Ribuan paket bantuan disalurkan untuk korban tsunami

Sukabumi (ANTARA News) – Palang Merah Indonesia (PMI) mendistribusikan sebanyak 1,156 paket bantuan untuk korban bencana tsunami dan gempa bumi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

“Bantuan yang terdiri dari enam item barang seperti terpal, jerigen, blanket, selter toll kit, hygenkit dan ember semua dikelompokan menjadi satu paket untuk setiap kepala keluarga yakni di Desa Sipi sebanyak 545 dan 611 paketnya lagi di Desa Tompe,” kata Kordinator Distribusi PMI Sulawesi Tengah (Sulteng) Hidayat Turungku dalam sambungan telepon, Sabtu.

Menurutnya, dalam pendistribusian bantuan tersebut relawan kerap terkendala adanya warga yang susah diatur bahkan mengamuk karena tidak kebagian bantuan. Ke depannya PMI akan mendistribusikan bantuan ke Kabupaten Sigi dan Parigi hingga 4 Maret.

Sementara, Kepala Desa Tompe Daeng Marela menambahkan bahwa distribusi hari ini sudah cukup baik dan berterima kasih kepada PMI sudah membantu warganya karena dapat meringankan beban meskipun masih ada beberapa warga yang belum mendapatkan.

Yang masih jadi kendala saat ini, yakni jumlah kepala keluarga lebih banyak dari bantuan yang didistribusikan, sehingga perlu adanya pemilahan lagi siapa yang paling berhak mendapatkan.

Salah seorang penerima bantuan, Daeng Mukaddas yang merupakan warga Desa Tompe mengatakan terbantu dengan adanya PMI karena masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya khususnya mereka yang menjadi korban bencana.

“Kami berharap dalam penyaluran bantuan dilakukan di masing-masing dusun agar masyarakat tidak semata-mata terkonsentrasi di satu titik seperti ini karena ada antrean yang panjang sehingga menyebabkan kemacetan,” katanya.

Ia menambahkan ke depannya PMI bisa memberikan bantuan berupa hunian sementara untuk korban bencana dan masyarakat juga dibuatkan kelompok kecil yang nantinya diberikan bantuan sesuai keahlian yang mereka miliki dengan begitu dapat membantu memulihkan perekonomian masyarakat.*

Baca juga: Korban bencana Palu masih butuh bantuan

Baca juga: Zona merah bencana diminta tidak dijadikan daerah pemukiman

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mensos era Soeharto, Nani Soedarsono, tutup usia

Jakarta  (ANTARA News) – Menteri Sosial pada Kabinet Pembangunan IV pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, Nani Soedarsono meninggal dunia karena sakit setelah dirawat di RS Medistra Jakarta, Sabtu, pukul 15.10 WIB.

Sekjen Kementerian Sosial Hartono Laras yang dihubungi di Jakarta, Sabtu mengatakan, Nani yang menjabat Menteri Sosial pada 1983-1988 tersebut akan dimakamkan di TMP Kalibata pada Minggu 17 Februari.

“Betul, beliau sakit dan dirawat di RS Medistra. Keluarga besar Kementerian Sosial menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya beliau,” katanya.

Nani Soedarsono lahir di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, 28 Maret 1928. Ia merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Ia juga aktif di organisasi sosial dan politik.

Sebelum menjabat menteri, Nani yang memiliki nama lengkap Rr Naryati sudah memegang berbagai jabatan penting antara lain Wakil Ketua DPP Golkar, anggota Komisi III DPR, Sekjen Kowani, dan Ketua Umum Himpunan Wanita Karya.

Nani menikah dengan Soedarsono pada 1953 yang merupakan teman kuliahnya di FH UGM. Pasangan ini dikaruniai seorang putra dan dua putri. 

Dikutip dari www.nanisoedarsono.com, kemampuan intelektual yang diperoleh dari perguruan tinggi, mendorong Nani membaktikan kemampuannya dengan mendirikan sekolah dan menjadi guru SMA “Indonesia”, sekolah lanjutan untuk  pemuda Indonesia meski mereka sudah tidak remaja lagi. Murid-muridnya kebanyakan berasal dari luar Jawa karena keterbatasan sarana gedung sekolah.

Potensi dan kemampuannya tidak berhenti sebagai guru, di sela-sela kuliahnya pun digunakan untuk menjadi penyiar RRI Yogyakarta, mengasuh program tentang wanita. 

Saat  Nani masih mahasiswa sampai lulus sebagai sarjana hukum, ia membaktikan dirinya sebagai staf di Balai Penelitian dan Peninjauan Sosial Yogyakarta.
 

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nol Diskriminasi terhadap ODHA masih jadi tantangan

Depok (ANTARA News) – Dewan Nasional Jaringan Indonesia Positif (JIP) Yudi Syahendra menilai Nol Diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) masih menjadi tantangan untuk diwujudkan di Indonesia.

“Diskriminasi tidak akan hilang tanpa peran aktif dan tindakan dari semua orang untuk mengakhirinya,” kata Yudi di Depok, Sabtu.

Ia mengatakan seharusnya semuanya bergerak mulai dari tokoh agama, pemerintah, komunitas dan tidak kalah penting juga media untuk memberikan pemahaman tentang HIV/AIDS yang benar kepada masyarakat.

Sebelumnya diskriminasi terjadi terhadap 14 Anak dengan HIV/AIDS atau ADHA yang tinggal di Yayasan Lentera ditolak untuk bersekolah di SDN Purwotomo Solo seiring dengan penolakan yang dilakukan oleh orang tua siswa lain.

Selain itu, diskriminasi juga terjadi beberapa waktu lalu di mana lima anak yang positif HIV di Samosir, Medan, Sumatera Utara, juga tidak diperkenankan bersekolah seperti anak-anak lainnya oleh masyarakat sekitar.

Namun ia mengakui diskriminasi terhadap ODHA ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja tetapi juga terjadi di negara-negara Eropa maupun Amerika Serikat.

Yudi Syahendra yang biasa di sapa Yudi Kotek mengatakan Nol Diskriminasi menyoroti mengenai mengenai hak setiap orang bebas dari diskriminasi.

Persoalan diskriminasi yang terjadi, katanya, justru kemudian melemahkan berbagai upaya penanggulangan HIV yang sudah dilakukan saat ini.

Dunia global telah memiliki strategi fast track untuk mengahiri epidemi AIDS pada 2030, yang terdapat tiga tujuan besar yang ingin dicapai sebagai pencegahan dan pengendalaian HIV-AIDS adalah untuk mewujudkan target Three Zero yaitu pertama tidak ada lagi penularan HIV.

Sedangkan kedua tidak ada lagi kematian akibat AIDS dan ketiga tidak ada lagi stigma dan diskriminasi baik pada ODHA, populasi kunci maupun rentan.

Sementara itu, Focal Point JIP Depok Dimas Prasetyo mengatakan dalam sebuah survei terhadap 19 negara, seperempatnya dari orang yang hidup dengan HIV dilaporkan mengalami beberapa bentuk diskriminasi dalam perawatan kesehatan.

Diskriminasi sering terjadi karena didasarkan pada  informasi yang salah atau takut karena ketidaktahuan. Untuk mengakhiri diskriminasi, semua lapisan masyarakat memiliki pernanan penting termasuk media dalam pemberitaan yang positif dan benar.

“Agen perubahan dalam menciptakan lingkungan kondusif harus diciptakan untuk mengakhiri epidemi AIDS di dunia,” katanya.

Baca juga: Surakarta siapkan sekolah untuk anak dengan HIV/AIDS

Baca juga: ODHA masih ditekan stigma negatif di tempat kerja

Baca juga: “Tanya Marlo”, aplikasi tempat menggali informasi seputar HIV/AIDS
 

Pewarta:
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sabtu ceria di Musholla Al-Hidayah

Denpasar (ANTARA News) – Sabtu (16/2) saat ibadah subuh, musholla Al-Hidayah Gatsu (Gatot Subroto), Kota Denpasar terlihat lebih semarak.

Tidak seperti biasanya, jamaah Shalat Subuh di musholla kecil di dekat Lapangan Lumintang itu mencapai puluhan orang, sekitar 30-40 orang.

Suasana semarak itu terlihat dari semangat jamaah melakukan sholat subuh yang tidak lagi datang dari kawasan Gatsu VI-F, tapi juga Gatsu VI-L, atau bahkan jamaah juga datang dari Gatsu IV dan Gatsu V yang menuju musholla dengan mengendarai sepeda motor.

Selepas shalat, anggota jamaah subuh itu tidak langsung pulang, namun duduk berjajar di teras musholla, lalu anggota jamaah lainnya membagikan nasi bungkus dan air mineral, ada pula sebagian anggota jamaah lain tampak menyeduh kopi untuk dibagi-bagikan kepada anggota jamaah lain.

Jamaah menunggu proses pembagian tuntas, lalu pembina yayasan dari musholla itu memimpin doa bersama untuk mendoakan kesehatan jamaah masjid dan keluarganya, baik yang sempat datang maupun yang sakit dan terbaring di rumah.

Setelah itu, jamaah pun menyantap hidangan nasi bungkus dan segelas kopi seduh. “Nasi-nya enak, sambalnya pedas dan mantap,” ujar anggota jamaah musholla itu, Sanusi.

“Benar, enak, tapi sambalnya terlalu pedas,” timpal anggota jamaah lain, Andik, yang baru dua kali mengikuti kegiatan yang disebut dengan `Sabtu Ceria` Musholla Al-Hidayah Gatsu-Denpasar itu.

Di sela-sela menyantap hidangan itu, jamaah yang hadir bercerita tentang keseharian yang dialami anggota jamaah yang hadir. Tidak jarang, sebagian jamaah menanyakan kabar atau kondisi jamaah yang tidak hadir kepada teman sesama anggota jamaah.

Selain nasi dan kopi, ada juga kue yang tersedia. Bahkan, Sabtu (16/2) atau pelaksanaan yang keempat kalinya itu ada anggota jamaah yang menyumbangkan dua kardus Al Qur`an.

Karena itu, menjelang acara makan bersama itu dimulai, Sekretaris Yayasan Al-Hidayah Gatsu, Purwadi, menyerahkan sumbangan dua kardus Al-Qur`an itu kepada pembina yayasan, H Daldiri.

Kegiatan makan bersama setelah Shalat Subuh berjamaah di musholla itu memang tergolong baru, yakni dilaksanakan pada setiap hari Sabtu dan kegiatan “Sabtu Ceria” yang pertama kalinya dilaksanakan pada 26 Januari 2019.

Masyarakat sekitar cukup antusias mengikuti kegiatan itu. Sabtu berikutnya justru semakin bertambah jumlahnya, sehingga musholla yang setiap sore digunakan untuk Taman Pendidikan Qur`an (TPQ) atau tempat mengaji untuk anak-anak itu pun semakin semarak.

Ajakan berjamaah

Awalnya, “Sabtu Ceria” itu hanyalah ngopi bersama dengan 4-5 orang anggota jamaah setelah Shalat Subuh di warung kopi tidak jauh dari musholla.

“Lama kelamaan, jamaah yang ikut ngopi semakin banyak, sehingga muncul gagasan untuk merencanakan kegiatan yang lebih positif,” kata penggagas `Sabtu Ceria` H Mansur.

Setelah itu, ia pun mengajak anggota jamaah musholla yang lain yakni Umar, Udin, Susilo, dan H Hasan untuk merencanakan kegiatan yang akhirnya dinamakan “Sabtu Ceria” itu.

“Teman-teman mengusulkan untuk memindahkan lokasi ngopi bersama dari warung kopi ke teras musholla, lalu saya pun meminta izin kepada Pak Pur (Purwadi) selaku sekretaris Yayasan Al-Hidayah Gatsu, yang diteruskan kepada pengurus yayasan yang lain,” katanya.

Akhirnya, pengurus setuju hingga terlaksanalah kegiatan “Sabtu Ceria” pada setiap Hari Sabtu setelah Shalat Subuh.

Ia mengaku teman-temannya sempat menanyakan kesinambungan itu terkait biaya, namun hal itu pun disetujui yayasan untuk menawarkan kepada anggota jamaah yang hadir untuk memberikan sumbangan sukarela guna pelaksanaan acara itu.

“Biayanya sebenarnya tidak banyak, karena kami hanya membutuhkan biaya untuk nasi bungkus, sedangkan kopi dan camilan lain selalu ada yang menyumbang. Untuk nasi bungkus juga hanya Rp5.000 per bungkus, jadi kalau 30 orang membutuhkan kurang dari Rp200.000,” katanya.

Gayung bersambut, anggota jamaah pun berebut untuk menyumbang biaya melalui dirinya, ada yang menyanggupi untuk menyumbang Rp50.000 pada setiap hari Sabtu, namun tidak sedikit pula yang menyumbang lebih dari itu, meski secara bergantian, termasuk teman-teman penggagas.

Namun, kegiatan itu tidak hanya sukses dalam pelaksanaan, namun tujuan kegiatan itu pun tercapai yakni ajakan kepada masyarakat sekitar musholla untuk melaksanakan shalat berjamaah, khususnya Shalat Subuh, yang mana ada “bonus” makan bersama untuk setiap hari Sabtu.

“Alhamdulillah, masyarakat sekitar musholla yang melaksanakan shalat berjamaah, khususnya Shalat Subuh, semakin bertambah setiap hari. Kalau sebelumnya hanya 3-4 orang atau bahkan pernah tidak ada kegiatan shalat berjamaah, tapi sekarang sudah mencapai 30-40 orang,” katanya.

Ya, Sabtu Ceria merupakan cara musholla kecil di Kota Denpasar itu untuk mengajak masyarakat melaksanakan shalat berjamaah di tengah-tengah mayoritas masyarakat Bali yang beragama Hindu.*

Baca juga: Pemkot Bogor imbau warganya shalat subuh berjamaah

Baca juga: Polisi Lhokseumawe diinstruksikan shalat subuh berjamaah bersama warga

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ASN Yahukimo belun terima jatah beras setahun

Wamena (ANTARA News) – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua mempertanyakan jatah beras yang belum diterima satu tahun lebih.

Saulus Sobolim yang merupakan petugas kesehatan di Puskesmas Kurima, Kabupaten Yahukimo, saat di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Sabtu, mempertanyakan kendala yang menghambat penyaluran beras hak mereka.

Ia mengatakan setiap bulan telah dilakukan pemotongan gaji untuk pembayaran beras, tetapi hingga kini mereka belum menerima jatah beras.

“Kami seluruh pegawai di Kabupaten Yahukimo belum terima jatah beras. Itu kendalanya apa. Ini sudah terjadi sekitar satu tahun lebih, yaitu terjadi sejak tahun kemarin dan berlangsung hingga tahun ini,” katanya.

Terakhir kali ia menerima jatah beras pada Januari 2018 dan untuk selanjutnya hingga Februari 2019 belum diterima lagi.

Saulus dan ASN lainnya berharap pemerintah memberikan keterangan, apakah pembayaran dari keuangan tidak dilakukan ke PD Irian Bakti selaku penyedia beras atau karena masalah lain.

“Kami ingin penjelasan dari pemerintah Yahukimo, kenapa kabupaten lain bisa tapi kami Yahukimo tidak. Padahal setiap bulan ada pemotongan gaji kita sekitar 5 persen untuk beras,” tambahnya.

Ia mengatakan apabila pengadaan jatah beras tidak bisa dipenuhi maka alangkah baiknya uang mereka dikembalikan agar mereka membeli sendiri.

“Kalau memang sulit untuk menyediakan beras bagi pegawai, lebih baik diuangkan saja dan kami beli sendiri,” ujarnya.

Bupati Yahukimo Abock Busup yang berusaha dihubungi melalui telepon selulernya pada Sabtu, belum dapat tersambung.*

Baca juga: Lampu tenaga surya akan terangi 40 distrik terisolir Yahukimo

Baca juga: Kementerian ESDM bagikan seribu lampu surya di pedalaman Yahukimo Papua

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Mismatch” masih jadi permasalahan pendidikan

Solo (ANTARA News) – Mismatch atau ketidaksesuaian kebutuhan pasar kerja dengan lulusan pendidikan masih menjadi permasalahan sektor pendidikan di dalam negeri.

“Faktanya dari seluruh tenaga kerja yang ada di Indonesia, lebih dari 40 persennya mismatch,” kata Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Inovasi dan Daya Saing Ananto Kusuma Seta pada Seminar Nasional dengan tema “Teknologi, Industri, dan Pendidikan” di Surakarta, Sabtu.

Ia menyebutkan dalam hal ini terjadi horisontal mismatch dan vertikal mismatch. Menurut dia, untuk horisontal mismatch ini yaitu seorang lulusan Fakultas A yang seharusnya bekerja jenis A tetapi harus bekerja jenis B yang tidak dipelajari dalam kurikulum.

“Sebetulnya tidak apa-apa, tetapi jadinya mubazir,” tambahnya.

Selain itu, lanjutnya ada juga vertikal mismatch, yaitu lulusan Strata 1 (S1) harus mengambil pekerjaan yang seharusnya untuk anak lulusan SMA.

“Jumlahnya ini lebih dari 50 persen. Vertikal ini bisa overqualified dan bisa underqualified. Ini menjadi persoalan bagi kita. Oleh karena itu, kita merefleksi sendiri ke mana arah pendidikan Indonesia ke depan,” terangnya.

Ia mengakui hingga saat ini belum ada terobosan di dunia pendidikan yang mampu menyelesaikan permasalahan tersebut.

Selain itu, pekerjaan rumah lain di sektor pendidikan yang perlu dibenahi yaitu bagaimana meminimalisasi angka pengangguran khususnya dari lulusan perguruan tinggi.

“Data BPS per bulan Agustus 2018 menyebutkan jumlah pengangguran di pendidikan tinggi cenderung meningkat jika dibandingkan 2017 pada bulan yang sama. Ini jadi PR kita bersama, bagaimana menghasilkan lulusan yang tidak bersaing dengan robot dan menghasilkan lulusan yang bisa awet untuk memasuki dunia pekerjaan di masa depan,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, yang perlu dilakukan ke depan adalah melakukan perubahan paradigma.

“Salah satu yang dilakukan adalah memastikan apa yang kita bekalkan, yaitu top ten skill, seperti kepemimpinan dan kemampuan dalam berkomunikasi,” katanya.*

Baca juga: Raperda pendidikan untuk kemakmuran diperjuangkan PKS Jatim

Baca juga: KPAI: awal 2019 kekerasan di bidang pendidikan didominasi perundungan

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Iriana Jokowi akan kunjungi Ambon

Ambon (ANTARA News) – Ibu Negara, Iriana Joko Widodo diagendakan mengunjungi Ambon, ibu kota Provinsi Maluku pada 19 hingga 20 Februari 2019.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Retty Assagaff di Ambon, Sabtu, mengatakan, mengapresiasi kehadiran Ibu Negara yang berdasarkan koordinasi dengan Tim Penggerak PKK Pusat dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan.

“Kami bangga karena Ibu Iriana sudah mengunjungi Ambon beberapa kali saat mendampingi Presiden Jokowi,” ujarnya.

Apalagi, kehadiran Ibu Iriana juga dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Organisasi Aksi Solidartas Era Kabinet Kerja (OASE-KK).

Retty yang juga istri Gubernur Maluku, Said Assagaff yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 10 Maret 2019 itu mengemukakan, Ibu Iriana dijadwalkan memberikan sosialisasi narkoba di Korem 151/Binaya, mengunjungi pameran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Maluku dan menikmati pesona Teluk Dalam Ambon saat jamuan makan malam di Lateri Beach.

Ibu Iriana dijadwalkan menghadiri kegiatan bersih pantai di kawasan Pangkalan Utama TNI-AL(Lantamal) IX/ Ambon di desa Halong, kecamatan Baguala yang dimeriahkan olahraga goyang Tobelo.

“Kami memanfaatkan kehadiran Ibu Negara juga untuk mengunjungi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dikelola Tim Pengerak PKK Maluku di Karang Panjang, kecamatan Sirimau diselingi menanam sayur dan memotivasi para siswa cara mencuci tangan yang benar,” ujarnya.

Ibu Iriana dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina OASE-KK akan menyaksikan Inspeksi Visual Asam (IVA) test bagi 500 ibu-ibu pedagang pasar tradisional, penyapu jalan dan organisasi perempuan lainnya.

“Kegiatan IVA test strategis  dilakukan untuk deteksi dini kanker serviks. Kanker ini tidak menimbulkan gejala dan sulit dideteksi pada stadium awal,” katanya.

Ibu Iriana mengakhiri kunjungannya ke Ambon dengan menutup kegiatan menggambar oleh anak-anak yang diselenggarakan di Maluku City Mall pada 18 hingga 20 Februari 2019.

“Pastinya keberadaan Ibu Negara memotivasi Tim Penggerak PKK Maluku, organisasi perempuan lainnya serta masyarakat Maluku agar berperan aktif dalam pembangunan, pemerintahan dan pelayanan sosial,” lanjut Retty.

Baca juga: OASE ajak pengajar PAUD di Aceh sebarkan pendidikan berkarakter
Baca juga: UMKM anyaman bili dapat perhatian Ibu Negara

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Syarief Hasan ungkapkan Ibu Ani terdengar lebih bersemangat

Singapura (ANTARA News) – Politisi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan suara Ani Yudhoyono, istri Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono terdengar bersemangat.

“Kondisinya membaik, suaranya semangat,” kata Syarief yang berkomunikasi dengan Ani menggunakan telepon video di National University Hospital Singapura, Sabtu.

Ia menyebutkan suara yang penuh dengan semangat itu menandakan kondisinya mulai pulih. 

Apalagi, berdasarkan cerita kerabat yang mengunjungi Ani sebelumnya juga menyebut suaranya kini terdengar lebih semangat.

Hal senada dikatakan mantan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman yang menilai suara Ani terdengar penuh semangat.

“Suaranya semangat sekali,” ujar dia.

Sutarman yang datang bersama mantan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo beserta para istri sempat dua kali naik ke ruang perawatan Ani.

Ia berharap kondisi mantan first lady itu terus membaik dan pulih seperti sedia kala.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah menyatakan wajah Ani nampak segar.

Daya ingat Ani pun sangat baik, terbukti, masih ingat Syarief Hasan merupakan caleg dari daerah pemilihan Cianjur, Jawa Barat.

“Secara spesifik, hafal,” kata Khofifah.

Baca juga: Ani Yudhoyono belum bisa ditemui langsung

Baca juga: SBY sebut Ibu Ani sangat kuat

Baca juga: Denada semangati Ibas

Pewarta:
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Permukaan air Bengawan Solo di hilir Jatim naik lagi

BPBD sudah menyediakan berbagai kebutuhan dalam menghadapi ancaman banjir Bengawan Solo

Bojonegoro (ANTARA News) –  Kondisi permukaan air Sungai Bengawan Solo baik di hulu Jawa Tengah, maupun di hilir Jawa Timur, mengalami kenaikan, menurut Perum Jasa Tirta I Sub Divisi ASA III/3 Bojonegoro, Jawa Timur.

“Ketinggian air Bengawan Solo di hilir Jawa Timur mengalami kenaikan tapi masih aman di bawah siaga banjir,” kata Pengamat Prasarana Pengairan PJT Sub Divisi ASA III/3 Bojonegoro Muhammad Yudo Nugroho di Bojonegoro, Sabtu.

Menurut dia, ketinggian air Bengawan Solo, di hulu, Jawa Tengah, sehari lalu mengalami kenaikan, tapi sekarang ketinggiannya mulai turun, sedangkan di Ndungus, Ngawi, ketinggian air masih naik.

Pantauan Antara, kenaikan air Bengawan Solo di hilir Bojonegoro, dipengaruhi pasokan air dari Kali Kening Tuban, yang airnya masuk ke Bengawan Solo.

Saat ini Kali Kening dalam kondisi meluap merendam tanaman padi dan tebu di sejumlah desa di Kecamatan Parengan dan Soko, Tuban.

“Tanaman padi saya baru berbuah sekarang terendam air luapan Kali Kening,” kata seorang petani Desa Margorejo, Kecamatan Parengan, Tuban Sumiran di lokasi sawahnya.

Selain tanaman padinya, kata dia, juga ada tanaman padi milik sejumlah petani lainnya yang masih sedesa juga terendam air luapan Kali Kening.

“Kalau tanaman padi saya terendam air banjir ya jelas produksinya akan berkurang,” ujarnya.

Data di PJT I Sub Divisi ASA III/3 Bojonegoro menyebutkan ketinggian air Bengawan Solo di taman Bengawan Solo (TBS) di Desa Ledokwetan, Kecamatan Kota, merangkak naik hingga mencapai 10,05 meter, Sabtu pukul 09.00 WIB.

Pada waktu bersamaan ketinggian air Bengawan Solo di Karang Nongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer dari kota, mencapai 25,20 meter.

Di hilirnya di Babat, Laren, Karanggeneng, dan Kuro, Lamongan, masing-masing 5,58 meter, 3,24 meter, 2,43 meter, dan 0,38 meter.

“BPBD sudah menyediakan berbagai kebutuhan dalam menghadapi ancaman banjir Bengawan Solo, juga banjir bandang,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Nadif Ulfia.

Ia menambahkan Bengawan Solo di daerahnya pada musim hujan tahun ini belum meluap, tapi banjir bandang sudah melanda sejumlah lokasi, akibat meluapnya sungai di wilayah setempat.

Baca juga: BPBD Bojonegoro mulai waspadai ancaman banjir
Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup cek pencemaran Bengawan Solo

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wakuliner sisihkan donasi dari fitur kuliner untuk panti asuhan

Jakarta (ANTARA News) – Perusahaan marketplace kuliner Wakuliner serahkan donasi pelanggan ke Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3 Tebet, Jakarta, Sabtu.

CEO Wakuliner Anthony Gunawan mengatakan donasi tersebut disisihkan dari pembelanjaan pelanggan di fitur Kuliner Nusantara dan katering (jasa boga).

“Setiap pesanan pelanggan akan disisihkan Rp500 untuk program Waku-peduli,” kata Anthony.

Dalam kegiatannya kali ini Wakuliner membagi nasi kotak dan membuat beragam kegiatan untuk anak di panti asuhan.

Anthony mengatakan karena Wakuliner adalah perusahaan yang bergerak dibidang kuliner, maka donasi tersebut disumbangkan dalam bentuk makanan.

Selain itu pihaknya juga sangat memperhatikan isu kelaparan dan gizi anak di Indonesia. Dengan adanya program tersebut ia berharap dapat membangun kesadaran bahwa kelaparan dan perbaikan gizi adalah tanggung jawab bersama.

Selain berbagi makanan dengan anak-anak panti asuhan, program Wakupeduli juga memberikan makan gratis kepada satu keluarga dhuafa setiap harinya.

Sejak bulan Januari 2019, Wakuliner telah membantu tiga keluarga dhuafa dan satu panti asuhan Putra Nusa, Jakarta Pusat.

Ia berharap dengan semakin berkembangnya Wakuliner, maka semakin banyak orang yang dapat dibantu.

“Kami ingin program ini terus berkembang, tidak hanya di Jakarta saja tetapi ke daerah lain di Indonesia,” kata dia.

Baca juga: Seniman Piaman himpun donasi untuk penderita kanker

Baca juga: Donasi untuk masjid Gaza kini bisa disalurkan lewat aplikasi

Baca juga: Punya dompet digital, PayTren kembangkan untuk donasi masjid

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

9 unit damkar padamkan kebakaran lahan di Lhokseumawe

Lhokseumawe  (ANTARA News) – Sembilan unit armada pemadam kebakaran berusaha memadamkan api pada kebakaran lahan kosong di sekitar area perkantoran Dinas Pekerjaan Umum Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sabtu.

Kejadian kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB tersebut, langsung diantisipasi dengan menurunkan delapan unit armada pemadam kebakaran milik Pemkot Lhokseumawe dan satu unit armada pemadam kebakaran milik Pemkab Aceh Utara, ungkap Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Lhokseumawe, Ridwan Puteh.

Menurutnya, api merambat begitu cepat hingga dalam waktu singkat  membakar lahan seluas satu hektare. Ia tidak mengetahui penyebab kebakaran lahan tersebut.

Secara keseluruhan, luas lahan kosong yang ditumbuhi ilalang dan tanaman semak tersebut mencapai sekitar tiga hektare di mana terdapat juga area perkantoran dan juga beberapa rumah penduduk.

“Untung dengan cepat diketahui dan langsung dilakukan kordinasi antar pihak terkait seperti Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Lhokseumawe, RAPI (Radio Antar-Penduduk Indonesia) dan TNI Polri, agar kebakaran tidak meluas dan sekitar pukul 14.30 Wib api berhasil dipadamkan,” jelasnya.

Mengingat kondisi cuaca yang terik serta angin kencang sangat berpotensi menyebabkan kebakaran, ia meminta kepada warga untuk lebih berhati-hati.

“Kita sangat mengharapkan kepada siapa saja  supaya berhati-hati dengan bahaya kebakaran. Karena kebakaran dapat saja terjadi dengan mudah apabila kita lengah dan tidak hati-hati. Untuk itu, perlu diperhatikan bagi masyarakat, jangan membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering atau membakar sampah tanpa dikontrol serta kegiatan lainnya yang berpotensinya terjadinya kebakaran,” kata Ridwan.

Baca juga: Kebakaran lahan gambut di Aceh Barat meluas
Baca juga: Di Lhokseumawe-Aceh, kebakaran mulai terjadi di lahan gambut

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SBY sebut Ibu Ani sangat kuat

Singapura (ANTARA News) – Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan istrinya, Ani Yudhoyono, yang didiagnosis menderita kanker, adalah sosok yang sangat kuat.

“Enggak ada tanda-tanda sama sekali, ibunya sangat kuat,” kata SBY saat menerima kunjungan mantan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman dan Jenderal Polisi Timur Pradopo di National University Hospital Singapura, Sabtu.

Bahkan, sebelum sakit, Ani Yudhoyono masih mendampingi suaminya berkeliling daerah, antara lain Sumatera Utara dan Aceh.

Namun disebutkan, di Aceh kondisi Ani mulai cepat lelah.

“Kami enggak sangka itu kanker,” kata SBY.

Namun, ia optimistis, penanganan kesehatan yang diberikan kepada istrinya belum terlambat.

“Sekarang sedang diatasi. Semoga membaik,” kata dia.

Sebelumnya, SBY menyatakan istrinya dirawat di Singapura sejak 2 Februari 2019, atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

“Atas nama Ibu Ani dan keluarga besar SBY, saya mohon doa dari para sahabat agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dengan takdir dan kuasanya, memberikan kesembuhan kepada istri tercinta Ibu Ani, atau Kristiani Herawati binti Sarwo Edhie Wibowo, agar Ibu Ani dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di Tanah Air,” kata SBY.

SBY mengatakan dirinya amat mengetahui, Ani Yudhoyono adalah sosok yang kuat, tabah, dan tegar dalam menghadapi tantangan kehidupan, termasuk ketika Ani menjalani dalam suka dan duka selama 10 tahun dirinya mengemban tugas memimpin Indonesia dahulu.

“Namun, bagaimanapun, saya, ibu Ani dan keluarga harus bersatu dalam semangat keyakinan dan kekuatan agar semua ikhtiar untuk penyembuhan Ibu Ani dengan izin pertolongan Allah dapat berhasil dengan baik,” ujar dia.

Baca juga: Dua Mantan Kapolri jenguk Ani Yudhoyono di Singapura
Baca juga: PM Singapura beserta wakil jenguk Ani Yudhoyono

 

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BNPB minta masyarakat tidak perlu takut berlebihan soal potensi bencana

Jakarta (ANTARA News) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo meminta masyarakat untuk tidak takut berlebihan terhadap potensi bencana di Tanah Air.

“Tidak perlu kuatir, tidak perlu takut berlebihan, selalu ada cara untuk menyelesaikannya,” kata Doni Monardo di sela-sela Rapat Pimpinan Kopassus, di Jakarta, Sabtu.

Ia meminta semua pihak mempersiapkan diri untuk siaga menghadapi bencana karena posisi Indonesia yang berada di atas patahan lempeng yang rawan bencana.

“Kita harus siapkan bangsa kita karena kita hidup di atas patahan lempeng, ini harus dihadapi,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa dengan berkembangnya penelitian dari berbagai pakar, jumlah patahan lempeng yang ditemukan di wilayah Indonesia bakal semakin bertambah.

“Pada 2015 ditemukan 85 patahan lempeng, sekarang sudah lebih dari 260 patahan, mungkin saja dua atau tiga tahun mendatang akan ditemukan lebih banyak lagi patahan lempeng,” katanya.

Ia pun berharap semua pihak mau bekerja sama dengan para pakar tersebut agar wilayah-wilayah berbahaya tidak dihuni oleh masyarakat.

“Kalau pakar bisa temukan lagi (patahan lempeng), dan kita bersama masyarakat bisa kerja sama, bisa menentukan di mana patahan-patahan berbahaya, jangan bangun bangunan di situ supaya kita terhindar dari malapetaka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Doni meminta semua pihak untuk tidak meremehkan prediksi para pakar karena beberapa prediksi tersebut sudah terbukti terjadi.

“49 tahun lalu, ahli pernah mengatakan jangan jadikan (Kota) Palu sebagai ibukota provinsi karena tahun 2000, akan terjadi gempa dan tsunami. Banyak yang keberatan (dengan hasil penelitian tersebut, red). Tapi kemudian 18 tahun setelah tahun 2000 terjadi gempa, tsunami dan likuifaksi di Palu,” katanya.

Sebelum terjadi tsunami di Selat Sunda pada akhir tahun 2018, empat bulan sebelumnya, ahli gempa dan tsunami Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Dr. Widjo Kongko sudah memberikan peringatan berdasarkan hasil pemodelan terkait potensi tsunami akibat Gunung Anak Krakatau. “Pakar kita sudah hebat (dalam memprediksi),” katanya. 

Baca juga: Batu pemecah ombak justru berbahaya saat tsunami, sebut kepala BNPB

Baca juga: BNPB ajak tokoh agama sampaikan materi kesadaran bencana

Pewarta:
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ani Yudhoyono belum bisa ditemui langsung

 Singapura (ANTARA News) – Ani Yudhoyono, istri  Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang kini dirawat di National University Hospital Singapura, masih belum bisa ditemui secara langsung oleh tamu-tamunya yang datang dari Indonesia.

“Masih belum bisa ditemui langsung, tadi para ibu (istri) hanya bisa `video call`,” kata mantan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman yang ditemui di lobi rumah sakit, Singapura, Sabtu.

Ia menambahkan, suara Ani Yudhoyono terdengar semangat, tidak lemah layaknya orang sakit.

Sutarman datang bersama mantan Kapolri Jenderal Besar Timur Pradopo beserta para istri.

Sutarman, Timur dan para istri diterima langsung oleh SBY yang ditemani putranya, Eddhy Baskoro Yudhoyono di lobi rumah sakit.

Kepada Sutarman dan rombongan, SBY menyatakan kaget dengan sakit yang diderita istrinya, karena tidak ada tanda-tanda sama sekali.

Sebelum sakit, Ani menemaninya melakukan kunjungan ke berbagai daerah, di antaranya Sumatera Utara dan Aceh.

Kondisinya sempat melemah di Aceh.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengatakan belum bisa menemui Ani Yudhoyono secara langsung, melainkan melalui telepon video.

Menurut Khofifah, wajah Ani tampak segar dalam percakapan itu.

“Bu Ani wajahnya `fresh`, bicaranya tetap jernih,” kata Khofifah usai menjenguk Ani Yudhoyono di National University Hospital, Singapura, Sabtu.

Ia bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, diberikan kesempatan untuk melakukan telefon video dengan mantan first lady.

Dalam percakapan melalui telepon itu, kata dia, Ani mengucapkan selamat kepada Khofifah dan Emil yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo sebagai kepala daerah.

“Bu Ani memberikan ucapan selamat, luar biasa,” kata dia.

Menurut dia, Ani Yudhoyono masih memiliki daya ingat yang tajam. Hal itu nampak, saat Ani menyebut daerah pemilihan Syarif Hasan dalam Pemilu 2019.

Bahkan, Ani menyempatkan mengirim salam untuk istri Emil Dardak, Arumi.

Baca juga: SBY sebut Ibu Ani sangat kuat
Baca juga: Dua Mantan Kapolri jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

640 pasangan di Kota Tangerang ikuti itsbat nikah

Tangerang,   (ANTARA News) – Sebanyak 640 pasangan suami istri di Kota Tangerang, Banten mengikuti kegiatan itsbat nikah terpadu yang diselenggarakan dalam rangkaian HUT ke-26 tahun Kota Tangerang.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri di Tangerang, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut adalah kerja sama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dengan Kementerian Agama dan Pengadilan Agama Kota Tangerang.

Kegiatannya dilaksanakan di empat lokasi berbeda yakni Ruang Al-Amanah, GOR Benda, GOR Larangan dan Tangerang City Center.

Ia mengatakan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah karena banyak masyarakat Kota Tangerang yang pernikahannya belum mengikuti aturan negara sehingga Pemkot membantu memfasilitasinya.

“Perlunya pengakuan negara dalam suatu pernikahan, karena masyarakat akan memerlukannya kelak. Seperti urusan anak, warisan, umrah dan masih banyak lainnya,” kata Dadi.

Dadi juga mengungkapkan, nantinya program Sidang Itsbat Nikah akan terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat Kota Tangerang.

“Ini diprogramkan karena peringatan HUT Kota Tangerang, namun nantinya akan kami lakukakan secara terus menerus,” ujarnya.

Plt Kepala DP3AP2KB Tangerang Iis Rodiyah juga menjelaskan, nantinya, setelah dilaksanakan Sidang Itsbat, seluruh pasangan suami istri bisa langsung mendaftarkan pernikahannya ke Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan dan mendapatkan dokumen pernikahan secara resmi.

Setelah itu, seluruh pasangan Sidang Itsbat ini juga akan mengikuti Tangerang Bebesan yang akan dilaksanakan pada 3 Maret mendatang dalam pelaksanaan HUT ke-26 Kota Tangerang.

“Semoga program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, serta masyarakat juga bisa menikmati kemeriahan HUT Kota Tangerang ke-26 mendatang,” katanya.

Baca juga: 50.000 pasutri perlu itsbat nikah
 Baca juga: 547 pasangan di Lhokseumawe ikut “itsbat” nikah

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kepala BNPB ajak masyarakat peduli lingkungan

Jakarta (ANTARA News) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo di Jakarta, Sabtu, mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

Pasalnya bencana yang terjadi di Indonesia dapat disebabkan oleh ulah manusia atau peristiwa alam.

Ia mengatakan menurut para pakar, Indonesia adalah wilayah yang sering dilanda bencana.

“Jadi banyak pakar mengatakan Indonesia ini ‘supermarket’ bencana,” katanya.

Hal ini ditunjukkan dengan data jumlah korban jiwa akibat bencana di Indonesia yang termasuk tertinggi di dunia.

“Korban jiwa pada tahun lalu (2018, red.) di seluruh dunia mencapai lebih dari 10 ribu orang. Termasuk, Indonesia yang mengalami korban jiwa empat ribu orang lebih. Indonesia termasuk negara tertinggi (jumlah korban jiwa akibat bencana),” katanya.

Doni mencontohkan beberapa perbuatan manusia yang bisa merusak lingkungan sehingga mengakibatkan bencana, contohnya alih fungsi lahan yang terjadi secara masif di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa yang lebih dari 80 persen kawasan konservasi berubah menjadi lahan pertanian.

“Yang paling mencolok di Jawa Barat terutama di DAS Citarum, hulu Citarum, Gunung Wayang itu sudah habis (hutannya),” katanya.

Ia menambahkan bahwa Indonesia termasuk negara dengan tingkat penghilangan kawasan konservasi tertinggi di dunia.

Pihaknya pun meminta aparat untuk bertindak tegas terhadap pelaku yang merusak lingkungan tersebut.

“Tidak ada kata lain, selain penegakkan hukum karena pelakunya para orang kaya. Orang miskin cuma jadi korban,” bebernya.

Selain itu pihaknya juga menyoroti perilaku pembakaran lahan yang menyebabkan kerugian yang sangat besar.

“Pembakaran lahan pada 2015 menyebabkan kerugian 16,1 miliar dolar AS. Sementara tsunami aceh menyebabkan kerugian 7 miliar dolar AS. Tidak sebanding,” katanya.

Pihaknya juga meminta agar pemanfaatan hutan ke depannya tidak sampai mengganggu keseimbangan lingkungan.

“Kita di satu sisi butuh ekspor tapi di sisi lain kita perlu ada keseimbangan alam,” tegasnya. ***3*** 

Baca juga: BNPB ajak tokoh agama sampaikan materi kesadaran bencana

Baca juga: Doni Monardo akan rangkul peneliti kebencanaan

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sejumlah pejabat dan mantan pejabat jenguk Ani Yudhoyono

Dua mantan Kapolri, Jenderal (pun) Sutarman dan Jenderal (purn) Timur Pradopo, kemudian Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, serta penyanyi Denada Tambunan, menjenguk istri Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, di National University Hospital, Singapura, Sabtu (16/2/2019). (ANTARA/Jainatun Naim)

Solo siapkan sekolah untuk anak pengidap AIDS

403 Views

(Antara)-Empat belas anak dengan HIV AIDS atau ADHA di Kota Solo, Jawa Tengah harus keluar dari sekolah lantaran ditolak orang tua murid. untuk menjamin hak pendidikan mereka, Dinas Pendidikan Kota Solo mencarikan sekolah baru untuk anak-anak  ini.

Pemkot selidiki kerusakan di Gelora Bandung Lautan Api

372 Views

(Antara)-Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, memeriksa Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu sore. wakil walikota segera membentuk tim independen untuk mengkaji dan menelusuri kerusakan di stadion kebanggaan warga kota bandung ini. 

Pergerakan tanah di jalur akses wisata

Foto udara jalan yang terbelah akibat pergerakan tanah di jalur wisata, Karang Tengah, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019). Pergerakan tanah disebabkan oleh tingginya intesitas hujan di kawasan tersebut, mengakibatkan akses jalan menuju tempat wisata tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

Takmir Masjid Yogyakarta bakar Indonesia Barokah

(Antara)-Takmir Masjid Al Ikhlas, Singosare, Kecamatan banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membakar tabloid indonesia barokah, Kamis 14 Februari, karena isi tabloid ini meresahkan. langkah mereka sudah sesuai dengan himbauan Ketua Dewan Masjid Indonesia.

Gempa 5,4 SR guncang Jayapura

Jayapura (ANTARA News) – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua, mencatat gempa berkekuatan 5,4 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Jayapura, Sabtu, sekitar pukul 15.39 WIT.

Gempa tersebut berlokasi di 2,34 Lintang Selatan dan 140,32 Bujur Timur di laut atau 34 kilometer timur laut Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan dari pejabat berwenang terkait kerugian materi atau korban dari gempa berkekuatan 5,4 Skala Richter itu.

Pewarta:
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Jokowi tunda kunjungan ke Malaysia

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menunda rencana kunjungannya ke Malaysia dari rencana semula yang dijadwalkan pada Minggu, 24 Februari 2019.

Penundaan rencana kunjungan Presiden Jokowi tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah dalam jumpa pers saat menghadiri acara di Kuantan, Negeri Pahang, Sabtu.

“Sama seperti tadi malam Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi diutus secara khusus oleh Presiden Jokowi untuk bertemu Perdana Menteri Mahathir untuk menyampaikan surat Presiden Jokowi mohon maaf yang menunda lawatannya ke Malaysia yang semestinya pada akhir bulan ini,” katanya.

Alasan yang diberikan Presiden Jokowi, ujar anggota parlemen dari Pahang ini, karena beliau sedang menghadapi musim kampanye Pemilihan Presiden di Indonesia.

“Ada waktunya memang karena sebab-sebab tertentu lawatan ditunda dan kita memang menganggap hubungan antara Saudi Arabia dan Indonesia penting dan kita akan menunggu tanggal baru yang akan diberikan serta sejauh ini belum ada tanggal baru yang diberikan untuk kunjungan tersebut,” katanya.

Selain penundaan kunjungan Presiden Jokowi, Saifuddin Abdullah juga menginformasikan tentang pembebasan 47 warga Malaysia di Kamboja yang dijadwalkan akan tiba di KLIA Senin depan dan penundaan kunjungan Menteri Negara Untuk Luar Negeri Saudi Arabia, Pangeran Mohammed bin Salman.

Sementara itu KBRI Kuala Lumpur dalam Surat Edaran 00018/WN/02/2019/07 tertanggal 15 Februari 2019 menyebutkan KBRI Kuala Lumpur menghargai antusiasme masyarakat Indonesia untuk menghadiri Pesta Rakyat yang semula dijadwalkan Minggu, 24 Februari 2019.

Namun demikian dengan menyesal diberitahukan bahwa pelaksanaan Pesta Rakyat ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Denada semangati Ibas

Batam (ANTARA News) – Penyanyi Denada Tambunan pada Sabtu datang ke National University Hospital Singapura, tempat mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan putranya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menerima kerabat dan kolega yang datang untuk menjenguk mantan ibu negara Ani Yudhoyono.

Denada ikut mendoakan Ani Yudhoyono, yang sejak 2 Februari menjalani perawatan di rumah sakit itu karena sakit kanker darah.

“Semoga lekas sehat, Insya Allah,” kata Denada kepada Ibas, yang meresponsnya dengan anggukan.

Denada mengatakan putrinya juga dirawat di rumah sakit itu, karenanya dia menyempatkan diri untuk memberikan semangat langsung kepada keluarga mantan presiden.

Selain Denada, hari ini mantan Kepala Polri Jenderal Polisi (Purn) Sutarman dan Jenderal Polisi (Purn) Timur Pradopo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak juga datang ke Singapura untuk menjenguk Ani Yudhoyono.

Usai menjenguk Khofifah mengatakan bahwa wajah Ani Yudhoyono terlihat segar dan memuji daya ingat sang mantan ibu negara karena hafal daerah pemilihan Syarif Hasan dalam Pemilu 2019.

Baca juga:
Bu Ani wajahnya segar, kata Khofifah
Dua Mantan Kapolri jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Belanja riset Indonesia sekitar Rp30,8 triliun menurut data pemerintah

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa menurut hasil survei belanja untuk penelitian dan pengembangan Indonesia tahun 2016-2017 sebanyak Rp30,8 triliun atau 0,25 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Mengutip data survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2016, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Dimyati mengatakan belanja riset dan pengembangan (litbang) periode 2016-2017 lebih besar dibandingkan dengan belanja riset 2013-2014 yang menurut data masih 0,08 persen dari PDB.

“Data tersebut dari survei yang kita punya. Walau kita tahu, banyak industri swasta yang tidak memberikan angka dan juga ada yang tidak memberikan angka yang sesungguhnya,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Bisa saja, menurut dia, anggaran riset swasta lebih besar dari yang masuk dalam data pemerintah.

Berdasarkan asumsi anggaran pemerintah tahun 2016-2017, persentase belanja litbang pemerintah pusat masih dominan di Indonesia, mencapai 80,97 persen atau Rp24,92 triliun, sedang pemerintah daerah hanya 2,91 persen atau sekitar Rp900 miliar. Dengan demikian total belanja riset pemerintah pusat dan daerah Rp25,8 trilin atau 0,21 persen dari PDB.

Sementara belanja litbang perguruan tinggi tercatat sekitar Rp810 miliar atau 2,65 persen dari PDB dan belanja lembaga litbang swasta sekitar Rp1,33 triliun atau 4,33 persen dari PDB.

Hasil survei juga menunjukkan belanja litbang industri manufaktur di Indonesia mencapai 9,15 persen dari PDB atau sekitar Rp2,81 triliun menurut hasil ekstraporasi berdasarkan survei litbang industri manufaktur 2015.

Sebelumnya Dimyati mengatakan litbang merupakan bagian dari investasi dan mesin pembangunan, dan instrumen percepatan kemajuan sebuah bangsa. Ia juga mengatakan bahwa riset harus ditempatkan sebagai investasi, bukan sekedar belanja, sehingga perlakuannya harus dibedakan dengan pengadaan barang atau jasa biasa.

Baca juga:
Anggaran Kemristekdikti 2019 jadi Rp41,2 triliun

Presiden Grips Tokyo kaget dengar belanja Litbang Indonesia
Menkeu siap evaluasi pajak untuk fasilitasi riset

 

Pewarta: Virna P Setyorini
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Paceklik” di lereng Gunung Rinjani

Suasana di pagi buta dengan pemandangan alam pegunungan yang memesona seketika berubah menjadi sesuatu yang sangat menakutkan. Teriakan histeris di tengah gemuruh longsoran tebing di penghujung fajar itu menambah suasana terasa mencekam.

Pagi buta di penghujung Juli 2018 itu awal dari bencana yang menyisakan duka mendalam bagi sebagian warga. Mereka tak hanya kehilangan harta, tapi juga harus berpisah dengan keluarga tersayang. Bahkan tak sedikit yang menghadapi “peceklik” dalam waktu cukup lama.

Pada Minggu, 29 Juli 2018 pukul 06.47 WIT, gempa bumi dengan magnitudo 6,4 mengguncang Lombok SELAMA sekitar 60 detik disusul belasan kali gempa susulan. Sepekan kemudian, pada Minggu (5/8) sekitar pukul 18.46 WIT, Lombok kembali diguncang gempa dahsyat. Tak berhenti sampai disitu pada 19 Agustus sekitar pukul 21:56 WIT kembali terjadi gempa susulan dengan magnitudo 7,0.

Musibah gempa bumi beruntun itu meninggalkan derita berkepanjangan bagi sebagian warga di Pulau Lombok, terutama Lombok Utara yang merupakan kabupaten terparah terdampak musibah gempa bumi itu. Tercatat ribuan rumah roboh dan rata dengan tanah, ratusan warga meninggal dunia.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) kerugian akibat musiba bencana beruntun itu mencapai Rp12 triliun. Belum lagi kerugian di sektor pariwisata yang dampaknya tak hanya dirasakan oleh para pelaku usaha wisata, tapi juga sebagian warga yang menggantungkan hidup dari sektor pelancongan itu.

Kini enam bulan sudah musibah gempa bumi Lombok itu berlalu, namun masih menyisakan derita bagi sebagian warga, khususnya warga yang mengais rezeki dari wisata pendakian Gunung Rinjani (3.726 meter di atas permukaan laut) yang berada di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Gempa dengan magnitudo 6,4, menjelang fajar pada Minggu (29/7) tak hanya memporakporandakan ribuan bangunan, terutama rumah warga di lereng Gunung Rinjani, tapi juga berdampak terhadap usaha wisata pendakian yang menyerap cukup banyak tenaga kerja.

Pendapatan para pekerja yang selama ini mengais rezeki dari wisata pendakian, seperti porter dan pemandu wisata merasakan dampak akibat sepinya kunjungan wisatawan Nusantara maupun mancanegara yang memanfaatkan jasa para pekerja yang sebagian besar penduduk lokal lereng Gunung Rinjani.

Para porter dan pamandu wisata pendakian Gunung Rinjani, khususnya yang berada Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara mengeluhkan sepinya para pendaki baik wisatawan Nusantara maupun mancanegara.

Hamzah (45), salah seorang warga Senaru yang menjadi porter sekaligus pemandu wisata pendakian Gunung Rinjani mengatakan saat ini wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Senaru relatif sepi.

Menurut dia, sepinya kunjungan wisatawan itu bermula dari bencana gempa yang terjadi beberapa bulan lalu ditambah lagi dengan ditutupnya pendakian menuju Gunung Rinjani menyusul terjadi suaca ekstrem disertai angin kencang dan hujan lebat yang menyebabkan jalur pendakian ditutup untuk sementara.

Hamzah bersama porter dan pemandu wisata lainnya mengharapkan pemerintah berupaya memulihkan sektor pariwisata agar wisatawan berkunjung ke Lombok, sehingga wisata pendakian Gunung Rinjani kembali ramai dan pendapatan mereka kembali meningkat.

Sumardi, warga lainnya yang mengelola usaha penginapan di Senaru juga mengaku sepinya kunjungan wisatawan berdampak pendapatan. Karena itu ia berharap sektor wisata segera pulih.

Sejatinya saat ini sebagian besar penginapan benar-benar sepi, sehingga penginapan kosong. Sebelum terjadi bencana banyak turis dari Eropa, akan tetapi yang tersisa tinggal turis CHina, itupun hanya satu dua yang datang.

Karena itu warga yang selama ini berkerja sebagai porter maupun pemandu wisata berharap banyak kepada pemerintah untuk melakukan promosi baik di dalam maupun luar negeri agar calon wisatawan aman untuk dikunjungi pascabencana gempa.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Sudiyono mengakui pascabencana gempa seluruh jalur pendakian resmi, seperi Senaru dan Torean di Kecamatan Bayan, Lombok Utara, jalur Sembalun, Lombok Timur dan Aik Berik , Lombok Tengan ditutup hingga April 2019.

Khusus jalur pendakian Aik Berik sempat dibuka mulai 19 November hingga hingga 31 Desember 2018, namunn dututup kembali menyusul terjadinya cuaca ekstrem disertai hujan dan angin kencang, karena kondisinya membahayakan keselamatan pendakian.

Kehilangan penghasilan

Sudiyono mengakui sepinya kunjungan wisatawan dan penutupan jalur penakian ke Gunung Rinjani ini mengakibatkan sebagian warga yang menggantungkan hidup dari usaha pendakian Gunung Rinjani itu kehilangan penghasilan.

Bencana gempa bumi, kemudian cuaca ekstrem menyebabkan sebagian warga di lereng Gunung Rinjani, terutama yang bekerja sebagi porter maupun pemandu wisata itu menghadapi musim “paceklik”, karena pemasukan mereka menurun, bahkan tidak ada sama sekali.

Sedikitnya 1.600 porter sekaligus pemandu wisata di empat jalur pendakian resmi dan 91 traker organiser binaan TNGR untuk sementara ini kehilangan pekerjaan.

Menurut Sudiyono, sebagian warga, terutama yang sebelumnya bekerja sebagai petani, seperti di Kecamatan Sembalun kini mereka kembali bertani untuk membiayai hidup keluarga sehari-hari.

Demikian juga porter dan pemandu di Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur kini berkreasi mengelola usaha di desanya sendiri, yang juga dikenal dengan wisata berbasis masyarakat.

Tak dipungkiri bahwa bencana gempa bumi yang kemudian dilanjutkan dengan cuaca ekstrem berdampak terhadap perekonomian masyarakat terutama yang berada di lereng Gunung Rinjani yang selama ini menikmati “kue” pariwisata dari pendakian Gunung Rinjani.

Karena itu para pengusaha wisata, termasuk biro perjalanan dan masyarakat mengharapkan wisata pendakian kembali pulih untuk membangkit perekonomian yang terpuruk akibat musibah beruntun yang menimpa masyarakat Pulau Lombok.

Ketua Tim Crisis Center Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti melalui keterangan tertulis menyambut baik pembukaan jalur pendakian Aik Berik Gunung Rinjani itu.

Saat ini, kata dia, proses pemulihan untuk NTB sudah berjalan baik dan Lombok sudah mulai ramai di kunjungi wisatawan. Menteri Pariwisata Arief Yahya pada World Travel Market (WTM) 2018 di London awal November silam juga mempromosikan jika NTB sudah bangkit. Lombok sudah aman untuk dikunjungi.

Menurut dia, dengan dibukanya pendakian itu akan membuka kembali arus masuk wisatawan ke NTB karena Gunung Rinjani merupakan salah satu atraksi wisata untuk membangkitkan pariwisata di NTB.

Salah satu dari empat jalur pendakian resmi tersebut dibuka untuk membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan taman nasional yang sempat lumpuh akibat gempa bumi Agustus 2018 silam.

Pembukaan jalur pendakian sekaligus dirangkai dengan peluncuran program e-Rinjani itu dilakukan oleh Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT, bersama dengan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono di Aik Berik, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (19/11).

Tiga lainnya yakni jalur pendakian Timbanuh, dan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian di Senaru, Kabupaten Lombok Utara. Jalur pendakian di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara masih ditutup karena kondisinya rusak berat akibat gempa bumi sehingga membahayakan keselamatan pendaki.*

Baca juga: Hujan deras dan angin mendera kaki Gunung Rinjani

Baca juga: Jalur pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bu Ani wajahnya segar, kata Khofifah

Bu Ani wajahnya fresh, bicaranya tetap jernih…

Singapura (ANTARA News) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai menjenguk Ani Yudhoyono di National University Hospital Singapura, Sabtu, mengatakan bahwa kondisi istri mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu terlihat baik.

“Bu Ani wajahnya fresh, bicaranya tetap jernih,” kata Khofifah, yang datang menjenguk bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan mendapat kesempatan melakukan telefon video dengan mantan ibu negara.

Dalam percakapan melalui telepon itu, menurut dia, Ani Yudhoyono mengucapkan selamat kepada Khofifah dan Emil yang baru saja dilantik menjadi kepala daerah.

“Bu Ani memberikan ucapan selamat, luar biasa,” kata dia.

Ia menyebut Ani Yudhoyono punya daya ingat yang tajam, karena menyebut daerah pemilihan Syarif Hasan dalam Pemilu 2019.

Ani Yudhoyono juga mengirim salam untuk istri Emil Dardak, Arumi, menurut Khofifah.

Khofifah dan Emil datang ke Singapura untuk memberikan dukungan kepada Ani Yudhoyono dan SBY. “Tadi kami membaca (Surah) Al Fatihah,” kata Khofifah.

Selain datang langsung ke Singapura, ia juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu untuk mendoakan mantan ibu negara Ani Yudhoyono, yang menjalani perawatan medis di Singapura karena sakit kanker darah.

“Supaya memberikan doa kepada Bu Ani yang sedang dirawat, semoga diberikan kekuatan untuk terus mendapat kemudahan dan kesembuhan dari Allah,” kata dia.

Baca juga:
Khofifah-Emil jenguk Ani Yudhoyono
Dua Mantan Kapolri jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bahasa Indonesia diajarkan di Vietnam National University

Jakarta (ANTARA News) – Duta Besar RI untuk Republik Sosialis Vietnam Ibnu Hadi dan Rektor University of Social Sciences and Humanities, Vietnam National University (USSH VNU), Hanoi, Prof. Pham Quang Minh tandatangani Nota Kesepahaman tentang Pengajaran Bahasa Indonesia di USSH VNU Hanoi pada Jumat (15/02). 

Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman tersebut maka Bahasa Indonesia resmi menjadi salah satu mata kuliah di USSH VNU Hanoi. 

Dalam sambutannya, Dubes RI Hanoi Ibnu Hadi sampaikan apresiasinya kepada USSH VNU Hanoi dalam membantu mempromosikan Bahasa Indonesia di Vietnam dan berharap pengajaran Bahasa Indonesia dapat berlangsung secara berkelanjutan. 

Dubes RI Hanoi juga turut mengundang mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut untuk belajar Bahasa Indonesia di Indonesia melalui beasiswa Darmasiswa. 

Menanggapi hal tersebut, Rektor USSH VNU Hanoi Prof. Pham Quang Minh menyampaikan bahwa pengajaran Bahasa Indonesia di USSH VNU Hanoi merupakan bagian dari tugas dan misi USSH VNU Hanoi untuk berkontribusi dalam meningkatkan peran Vietnam di ASEAN melalui pengajaran bahasa dengan jumlah penutur terbanyak ke-4 di dunia dan pertama di ASEAN. 

USSH VNU Hanoi merasa bangga menjadi universitas pertama di Hanoi yang memiliki mata kuliah Bahasa Indonesia.

Mata kuliah Bahasa Indonesia pertama kali akan mulai diajarkan pada 18 Februari 2019 dengan dukungan tenaga pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) dari Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Bahasa Indonesia yang rencananya diajarkan sebanyak 4 (empat) kali dalam satu minggu tersebut akan menjadi bagian dari program studi Asia Tenggara di Fakultas Studi Ketimuran (Oriental Studies). 

Pengajaran Bahasa Indonesia di USSH VNU Hanoi juga merupakan salah satu implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) on Education yang ditandatangani pada tahun 2017 lalu saat kunjungan Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong ke Jakarta. 

Upaya ini diharapkan dapat semakin memperkuatkan kemitraan strategis Indonesia – Vietnam dengan mendorong kalangan generasi muda Vietnam untuk lebih mengenal Indonesia. 

KBRI Hanoi pertama kali membuka pengajaran Bahasa Indonesia pada akhir Agustus 2018 di 2 (dua) tempat, yaitu Pusat Promosi Indonesia – Umah Indo yg terbuka untuk masyarakat umum dan Hanoi University sebagai program ekstrakurikuler. 

Pengajaran di kedua tempat tersebut mendapatkan sambutan yang positif dengan jumlah pelajar mencapai 200 orang.*

Baca juga: Kelas Bahasa Indonesia dibuka di Palestina untuk pertama kalinya

Baca juga: Bahasa Indonesia diminati warga Arab Saudi

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berkunjung ke Laos dan Thailand, IPB gagas kerja sama PT ASEAN

Bogor (ANTARA News) – Delegasi Departemen Geofisika dan Meteorologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (GFM-FMIPA) Institut Pertanian Bogor berkunjung ke Laos dan Thailand untuk menggagas kerja sama antar-perguruan tinggi (PT) di ASEAN.

“Kami berkunjung ke National University of Laos (NUoL) dan Asian Institute of Technology (AIT) Thailand, khususnya program studi Water Engineering and Management (WEM),” kata Ketua GFM-FMIPA IPB, Dr Rahmat Hidayat, di Bogor, Jawa Barat, melalui Humas IPB, Sabtu.

Ia menjelaskan, GFM-FMIPA memiliki fokus dalam bidang iklim dan terapannya.

Dalam kunjungan yang berlangsung pada 5-10 Februari 2019 itu, tim IPB yang dipimpin Rahmat Hidayat disertai dua staf lainnya yaitu Dr Muh Taufik dan Dr  I Putu Santikayasa.

Gagasan kerja sama yang dilakukan, katanya, adalah dalam bentuk  penelitian, pertukaran mahasiswa dan juga staf pengajar, termasuk di dalamnya  pembentukan program, baik berupa “joint” maupun “double degree”.

Kerja sama antar-PT di Asia Tenggara, kata dia, sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan kemampuan negara-negara Asia, khususnya ASEAN dalam persaingan dunia dan mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global. 

Dalam kaitan itu, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Lingkungan NUoL, Associate Prof Dr Chanda Vongsombath menyatakan kesiapan pihaknya mendukung segala bentuk kerja sama yang memberikan win-win solution, dalam pendidikan serta penelitian. 

Kerja sama, katanya,  dapat dilakukan dalam beberapa tahapan dengan tujuan jangka pendek dan juga jangka panjang. 

Untuk kerja sama akademik yang bersifat jangka panjang dapat dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan serta ketersediaan fasilitas untuk mendukung keberlanjutan kerja sama. 

Sementara itu, ketika berkunjung ke AIT di Bangkok, Kepala Program Studi WEM  Dr Sangam Shrestha menyambut baik gagasan kerja sama dari IPB itu.

Ia juga menjelaskan bahwa AIT sudah memiliki pengalaman kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia, sehingga gagasan kerja sama dengan IPB akan semakin memperkokoh hubungan AIT dengan PT di Indonesia. 

Sedangkan Permanent Prof di WEM-AIT, Prof Mukand S Babel dalam pertemuan itu memberikan beberapa alternatif bentuk kerja sama yang dapat diinisiasi dalam waktu dekat ataupun jangka panjang.

Saat di Thailand, tim GFM-IPB juga mengunjungi Regional Integrated Multi-hazard Early Warning System (RIMES) for Afrika dan Asia di Bangkok. 

Senior Hydrologist dari RIMES, Anshul Agarwal, Ph.D menyatakan pihaknya dan GFM memiliki bidang yang sama, khususnya dalam bidang kebencanaan iklim dan sumber daya air. 

Baca juga: IPB masuk anggota baru ASEAN-Uninet

Baca juga: Tiga universitas dari Indonesia dan Jepang menjalin kerja sama

Pewarta: Andi Jauhary
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua Mantan Kapolri jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Singapura (ANTARA News) – Mantan Kepala Polri Jenderal Polisi (Purn) Sutarman dan Jenderal Polisi (Purn) Timur Pradopo terlihat menjenguk Ani Yudhoyono, istri Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di National University Hospital, Singapura, Sabtu.

Kedua mantan petinggi kepolisian itu datang bersama istri mereka dan kerabat lain. Setibanya di rumah sakit, mereka langsung memasuki ruang perawatan sekitar pukul 12.15 waktu Singapura.

Di selasar rumah sakit, juga terlihat beberapa kerabat yang menunggu diperbolehkan masuk untuk menjenguk.

SBY sebelumnya mengungkapkan bahwa istrinya menjalani perawatan di National Universtiy Hospital Singapura sejak 2 Februari karena sakit kanker darah.

Ia menjelaskan bahwa sejak 2 Februari Ani Yudhoyono menjalani perawatan medis di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

SBY juga meminta maaf karena dia dan istrinya tidak dapat menghadiri acara yang sudah direncanakan oleh berbagai pihak.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas budi baik dan ketulusan bapak ibu saudara sekalian. Saya dan Ibu Ani meminta maaf karena tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan, yang direncanakan oleh berbagai pihak yang sebelumnya saya niatkan untuk saya penuhi. Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini,” katanya.

Baca juga:
Prabowo jenguk Ani Yudhoyono di Singapura
PM Singapura beserta wakil jenguk Ani Yudhoyono

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Khofifah-Emil jenguk Ani Yudhoyono

Singapura (ANTARA News) –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menjenguk Ani Yudhoyono, istri presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono di National University Hospital, Singapura, Sabtu.

Khofifah mengatakan sengaja langsung datang ke Singapura untuk memberikan dukungan kepada Ani, juga SBY.

“Tadi kami membaca Al Fatihah,” kata Khofifah.

Selain sengaja datang langsung ke Singapura, ia mengatakan juga menyelenggarakan pemberian santunan kepada yatim piatu, demi mendoakan mantan “first lady” itu.

“Supaya memberikan doa kepada Bu Ani yang sedang dirawat semoga diberikan kekuatan untuk terus mendapat kemudahan dan kesembuhan dari Allah,” kata dia. Kemudian, keluarga Ani Yudhoyono juga diberikan kesabaran dan kekuatan.

Di tempat yang sama, Emil mengatakan terus mendoakan Ani Yudhoyono agar lekas pulih.

“Kami benar-benar tulus mendoakan Bu Ani bisa sembuh. Selama ibu semangat, itu memberikan pengaruh baik,” kata dia.

Selain Khofifah dan Emil, dua orang mantan Kapolri, Jenderal Polisi Sutarman dan Jenderal Polisi Timur Pradopo beserta istri juga menjenguk Ani Yudhoyono.

Sementara itu, SBY bersama besannya, Hatta Rajasa meninggalkan rumah sakit untuk makan siang sekitar pukul 13.00 waktu Singapura.

Sedangkan putra SBY, Ibas tetap bersiaga di rumah sakit. 

Baca juga: Dua Mantan Kapolri jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Baca juga: Samawi Garut doakan kesembuhan Ani Yudhoyono

Baca juga: PM Singapura beserta wakil jenguk Ani Yudhoyono

Baca juga: Prabowo jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

CEO Bukalapak sampaikan permintaan maaf ke Presiden Jokowi

Secara pribadi saya menyampaikan maaf kepada Bapak dan meluruskan juga yang kemarin itu…

Jakarta (ANTARA News) – Pendiri dan CEO Bukalapak Ahmad Zaky secara pribadi menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Joko Widodo soal cuitan di akun Twitternya beberapa waktu lalu. 

“Secara pribadi saya menyampaikan maaf kepada Bapak dan meluruskan juga yang kemarin itu,” kata Ahmad Zaky kepada wartawan usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta,  Sabtu. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudah meluangkan waktu untuk bertemu dengannya secara pribadi. 

“Saya mengapresiasi langkah Presiden, tadi kita diskusi banyak mengenai rancangan pemerintah untuk membuat supaya Indonesia maju. Saya apresiasi apa yang dilakukan pemerintah dan pemerintah sudah punya plan membuat Indonesia maju berbasis inovasi,” katanya. 

Ia mengatakan Bukalapak mendukung langkah pemerintah melalui pengembangan pusat riset di Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Medan. 

“Mudah-mudahan kita bisa kolaborasi. Semangatnya membuat Indonesia maju berbasis riset inovasi SDM berkualitas. Itu yang kita sepakati,” katanya. 

Mengenai kata “presiden baru” dalam cuitannya, ia mengatakan sudah menyampaikan klarifikasi.

“Waktu nge-tweet, saya sudah tweet sebelumnya. Cuma di Twitter kalau sudah viral susah dikendalikan. Bahkan Pak Jokowi masuk tadi, saya sudah sampaikan permintaan maaf,” katanya. 

Lini masa Twitter pada Jumat (15/2) pagi dibanjiri tanda pagar #uninstallBukalapak akibat cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang dianggap mendukung salah satu pasangan calon presiden.

Zaky, dalam cuitan yang kini sudah dihapus, menyoroti minimnya dana dari negara untuk sektor penelitian dan pengembangan dan berharap “presiden baru bisa menaikkan” anggaran tersebut. Zaky dalam cuitan tersebut juga menyebutkan peringkat negara yang memiliki anggaran besar untuk litbang.

Tulisan “presiden baru” tersebut menurut warganet menyudutkan petahana Joko Widodo. Banyak warganet yang memprotes Zaky karena tidak menghargai Presiden yang datang ke acara ulang tahun Bukalapak pada Januari 2019, dan menyebut dia tidak mempercayai kemampuan bangsa sendiri karena cuitannya bernada pesimistis.

Zaky sudah menyampaikan permintaan maaf dalam keterangan resmi, menyatakan cuitan tersebut tidak bermaksud mendukung atau tidak mendukung calon presiden tertentu, melainkan ajakan untuk membangun Indonesia melalui penelitian dan pengembangan ilmiah.

“Saya, Achmad Zaky selaku pribadi dan sebagai salah satu pendiri Bukalapak, dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan yang saya sampaikan di media sosial. Saya sangat menyesali kekhilafan tindakan saya yang tidak bijaksana tersebut dan kiranya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” katanya.

Baca juga:
Presiden Jokowi terima CEO Bukalapak di Istana
Ramai tagar #uninstallBukalapak, Achmad Zaky minta maaf

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Reaktor nuklir pertama Indonesia masih beroperasi baik di usia 54 tahun

Jakarta (ANTARA News) – Reaktor nuklir pertama Indonesia, yang akan berusia 54 tahun pada 20 februari 2019, masih beroperasi dengan baik menurut Kepala Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Jupiter Sitorus Pane.

Dalam keterangan tertulis BATAN di Jakarta, Sabtu, ia menjelaskan reaktor nuklir di Jl Tamansari Nomor 71, Bandung, yang ditujukan untuk riset tersebut diresmikan pengoperasiannya oleh presiden pertama RI Soekarno pada 1965.

Ia mengatakan kapasitas reaktor nuklir itu awalnya 250 kW, selanjutnya ditingkatkan menjadi 1.000 kW tahun 1971, dan dinaikkan lagi menjadi 2.000 kW mulai April 1996.

Setelah proses peningkatan daya reaktor nuklir menjadi 2.000 kW selesai namanya diubah menjadi Reaktor TRIGA 2000. “Diresmikan pengoperasiannya oleh Wakil Presiden RI Megawati Soekarnoputri pada 24 Juni 2000,” kata Jupiter.

Ia menjelaskan bahwa pengoperasian Reaktor TRIGA 2000 sempat dihentikan pada 2011 hingga 2016 karena batang kendali reaktor sudah melebihi batas operasi, jumlah fraksi bakar terhadap bahan bakarnya telah melebihi yang dipersyaratkan, yakni 50 persen.

Selain itu, karena pertimbangan usia, perlu dilakukan penguatan struktur gedung reaktor untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian terjadinya kecelakaan sebagaimana rekomendasi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

Ia mengatakan agar reaktor nuklir tetap dapat beroperasi dengan aman dan selamat dalam melayani masyarakat, BATAN berupaya membuat batang kendali sendiri dengan memanfaatkan material dari dalam negeri dan melakukan penguatan struktur gedung reaktor. 

“Batang kendali buatan sendiri telah diujicobakan di teras reaktor, dan hasilnya cukup memuaskan. Dengan kesungguhan para ahli di BATAN, akhirnya batang kendali buatan dalam negeri dapat dihasilkan dan menjadi sebuah karya yang patut dibanggkan,” katanya.

Izin Operasi

Reaktor TRIGA 2000 dioperasikan kembali sejak 29 Mei 2017 setelah mendapatkan izin operasi dari Bapeten.

Dengan beroperasinya reaktor ini, Jupiter mengatakan, perlu ada program pendayagunaan reaktor yang efektif dan efisien sehingga keberadaannya dapat memberi manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.

Program pendayagunaan reaktor terutama ditujukan untuk meningkatkan penguasaan teknologi nuklir bangsa Indonesia. “Sesuai dengan namanya, reaktor TRIGA dioperasikan untuk tiga kegiatan pokok yang yaitu sebagai sarana training, research dan isotope production,” katanya.

Sebagai sarana pelatihan, ia menjelaskan, reaktor TRIGA dimanfaatkan untuk pelatihan operator dan supervisor reaktor, petugas dan supervisor perawat reaktor, petugas proteksi radiasi, petugas dan supervisor pengolahan radioisotop dan senyawa bertanda, petugas dan supervisor analisis aktivasi neutron, ahli netronik, ahli thermohidrolik reaktor, radiokimia, dan radiofarmasi.

Reaktor nuklir juga difungsikan sebagai penghasil radioisotop yang sangat dibutuhkan di dunia kesehatan, industri dan lingkungan.

Produk Reaktor TRIGA 2000 antara lain Bromium-82, yang digunakan untuk mendeteksi kebocoran pipa dan telah berhasil diterapkan untuk tes kebocoran heat exchanger (HX) di PT Asahimas Chemical, Cilegon, pada tanggal 9 Mei 2018.

“Selain itu juga diproduksi Iodium-131 yang banyak digunakan di bidang kesehatan, kedokteran nuklir, contohnya digunakan untuk terapi tyroid,” kata Jupiter.

Guna memperingati berdirinya Reaktor TRIGA 2000, badan akan menggelar beberapa kegiatan seperti pelayanan uji emisi untuk kendaraan roda empat pada 20 Februari 2019 dan pameran hasil penelitian dan pengembangannya terkait dengan pemanfaatan reaktor pada September 2019.

“Pameran ini dapat menjadi ajang diseminasi hasil litbang PSTNT (Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan) kepada masyarakat umum, lembaga pendidikan, dan lembaga pemerintah yang telah maupun yang berpotensi memanfaatkan reaktor TRIGA 2000 baik untuk penelitian maupun produksi radioisotop,” kata Jupiter.

Ia berharap pameran itu bisa menjadi sarana warga untuk mengenal dan memahami perkembangan teknologi nuklir serta pemanfaatannya bagi kesejahteraan masyarakat di Indonesia; dan reaktor TRIGA 2000 bisa menjadi bagian dari tujuan tekno wisata di wilayah Bandung dan Jawa Barat.

Baca juga:
Peneliti BATAN: Teknologi keselamatan reaktor alami perkembangan
Batan teliti sebab kekerdilan dengan uji mikro nutrisi

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Waspada Karangetang

Waspada Karangetang

Aktivitas Gunung Karangetang masih fluktuatif. Kondisi gunung berapi yang meletus pada 6 Februari lalu masih mengeluarkan awan panas dan lava.

COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah kerahkan Tagana latih pelajar hadapi bencana

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Sosial mengerahkan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk mengenalkan mitigasi bencana kepada pelajar tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas serta melatih mereka menghadapi bencana.

“Para relawan Tagana mengenalkan jenis bencana, strategi kesiapsiagaan, mitigasi, pelatihan pertolongan pertama, layanan psikososial dan simulasi menghadapi bencana kepada para pelajar,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat di Jakarta, Sabtu.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan pelajar mengenai bencana dan kesiapsiagaan mereka mengantisipasi dampaknya, pada Jumat (15/2) sebanyak 50 anggota Tagana berpengalaman menyampaikan pengetahuan mengenai mitigasi bencana kepada 5.500 pelajar dari 55 sekolah di delapan kecamatan paling rawan bencana di Pandeglang, Banten, serta melatih mereka menghadapi kejadian bencana.

Selama kegiatan itu para anggota Tagana antara lain membekali murid-murid tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah di Pandeglang dengan pengetahuan mengenai tanda petunjuk jalur evakuasi, pengenalan simbol bahaya serta pengorganisasian penanggulangan bencana di satuan pendidikan.

“Pengenalan bencana pada siswa karena anak-anak yang paling berisiko menjadi korban saat bencana melanda,” kata Harry.

Pemerintah berharap program Tagana Masuk Sekolah (TMS) bisa meningkatkan pemahaman murid sekolah mengenai pengorganisasian penanganan dampak bencana dan evakuasi saat bencana di sekolah.

“Sekolah bisa menjadi rumah kedua bagi siswa dalam pemulihan trauma atau siswa merasa terlindungi jika sekolah juga punya pengalaman dalam pengorganisasian kesiapsiagaan bencana,” ujar Harry. 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Tati Suwagiharti berharap TMS membuat para murid semakin memahami risiko bencana di daerahnya serta siaga mengantisipasinya.

“TMS ini merupakan hal yang baru bagi kami dan ini sangat penting mengenalkan serta menularkan soal kesiapsiagaan bencana pada siswa,” kata Tati sebagaimana dikutip dalam siaran pers Kementerian Sosial.

Baca juga:
Tagana dikerahkan bantu pembersihan rumah terdampak banjir di Jeneponto
Pemerintah turunkan Tagana, bangun dapur umum untuk korban tsunami

 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jembatan gantung putus, warga kesulitan transportasi

Jembatan ini merupakan satu-satunya penghubung kedua gampong dan tentu pemakaian dari jembatan ini sangat penting untuk transportasi warga dan juga anak-anak sekolah

Banda Aceh (ANTARA News) – Bupati Aceh Besar Mawardi Ali meninjau lokasi jembatan gantung yang putus akibat banjir bandang yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu di Gampong Siron Blang, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar,

“Jembatan ini merupakan satu-satunya penghubung kedua gampong dan tentu pemakaian dari jembatan ini sangat penting untuk transportasi warga dan juga anak-anak sekolah,” kata Mawardi Ali di Aceh Besar, Jumat.

Pernyataan itu disampaikannya usai kunjungan dan menaiki langsung rakit yang saat ini menjadi sarana penghubung yang digunakan anak sekolah dan warga setempat.

Mawardi menjelaskan untuk kelancaran transportasi warga setempat, pihaknya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar telah mengerahkan “boat fiber” untuk penyebrangan Krueng Keumireu dan akan menyediakan bus sekolah untuk para pelajar Gampong Siron agar tetap bersekolah.

“Pemerintah sudah menyediakan `boat fiber` sebagai alat transportasi air untuk menyebrang dan juga tersedianya rakit masyarakat tapi yang paling penting adalah anak sekolah akan disediakan bus untuk mengangkut anak sekolah untuk jalan darat,” kata Mawardi Ali.

Menurut dia untuk penanganan awal, anak-anak sekolah dasar kelas 1, 2 dan 3 yang selama ini proses belajar diseberang sungai ?direncanakan ruangan belajar untuk dipindahkan ke gedung serba guna Gampong Siron.

“Langkah ini diambil supaya anak-anak ini tidak lagi melintasi sungai, jadi mereka bisa bersekolah di sana untuk sementara dan murid kelas 4 hingga 6 tetap sekolahya SD Siron dan diantar menggunakan bus nantinya,” katanya,

Sementara untuk pembangunan jembatan penghubung kedua gampong tersebut pihaknya akan meminta kepada Pemerintah Aceh untuk ditetapkan sebagai tanggap darurat dan meminta sesegara mungkin membangun jembatan yang putus itu.

“Jembatan ini sudah dilakukan survei dan akan diperbaiki tahun 2020,” katanya.

Selain meninjau jembatan gantung Siron, Bupati Aceh Besar dan rombongan juga melihat langsung jembatan gantung yang terletak di Gampong Kruweung Blang, di mana beton pondasi beton jembatan telah terangkat dari dasar sehingga menyebabkan jembatan hampir jatuh ke sungai dengan kemiringan 45 derajat.

Keuchik Gampong Siron Blang, Mustafa berharap kepada pemerintah untuk segera membangun ?jembatan baru, sehingga warga setempat tidak lagi menggunakan rakit.

Baca juga: Kementerian PUPR rampungkan dua jembatan gantung di Pacitan
Baca juga: Kodim Musirawas bangun jembatan gantung

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dinkes Tebing Tinggi ungkap 74 anak alami “stunting”

Tebing Tinggi, Sumut (ANTARA News) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, mengungkap ada 74 anak di daerah itu mengalami stunting atau kerdil sehingga diupayakan untuk mendapat asupan gizi yang lebih baik.

Kepala Dinas Kesehatan Tebing Tinggi dr.H.Nanang Fitra Aulia di Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut), Jumat, mengatakan upaya menurunkan angka anak stunting terus dilakukan dengan berbagai usaha, utamanya dengan perbaikan pola makan, pola asuh, dan sanitasi lingkungan.

Ia menilai masih banyak masyarakat awam yang mentafsirkan stunting ini karena faktor keturunan (genetik) padahal stunting lebih disebabkan karena asupan gizi yang kurang.

“Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting dengan tujuan agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal disertai kemampuan emosional, sosial dan fisik yang siap untuk belajar, mampu berinovasi dan berkomptesi ditingkat global,” katanya.

Ia mengatakan dalam upaya pencegahan agar terhindar dari stunting yang paling utama diperhatikan adalah menyangkut pola makan dari hal-hal penting lainnya.

Konsumsi gizi seimbang perlu terus diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan memperbanyak protein sangat dianjurkan disamping mengkonsumsi buah dan sayur.

Selanjutnya pola asuh terutama terkait dalam praktik pemberian makan bagi bayi dan balita, inisiasi menyusu dini (IMD) dan berupayalah agar bayi mendapat kolostrum air susu ibu (ASI).

“Berikan hanya ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan. Setelah itu, ASI boleh dilanjutkan sampai usia 2 tahun, namun berikan juga makanan pendamping ASI dan datang ke Posyandu,” katanya.

Ia juga menyamnpaikan Dinas Kesehatan Tebing Tinggi terus secara aktif memberikan penyuluhan kepada warga terutama ibu-ibu yang sedang hamil agar selama masa kehamilan juga memperhatikan asupan gizi bagi kehamilannya.

Baca juga: PDGMI: Perlu dukungan swasta tekan tingginya stunting

Baca juga: Pemkab Tangerang luncurkan gerai KIA di lima kecamatan

Baca juga: Yogyakarta tuntaskan PR setelah kasus “stunting” turun

Pewarta:
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Budaya nusantara dan luar negeri warnai Bogor Street Festival

Bogor (ANTARA News) – BogorStreet Festival (BSF) akan diwarnai dengan berbagai pertunjukan budaya nusantara dan luar negeri pada 19 Febuari 2019.

“Sambil menunggu seremonial pembukaan BSF, kami menyajikan berbagai pertujukan budaya dalam negeri dan luar negeri,” kata Ketua Pelaksana BSF 2019, Arifin Himawan di Bogor, Jumat. 

Arifin Himawan menjelaskan, ada 45 pengisi acara dari sanggar, komunitas dan organisasi kemasyarakatan. 

Ia merincikan pengisi acara terdiri dari 27 peserta karnaval, 18 pengisi acara di panggung Suryakencana dan Hotel 101 dan melibatkan 1.000 pelaku seni dan budaya. 

“Berbagai venue masyarakat dapat menyaksikan penampilan tari-tarian, hiburan rakyat, wisata kuliner, musik, paduan suara, angklung dan pemutaran film pendek,” tuturnya.

Ia memastikan puluhan ribu massa dari berbagai daerah akan memadati area sepanjang jalur Suryakencana di Pusat Kota Bogor, Jawa Barat.

Karena itu pihak pantia meminta agar masyarakat bekerja sama dalam menjaga ketertiban dan keamanan kegiatan Ajang Budaya Pemersatu Bangsa dari Bogor untuk Indonesia.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan BSF 2019 merupakan ajang kegiatan budaya yang merupakan warisan bangsa Indonesia.

“Kegiatan BSF yang juga memperingati Cap Go Meh bukan acara keagamaan, tapi kegiatan budaya,” kata Bima Arya menegaskan.

Ia mengatakan pula bahwa acara tahunan yang memiliki slogan Ajang Budaya Pemersatu Bangsa itu ditambahkannya menjadi Ajang Budaya Pemersatu Bangsa dari Bogor untuk Indonesia.

Alasannya, kata Bima, bangsa ini tengah diuji dalam konteks kebersamaan dalam keberagamaan.

Ia mengatakan pula banyak kelompok yang tidak berani menyuarakan keberagamaan, antara lain dengan hitung-hitungan politik.

“Padahal warisan dari bangsa kita turun-temurun kebersamaan dan keberagaman. Kalau tidak tegas dan kalau dikuasai oleh kelompok intoleran, mau dibawa ke mana Kota Bogor kita, dan negara kita, apa lagi dibawa ke politik,” tegas Bima Arya.

Karena itu ia menegaskan lagi bahwa kegiatan BSF 2019 bebas dari keagamaan dan tidak bicara politik, tapi berbicara tentang keberagamaan.

“Secara keseluruhan budaya warisan bangsa perlu kita jaga. Buktinya kita kawal bersama-sama. Bahkan acara ini akan dihadiri Pak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pangdam dan Kapolda Jawa Barat,” tutur dia.

Baca juga: Bogor Street Festival digelar 19 Februari

Baca juga: Hujan deras guyur Bogor Street Festival CGM

Baca juga: Keragaman budaya nasional meriahkan Cap Go Meh
 

Pewarta:
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Desainer Indonesia di Kuala Lumpur

Desainer dan CEO Argo Apparel Group Melinda Babyanna (kanan) memberikan penjelasan kepada pengunjung pada acara “Style Soiree” di Allia Suites, Alia Hotel Bangsar, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (15/02/2019). Kegiatan dalam rangka memberdayakan desainer lokal ke retail Malaysia ini menampilkan produk desainer Indonesia seperti Neusa, Madeind, Billy Tjong, Purana dan The Beauty of West Kutai. ANTARA Foto/Agus Setiawan/ama.

Kebakaran lahan gambut di Aceh Barat

Api membakar lahan gambut di Desa Cot Seumeureng, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Jumat (15/2/2019). Kebakaran lahan gambut yang diperkirakan mencapai empat hektar lebih tersebut diduga akibat suhu udara panas disertai angin kencang. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/ama.

Pakai masker untuk hindari asap

Sejumlah warga menggunakan masker untuk menghindari paparan asap kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai, Dumai, Riau, Jumat (15/2/2019). Otoritas kesehatan di Kota Dumai menyebutkan pada pekan ini sebanyak 215 kasus Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), gangguan mata dan kulit pada pasien terjadi akibat terpapar kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang dilaporkan oleh sejumlah pusat kesehatan masyarakat. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/ama.

Legalitas ponpes dan madrasah jadi prioritas Pemkab Bogor

Ponpes dan madrasah harus ada legalitasnya, kalau tidak ada legalitas susah untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah

Oleh Feru Lantara dan Muhammad Irwan

Cibinong, (ANTARA News) – Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin akan memrioritaskan legalitas  pondok pesantren (ponpes) dan madrasah di wilayah itu pada tahun 2019.

“Ponpes dan madrasah harus ada legalitasnya, kalau tidak ada legalitas susah untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, untuk itu di tahun 2019 ini kita lakukan legalitas,” katanya usai melaksanakan program Jumat Keliling (Jumling) pertama di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat.

Dalam kegiatan itu Bupati Bogor mendatangi Masjid Maulana Yusuf, Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung dan SDN Wates.

“Alhamdulillah, dulu saya belum menjadi bupati ke masjid ini berjanji memberikan bantuan. Sekarang sudah menjadi bupati untuk memberi bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk masjid ini sebesar Rp50 juta,” katanya.

Ade Yasin mengatakan, program Jumling sama dengan Rebo Keliling (Boling). Namun kalau Jumling lebih kepada kegiatan religius seperti “Bogor Ngaos” di setiap sekolah dan masjid serta mushala.

Bupati Bogor juga mendengarkan persoalan di wilayah tersebut yaitu tentang kebutuhan jembatan penghubung desa.

Ia pun berjanji akan memberikan bantuan untuk pembuatan jembatan dan mengintruksikan dinas terkait untuk membangun.

“Saya juga tadi dengar aspirasi dari masyarakat untuk pembuatan jembatan penghubung desa, yang menghubungkan Desa Pangkal Jaya dan Desa Nanggung,” kata dia.

“Tapi saya juga minta kepada masyarakat untuk bersabar, karena membuat jembatan penghubung antar kampung bukan hal yang mudah, tapi saya janji akan saya tindaklanjuti,” tambahnya.

Baca juga: Beasiswa santri dan asatidz sangat dibutuhkan

Baca juga: DPRD-Pemkab Bogor sepakati Perda Diniyah

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Warga Jayawijaya-Papua bersama TNI panen padi organik

Sejak 2014 prajurit TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya bersama Dinas Pertanian menjalin kerja sama memelopori pemanfaatan lahan-lahan rawa agar dapat menjadi produktif dengan upaya penanaman padi organik, yang salah satunya varietas Inpari 27

Jayapura, (ANTARA News) – Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol (Inf) Chandra Dianto bersama pemangku kepentingan dan warga panen padi organik bersama di Kampung Elalua, Distrik Asolokobal, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Jumat.

Panen padi varietas Inpari 27 di lahan milik Frans Lokobal, petani di Kampung Elalua itu, juga dihadiri Kabulog Wamena, Ahmad Mustari.

“Hari ini kami panen padi bersama warga dan pemangku kepentingan di Kampung Elalua,” katanya.

Ia menjelaskan sejak 2014 prajurit TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya bersama Dinas Pertanian setempat menjalin kerja sama dalam memelopori pemanfaatan lahan-lahan rawa agar dapat menjadi produktif dengan upaya penanaman padi organik, yang salah satunya varietas Inpari 27.

 “Dalam mengoptimalkan kegiatan tersebut, Babinsa Kodim 1702/Jayawijaya ditugaskan turun lapangan guna memberikan sosialisasi, penyuluhan dan motivasi serta pembuatan klaster percontohan, yakni tentang pemanfaatan lahan-lahan tidur menjadi produktif melalui gerakan padi, jagung, dan kedelai (pajale),” katanya.

Aksi itu, kata dia, akhirnya berbuah hasil berupa panenan dan terbuka lahan seluas kurang lebih 345 hekater, yang salah satunya berada di Distrik Asolokobal dengan luas kurang lebih 20 hektare.

“Ini bagian dari segala upaya untuk terciptanya ketahanan pangan dan sudah kita lakukan melalui pendampingan babinsa (bintara pembina desa) sejak dibukanya lahan hingga penanaman bibit padi Inpari 27 ini, yang ternyata dapat memberikan hasil bagi masyarakat,” katanya.

Ke depan, pihaknya akan terus mengembangkan kegiatan itu di wilayah lainnya agar seluruh petani dapat merasakan pula hasil panen padi Inpari 27, seperti yang saat ini sedang dituai.

“Dan akan kita sosialisasikan terus sehingga masyarakat dapat merasakan pertumbuhan perekonomian di wilayah ini,” kata Chandra Dianto.

Sekretaris kelompok tani Kampung Elalua, Frans Lokobal, menyampaikan terima kasih kepada Kodim 1702/Jayawijaya karena melalui babinsa telah memberikan perhatian kepada masyarakat sejak mengawali pembukaan lahan rawa menjadi lahan pertanian sehingga masyarakat paham tentang cara menanam padi yang baik dan benar.

“Oleh karena itu saya berharap kebersamaan maupun sinergitas ini terus dilakukan serta dijaga kalau perlu lebih ditingkatkan lagi ke depannya,” ujarnya.

Kabulog Wamena Ahmad Mustari mengharapkan panen padi itu meningkatkan taraf perekonomian warga.

“Tidak menutup kemungkinan Distrik Assolokobal, Kabupaten Jayawijaya ke depannya akan menjadi lumbung padi di wilayah pegunungan tengah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dandim 1702/Jayawijaya juga memberikan bantuan bahan pokok sebagai bentuk tali asih dan kepedulian kepada masyarakat setempat.

Ia berharap, kerja sama yang sudah terjalin baik itu dipertahankan dan ditingkatkan melalui kegiatan-kegiatan positif, berupa peningkatan ekonomi guna menyejahterakan masyarakat, demi terwujudnya swasembada pangan di Jayawijaya.

Baca juga: TNI bersama warga Jayawijaya panen padi

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ada insentif bagi daerah yang batasi penggunaan kantong plastik

Cirebon (ANTARA News) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan memberikan insentif bagi Pemerintah Daerah yang sudah membatasi penggunaan kantong plastik dan menggantikannya dengan yang lebih ramah lingkungan.

“Insentifnya ada yaitu dana sebanyak Rp9 miliar dari Kementerian Keuangan dan tahun ini ada 11 daerah yang sudah melakukan pembatasan kantong plastik,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati di Cirebon, Jumat.

Rosa menuturkan adanya pembatasan penggunaan kantong plastik itu tentu sangat baik terutama terhadap lingkungan sekitar, karena memang sampah plastik itu susah hancur dan bertahan mencapai ratusan tahun.

Selain itu KLHK juga segera menerbitkan Permen terkait pembatasan penggunaan kantong plastik dan ini ditargetkan segera mungkin bisa selesai.

“Sekarang kami sedang proses untuk pembuatan permen, yang jelas kami melibatkan asosiasi retail, retail dan lainnya,” ujarnya setelah menghadiri Gerakan Aksi Bersih-bersih Pantai atau Coastal Clean Up (CCU) di Pantai Kejawanan Cirebon.

Dia menambahkan untuk sampah plastik di Indonesia ini memang hanya 15 persen dari keseluruhan sampah yang ada. Namun karena sifatnya yang sulit dihancurkan, maka akan terus semakin menggunung jika semua pihak tidak mau bekerja sama dalam rangka membersihkannya.

Dalam satu hari rata-rata satu orang menghasilkan sampah seberat 0,7 kilogram dan dari data tahun 2017 produksi sampah di Indonesia itu mencapai 65,8 juta ton.

“Sedangkan untuk sampah plastik itu 15 persen dari 65,8 juta ton. Meskipun demikian karena sifatnya yang susah diurai maka akan terus menumpuk,” katanya.

Baca juga: Larangan penggunaan kantong plastik untungkan ritel
Baca juga: Denpasar bagikan tas pengganti plastik ke pengunjung pasar
Baca juga: Pemprov DKI bakal mendenda penyedia kantong plastik

Pewarta:
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rakernas IPI rekomendasikan peningkatan kualitas pesantren

Surabaya (ANTARA News) – Rapat Kerja Nasional Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) merekomendasikan peningkatan kualitas pondok pesantren yang nantinya juga ditujukan kepada Presiden terpilih.

“Salah satu rekomendasinya yakni mendorong pada presiden terpilih nantinya untuk lebih peduli dalam meningkatkan kualitas pesantren,” ucap Ketua Umum DPP IPI KH Zaini Ahmad ditemui di sela Rakernas di Surabaya, Jumat.

Menurut dia, ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk melakukan peningkatan kualitas, antara lain menggerakkan ekonomi pesantren melalui penjajakan dengan Bank Mandiri dan Bulog.

“Bank Mandiri akan memberi kredit bagi koperasi dan unit usaha di pesantren. Lalu, Bulog rencananya mendirikan Rumah Pangan Kita (RPK) di pesantren dan menjual komoditas seperti beras, daging, gula, minyak goreng, bawah merah dan bawang putih,” ucapnya.

Rakernas yang dihadiri seluruh pengurus IPI di Tanah Air itu mengambil tema besar, yakni “Berbenah di Tahun Politik Menuju Pesantren Bermartabat” yang juga membahas tiga poin utama dan hasilnya diteruskan ke seluruh pengurus daerah. 

Pertama adalah meneruskan perjuangan Wali Songo dan Para Ulama yang berjuang sebelum kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kemudian IPI akan tetap menjaga sinergitas dan konsolidasi umat, dan mengupayakan kontribusi nyata untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa.

Di sisi lain, di sela Rakernas sempat terjadi perdebatan panas yang berujung pada usulan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) menggantikan ketua umum dengan alasan politik, khususnya menjelang Pemilihan Presiden 2019.

“Tapi setelah dilakukan konsolidasi, Alhamdulillah semua sudah sepakat tidak ada Munaslub. Tidak apa-apa, ini adalah dinamika,” ucapnya.

Zaini menegaskan organisasinya tak berpolitik praktis, namun jika harus mendukung salah satu pasangan calon presiden maka dilarang menggunakan nama organisasi.

“Kalau atas nama individu tidak masalah. Kami hanya berpesan tidak membawa nama IPI dan jangan sampai golput,” katanya.

Baca juga: IPI larang anggota golput di pemilu 2019
Baca juga: Mendagri harapkan peran IPI tekan golput
Baca juga: Ikatan Pesantren Indonesia wujudkan santri wirausaha digital

Pewarta:
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TKN tanggapi rumor Ma’ruf Amin diganti BTP di tengah jalan

Saya menyebutnya sebagai rumor lantaran tidak jelas asal mula isu itu berhembus dan entah apa tujuannya

Jakarta (ANTARA News) – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menanggapi desas-desus posisi Kiai Ma’ruf bakal diganti Basuki Tjahaja Purnama (BTP) yang tiba-tiba saja menjadi rumor politik di media sosial.

“Saya menyebutnya sebagai rumor lantaran tidak jelas asal mula isu itu berhembus dan entah apa tujuannya,” katanya dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menduga rumor itu sengaja dihembuskan lawan politik sebagai plot untuk membikin warga nahdliyin (NU) gelisah. Psikologi kaum nahdliyin diusik seolah-olah bakal ada upaya “mengkudeta” kiai mereka. Jadi ketimbang kiai dizolimi saat sudah menjadi wapres lebih baik tidak usah dipilih sekalian.

“Saya memastikan usaha mencopot atau menghentikan Kiai Ma’ruf sebagai wakil presiden apabila memenangi Pilpres 2019 nyaris tak bisa dilakukan. Kendalanya bukan saja ada pada ranah politik tapi juga hukum,” katanya.

Dari sisi politik ia jelas tak mungkin dilakukan karena saat kekuataan partai politik pemerintah berjumlah mayoritas. Sehingga usaha menggeser Kiai Maruf akan mendapat tentangan dari partai-partai politik pengusungnya di Pilpres 2019 yang berjumlah sembilan partai.

Mustahil
Ia menerangkan, mengacu UUD 1945 Pasal 7A dan 7B ayat 1 sampai ayat 7 menerangkan betapa ruwet dan rumitnya usaha untuk memberhentikan seorang presiden dan atau wakil presiden.

Pasal 7A UUD 1925 menyatakan Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa jabatannya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) atas usul Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), baik apabila terbukti telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, atau perbuatan tercela maupun apabila terbukti tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden.

Namun berdasarkan Pasal 7B ayat 1 sebelum mengajukan usul pemberhentian presiden dan atau wakil presiden ke MPR, DPR harus lebih dahulu mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa, mengadili, dan memutus apakah seorang presiden atau wakil presiden benar melakukan pelanggaran hukum atau tidak.

Mengacu Pasal 7B ayat 3 DPR baru bisa mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi apabila mendapat dukungan sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang hadir dalam sidang paripurna yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Setelah itu menurut Pasal 7B ayat 4 MK punya waktu 90 hari untuk memutuskan permohonan DPR.

Kalaupun pada akhirnya MK menyatakan presiden dan atau wakil presiden bersalah atau memenuhi syarat untuk diberhentikan, DPR masih harus menyelenggarakan sidang paripurna untuk meneruskan usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Ini sesuai Pasal 7B ayat 5. Pasal itu artinya meski proses hukum di MK sudah dilalui maka masih ada proses politik yang mesti diselesaikan lewat sidang paripurna ini.

Selanjutnya kalaupun sidang paripurna DPR menyatakan setuju untuk membawa usulan pemberhentian presiden dan atau wakil presiden ke MPR maka MPR masih diberi waktu paling lambat 30 hari untuk menerima usulan itu. Ini sebagaimana diatur dalam Pasal 7B (6)

Selama 30 hari itu seluruh fraksi dan faksi di MPR dipastikan akan melakukan berbagai manuver politik sesuai dengan kepentingannya masing-masing. Sehingga proses pengambilan keputusan untuk menerima atau menolak akan berjalan alot dan melelahkan.

Setelah MPR memutuskan untuk menerima usulan DPR soal pemberhentian presiden dan atau wakil presiden, Pasal 7B ayat 7 UUD 1945 mengharuskan mekanisme pengambilan keputusan atas usulan DPR itu mesti dihadiri sekurang-kurang 3/4 dari jumlah anggota dan disetujui oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota yang hadir.

Seandainya presiden dan atau wakil presiden benar-benar diberhentikan, Pasal 8 (1) mengatakan apabila yang berhenti presiden maka secara otomatis yang diambil sumpah menjadi presiden adalah wakil presiden. Namun apabila wakil presiden yang diberhentikan maka selambat-lambatnya dalam waktu enam puluh hari, Majelis Permusyawaratan Rakyat menyelenggarakan sidang untuk memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diusulkan oleh Presiden.

Dari aturan yang terdapat dalam UUD 1945 dapat dipastikan bahwa proses pemberhentian seorang presiden dan atau wakil presiden hingga mencari penggantinya memakan waktu yang cukup panjang.

Pertama ia harus melalui usulan DPR ke Mahkamah Konstitusi. Hasil pemeriksaan MK kemudian diserahkan ke DPR untuk kemudian di bawa ke MPR.

Setelah MPR memutuskan menerima pemberhentian presiden dan atau wakil presiden maka MPR masih harus bersidang guna memtuskan penggantinya.

“Jadi kesimpulan saya seorang wapres memang bisa diberhentikan dengan sejumlah syarat meski itu harus dilalui dengan jalan panjang nan melelahkan atau kalau dikontekskan dengan politik dapat dikatakan mustahil terjadi,” katanya.

Baca juga: TKN siapkan penampilan Jokowi pada Debat Capres kedua

Pewarta: M Arief Iskandar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rektor : Filsafat Bentuk Karakter Manusiawi Yang Harmonis

Jakarta (ANTARA News)- Rektor Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) Prof Dr Rudy Harjanto mengatakan filsafat merupakan renungan tentang kebenaran yang membentuk karakter manusia yang harmonis.
   
“Hal ini sangat relevan diterapkan pada era masyarakat 5.0 yang penuh dengan keharmonisan seperti yang dikemukakan oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe,” ujar Rudy di Jakarta, Jumat.
   
Dia menjelaskan era Revolusi Industri 4.0 dengan ciri-ciri berkembangnya internet, teknologi  baru dalam ilmu data, kecerdasan buatan, dan teknologi nano,  mesti diawali oleh manusia dalam masyarakat yang santun penuh keseimbangan. Manusia senantiasa berubah, berkembang menyesuaikan diri kepada perubahan yang ada.
    
“Apalagi saat ini, ada sebagian orang berbicara sewenang-wenang dan dengan perkembangan teknologi dengan mudah menyebar, serta mudah memicu gejolak ketegangan,” kata dia lagi.
    
Menurut dia, sudah seharusnya budi pekerti kebaikan dihidupkan kembali, ditanamkan sejak usia dini, sehingga karakter keseimbangan diri mengemuka dalam individu dan kelompok masyarakat.
   
“Dengan demikian, keharmonisan kehidupan masyarakat terbangun dari keluarga, kelompok, mengimbas kepada masyarakat bangsa mencapai masyarakat dunia, yang telah terangkai dengan jaringan komunikasi digital,” tambah dia lagi.
   
Sebelumnya, Rudy meluncurkan buku yang berjudul Filsafat Kehidupan dalam Perspektif Tao Te Ching Lao Tsu. Buku itu menandai diluncurkannya sebuah khasanah literatur filsafat Timur yang saat ini masih langka.
   
Tao Te Ching dapat diartikan sebagai “Jalan Kebajikan”, diperkenalkan pada tahun 450 SM oleh pujangga Lao Tzu. Tao antara lain mengajarkan pemahaman bahwa “hidup dan mati, lahir dan berkembang bersama”.
  
Dekan Fakultas Filsafat UGM Dr Arqom Kuswanjono mengatakan nilai-nilai agama seperti cinta, kerendahan hati, kesederhanaan ada pada Tao. Taoisme menunjukkan jalan yang harus ditempuh mahluk mengikuti hukum alam, yaitu keserasian, keharmonisan hidup dengan lingkungannya.

Baca juga: Nestapa manusia modern ala ngaji filsafat
Baca juga: Dekan filsafat nilai sabda raja dan paugeran seimbangkan keraton

 

Pewarta: Indriani
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peringatan dini cuaca buruk diinformasikan BPBD Lebak-Banten

Diprakirakan satu pekan ke depan cuaca buruk masih melanda wilayah Kabupaten Lebak yang ditandai hujan deras disertai petir

Lebak,  Banten (ANTARA News) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyampaikan peringatan dini cuaca buruk guna mengurang risiko kebencanaan.

“Peringatan dini cuaca buruk itu disampaikan kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi di Lebak, Jumat.

Berdasarkan laporan BMKG Serang, diprakirakan satu pekan ke depan cuaca buruk masih melanda wilayah Kabupaten Lebak yang ditandai hujan deras disertai petir.

Peluang hujan tersebut berpotensi menimbulkan bencana alam karena intensitasnya cukup tinggi. Bahkan, peluang hujan terjadi siang, sore, malam, hingga pagi hari.

Oleh karena itu, pihaknya meminta warga meningkatkan kewaspadaan terkait dengan kemungkinan terjadi bencana alam.

Namun, kata dia, masyarakat yang harus waspada itu, terutama mereka yang tinggal di pegunungan dan perbukitan.

Ia menjelaskan lokasi seperti itu cukup rawan pergerakan tanah hingga longsor, termasuk retakan tanah di Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga dan Desa Gunungwangun, Kecamatan Cibeber.

“Kami minta warga yang tinggal di lokasi bencana retakan tanah jika hujan terus menerus lebih dari dua hari sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari korban jiwa,” katanya.

BPBD juga menyiagakan relawan di lokasi yang terdampak retakan tanah menyusul cuaca buruk itu. Tugas relawan tangguh bencana itu bertindak cepat dalam melakukan evakuasi warga di lokasi rawan bencana alam.

Relawan juga mampu mengoperasikan peralatan evakuasi, antara lain mengemudikan kendaraan hingga mengoperasikan perahu.

Selain itu, memiliki kemampuan mendirikan tenda pengungsian dan juru masak.

“Kami memberlakukan piket para relawan agar menyampaikan laporan cuaca, juga potensi bencana di daerah, sehingga terkoordinasi jika terjadi bencana alam,” katanya.

BPBD juga mengimbau masyarakat, aparat kecamatan, dan desa/kelurahan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam.

Pihaknya telah menyiapkan berbagai peralatan evakuasi, logistik, serta obat-obatan. Peralatan evakuasi, antara lain perahu motor, pelampung, tenda, kendaraan operasional, dan mobil dapur.

Di samping itu, pihaknya berkoordinasi dengan TNI, Polri, Tagana, PMI, Dinas Bina Marga, Dinas Kesehatan, ORARI, pers, aparat kecamatan, dan masyarakat.

 “Kami minta warga waspada dan siaga menghadapi cuaca buruk itu agar tidak menimbulkan korban kebencanaan,” katanya.

Baca juga: Nelayan Lebak berhenti melaut akibat cuaca buruk

Baca juga: Cuaca buruk, ribuan nelayan Lebak menganggur

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Raperda pendidikan untuk kemakmuran diperjuangkan PKS Jatim

Kami menyebutnya Raperda Pendidikan untuk Kemakmuran

Surabaya, (ANTARA News) – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur memperjuangkan rancangan peraturan daerah (raperda) yang mengatur penyelenggaraan pendidikan, sekaligus memastikan kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

“Kami menyebutnya Raperda Pendidikan untuk Kemakmuran,” kata Ketua Umum DPW PKS Jatim, Arif Hari Setiawan, di kantor DPW PKS Jatim di Surabaya, Jumat.

Raperda ini, kata dia, akan menjadi jaminan bahwa semua anak usia SMA/SMK di Jatim dapat bersekolah gratis, lalu lulusannya dapat bekerja serta berwirausaha.

Menurut dia, program tersebut dapat dicapai dengan pemberian dana sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP) bagi siswa SMA/SMK sehingga wajib belajar 12 tahun dapat dituntaskan, lalu pendirian SMK pertanian di seluruh daerah di Jatim.

“Imbasnya, sektor agrobisnis dan agroteknologi dapat berkembang pesat, kemudian membuka industri-industri pertanian di seluruh kabupaten sebagai laboratorium pendidikan, sekaligus sentra produksi pangan,” katanya.

PKS, lanjut dia, mendukung langkah Pemprov Jatim bersama DPRD Jatim yang menganggarkan dana SPP untuk SMA/SMK mulai tahun pelajaran 2019/2020, bahkan dananya telah masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim tahun ini yang disahkan pada 28 November 2018.

Ia mengatakan, persoalan dana SPP SMA/SMK ini merupakan hajat hidup rakyat karena selama berkeliling masih ditemui keluhan warga tentang biaya pendidikan sekolah.

“Apalagi yang sebelumnya sudah gratis seperti di Surabaya, lalu tiba-tiba tidak harus bayar karena perpindahan wewenang pengelolaan dari pemkab/pemkot ke Pemprov. Ini ‘kan namanya rakyat yang jadi korban,” katanya didampingi Sekretaris DPW PKS Jatim Irwan Setiawan.

Karena itulah ia menilai perlunya mengawal kebijakan yang sudah dianggarkan sehingga benar-benar terealisasi di lapangan.

“Ada waktu sekitar enam bulan sejak sekarang untuk Pemprov menyiapkan hal ini. Jangan sampai realisasi di Juli 2019 nanti terhambat hanya gara-gara persoalan administratif, seperti dapodik (data pokok pendidikan), rekening bank dan lain-lain,” katanya.

Baca juga: Ratusan kader PKS Surabaya hadiri “Jatim Mengaji”

Baca juga: Wapres Minta Jatim Siapkan Pendidikan untuk Industri Madura

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nihil kecelakaan kerja, 15 perusahaan di Gorontalo raih penghargaan

Penghargaan itu juga sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi kepada perusahaan yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan, kesehatan serta keselamatan bagi pekerja

Gorontalo, (ANTARA News) – Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan penghargaan kepada 15 perusahaan yang dinilai mampu menjaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pekerjanya karena nihil kasus kecelakaan kerja.

“Penghargaan itu juga sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi kepada perusahaan yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan, kesehatan serta keselamatan bagi pekerja,” kata Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim  di Gorontalo, Jumat.

Wagub Gorontalo, Idris Rahim didampingi Direktur Bina K3 Direktorat Jenderal Pembina dan Pengawasan Kementrian Ketenagakerjaan, Muhammad Idham, Kamis (14/2)  menyerahkan penghargaan itu pada peringatan Bulan Keselamatan Kesehatan Kerja tahun 2019 tingkat Provinsi Gorontalo.

Idris menjelaskan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang K3 mencakup ketentuan mengenai perlindungan dan jaminan keselamatan setiap tenaga kerja, dan itu mesti menjadi perhatian pemerintah daerah, perusahaan, organisasi pekerja dan para pemangku kepentingan terkait.

Sementara Muhammad Idham mengemukakan tiga kategori perusahaan peserta program “nol kecelakaan” di tempat kerja, pertama perusahaan besar dengan jumlah tenaga kerja keseluruhan lebih dari 100 orang.

Kedua, perusahaan menengah dengan jumlah tenaga kerja keseluruhan antara 50 orang sampai 100 orang, dan ketiga perusahaan kecil bertenaga kerja keseluruhan sampai dengan 49 orang.

“Artinya seluruh perusahaan dengan syarat tersebut bisa mendapatkan penghargaan `zero accident` asal budaya keselamatan dan kesehatan kerja dijalankan,” katanya.

Perusahaan penerima penghargaan nihil kecelakaan kerja di Gorontalo meliputi perusahaan besar seperti PT Rekadaya Elektrika, PT PLN UP3 Area Gorontalo, PT Gorontalo Sejahtera Mining, PT Mitra Cipta Permata dan PT Harvest Gorontalo Indonesia.

Penerima penghargaan kategori perusahaan menengah terdiri atas PT Tenaga Listrik Gorontalo, Mimoza TV Kabel, PT Togo Jaya, PT Massindo Unggul Timur dan UD Super Top.

Sementara penerima penghargaan kategori perusahaan kecil adalah PT Cargill Lapak Pembelian Pohuwato, Hotel Amaris, Bumi Sarana Utama, PT Tri Ariesta Dinamika serta PT Karya Jaya Mandiri Persada.

Baca juga: 80% Perusahaan di Gorontalo Menggaji Dibawah UMP

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

307 personel polisi diturunkan untuk amankan Putra Mahkota Saudi

Jakarta (ANTARA News) – Sebanyak 307 personel kepolisian akan diturunkan untuk membantu pengamanan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman al-Saud yang direncanakan berkunjung ke Indonesia pada 18-19 Februari 2019.

“Ada 307 personel dibagi menjadi satgas intelijen, sabhara, lalu lintas, brimob, pam obvit, krimum kemudian satgas polres yaitu Jaksel, Jakpus dan Jaktim,” tutur Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Jumat.

Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan Kodam Jaya dan Paspampres melakukan pengamanan di ring dua dan tiga karena kunjungan tersebut oleh tamu kenegaraan.

Dedi Prasetyo mangatakan pada prinsipnya Polri mendukung pengamanan jalur, pengawalan tamu VIP dan objek yang dikunjungi.

Ada pun Kementerian Luar Negeri memastikan kunjungan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman al-Saud ke Indonesia pada 18-19 Februari 2019 untuk membahas peningkatan kerja sama ekonomi.

Dalam kunjungan resmi ke tanah air, Putra Mahkota sekaligus Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Arab Saudi Mohammed bin Salman dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam format veranda talk di Istana Bogor pada Selasa (19/2).

“Selanjutnya akan dilakukan pertemuan bilateral dalam bentuk pleno di mana presiden akan didampingi menteri-menteri terkait,” kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Desra Percaya kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Pertemuan bilateral tersebut akan diakhiri dengan penandatanganan lebih dari dua kesepakatan, salah satunya di bidang energi.

Informasi mengenai MoU yang akan ditandatangani RI dan Saudi belum dapat diungkapkan secara detail karena masih dirundingkan.

Baca juga: Kemlu pastikan Putra Mahkota Saudi kunjungi Indonesia, bahas kerja sama ekonomi

Baca juga: Putra Mahkota Saudi gelar lawatan investasi ke Asia, Indonesia masuk agenda

Baca juga: Putra Mahkota Saudi tawarkan dukungan penuh untuk keamanan Irak

Pewarta: Dyah Dwi Astuti
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sedang mandi di sungai, seorang santri hanyut di Kali Bolong, Magelang-Jateng

Pukul 17.30 WIB pencarian dihentikan karena hujan dan dilanjutkan pemantauan

Magelang, Jateng (ANTARA News) – Seorang santri Pondok Pesantren Nurul Islam Kauman, Desa Pirikan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, bernama Sofyan (17), yang sedang mandi di sungai dengan temannya, hanyut di Kali Bolong, Jumat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto di Magelang, Jumat mengatakan kecelakaan sungai tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Ia menuturkan pada Jumat pukul 14.00 WIB sebanyak tiga santri Pondok Pesantren Nurul Islam Kauman mandi di Kali Bolong.

Sekitar pukul 15.00 WIB tiba-tiba banjir datang sehingga ketiga santri tersebut terbawa aliran sungai dan dua santri, yakni Ferdy (15) dan Safii (15) dapat menyelamatkan diri, sedangkan Sofyan hanyut terbawa aliran sungai.

Atas kejadian tersebut masyarakat bersama relawan melakukan penyisiran di aliran Kali Bolong dan di titik pertemuan Kali Bolong dengan Kali Elo.

Pada pukul 17.30 WIB, katanya, ada peningkatan debit aliran Kali Bolong dan Elo karena di hulu sungai hujan deras.

Tim BPBD Kabupaten Magelang melakukan pemantauan di beberapa lokasi, antara lain di Jembatan Canguk.

Ia menyampaikan pencarian korban oleh Tim SAR gabungan (BPBD Kabupaten Magelang, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Polsek, Koramil, Pemdes Pirikan, pengurus pondok dan relawan) di sepanjang aliran Kali Bolong dilanjutkan di aliran Kali Elo.

“Pukul 17.30 WIB pencarian dihentikan karena hujan dan dilanjutkan pemantauan,” katanya.

Baca juga: Empat santri tewas tenggelam saat “outbond”

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPAI akan ke Solo tindaklanjuti diskriminasi anak HIV

Jakarta (ANTARA News) – Komisioner Bidang Pendidikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Retno Listiarty akan ke Solo untuk menindaklanjuti informasi mengenai adanya anak-anak yang dilarang bersekolah karena mengidap HIV.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di daerah agar anak-anak itu bisa kembali bersekolah dan hak atas pendidikannya terpenuhi.

“Kami akan melakukan pengawasan kami akan ke Kota Solo. Karena sampai hari ini anak ini belum sekolah,” kata Retno di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan informasi awal yang diterima pihaknya, banyak orang tua murid yang menolak anak tersebut karena khawatir anak mereka akan tertular HIV jika satu sekolah dengan anak tersebut.

Menurut Retno, masih ada anggapan HIV dapat tertular lewat luka yang disebabkan oleh jatuh atau kecelakaan.

“Ternyata para orang tua mikirnya gini, kalau dia (anak yang HIV) main, terus jatuh, terus berdarah, kalau berdarah terus anak yang lain luka dan nolongin, lalu pertemuan darah dengan darah itu menular,” ucap dia.

Padahal, penularan HIV tidak semudah itu. Lagi pula, kata Retno belum tentu juga anak itu akan mengalami jatuh hingga luka di sekolah.

“Sebenernya hal itu juga bisa kita atasi, dengan cara kita minta pengasuh anak-anak ini, karena anak-anak ini diasuh khusus karena banyak dari mereka yang orang tuanya meninggal. Suruh saja pengasuhnya yang menangani. Bukan anak-anak mereka atau orangtua yang komplain. Ini masalah teknis yang masih bisa kita atur,” ucap dia.

Dia pun meminta pemerintah untuk lebih giat mensosialisasikan penularan HIV lewat iklan layanan masyarakat agar masyarakat paham dan tak terjadi diskriminasi.

“Dulu ada iklan layanan masyarakat seperti itu, misalnya anak main bola dan jatuh berdarah tapi ada penangannya. Kenapa HIV tidak dilakukan hal yang sama?,” ucap dia.

Sebelumnya, 14 anak yang tinggal di Yayasan Lentera ditolak untuk bersekolah di SDN Purwotomo seiring dengan penolakan yang dilakukan oleh orang tua siswa lain.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya anak-anak tersebut bersekolah di SDN Bumi, namun “pascaregrouping” sejumlah sekolah, 14 anak ini dipindahkan ke SDN Purwotomo.

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPAI akan awasi tempat tinggal anak pengidap HIV

….Kalau anak-anak ini dikurung di rumah dan jauh dari penduduk mereka akan mengalami kesakitan.”

Jakarta (ANTARA News) – Komisi Perlindungan Anak Indonesia akan melakukan pengawasan terhadap tempat tinggal anak-anak yang mengidap HIV di Solo, Jawa Tengah.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listiarty menyebut pengawasan ini dilakukan untuk memastikan informasi kalau anak-anak tersebut tinggal di tempat yang cukup terpelosok.

“Anak-anak ini ditempatkan di sebuah rumah yang cukup jauh dari kampung tapi di dalam rumah ini, yang kita belum sempat datangi ada semacam tempat bermain. Seperti ada prosotan dan lain-lain. Mereka dijauhkan dari tempat penduduk yang lain,” ucap Retno di Jakarta, Jumat.

Dia menyebut KPAI juga tengah memikirkan akses pendidikan yang layak untuk mereka.

Menurutnya, ada opsi homeschooling, tetapi metode ini mengedepankan peran orang tua. Sementara banyak orang tua dari anak-anak ini yang sudah meninggal dunia.

“Kan kalau di sekolah itu peran sekolah dalam mendidik. Kalau homeschooling itu peran orangtua. Kalau misalnya anak ini sudah tidak ada orangtua dan tidak ada keluarga yang ingin merawat, sekarang bagaimana? Kalau anak-anak ini dikurung di rumah dan jauh dari penduduk mereka akan mengalami kesakitan,” ucap dia.

Retno pun berharap anak-anak ini bisa dibiarkan tumbuh seperti anak lain dan tidak perlu didiskriminasi. 

“Dia masuk dalam sekolah, bisa belajar seperti anak yang lain dan potensi bisa dikembangkan,” ucap dia.

Sebelumnya, 14 anak yang tinggal di Yayasan Lentera ditolak untuk bersekolah di SDN Purwotomo seiring dengan penolakan yang dilakukan oleh orang tua siswa lain.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya anak-anak tersebut bersekolah di SDN Bumi, namun “pascaregrouping” sejumlah sekolah, 14 anak ini dipindahkan ke SDN Purwotomo.

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korban kapal meledak di perairan Nias-Sumut masih seorang belum ditemukan

Satu nelayan asal Sibolga belum ditemukan, saya berharap tim SAR bekerja sama dengan nelayan lain untuk bisa menemukan

Medan,  (ANTARA News) – Satu nelayan bernama Nazar Naupal, korban KM Mujur Indah yang meledak di perairan Pulau Bintanah, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, pada Rabu (134/2) hingga saat ini belum ditemukan, sementara sang nahkoda sudah ditemukan pada Kamis (14/2)  dalam keadaan meninggal.

“Satu nelayan asal Sibolga belum ditemukan, saya berharap tim SAR bekerja sama dengan nelayan lain untuk bisa menemukan nelayan tersebut,” kata tokoh nelayan tradisional setempat Nazil di Medan, Jumat.

Seorang nelayan lainnya atas nama Kardiman Nazara (29) nahkoda kapal KM Mujur Indah, berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR di pinggir pantai Pulau Bintanah, Kamis (14/2) sekira pukul 13.00 WIB.

Almarhum Kardiman Nazara, merupakan warga Muara Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenazah Kardiman diangkut menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Mansalar ke RSU FL Tobing Sibolga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terbakarnya kapal penangkap ikan tersebut, akibat meledaknya tabung gas elpiji yang biasa digunakan nelayan untuk memasak nasi.

“Peristiwa yang terjadi itu, dapat dijadikan sebagai pengalaman yang sangat berharga bagi nelayan yang membawa tabung gas, di dalam kapal.Ke depan diharapkan tidak terulang lagi,” ujar Nazli.

Ia mengingatkan kepada nelayan agar menyeleksi tabung gas elpiji sebelum dibawa melaut.Dan bisa saja tabung gas tersebut mengalami kebocoran dan akhirnya meledak.

“Kita berharap tidak ada lagi kapal nelayan yang menangkap ikan di laut meledak, karena tabung gas elpiji yang bermasalah,” kata tokoh nelayan di Sumut itu.

Sebelumnya, kapal penangkap ikan KM. Mujur Indah, GT. 2 SUT 5, No. 131 membawa 4 orang, yakni Kardiman Nazara (nakhoda) dan 3 orang ABK, Nazar Naupal, Saifansyah Siregar, Azyun Amri Baeha, meledak di perairan Pulau Bintanah.

Dua orang nelayan berhasil diselamatkan yaitu, Saifansyah Siregar dan Azyun Amri Baeha, ketika sebuah kapal nelayan yang sedang? melintas di lokasi kejadian.

 Sedangkan, dua nelayan lainnya, yakni Kardiman Nazara (nakhoda) dan Nazar Naupal saat kejadian menghilang. Kapal tersebut terbakar dan tenggelam.

Baca juga: Lima tewas akibat kapal tenggelam di Nias

Baca juga: Basarnas Nias bantu cari korban KM Sinar Bangun

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Manfaatkan data untuk penelitian, BMKG-Unsoed siap bekerja sama

BMKG melalui Stasiun Geofisika Banjarnegara akan segera menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto

Purwokerto, Jateng (ANTARA News) – Stasiun Geofisika Banjarnegara, Jawa Tengah dalam waktu dekat akan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto terkait pemanfaatan data BMKG untuk penelitian. 

“BMKG melalui Stasiun Geofisika Banjarnegara akan segera menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto,” kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie di Banjarnegara, Jumat. 

ia menjelaskan, BMKG berkeinginan untuk mendorong para peneliti untuk meningkatkan pemanfaatan data BMKG dalam kegiatan penelitian mereka.

“Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut diharapkan akan meningkatkan partisipasi aktif para peneliti Unsoed dalam pemanfaatan data BMKG dalam berbagai penelitian,” katanya. 

Terlebih lagi, kata dia, pemanfaatan data BMKG dapat digunakan secara menyeluruh untuk melakukan berbagai kajian terkait upaya pengurangan risiko atau mitigasi bencana.

“Data BMKG dapat dimanfaatkan untuk melakukan berbagai kajian yang menyangkut kebumian dalam rangka mitigasi bencana. Kerja sama ini juga? dilakukan dalam rangka penyebaran, pemanfaatan dan pengembangkan informasi BMKG khususnya di bidang geofisika,” katanya.

Kerja sama tersebut, tambah dia, juga disusun sesuai amanat Undang-Undang 31 tahun 2009 tentang meteorologi, klimatologi dan geofisika.

Sementara itu, dia menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan perjanjian kerja sama tersebut dapat terealisasi pada waktu dekat ini. 

“Draft perjanjian kerja sama tersebut pada saat ini sedang dikaji oleh biro hukum BMKG pusat, mudah-mudahan dalam waktu dekat nota kesepahaman sudah bisa ditandatangani,” katanya.

Dia menambahkan, BMKG ikut berperan aktif dalam sosialisasi mengenai pentingnya upaya pengurangan risiko atau mitigasi bencana.

“Seluruh masyarakat harus mengetahui dan memperkuat upaya pengurangan risiko atau mitigasi bencana minimal untuk dirinya atau untuk keluarga dan lingkungan terdekatnya sendiri,” katanya.

Baca juga: Sekolah lapang gempa bumi digagas BMKG Banjarnegara

Baca juga: Untuk pengabdian masyarakat, Unsoed Purwokerto-RRI jalin kerja sama

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kebakaran lahan gambut di Aceh Barat meluas

Meulaboh, Aceh (ANTARA News) – Kebakaran lahan gambut di Desa Cot Seumeureng, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Jumat, makin meluas karena tiupan angin dan suhu udara panas memicu pesebaran titik api.

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa melalui Kapolsek Samatiga AKP Iswar di Meulaboh mengatakan bahwa kebakaran lahan semula sekitar 2,8 hektare, kemudian meluas sekitar 4,5 hectare di satu titik lokasi itu.

“Jumat sore anggota masih di lokasi dan berupaya melakukan pemadaman secara manual,” katanya usai melakukan pemadaman titik api bersama anggotanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya malam ini memantau perkembangan di lokasi lahan terbakar ini.

Sejak Jumat pagi, belasan anggota Kepolisian Sektor Samatiga berjibaku memadamkan api yang terus meluas membakar lahan gambut kering.

Menurut dia, tidak tersedianya sumber air membuat sulit dilakukan pemadaman secara maksimal.

Begitu pula, mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat juga tidak bisa menjangkau titik api kebakaran lahan gambut itu sehingga pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual.

“Tidak ada sumber air di lokasi, mobil damkar juga tidak bisa mencapai titik kebakaran. Cukup panas sehingga secara pelan-pelan pakai papan kayu untuk mendekati titik api,” imbuh AKP Iswar.

Ia mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di lokasi itu.

Selain itu, kata AKP Iswar, masyarakat yang memiliki tanah di lahan gambut selalu diingatkan untuk membuat sumur atau kanal yang bisa menampung air sehingga ketika terjadi kebakaran lahan terbantu dengan sumber air di sekitar lokasi.

“Kami masih mengumpulkan data sebab titik lokasi pertama terbakarnya lahan gambut ini belum diketahui. Jadi, belum bisa disimpulkan dibakar atau karena ada faktor lain karena suhu sangat panas, ditambah lagi angin,” pungkasnya.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tingkatkan SDM aparatur, Unhas dan UNM digandeng Pemkab Gorontalo

Kami melakukan penandatangan kerja sama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan Unhas dan UNM sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dengan Rektor Unhas dan UNM tahun 2018 lalu

Gorontalo, (ANTARA News) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Provinsi Gorontalo, melakukan kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)-Diklat Kabupaten Gorontalo, Safwan Bano di Gorontalo, Jumat, mengatakan peningkatan akselerasi kualitas SDM penting dilakukan bagi kemajuan dan pengembangan daerah.

“Kami melakukan penandatangan kerja sama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan Unhas dan UNM sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dengan Rektor Unhas dan UNM tahun 2018 lalu,” ujarnya.

Safwan bano mengungkapkan jika visi Bupati Gorontalo adalah Kabupaten Gorontalo yang maju, mandiri dan bermartabat menuju masyarakat madani, sedangkan misi Kabupaten Gorontalo menjadi kota ilmu yang didalam disebutkan salah satu program unggulan yakni peningkatan kualitas SDM.

“Maka untuk mewujudkan visi dan misi dalam RPJMD Kabupaten Gorontalo 2016-2021, salah satu dari tujuan kerjasama ini tak lain adalah peningkatan akselerasi SDM aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, khususnya program pendidikan pascasarja dan program doktoral,” katanya.

Menurutnya, langkah Bupati Gorontalo melakukan perjanjian kerja sama itu mendapat apresiasi dan dukungan dari kedua Universitas tersebut.

“Baik Dekan Pascasarjana Unhas, Prof Dr Jamaluddin Jompa,M.S dan Rektor UNM Prof Dr  H. Husain Syam, M.Pd, menyambut baik kerja sama ini. Mereka bangga dan memberikan tanggapan positif serta apresiasi langkah yang dilakukan Bupati Gorontalo,” demikian Safwan Bano.

Baca juga: Gorontalo tetap jadikan pertanian sebagai sektor unggulan

Baca juga: Unhas perkenalkan teknologi pakan berbasis limbah lokal

Baca juga: UNM jadi kampus berkinerja terbaik se-Indonesia

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019