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, nyaman dan akuntabel,” katanya. 

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelajar di perdesaan Purwakarta-Jabar disediakan bus mikro

Bus mikrokhusus pelajar di wilayah perdesaan untuk mengurangi pelajar menggunakan kendaraan bermotor saat ke sekolah

Purwakarta (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyediakan lima unit bus mikro khusus pelajar di wilayah perdesaan untuk mengurangi pelajar menggunakan kendaraan bermotor saat ke sekolah.

“Kendaraan jenis bus mikro pelajar ini disediakan untuk antar-jemput pelajar,” kata Kepala Dinas Pendidikan setempat Purwanto, di Purwakarta, Senin.

Ia mengatakan, khusus di wilayah perdesaan pihaknya menyediakan lima unit kendaraan jenis bus mikro untuk mengangkut pelajar. Sebab di wilayah perdesaan itu keberadaan angkutan umum itu jarang.

“Sudah lama kita mengeluarkan larangan pelajar di bawah umur membawa kendaraan ke sekolah, karena risikonya sangat tinggi. Dengan adanya bus mikro pelajar ini untuk meminalisasi penggunaan kendaraan bermotor ke sekolah,” kata dia.

Kendaraan bus mikro pelajar itu pengemudinya dari unsur TNI, karena selain memiliki disiplin waktu, juga disesuaikan dengan jam masuk sekolah di Purwakarta yang berbeda dengan daerah lain.

“Pelajar kita ini, masuk sekolahnya mulai pukul 06.00 WIB. Jadi, lebih pagi dari wilayah lainnya, dan di perjalanan sang pengemudi menjelaskan pemahaman kepada siswa terkait kebangsaan dan Pancasila,” katanya.

Ia mengatakan, selama perjalanan ke sekolah, pengemudi dari TNI ini memberikan pemahaman tentang kebangsaan dan Pancasila. Hal itu sejalan dengan pendidikan berkarakter yang telah diterapkan di Purwakarta.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, kendaraan bus mikro pelajar ini merupakan bagian dalam upaya pemkab dalam meningkatkan sektor pendidikan.

“Keberadaan kendaraan mikrobus khusus pelajar ini sangat membantu, karena memudahkan pelajar untuk pergi-pulang ke sekolah,” kata Anne. 

Baca juga: Operasional bus sekolah gratis di Bandung ditingkatkan

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

214 ribu sekolah akan terhubung internet

Kupang (ANTARA) –
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo),  Rudiantara mengatakan, 214 ribu sekolah, baik SMA, SMP dan SD akan terhubung internet berkecepatan tinggi.

Selain sekolah, ada 83 ribu kantor desa, 5.000 puskesmas, kantor polsek dan koramil juga akan terhubung internet, katanya, di desa Detusuko, Ende, Senin.

Dia mengemukakan hal itu, menjawab pertanyaan pada acara sosialisasi pemanfaatan akses internet di SMA Negeri Detusoko, sekitar 30 km arah barat Kota Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam dialog itu, sejumlah guru meminta perhatian pemerintah, di mana banyak sekolah di NTT yang belum bisa melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (unbk) karena sulitnya akses internet.

“Saat ini ada 214 ribu sekolah yang belum terhubung internet, tetapi nanti tidak ada lagi sekolah yang tidak terhubung internet dengan kecepatan tinggi,” kata Menkominfo.

Menurut dia, pemerintah sudah menyiapkan pembangunan satelit yang menghasilkan internet berkecepatan tinggi ini sejak dua tahun yang lalu.

“Bagaimana supaya semua sekolah bisa terhubung internet, pemerintah sudah menyiapkan dua tahun dengan membangun satelit, karena untuk menghubungkan internet ke sekolah, puskemas dan polsek serta koramil harus menggunakan satelit,” katanya.

Dia mengatakan, pembangunan satelit memang membutuhkan waktu 6-7 tahun, tetapi harus dimulai karena jika tidak, maka kita tidak bisa menghubungkan Indonesia.

Menkominfo mengatakan, jika ada satelit yang bisa disewakan, maka pemerintah akan menyewa agar Indonesia bisa merdeka lebih awal dari sinyal.
 

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

UNBK SMK di Bali diikuti 32.102 siswa

Badung (ANTARA) – Sebanyak 32.102 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Bali, mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Sebanyak 32.102 peserta tersebut mengikuti UNBK di 168 SMK yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bali,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Ujian Nasional Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Crisna Adijaya, saat dikonfirmasi dari Badung, Senin.

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan UNBK pada 25-28 Meret, pihaknya menyiapkan  tim helpdesk yang siap membantu apabila terdapat keluhan atau laporan dari pihak sekolah penyelenggara UNBK.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan PLN pusat se-Bali untuk mengantisipasi gangguan listrik selama proses UNBK,” katanya.

Ia mengatakan, seluruh proses rangkaian persiapan UNBK telah dilakukan sejak bulan September tahun lalu.

“Persiapan tersebut dimulai dari pendataan siswa dan sekolah hingga simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer di setiap sekolah,” ujar Ngurah Crisna Adijaya.

Sementara itu, pantauan pelaksanaan UNBK di SMK Pariwisata Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, UNBK diselenggarakan sejak pukul 07.30 Wita dan dibagi menjadi tiga sesi ujian dengan total 320 siswa peserta ujian.

Sebelum siswa mengikuti ujian, mereka dikumpulkan lebih dahulu oleh pihak sekolah untuk diberi pengarahan dan melakukan doa bersama.

Para siswa peserta UNBK SMK juga dilarang membawa tas dan alat komunikasi ke dalam ruang ujian.

Seorang peserta ujian, Bela Dwi Saputri mengaku, dirinya tidak menemui kesulitan selama mengerjakan soal dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diujikan pada hari pertama UNBK SMK.

“Kendalanya menjawab soal karena banyak  pertanyaan membingungkan. Kemudian harus dibaca dan dipikir ulang. Kalau masalah laptop perangkat ujian tidak ada masalah,” katanya. 

Baca juga: Dampak banjir, pelaksanaan UNBK di dua SMK dipindahkan
Baca juga: Kemendikbud sebut hasil UN digunakan untuk pemetaan

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jember diterjang banjir bandang dan longsor

ANTARA-Akibat tingginya curah hujan di Kabupaten Jember utamanya di kawasan hulu menyebabkan sebanyak 7 rumah warga yang berada di kawasan dusun Mojan kelurahan Bintoro Jember rusak berat terkena material longsor. Selain itu ratusan rumah di 2 kecamatan yang ada di kota Jember juga diterjang banjir bandang.