Deteksi dini kanker serviks, tes IVA digencarkan di Kota Padang

Padang,  (ANTARA News) – Pemerintah Kota Padang menggencarkan pelaksanaan tes inspeksi visual asam asetat (IVA) sebagai sarana deteksi dini kanker serviks bagi kaum ibu dan pasangan usia subur pada 2019.

“Padang terpilih mewakili Sumbar pada penilaian tes IVA tingkat nasional karena jadi yang terbaik di tingkat kabupatend an kota se-Sumbar dalam capaian pemeriksaan IVA tertinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani di Padang, Rabu.

Menurut dia, saat ini pihaknya tengah gencar mengajak kaum ibu dan pasangan usia subur untuk melakukan tes IVA, karena selain program pemerintah, juga langkah efektif mendeteksi dan mencegah timbulnya penyakit kanker leher rahim.

“Kanker serviks adalah penyebab kematian bagi kaum wanita yang kedua terbanyak selain kanker payudara di Indonesia. Karena itu, kaum ibu dan pasangan usia subur penting melakukan IVA sebagai upaya deteksi dini mencegah kanker serviks,” kata dia.

Ia mengajak kaum ibu usia produktif untuk dapat melakukan pemeriksaan secara gratis dan di Kota Padang dapat dilakukan di ?Puskesmas Padang Pasir dan Puskesmas Nanggalo.

IIa menjelaskan diantara faktor-faktor penyebab terjangkitnya kanker serviks karena berhubungan badan gonta-ganti pasangan, merokok atau perokok pasif, faktor keturunan serta lainnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Padang, Harneli Mahyeldi, mengimbau seluruh kaum ibu dan pasangan usia subur di Kota Padang yang berusia 30-50 tahun untuk segera melakukan IVA tes.

“Sebagai mitra Pemkot Padang, Alhamdulillah kami telah melakukan berbagai upaya termasuk menyosialisasikannya ke setiap kecamatan dan kelurahan termasuk media massa,” kata dia.

Menurutnya jika terdeteksi sejak dini, penyakit itu bisa disembuhkan tapi kalau tidak melakukan pemeriksaan dan kemudian terjangkit apalagi stadium 3 dan 4 akan sulit menanganinya.

Lebih lanjut istri Wali Kota Padang itu menyampaikan selain gratis tes IVA berlangsung secara cepat dan pemeriksa pun bisa mengetahui hasilnya.

” Kami juga meminta kesadaran para suami untuk memberikan penyadaran bagi istrinya untuk melakukan tes IVA,” kata dia.

Baca juga: Ibu Negara tinjau IVA Test di Sumbar

Baca juga: Masyarakat didorong tes IVA cegah kanker rahim

Baca juga: Pentingnya deteksi dini tumor dan kanker payudara

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korban tsunami mendapat bantuan perlengkapan sekolah dari Gubernur Banten

Pandeglang, Banten (ANTARA News) – Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah untuk anak-anak sekolah mulai dari tingkat SMK, SMA, SMP dan SD yang menjadi korban bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang.

Bantuan tersebut diberikan di dua tempat berbeda yakni SMA Negeri 3 Pandeglang, Kecamatan Labuan dan di Kantor Kecamatan Panimbang di Pandeglang, Rabu.

“Duka masyarakat adalah duka kami, luka masyarakat adalah luka kami. Masalah ini tanggung jawab bersama, mudah-mudahan ini memberikan manfaat dan semoga masyarakat diberikan ketabahan dan dijauhkan dari bencana,” kata Wahidin Halim saat menyalurkan langsung bantuan seragam sekolah di Kantor Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Gubernur Wahidin saat menyerahkan bantuan juga didampingi Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Pj Sekda Banten Ino S Rawita, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kodim 0601 Pandeglang Letkol (Inf) Denny Juwon Pranata dan Kepala OPD Pemprov Banten.

Wahidin meyakini jika beban yang harus dipikul masyarakat dengan adanya bencana ini terlalu berat, oleh sebab itu masalah bencana ini harus disikapi oleh semua pihak baik provinsi, daerah maupun pusat .

“Mari kita tetap semangat, dengan semangat dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, karena dibalik sebuah musibah pasti ada hikmah yang dapat diambil,” kata Wahidin.

Selain membantu seragam sekolah, kata Wahidin, Pemprov Banten juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta untuk membangun Lima Kantor Desa yang terkena dampak tsunami yaitu Desa Panimbangjaya, Desa Mekarjaya, Desa Gombong, Desa Mekarsari, Desa Citereup dan Desa Tanjungjaya.

 “Selain membangun hunian sementara, Gubernur dan Bupati Pandgelang juga mempersiapkan hunian tetap. Rumah-rumah ibu yang rusak dan hancur hari ini akan kita pindahkan ke tempat yang aman dan tidak jauh dari kegiatan bapak ibu sebagai nelayan,” katanya.

Wahidin mengatakan, saat ini tanahnya sudah dipersiapkan, Pemprov Banten akan membangun sekitar hampir 700 rumah tetap bagi warga yang rumahnya rusak akibat tsunami.

“Bukan hanya gubernur saja tapi BNPB dan pejabat-pejabat diatas (pemerintah pusat) berduyun-duyun untuk membangun” katanya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan bantuan dari Pemprov Banten kepada korban bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang.

Irna menyebutkan, data rumah yang rusak hasil validasi sebanyak 1033 unit, terdiri dari 209 rusak ringan, 115 rusak sedang dan 162 rusak berat serta 547 rusak total, ementara jumlah pengungsi saat ini mencapai ?2.645 jiwa dari 33 ribu pengungsi dari awal kejadian.

“Bantuan dari Provinsi Banten bukan kali in saja, dari awal bencana juga sudah ada dan hadir bersama kami dilapangan. Dan untuk rumah rusak ringan nanti akan dibantu juga oleh Pemprov Banten,” kata Irna.

Baca juga: Gubernur Banten ingin percepat penanganan dampak tsunami

Baca juga: Jalur transportasi terdampak tsunami berangsur pulih, kata Gubernur Banten

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jamkrindo beri bantuan percepatan pemulihan pasca bencana Palu

Jakarta, (ANTARA News)  –   Perum Jamkrindo kembali memberi bantuan untuk mendukung percepatan pemulihan kondisi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pasca bencana, yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto.

Perum Jamkrindo bersinergi dengan Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) dan Persatuan Istri Karyawan (PIKA) Perum Jamkrindo, dan Kowajasa Group.

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto dalam keterangan tertulis perusahaaan di Jakarta, Rabu, mengatakan, dalam distribusi bantuan lanjutan ini, Perum Jamkrindo memberikan bantuan  pembangunan ruang perpustakaan dan pembuatan taman bacaan untuk SD Negeri 1 Biromaru.

Selain itu Perum Jamkrindo juga memberikan pembangunan ruang kelas kepada Madrasah Ibtidaiyah Al Khairaat Pengawu. 

”Bantuan ini bukan kali pertama kami berikan di Palu-Donggala. Sebelumnya, kami telah mengirimkan bantuan secara berkelanjutan yang dikirimkan melalui sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk menjadi koordinator penyaluran bantuan bencana alam Palu dan Donggala serta secara mandiri langsung ke masyarakat Palu,” kata Randi.

Selain memberikan bantuan pendidikan ke sekolah, Perum Jamkrindo juga memberikan bantuan  untuk para karyawan  tenaga outsourching di lingkungan internal Jamkrindo dengan melibatkan Kowajasa Group sebagai koperasi karyawan Perum Jamkrindo.  

Adapun untuk mendukung percepatan pembangunan di Palu dan Donggala, Perum Jamkrindo berkomitmen untuk hadir memberikan layanan penjaminan yang prima. Selain memberikan bantuan untuk masyarakat umum, Perum Jamkrindo juga memberikan bantuan kepada karyawan Perum Jamkrindo yang terkena dampak bencana.

Total nilai bantuan yang didistribusikan untuk masyarakat dan karyawan Perum Jamkrindo tercatat sebesar Rp375 juta. Bantuan lanjutan ini diharapkan bisa membantu mempercepat pemulihan pasca bencana di Palu dan Donggala. 

Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Biromaru, Rahmawati mengapresiasi kepedulian Perum Jamkrindo terhadap pendidikan. Ia berharap bantuan tersebut akan bermanfaat dan meningkatkan minat membaca para siswa-siswi. “Saya berterima kasih sekali terhadap Perum Jamkrindo,” ujar dia.

Pada kesempatan kali ini Direktur Utama Perum Jamkrindo juga menyempatkan untuk bertemu dan bersilahturahmi dengan para karyawan/ti yang terdampak bencana. Selain memberikan bantuan, ia juga berkeliling untuk melihat situasi kota palu.  “Sinergi BUMN untuk hadir di kota Palu semoga bisa dirasakan betul manfaatnya bagi masyarakat sekitar, ” ujar Randi.

Kepala Divisi Manajemen Sumber Daya Manusia Perum Jamkrindo Erna Zubaeda menambahkan bahwa budaya perusahaan yang responsif merupakan salah satu kunci keberhasilan Perum Jamkrindo melibatkan segenap insannya untuk dalam kegiatan kemanusiaan. “Budaya perusahaan kami internalisasi dalam kehidupan sehari-hari, ” ujar Erna.

Selain menjadi penjaminan program KUR, Jamkrindo juga menjaminkan banyak produk lainnya, seperti penjaminan kredit mikro, penjaminan kredit umum, penjaminan kredit multiguna, penjaminan kredit distribusi barang, penjaminan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). 

Jamkrindo juga menjadi penjaminan kredit kendaraan bermotor, penjaminan surety bond, penjaminan custom bond, penjaminan bank garansi atau kontra garansi, penjaminan supply chain financing, penjaminan fintech lending dan penjamin sistem resi gudang.

Pewarta: Ahmad Buchori
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Angin segar, gaji perangkat desa naik!

(Antara)-Rencana Presiden Joko Widodo menaikkan gaji perangkat desa, setara dengan gaji aparatur sipil negara (ASN) golongan 2-A, harus menunggu kesiapan dan kesanggupan pemerintah kabupaten-kota, dalam menganggarkan kenaikan gaji perangkat desa yang diambil dari anggaran perubahan alokasi dana desa atau ADD.

Kuota transmigran dari Bantul tertinggi se-Yogyakarta

Bantul, 16/1 (ANTARA News) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Tahun Anggaran 2019 memperoleh kuota program transmigrasi ke luar Pulau Jawa dari pemerintah pusat 30 kepala keluarga, di mana jumlah itu merupakan yang tertinggi di Yogyakarta.

“Kalau animo masyarakat Bantul untuk ikut transmigrasi tinggi, terbukti dengan daftar antrean kita banyak, tahun ini Bantul mendapat bagian 30 keluarga,” kata Kepala Bidang Transmigrasi, Perluasan Kerja, dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Bantul Istirul Widilastuti di Bantul, Rabu.

Dia mengatakan kuota tersebut terbanyak di antara kabupaten/kota se-DIY karena daftar antrean yang mencapai ratusan keluarga.

Oleh karena itu, katanya, setiap tahun pemberangkatannya harus dioptimalkan.

Ia mengatakan daerah tujuan transmigrasi pada tahun ini di antaranya Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan beberapa daerah lain di luar Pulau Jawa.

“Untuk penentuan lokasi itu berdasarkan komunikasi antara pemerintah daerah dengan daerah tujuan, mudah-mudahan sampai detik mau diberangkatkan di sana (lokasi transmigrasi, red.) siap,” katanya.

Istirul mengatakan setiap keluarga yang akan diberangkatkan ke wilayah Bulungan dibiayai pemerintah dengan sistem berbagi anggaran antara Pemkab Bantul dengan pemda setempat. Sistem itu dilakukan sejak 2018.

“Sekarang ini kita sudah menjalankan program transmigrasi dengan `sharing` anggaran, tahun lalu sudah dilakukan untuk tujuh kepala keluarga dengan tujuan wilayah Kalimantan Utara, kemudian tahun ini kita tingkatkan ke wilayah Bulungan 10 keluarga,” katanya.

Dia juga mengatakan program transmigrasi memang tidak langsung bisa mengentaskan kemiskinan, namun hasilnya akan terlihat 10 tahun setelah penempatan. Hal itu diketahui setelah dilakukan monitoring beberapa kali di lokasi transmigrasi.

“Kita tidak ingin pindahkan kemiskinan, sehingga kita juga harus jeli dan teliti untuk melakukan kerja sama antardaerah, karena dia akan kelihatan sukses setelah 10 sampai 15 tahun. Cuma tingkat keberhasilan antara keluarga satu dengan yang lain beda-beda,” katanya.

Baca juga: Bantul akan berangkatkan transmigran awal September

Baca juga: Transmigran ke Kalimantan Utara diberangkatkan Oktober

Baca juga: Banjir satu meter rendam pemukiman transmigran asal Bantul di Banyuasin

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Angka kemiskinan di Papua turun 0,31 persen

(Antara)-Badan Pusat Statistik Provinsi Papua mencatat presentase angka kemiskinan di  Papua mengalami penurunan menjadi 0,31 persen dari bulan Maret hingga September 2018.  dengan jumlah penduduk miskin sekitar 915 ribu jiwa, yang tersebar di Pegunungan Papua.

Menteri PANRB dorong semangat kewirausahaan ASN

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mendorong semangat kewirausahaan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN)  sebagai bagian dari upaya negara untuk menghadirkan kesejahteraan bagi mereka dan pensiunan.

“Kami menginduksi jiwa ‘enterpreunership’ (kewirausahaan) itu melalui workshop sebagai kelanjutan dari program wirausaha yang pernah dicetuskan. yaitu Road To Second Career,” kata Menteri PANRB Syafruddin dalam Workshop Sejahtera di Purna Tugas di Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Menurut Syafruddin, hal ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk rakyat, peduli terhadap kesejahteraan ASN dan pensiunan. 

Saat ini, dengan jumlah ASN sebanyak 4,3 juta orang serta sebanyak 2,6 juta orang merupakan pensiunan ASN dapat menjadi agen inkubator yang sangat kuat dan sangat penting dalam pembangunan ekonomi. 

ASN yang memiliki jiwa berwirausaha akan membuka lapangan kerja dan mengaktifkan sektor-sektor ekonomi di lingkungan sekitarnya.

“Untuk mendorong kemajuan negara, dibutuhkan keberadaan para pengusaha yang menstimulus kegiatan ekonomi, bahkan di negara maju terlihat pekerjaan favoritnya adalah menjadi pengusaha,” ungkap Syafruddin dalam pernyataan resminya.

Hal itu karena berjuang dan berkarya untuk negeri tidaklah terbatas hingga pada akhir usia pensiun, namun memasuki masa pensiun-pun adalah awal yang baik untuk berkarya. 

Ia menjelaskan bahwa bank pemerintah maupun swasta juga memberikan dukungannya terhadap program kewirausahaan bagi para ASN dan pensiunan, melalui pembiayaan yang kompetitif.

Ditegaskan, melalui workshop kewirausahaan diharapkan  dapat mengembangkan jejaring usaha, serta menjadi sistem belajar yang cepat dan efektif tentang mengenali potensi usaha yang dapat digali dari diri masing masing pribadi para ASN dan pensiunan.  

Upaya lain yang sedang dilakukan KemenPANRB, tambahnya, untuk meningkatkan kesejahteraan ASN dengan menyiapkan sistem penggajian dan pensiun yang baru melalui Rancangan PermenpanRB sebagaimana amanah UU ASN. 
Baca juga: Syafruddin sebut reformasi birokrasi wujudkan pemerintahan kelas dunia
Baca juga: Kemenpan-RB gandeng UI akselerasi reformasi birokrasi

Pewarta:
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mendikbud: SMK butuh 90 ribu guru

Makassar  (ANTARA News )- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan Sekolah Menengah Kejuruan se-Indonesia masih membutuhkan hingga sebanyak 90 ribu guru untuk mendidik para pelajar pada tahun ini.

Mendikbud  di Makassar, Rabu, mengatakan guru yang dibutuhkan SMK tentunya harus memiliki keahlian dan memenuhi persyaratan.

“Jadi kita membutuhkan guru SMK itu pada tahun ini kira-kira sebanyak 90 ribu guru sesuai keahliannya,” katanya pada acara peluncuran program pendidikan vokasi industri untuk wilayah Sulawesi di PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), Sulawesi Selatan.

Ia menjelaskan, guru yang dibutuhkan yakni harus tergolong sebagai guru produktif atau yang memiliki kecakapan dan keahlian yang dibutuhkan di berbagai program di SMK. Seperti dari sektor industri kemaritiman, industri pariwisata, industri pertanian dan industri ekonomi kreatif.

Bagi guru yang ada saat ini dan belum memiliki keahlian, kata dia, akan disekolahkan kembali agar bisa siap dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Menurut dia, saat ini sudah banyak guru yang memenuhi persyaratan karena adanya program pemerintah untuk menyekolahkan para guru normatif dan adaptif tersebut melalui program keahlian ganda.

“Jadi guru-guru SMK yang selama ini tidak punya keahlian, kita sekolahkan lagi. Bahkan sekarang telah dilaksanakan terhadap 15 ribu guru,”jelasnya.

Baca juga: Kompetensi guru persoalan utama SMK
Baca juga: Prancis siap bantu peningkatan kompetensi guru SMK Indonesia

Pewarta:
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kampung adat Samin di Blora

Sesepuh kampung Lasiyo (kedua kanan) berbincang dengan tamu di rumahnya di Kampung Adat Samin Karangpace, Desa Klopoduwur, Banjarejo, Blora, Jawa Tengah, Rabu (16/1/2019). Karangpace yang terdiri dari 35 rumah tersebut menjadi kampung adat bagi masyarakat penganut ajaran Saminisme atau dikenal sebagai Sedulur Sikep yang sangat menjunjung tinggi kejujuran, welas asih, persaudaraan dan mencintai lingkungan hidup serta pantang merusak alam semesta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Balitri kembangkan buah kemiri sunan jadi biodiesel

Sukabumi (ANTARA News) – Badan Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitri) Kementerian Pertanian mengembangkan kemiri sunan (reutealis trisperma) sebagai bahan baku terbaik biodiesel.
   
 “Kemiri sunan banyak keunggulannya, rendemennya tertinggi  sampai 56 persen dibanding tanaman lainnya,” kata Kepala Balitri Dr Syafaruddin Deden di kantor Balitri di Sukabumi Jawa Barat, Rabu.
     
Selain itu produktivitasnya juga tinggi, karena satu pohon bisa menghasilkan banyak buah, 8-11 ton per tahun dimana setiap hektare bisa ditanami hingga 300 pohon, ujarnya.
     
Tanaman kemiri sunan, ujar dia, juga mampu hidup di lahan marjinal dan sudah diujicobakan di lahan eks tambang timah di Bangka Belitung dan eks tambang batu bara di Kalimantan dengan hasil yang bagus.
     
Buah kemiri sunan  selain bijinya yang bisa digunakan sebagai bahan baku biodiesel, kulitnya bisa jadi pupuk dan bungkilnya bisa jadi pakan ternak, bahkan juga menghasilkan produk samping seperti sabun, lilin, briket hingga tinta printer.
 
Baca juga: Boyolali kembangkan kemiri sunan untuk biodiesel
   
Kelebihan lainnya, ujar dia, pohonnya berusia panjang hingga di atas 50 tahun dan sudah berbuah dalam 3-4 tahun, selain itu buah kemiri sunan tidak perlu dipetik, karena berguguran dengan sendirinya, sehingga lebih mudah memanennya.
     
Sementara itu, peneliti biofuel Balitri Dibyo Pranowo mengatakan sudah meneliti 21 tanaman penghasil biodiesel, antara lain sawit, kelapa, jarak pagar, nyamplung,  kosambi dan lain-lain.
   
“Yang terbaik sebenarnya sawit, tapi sayangnya sawit lebih dipilih jadi bahan pangan, sementara kemiri sunan tidak bisa dimakan, jadi ini juga kelebihannya,” katanya.
     
Produktivitasnya juga tinggi, ujarnya, yakni dari 100 kg buah kemiri sunan bisa menghasilkan 48 kg biodiesel, dan dari satu hektare tanaman kemiri sunan bisa menghasilkan 7 ton crude oil per tahun.
     
“Kami juga membuat mesinnya, dari  mesin pengupas sampai bioreaktornya hingga jadi minyak solar,” kata Dibyo yang juga ahli membuat mesin.

Baca juga: DPPPI: penanaman Kemiri Sunan dukung energi terbarukan
Baca juga: IPB siapkan 200 hektare pengembangan kemiri sunan

 

Pewarta: Dewanti Lestari
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vaksinasi mampu tekan kasus rabies di Kabupaten Sigi-Sulteng

Sigi, Sulteng (ANTARA News) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, dalam kurun tiga tahun terakhir ini berhasil menekan kasus rabies di daerah itu dengan gencar melaksanakan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinasi.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi, Tugiran, Rabu, di Sigi, mengatakan, penyakit gigitan anjing gila di daerahnya tetap mendapat perhatian serius pemerintah setempat.

“Kami melaksanakan vaksinasi dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka rutin melakukan vaksinasi terhadap binatang peliharaan seperti anjing, kera/monyet dan kucing,” katanya.

Ketiga binatang itu dapat menularkan penyakir rabies sehingga perlu mendapat perhatian masyarakat.

Menurut Tugiran, masyarakat yang memiliki binatang tersebut harus dengan kesadaran sendiri melakukan vaksinasi secara rutin.

Di samping itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga mempunyai program khusus vaksinasi yang melibatkan banyak  petugas di lapangan.

Tugiran tidak merinci, tetapi pada 2018, instansinya merealisai vaksinasi rabies di 15 kecamatan di Kabupaten Sigi dengan menghabiskan vaksin sebanyak 2.700 cc dari target 2.500 cc.

Dia mengaku kasus rabies di Kabupaten Sigi setiap tahunnya cenderung menurun. Namun demikian, tetap perlu diwaspadai .

Kasus rabies yang menonjol di Kabupaten Sigi, kata dia, yakni di Kecamatan Palolo, KUlawi dan Juga Sigibiromaru.

Tugiran mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan binatang peliharaan, sebab biarpun jinak, sewaktu-waktu bisa menggigit tuannya.

Karena itu, mengantisipasinya, maka perlu binatang tersebut divaksinasi secara rutin sesuai dengan jangka waktu.

Jika sudah divaksin, maka dapat mengurangi resiko yang tidak diinginkan, demikian Tugiran.

Baca juga: Ribuan Anjing Ikut Gerakan Vaksinasi

Baca juga: BBTNLL bangun penangkaran tarsius di Sigi

Baca juga: Vaksinasi massal bebaskan Bali dari rabies

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019