Bersahaja dengan multikulturalisme di Australia

Jakarta (ANTARA) – Salah satu tantangan belajar di luar negeri adalah kemampuan berbaur dengan masyarakat setempat. Hal ini untuk mendukung kelancaran proses perkuliahan dan menambah wawasan tentang budaya mancanegara.

Darul Mahdi, salah satu penerima beasiswa Australian Awards pada 2017 telah tinggal selama satu setengah tahun di Brisbane, Queensland, Australia, untuk meraih gelar master di Universitas Queensland, menuturkan hal yang paling penting dalam bertahan di negeri asing adalah mudah berbaur dengan mereka, tidak menutup diri dan berpikir terbuka.

“Kalau cari kawan selama ini sih gampang banget. Kita harus bisa beradaptasi, misalnya enggak harus makan makanan orang Indonesia, coba aja makan makanan di sini,” tutur pria kelahiran 20 Januari 1988 itu.

Saat ini, Darul sedang mengenyam pendidikan untuk dua gelar master (S2) di dua jurusan, yakni International Law di Fakultas Business, Economic and Law dan International Relations di Fakultas Political Science and International Studies. Dia memulai kuliah pada Juli 2017.

Menurut dia, salah satu cara untuk mendapatkan lebih banyak teman adalah bergabung dengan komunitas di mana memiliki hobi positif yang sama seperti berkelana atau bepergian ke berbagai daerah. Di komunitas itulah, Darul bertemu dengan banyak orang yang tidak hanya orang Australia tapi juga dari negara-negara lain sehingga membuatnya memiliki jaringan pertemanan yang lebih luas.

Dalam kehidupannya di Australia, Darul yang berasal dari Aceh kerap berbagi rumah dengan orang-orang non Indonesia di rumah yang disewa.

“Saya berbagi tempat tinggal dengan satu orang Australia, satu Brasil dan satu Italia,” ujarnya.

Dia mengaku tidak ada kesulitan saat berbaur dengan mereka, yang penting tetap menjaga tanggung jawab, yakni segala sesuatu dibersihkan setelah digunakan seperti setelah selesai masak, peralatan masak langsung dicuci.

“Yang paling penting menurut saya kepribadian, seperti beberapa orang benar-benar supel, aku orangnya memang agak suka ceplas ceplos, supel dan suka melakukan perjalanan dan bertualang,” kata Darul.

Dia mengatakan dalam kelas kuliahnya, dia bertemu dengan banyak orang dari beragam etnis dan negara. Itu membuka kesempatan luas untuk mengenal banyak orang dan memperluas jaringan yang akan berguna bagi masa depan.

“Kayak di kelas saya, hukum, itu hampir dari lima benua semua ada di situ jadi saya kayak bisa belajar Australia, enggak cuma ketemu orang Australia tapi ketemu orang dari seluruh dunia, jadi kayak jejaringan, jadi lebih luas,” tuturnya.

Menurut dia, beasiswa Australian Awards merupakan salah satu beasiswa paling dermawan karena sepenuhnya ditanggung termasuk biaya kuliah, kehidupan dan akomodasi selama kuliah di Australia.

Selain itu, beasiswa Australian Awards juga menyiapkan dana untuk menyewa tutor dalam rangka membantu mahasiswa yang kesulitan memahami suatu mata kuliah.

Dia mengatakan biaya kuliah bagi mahasiswa internasional hampir 20 ribu dolar Australia tiap satu semester. Kalau dia tidak mendapatkan beasiswa, tentu dia akan kesulitan memenuhi biaya itu.

“Ada juga beasiswa-beasiswa ke negara lain cuma kadang beasiswanya itu enggak sepenuhnya dibiayai gitu. Ada hal-hal yang enggak ditanggung, sementara Australian Awards bayar semuanya,” ujarnya.

Berpikir kritis

Menurut Darul, manfaat dari pendidikan di luar negeri yang dirasakan adalah memiliki kemampuan berpikir kritis dengan analisis mendalam.

“Kita belajar harus berpikir lebih kritis dan kedua Australia kan multikultural banget kalau enggak salah dia negara ketiga paling banyak ‘international students’ (mahasiswa internasional) setelah Amerika dan Inggris,” tuturnya.

Dia mengatakan tugas untuk satu mata kuliah dengan membuat esai yang terdiri dari lima ribu kata.

“Apa yang kita tulis lima ribu kalau kita enggak baca makanya kita harus tahu satu isu tertentu cuma harus analisisnya harus benaran dalam dan berpikir kritis,” tuturnya.

Dia mengatakan pendidikan di luar negeri juga bersifat kasual, artinya tidak ada “jarak” antara dosen dan mahasiswa sehingga mahasiswa lebih leluasa dan tidak enggan menyampaikan pendapat atau pemikiran dan mahasiswa bebas bertanya apa saja serta menyanggah dengan cara yang sopan.

“Kita boleh mengutarakan pendapat kita yang benar-benar berbeda dari apa yang dia kasih. Sering kali ada perdebatan di kelas. Saya merasa lebih tahu banyak,” ujarnya.

Kesempatan emas

Anita Rachmat Persada Jeujanan, yang juga merupakan penerima beasiswa Australian Awards, menuturkan kesempatan belajar sekaligus membuka jaringan komunikasi dengan teman-teman dari berbagai negara di dunia menjadi kesempatan emas yang tidak terbeli dengan uang maupun dengan waktu.
  Anita Rachmat Persada Jeujanan, salah satu penerima beasiswa Australia Awards, melanjutkan pendidikan di Universitas Griffith untuk meraih gelar Master of Global Development, Brisbane, Queensland, Australia (ANTARA News/Martha Herlinawati Simanjuntak)

“Apalagi seperti saya yang datang dari Kabupaten, wilayah paling timur Indonesia di Papua, tentu ini menjadi kesempatan terbesar seumur hidup karena bisa melihat dan membuat perbandingan budaya yang cukup mencolok antara kehidupan di Indonesia, kehidupan di Timika, Papua dan di Australia,” ujar perempuan kelahiran 13 Oktober 1982 di Maluku.

Anita kini melanjutkan pendidikan di Universitas Griffith untuk meraih gelar Master of Global Development. Dia mulai kuliah di universitas itu pada Februari 2019 dan akan berakhir pada November 2020.

Menurut perempuan yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika Provinsi Papua itu, belajar budaya baru merupakan suatu hal yang menyenangkan dan menambah pengetahuan.

“Di sinilah kesempatan saya untuk membentuk komunitas baru, belajar budaya baru, membaur dengan orang baru serta menjalin komunikasi dengan orang lain baik mahasiswa ataupun orang-orang yang tinggal di Australia,” tuturnya.

Dia mengaku untuk sistem pendidikan yang berbeda dengan yang dia rasakan di Indonesia, tentu butuh waktu untuk beradaptasi, namun dia tidak kesulitan untuk melakukannya.

Setelah lulus dari kuliah di bawah program Australian Awrds, sekembalinya ke Indonesia, Anita ingin memotivasi anak-anak muda di Indonesia untuk memiliki wawasan dan pengetahuan serta berani mengejar mimpi bahkan ke negeri asing sekalipun.

“Mimpi dan angan saya yang lain adalah dapat berkontribusi positif dalam pendidikan anak-anak muda di Papua khususnya di Timika dengan cara memotivasi mereka untuk belajar ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan adalah kunci utama untuk mencerdaskan kehidupan dan meraih kesejahteraan hidup, sejalan dengan pernyataan dari mendiang mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, “Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia,”.

“Bagi saya pendidikan tidak saja melalui jalur sekolah reguler dan formal, melainkan juga non formal. Bagi mereka yang rindu belajar ke luar negeri melalui jalur beasiswa saya hanya berpesan bahwa “the money and the ticket is in your head,” ujarnya.*

Baca juga: Pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Australia dibahas

Oleh Martha Herlinawati S
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sejumlah JPO di Semarang butuh perbaikan

Semarang (ANTARA) – Beberapa jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Semarang kondisinya memprihatinkan sehingga memerlukan perbaikan segera.

Pantauan Antara di JPO di Jalan Sudirman, Kota Semarang, Sabtu, kondisi jembatan penyeberangan tersebut sudah rusak di bagian lantai yang terbuat dari kayu.

Selain itu, bagian atap jembatan penyebarangan itu juga sudah hilang.

Salah seorang pengguna jembatan penyeberangan, Suyatno mengaku khawatir saat menggunakan jembatan tersebut untuk menyeberang.

Bahkan, ia lebih memilih menyeberang tanpa menggunakan jembatan tersebut meski tidak tersedia “zebra cross”.

“Sebenarnya sama-sama bahaya, tapi lebih baik menyeberang lewat bawah,” katanya.

Ia mengharap jembatan penyeberangan itu segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna maupun pengendara kendaraan bermotor yang melintas di bawahnya.

Hal senada juga disampaikan pejalan kaki lainnya, Rusdiana.

Menurut dia, jembatan penyeberangan itu mendesak untuk diperbaiki agar fasilitas bagi pejalan kaki lebih memadai.(*)

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jalam tol trans Sumatera

Foto udara jalan tol Trans Sumatera sesi ruas Bakauheni-Terbanggi Besar yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Lampung, Sabtu (9/3/2019). Jalan tol Trans Sumatera sesi ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 km merupakan ruas tol di Indonesia, sementara tol Trans Sumatera ruas Palembang-Lampung diperkirakan dapat terhubung pada Juni 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp.

Dua korban longsor Manggarai Barat ditemukan

Kupang (ANTARA) – Tim pencarian korban longsor Manggarai Barat yang dipimpin oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menemukan dua korban yang tertimbun longsor yang merupakan warga Culu di Desa Tondong Belang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers yang diterima Antara Kupang, Sabtu sore mengatakan dengan penemuan itu maka sudah ada empat korban yang sudah ditemukan.

“Data sementara ada empat korban yang sudah ditemukan. Sebelumnya dua orang yang ditemukan. Hari ini kembali ditemukan dua korban,” katanya.

Dengan demikian maka tersisa empat korban lagi yang belum ditemukan oleh tim pencarian korban longsor yang tergabung dalam Basarnas, BPBD, TNI, Polri serta SKPD terkait.

Sebelumnya diberitakan pada Kamis (7/3) banjir dan longsor menghantam dua kecamatan di Manggarai Barat. Dua kecamatan itu adalah Kecamatan Komodo dan Kecamatan Mbliling.

Longsor tersebut mengakibatkan kurang lebih tiga rumah tertimbun longsor. Sementara ada 18 titik jalan yang tertimbun longsor. Kemudian juga ada dua kendaraan roda empat dan dua motor yang ikut tertimbuj longsor.

Sementara banjir yang terjadi di kecamatan Komodo mengakibatkan sejumlah rumah terendam banjir, serta satu jembatan yang menghubungkan jalan trans Flores terputus.

Ia menambahkan data yang ia terima dari BPBD Manggarai Barat menyebutkan bahwa saat ini masih ada empat orang lagi yanv dicari. Sementara itu ada tiga orang yang mengalami luka akibat longsor tersebut.

“Saat ini ada kurang lebih 743 warga yanv mengungsi dan ditampung di kantor Bupati. Semuanya berasal dari tiga desa yakni dari desa Tondong Belang Kecamatan Mbliling berjumlah 287 orang, dari desa Gorontalo Kecamatan Komodo 320 orang dan desa Nanga Ngai Kecamatan Komodo berjumlah 136 orang,” ujar Sutopo.

Hingga saat ini kondisi terakhir banjir di kecamatan Mbliling sudah mulai surut, namun pengungsi masih bertahan di rumah Kantor Bupati Manggarai Barat.

“Sebagian masyarakat juga dilaporkan sudah mulai membersihkan rumah yang terkena lumpur,” ujar dia.

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Manggarai Barat Hans Mboik mengatakan akibat longsor tersebut ada kurang lebih 12 titik jalan trans-Flores ikut longsor.

“Hal ini mengakibatkan jalur transportasi lumpuh total,” tambah dia. (*)

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan warga iringi pemakaman Sertu Mirwariyafin

Sertu Anumerta Mirwariyadin sudah menjalankan tugas dan mengabdikan dirinya untuk kepentingan negara, sampai mengorbankan nyawa. Mudah-mudahan amal ibadahnya diterima di sisi-Nya

Bima, NTB (ANTARA) – Ribuan masyarakat dan tembakan salvo iringi pemakaman Sertu Anumerta Mirwariyadin di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu.
 

Suasana duka menyelimuti pemakaman Sertu Anumerta Mirwariyadin yang merupakan Bintara PK tahun 2014-2015 dan berdinas di satuan Kopassus, korban kontak tembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi Kabupaten Nduga Papua pada Kamis (7/3).
 

Isak tangis pun pecah, saat keluarga besar menyambut kedatangan mobil jenazah di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, Sabtu, sekitar pukul 09.15 Wita.
 

Sejumlah karangan bunga ucapan belasungkawa berdatangan menghiasi sepanjang jalan masuk rumah Sertu Anumerta Mirwariyadin. Usai jenazah dimandikan, keluarga besar bersama warga sekitar berdoa bersama untuk almarhum.
 

Upacara penghormatan penghargaan jenazah Sertu Anumerta Mirwariyadin berlangsung haru di TPU Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, upacara kedinasan pemakaman jenazah
Sertu Anumerta Mirwariyadin NRP 21150184631093 Jabatan Babakduk unit 1/2/2/14 Grup 1 Kopassus yang dipimpin oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.
 

Upacara pengantaran jenazah ke liang lahat berlangsung haru. Prosesi pemakaman kepada Sertu Anumerta Mirwariyadin dilakukan dengan tembakan salvo oleh anggota Kompi Senapan A Yonif 742/SWY.
 

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Sertu Anumerta Mirwariyadin NRP 21150184631093 jabatan Babakduk unit 1/2/2/14 Grup 1 Kopassus korban kontak tembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi Kabupaten Nduga Papua pada Kamis (7/3).
 

Menurutnya, semasa hidup Sertu Anumerta Mirwariyadin sudah mendarmabaktikan kepada masyarakat dan negara. Bahkan, saat bertugas Sertu Anumerta Mirwariyadin rela mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk terciptanya keamanan dan ketertiban diwilayah NKRI.
 

“Sertu Anumerta Mirwariyadin sudah menjalankan tugas dan mengabdikan dirinya untuk kepentingan negara, sampai mengorbankan nyawa. Mudah-mudahan amal ibadahnya diterima di sisi-Nya,” ucapnya.
 

Turut hadir dalam upacara pemakaman tersebut Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rijal Ramadani beserta Ibu, Dangrup 1 Kopassus Kolonel Inf Lucky Avianto, Dandim 1608 Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri, Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer, Mayor Inf Imam Buchori (Kopassus), Lettu Inf Tegar Aji (Kopassus), Peltu Syarifudin (Dan Pos TNI AL).*

Baca juga: Upacara penghormatan jenazah Sertu Anumerta Mirwariyadin, digelar Korem 162/WB

Baca juga: Kodam Cenderawasih: Tak perlu takut ancaman KKSB

Baca juga: Anggota DPR sarankan lima langkah tumpas KKB

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Puluhan hektare sawah di Tulungagung masih terendam banjir

Dinas PU pengairan akan membuat kajian dan rencana penanggulangan jangka panjang di alur-alur sungai yang memicu banjir di sana.

Tulungagung, Jatim (ANTARA) – Puluhan hektare sawah, ladang dan sebagian permukiman di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, hingga saat ini masih terendam banjir dengan ketinggian rata-rata sekitar 80 centimeter.

Pantauan di lokasi, Sabtu, banjir masih menggenang cukup dalam di areal persawahan Desa Waung, Kecamatan Boyolangu.

Hujan sebenarnya sudah tidak lagi turun. Namun besarnya debit air yang meluber saat banjir bandang pada Selasa (5/3) dan Rabu (6/3) membuat proses surutnya air berlangsung lama.

Si’is, warga setempat, menyebut pemukiman air hingga Jumat (8/3) malam air masih cukup tinggi.

Air mulai surut banyak pada pagi harinya setelah sejumlah warga dan petani membuka pintu air di sungai irigasi dan membersihkan material enceng gondok yang menyumbat aliran pembuangan air.

“Selain masalah di pintu air, ada tanggul yang jebol di sisi barat sana. Kami rencananya menutup kembali tanggul itu, namun karena debit banjir masih tinggi dan merendam tanaman padi hingga ketinggian 50 centimeter, normalisasi kami tunda dulu sampai air banjir benar-benar surut,” katanya.

Kepala BPBD Tulungagung Soeroto memastikan tanggul jebol di sungai irigasi Desa Waung akan ditutup menggunakan puluhan karung yang telah diisi pasir.

Material telah disiapkan. Warga dan petani telah dikoordinasi. Sedianya Sabtu pagi dilakukan kerja bakti masal bersama tim BPBD, TNI dan Polri untuk melakukan pemasangan karung pasir menutup tanggul yang jebol.

Namun rencana itu akhirnya dibatalkan seiring genangan banjir di areal persawahan yang masih tinggi.

“Ya, kami menyesuaikan dengan perkembangan lapangan tentunya. Warga, petani tentu lebih paham dengan kondisi. Kapan waktu terbaik untuk pengerjaan (tanggul jebol),” kata Soeroto.

Plt Bupati Maryoto Bhirowo menyatakan Pemkab Tulungagung akan mengevaluasi kembali penyebab banjir di Desa Waung yang menyebabkan seratusan rumah warga terendam dan berhektar-hektare sawah terendam banjir hingga nyaris menjadi telaga baru.

“Dinas PU pengairan akan membuat kajian dan rencana penanggulangan jangka panjang di alur-alur sungai yang memicu banjir di sana,” kata Mbah To, demikian Bupati Maryoto biasa dipanggil. (*)

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TNI seleksi 37 calon Tamtama dari 3T

Samarinda (ANTARA) – Sebanyak 37 peserta dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di wilayah Korem 091/Aji Surya Natekesuma (ASN) Samarinda, mengikuti seleksi Calon Tamtama Prajurit Karier TNI AD gelombang I/2019 putra daerah Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AD untuk pulau terluar, daerah perbatasan dan pedalaman tahun ini merupakan gelombang yang pertama,” ujar Komandan Korem (Danrem) 091/ASN, Brigjen TNI Widi Prasetijono di Samarinda, Sabtu.

Sebanyak 37 peserta yang mengikuti seleksi Calon Tamtama itu, enam orang berasal dari Tanjung Selor, 14 orang dari Tanah Grogot,  tiga dari Tarakan, dua dari Sangatta, empat dari Malinau, tujuh dari Nunukan, dan hanya ada satu dari Kutai Barat.

Rekrutmen ini merupakan salah satu kegiatan bidang penyediaan tenaga manusia dalam program pembangunan kekuatan personel, guna mewujudkan TNI Angkatan Darat yang solid, profesional, tangguh, berwawasan kebangsaan, dan dicintai rakyat.

Sehari sebelumnya, saat memimpin sidang parade seleksi Calon Tamtama di Aula Wira Yudha, ia mengatakan bahwa hasil dari rekrutmen Gelombang I ini secara kuantitas maupun kualitas akan berpengaruh langsung terhadap pembangunan kekuatan TNI AD.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam setiap proses penerimaan calon prajurit harus direncanakan matang dan dilaksanakan secara baik, melalui tahap seleksi ketat dengan tetap mempertimbangkan aspek kualitas sumber daya manusia agar diperoleh hasil maksimal.

Calon Tamtama yang terpilih pada pelaksanaan parade ini akan mengikuti pemeriksaan dan pengujian lanjutan yang meliputi administrasi, akademik, kesehatan, jasmani, psikologi serta mental ideologi di Dodikjur Rindam VI/Mulawarman.

“Saya ingatkan kepada tim seleksi, dalam menentukan kelulusan calon harus tetap berpedoman pada norma dan aturan, karena hasil pemilihan Tamtama PK TNI AD dari pulau terluar, perbatasan, pedalaman ini akan dipertanggungjawabkan di kemudian hari,” katanya.

Ada beberapa hal yang ia tekankan dalam kesempatan itu, antara lain tim seleksi tidak menganggap kegiatan ini sebagai rutinitas, mempedomani aturan dengan melaksanakan seleksi secara objektif, transparan, dan akuntabel agar diperoleh calon terbaik.

“Pedomani pakta integritas yang sah ditandatangani, jangan ada yang menjadi calo kemudian meminta imbalan tertentu dari para Calon Tamtama. Apabila ada yang melakukannya, maka akan ditindak tegas sesuai aturan,” ucap Widi menegaskan.*

Pewarta: M.Ghofar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penjelasan Jokowi soal masalah tanah ibu Halimah

Palembang (ANTARA) – Presiden Joko Widodo menjelaskan persolan Ibu Nur Halimah yang nekat menemuinya saat peresmian saat peresmian jalan tol Bakauheni-Terbanggi Tinggi dan mengaku tanahnya belum dibayar.

“Nanti akan segera diselesaikan lewat BPN dan BUMN yang berkaitan dengan jalan tol itu. Segera diselesaikan. Uangnya sudah ada di konsinyasi (dititipkan di pengadilan) kok,” kata Presiden Jokowi usai silahturahmi dengan petani karet se-Sumatera Selatan di perkebunan rakyat Desa Lalang Sembawa, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sabtu.

Kepala Negara mengaku belum mendapat laporan secara detail, namun ia telah berpesan persoalan-persoalan seperti itu harus diselesikan.

“Bukan hanya satu orang Bu Halimah nggak. Ada banyak yang lain yang mengalami hal sama. Program besar seperti itu ribuan orang yang terkena proyek jalan sehingga satu, dua secara khusus harus kita selesaikan,” katanya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Nur Halimah tiba-tiba nekat bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke saat peresmian Jalan Tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.

Nur Halimah mengakui bahwa keinginannya bertemu Jokowi untuk menyampaikan langsung masalah pembebasan lahan akibat proyek pembangunan jalan tol. 

Baca juga: Presiden sebut problem besar di Sumsel terkait sawit dan karet

Baca juga: Jokowi minta aspal campur karet dilakukan secara nasional

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

4.200 KK di Lombok Utara terima bantuan Unicef

Mataram (ANTARA) – Sebanyak 4.200 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), menerima bantuan tunai multiguna dari Unicef untuk ibu hamil dan menyusui keluarga terdampak gempa yang memiliki anak usia di bawah tujuh tahun.

Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, di Lombok Utara, Sabtu, mengatakan, program bantuan tunai multiguna tersebut diinisiasi oleh Unicef atas kerja sama Kementerian Sosial, PT Pos Indonesia, Pemerintah Provinsi NTB, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, bermitra dengan CRS Indonesia.

“Program tersebut sudah kita resmikan secara bersama-sama dengan perwakilan Unicef, dan jajaran Pemprov NTB serta PT Pos Indonesia, di Desa Dangiang,” katanya.

Sebanyak 4.200 KK yang menerima bantuan terdiri atas keluarga yang mempunyai anak di bawah tujuh tahun, ibu hamil dan menyusui.

Mereka tersebar di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan. Selain itu, Desa Senaru, Sukadana, dan Mumbul Sari di Kecamatan Bayan. Ada juga di Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, dan Desa Rempek di Kecamatan Gangga.

Setiap KK menerima bantuan dana sebesar Rp4.050.000 yang diberikan secara bertahap dalam empat kali pencairan.

Najmul sangat mengapresiasi upaya berbagai pihak, khususnya Unicef untuk pemulihan dan percepatan penanganan bencana di Kabupaten Lombok Utara.

Ia menyatakan, kondisi di Kabupaten Lombok Utara secara fisik cukup berat. Dari 71 ribu unit rumah rusak, sebanyak 44 ribu diantaranya rusak berat sehingga mempengaruhi kesehatan ibu dan anak-anak.

“Saya menilai tepat program bantuan tunai multiguna ini dilakukan di Lombok Utara. Memang harus diikhtiarkan, bukan hanya pembangunan fisik saja, tetapi percepatan pembangunan ekonomi dan kesehatan juga diperlukan,” ujar Najmul.

Sedangkan, Direktur Unicef untuk Indonesia, Robert Gass, menyampaikan ikut berduka atas musibah gempa bumi pada Agustus 2018 yang menimpa warga Kabupaten Lombok Utara.

Oleh sebab itu, pihaknya menyalurkan bantuan melalui program bantuan tunai multiguna. Bantuan tersebut sifatnya jangka pendek untuk memulihkan kondisi kehidupan masyarakat setelah bencana.

“Bencana menjadi perhatian Unicef, bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Apa yang dilakukan hari ini adalah model baru, yaitu bantuan tunai, karena masyarakat lebih paham kebutuhannya,” kata Robert.

Kepala CRS Indonesia Yeni Suryani, menyatakan bahwa sebenarnya Unicef sudah berpartisipasi sejak terjadinya gempa bumi pada Agustus 2018.

“Beberapa hari setelah gempa, Unicef memberikan material seperti terpal, tikar dan lain-lain. Pada program ini bekerja sama dengan kantor pos untuk memberikan bantuan tunai yang bermanfaat bagi masyarakat dengan syarat mengutamakan kesehatan ibu dan anak,” katanya.

Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unicef) adalah sebuah organisasi PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan kesejahteraan jangka panjang kepada anak-anak dan ibunya di negara-negara berkembang.

Pewarta: Awaludin
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perbaikan JKN, TKN: tutupi defisit, BPN: kedepankan puskesmas

Jakarta (ANTARA) – Maruf Amin dan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno sama-sama ingin memperbaiki program Jaminan Kesejahteraan Nasional khususnya memperbaiki BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program tersebut.

Perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf, Amin Hasbullah Thabrany mengakui masih terjadi defisit pada BPJS Kesehatan, oleh sebab itu pihaknya akan menata kembali BPJS Kesehatan.

“BPJS Kesehatan tetap diprioritaskan dan akan diperkuat, kita telah mendapatkan pola untuk menata lubang-lubang tersebut,” kata Hasbullah Thabrany.

Menurut dia, program-program publik wajar mengalami defisit pada awalnya, pada tahun berikutnya pemerintah mencoba menutupi defisit tersebut.

Dia menyatakan defisit BPJS Kesehatan terjadi karena banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, dia mengatakan program JKN telah menyasar 218 juta orang.

“Prediksi awal untuk rawat inap saja sekitar 4,1 persen, ternyata tahun kemarin hampir mencapai lima persen,” kata dia.

Hal itu membuktikan, program JKN semakin dimanfaatkan oleh masyarakat. Dia mengatakan Jokowi-Ma’ruf Amin akan melanjutkan program-program kesehatan yang telah berjalan baik.

Sementara itu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto, Hermawan Saputra mengatakan pihaknya akan mengedepankan puskesmas.

“Selama ini puskesmas kurang dimanfaatkan, padahal bisa digunakan untuk penanganan pertama pada masyarakat,” kata dia.

Untuk BPJS Kesehatan, pihaknya akan mengevaluasi secara keseluruhan, karena lembaga tersebut terus mengalami defisit dari tahun ke tahun.

Dia mengatakan program JKN harusnya tidak menyebabkan pihak rumah sakit menjadi kesulitan, untuk itu ada dua hal yang akan ditata kembali yaitu sistem pelayanan dan menutup kebocoran anggaran.

Dia menyebutkan defisit BPJS Kesehatan yang terjadi yaitu Rp3,8 triliun pada 2014, Rp5,9 triliun pada 2015, Rp9 triliun pada 2016, Rp9,75 triliun pada 2017 dan Rp16,5 triliun pada 2018.

Mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia 2012-2014 Nafsiah Mboi mengatakan defiait BPJS Kesehatan terjadi karena premi yang ditetapkan masih rendah.

Menurut dia, premi yang ada di Indonesia adalah yang terendah diseluruh dunia.

“Pada awalnya konsep asuransi masih sangat awam bagi rakyat, oleh karena itu premi yang rendah adalah yang paling mungkin untuk menarik partisipasi masyarakat,” kata dia.

Dengan premi yang rendah itu, masyarakat mendapatkan manfaat yang besar, bahkan mencakup hingga operasi jantung, pengobatan gagal ginjal dan lainnya.

“Program tersebut pun terus dievaluasi setiap dua tahun sekali, pemerintah sudah melakukan itu,” kata dia.*

Baca juga: Fakta sebut pajak rokok untuk JKN cederai pemda

Baca juga: BPJS Kesehatan terapkan skema urun biaya untuk tindakan medis tertentu

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ternak korban banjir dapat layanan kesehatan gratis

“Bantuan ini merupakan instruksi langsung dari ibu Gubernur untuk membantu Penanggulangan dampak bencana dan masing-masing bidang OPD, termasuk di dinas kami,” katanya.

Tulungagung, Jatim (ANTARA) – Dinas Peternakan Jawa Timur mulai bergerilya ke beberapa daerah bencana untuk melakukan pelayanan kesehatan hewan secara gratis, dengan memberi perawatan, obat-obatan serta hijauan pakan ternak serta nutrisi pakan tambahan lainnya.

Di Tulungagung, Sabtu, layanan kesehatan hewan dipimpin langsung oleh Kepala Disnak Jatim Wemmi Niamawati dengan mengunjungi penampungan sementara ternak sapi warga korban banjir di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu.

“Hari ini kami bagi beberapa tim untuk melakukan penanganan terhadap ternak warga yang terdampak bencana. Ini kebetulan kami ploting lokasinya di sini,” kata Kepala Disnak Tulungagung Wemmi Niamawati.

Di lokasi pengungsian ternak ini, ada sekitar 12 ekor sapi dan satu ekor kambing warga yang ditampung sementara.

Warga mengatakan ternak itu dievakuasi paksa pada malam kejadian banjir, karena debit air yang merendam kandang dan pemukiman warga mencapai hampir 1 meter.

Penampungan ternak yang masih lahan kepala desa itu sebelumnya penuh ternak sapi. Namun sebagian dikembalikan ke kandang masing-masing setelah banjir mulai surut.

Selain memeriksa kondisi ternak, petugas kesehatan hewan dari Disnak Jatim dan Disnak Tulungagung juga memberikan obat-obatan.

Seluruh ternak disuntik cairan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta semprotan vaksin Antiskabies pada kulit mata sapi.

“Bantuan ini merupakan instruksi langsung dari Ibu Gubernur untuk membantu Penanggulangan dampak bencana dan masing-masing bidang OPD, termasuk di dinas kami,” katanya.

Bersama jajaran Disnak di kabupaten/kota, mereka mengerahkan seluruh tenaga penyuluh di daerah terdampak bencana banjir. Antara lain di Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Kediri dan Blitar.

“Seluruh Dinas Peternakan di Jawa Timur sudah di instruksikan untuk memberikan pelayanan,” tuturnya.

Wemmi juga mengingatkan kepada pemilik ternak, untuk selalu menjaga kondisi kesehatan ternaknya.

Mereka diminta untuk memperhatikan makanan yang diberikan untuk ternak.

Dikhawatirkan jika makanan mereka tidak sehat, bisa menyebabkan ternak sakit.

“Kalau memberikan rumput harus diperhatikan jangan sampai rumputnya teralu basah, karena bisa memicu sakit kembung pada ternak,” katanya.

Saat bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Jatim pada 5-6 Maret lalu, Wemmi menuturkan dari hasil pendataan ditemukan terdapat 8.558 ekor ayam, 59 ekor kambing dan 10 ekor sapi yang mati karena terkena banjir di seluruh wilayah Jawa Timur.

Angka kematian ternak paling tinggi terjadi di Madiun, yang merupakan daerah terparah banjir.

“Ini kami sudah mengusulkan kepada Pemprov untuk ganti rugi ternak yang mati karena banjir,” ujarnya.*

Baca juga: Dapur umum mandiri diminta Kemensos diaktifkan di Jatim

Baca juga: Gubernur instruksikan OPD terlibat tangani banjir di Jatim

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pataka relay Milenial Road Safety tiba di Karawang

Bus bandros yang membawa pataka dalam kegiatan Pataka Relay Millenial Road Safety saat tiba di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (9/3/2019). Kegiatan tersebut merupakan program Polri yang dilaksanakan Polda se-Indonesia untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas guna tercapainya Road Safety To Zero Accident. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp.

Presiden berbagi tips aman berkendara

(Antara) – Presiden Joko Widodo hadir di tengah ribuan kaum milenial di Kota Palembang, pada Sabtu (9/3) untuk mengampanyekan keselamatan berkendara.  Untuk itu, dia berbagi tips bagaimana berkendara yang aman, karena kecelakaan lalu lintas berada di urutan kelima penyebab kematian di dunia, di mana 70 persen didominasi oleh kalangan anak muda .

Brimob Bojonegoro kerja bakti bersihkan rumah warga

Ada 30 paket sembako yang dibagikan, tapi kemudian dibagikan kepada seluruh warga yang ada di lingkungan setempat agar merata.

Bojonegoro (ANTARA) – Puluhan anggota Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Bojonegoro, Jawa Timur, membersihkan rumah warga di lingkungan Tempat Penimbunan Kayu (TPK) di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, yang baru saja terendam air genangan banjir akibat hujan lokal, Sabtu.

Komandan Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Bojonegoro Iptu I Gusti Putu Sumantri, yang memimpin kerja bakti di perumahan warga di desa setempat, juga membagikan 30 paket sembako kepada warga yang masing-masing paket berisi beras 5 kilogram, mie instan, dan makanan lainnya.

“Ada 30 paket sembako yang dibagikan, tapi kemudian dibagikan kepada seluruh warga yang ada di lingkungan setempat agar merata,” ucap seorang anggota Brimob Yon C Pelopor Aiptu Suyanto menambahkan.

Ia menyebutkan ada 30 anggota Brimob 3 Yon C Pelopor yang terlibat dalam kerja bakti di lingkungan warga yang baru surut terendam air banjir termasuk personel Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Sukorejo, Kecamatan Kota.

Kerja bakti yang dilakukan mulai membersihkan jalanan, mushala, juga membantu warga mengangkat perabotan milik warga yang diungsikan ke tempatnya.

“Tidak ada warga yang sakit, meskipun pemukimannya baru saja dilanda banjir,” ucap dia menjelaskan.

Seorang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro Budi Purnomo, menjelaskan di kawasan setempat ada sekitar 60 kepala keluarga (KK) dengan jumlah sekitar 200 jiwa yang rumahnya menempati tanah TPK.

Sebelum itu, perumahan warga di lingkungan TPK itu sempat terendam air banjir dengan ketinggian air rata-rata sekitar 1 meter, sejak Rabu (6/3).

Karena genangan banjir banjir mengepung pemukiman warga setempat, akhirnya sebagian warga terpaksa harus diungsikan Tim SAR gabungan dari Brimob, kepolisian resor (polres), juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Tim SAR gabungan yang dipimpin Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, dalam proses evakuasi memanfaatkan perahu karet dengan cara berjalan kaki, karena jalanan sekitar 1 kilometer ke pemukiman warga dengan kedalaman berkisar 1-1,5 meter dipenuhi balok kayu.

Sesuai kesepakatan dengan warga ada 10 warga terdiri dari orang tua, ibu hamil, warga sakit, anak-anak yang dievakuasi ke gedung Desa Sukorejo, Kecamatan Kota. Warga meminta proses evakuasi sebagian warga karena untuk keluar warga harus menerabas genangan banjir yang dipenuhi balok kayu jati dengan jarak sekitar 1 kilometer.

“Sejumlah petugas Brimob juga berjaga di gedung Desa Sukorejo, juga gedung Serbaguna lokasi para pengungsi selama banjir berlangsung,” ucap Aiptu Suyanto. (*)

Baca juga: KBM kerahkan puluhan tenaga kerja amankan kayu

Baca juga: Pertamina pastikan pasokan BBM di kawasan Banjir Bojonegoro normal

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masyarakat layani jamaah haul Guru Sakumpul

Banjarmasin (ANTARA) – Pos pelayanan bagi jemaah yang mau ke acara haul ke 14 Guru Sakumpul di Martapura, ibu kota Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) bermunculan di tepi/pinggir jalan arah menuju makam ulama tersebut.

Pentuan Antara Kalsel di Banjarmasin, Sabtu melaporkan, pos pelayanan jemaah haul ke 14 Guru Sakumpul Martapura atau guru Haji Ijai itu membagi-bagikan air mineral kemasan kepada mereka yang singgah (mampir).

Selain itu, memberi kesempatan beristirahat , serta buang air kecil atau hajat bagi jemaah yang mau ziarah dan menghadiri haul Guru Sakumpul yang puncak acaranya pada hari Ahad, 3 Rajab 1440 H/10 Maret 2019.

Bahkan di antara deretan pos pelayanan jemaah haul ke 14 Guru Sakumpul itu ada pula yang menyediakan layanan tambal ban sepeda motor, seperti di Jalan Trikora Banjarbaru.

Pos pelayanan jemaah haul ke 14 Guru Sakumpul itu antara lain tampak di Jalan A Yani mulai kilometer 13 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar hingga masuk wilayah Kota Banjarbaru.

Jemaah yang mau ke Sakumpul Martapura (sekitar 40 kilometer utara Banjarmasin) menyatakan syukur dan terima kasih kepada para relawan yang memberikan pelayanan secara sukarela atau cuma-cuma.

Sebagaimana penuturan keluarga Fauzi, warga Banjarmasin dengan mengendarai sepeda motor ke Sakumpul Martapura, karena dapat beristirahat, juga suguhan air mineral kemasan buat menghilangkan haus dahaga.

“Apalagi saat bepergian hari panas menuju ‘kota intan’ Martapura yang memakan waktu tempuh sekitar satu dari Banjarmasin,” ujar ayah dari dua anak atau kakek dari dua cucu itu.

Sementara jemaah haul ke 14 Guru Sakumpul Martapura berdatangan bukan saja dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel, tetapi juga provinsi tetangga seperti Kalimantan Tengah (Kalteng), dan bahkan luar Pulau Borneo (Kalimantan).

Guna memudahkan jemaah menuju Sakumpul Martapura dan kembalinya dari ziarah/haulan ulama kharismatik tersebut, panitia bersama masyarakat setempat membuat rambu (petunjuk) arah pergi pulang (pp).*

Baca juga: Jelang Haul ke-14, makam Guru Sakumpul Martapura bertabur bunga

Pewarta: Sukarli
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hunian nyaman terpadu khusus difabel, dibangun ACT di Sulteng

Dari 96 unit shelter yang dibangun 30 unit diantaranya dikhususkan untuk para difabel,

Aksi Cepat Tanggap (ANTARA) –
Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali membangun 96 unit shelter hunian nyaman terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) di Desa Sumari, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Dari 96 unit shelter yang dibangun 30 unit diantaranya dikhususkan untuk para difabel,” kata koordinator pembangunan ICS Aksi Cepat Tanggap, Dede Abdul Rochman dalam siaran pers diterima di Antara Jakarta, Sabtu.

Hunian yang dibangun di wilayah Sumari ini berbeda dari hunian yang telah dibangun ACT sebelumnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan Salah satu ciri dari hunian ramah difabel itu memiliki tangga yang landai dan miring.

“Tangga yang miring itu fungsinya untuk memudahkan para difabel maupun para lansia ketika masuk ke dalam ruangan,” tambahnya.

Tidak hanya hunian nyaman ACT juga membangun sejumlah fasilitas umum juga telah dibangun seperti, MCK, masjid, dapur umum, gudang, ruangan laundry, dan tiga unit ruangan sekolah serta sejumlah fasilitas lainnya.

Kepala Desa Sumari, Rahfin R.Lauda mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada ACT yang telah membantu warganya untuk mendapatkan hunian sementara yang layak, apalagi dilengkapi dengan sejumlah fasilitas umum.

“Gempa bumi yang melanda wilayah kami pada 28 September 2018 tidak hanya merusak kurang lebih 85 unit rumah warga namun juga mengakibatkan puluhan warga lainya mengalami luka berat hingga ringan. Dengan adanya hunian yang ramah difabel ini warga kami sangat terbantu.Terima kasih ACT,” jelasnya.

Hingga kini puluhan kepala keluarga di Desa Sumari masih bertahan di tenda pengungsian. Selain rumah mereka rusak berat, sebagian warga mengaku masih trauma ketika berada didalam rumah.

Pascagempa bumi, tsunami serta likuifaksi yang melanda Kota palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulteng pada 28 September 2018.

Hingga kini Aksi Cepat Tanggap telah membangun sebanyak 1026 unit shelter yang tersebar di sepuluh lokasi di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.

Selain ICS ACT juga telah membangun Famili Shelter yang tersebar di dua lokasi di Kota Palu.

Pewarta: Jaka Sugiyanta
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kunjungan Menko Bidang Kemaritiman

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (tengah) didampingi Bupati Sukabumi Marwan Hamami (kanan) berjalan saat kunjungan di kawasan wisata Jembatan Gantung Situ Gunung, Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/3/2019). Dalam kunjungannya tersebut, Luhut Binsar Panjaitan meresmikan Jembatan Gantung Situ Gunung yang merupakan Jembatan Gantung terpanjang se-Asia Tenggara. ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan/hp.

PLN salurkan bantuan korban bencana Manggarai Barat

Kupang (ANTARA) – PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi ratusan warga yang menjadi korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores melalui Program PLN Peduli.

General Manger PT PLN (Persero) Wilayah NTT, Ignatius Rendroyoko, mengatakan bantuan berupa barang-barang kebutuhan pokok ini untuk memenuhi kebutuhan warga yang saat ini masih mengalami kesulitan ekonomi akibat bencana.

Sejumlah jenis bantuan yang disalurkan di antaranya sembako berupa 1 ton beras, 150 dus mi, 150 kaleng sarden, 25 dus minyak goreng, 50 abon, 50 kg gula, 50 set kopi dan teh, 50 dus serta 1 set obatan kepada masyarat di Kampung Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbliling.

“Bantuan ini kami serahkan melalui PLN UP3 Flores Bagian Barat yang hari ini turun ke lokasi pemukiman dan tempat pengungsian bersama rombongan Bupati Manggarai Barat,” katanya.

Ia mengatakan, akses menuju pemukiman warga yang terdampak bencana masih cukup berat karena jalan utama belum bisa digunakan sehingga harus melewati jalan setapak di perkebunan dan lereng perbukitan.

Redroyoko mengatakan turut prihatin atas bencana diketahui sudah menelan sebanyak dua korban jiwa akibat tertimbun tanah longsor bersama sejumlah korban lainnya masih dalam upaya pencarian.

Ia berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mencukupi kebutuhan warga selama masa pemulihan dampak bencana yang dilakukan pemerintah daerah setempat.

“Kita berharap kondisi bencana ini segera pulih sehingga aktifitas warga dapat berjalan seperti semula,” katanya.*

Baca juga: Banjir-longsor di Manggarai Barat-NTT merusak empat rumah

Baca juga: 79 gardu rusak dipulihkan PLN akibat bencana Manggarai Barat-NTT

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wisata pemandangan Merapi

Sejumlah pengunjung menikmati pemandangan kawasan Gunung Merapi di Deles Indah, Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (9/3/2019). Meskipun status Gunung Merapi masih pada Waspada level II, kawasan tersebut masih dibuka dan aman untuk wisatawan menikmati pemandangan Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/hp.

145 mantan PSK Karang Dempel segera dipulangkan

Kupang (ANTARA) – Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jefrison Riwu Kore mengatakan segera memroses pemulangan 145 mantan pekerja seks komersial (PSK) yang menempati lokalisasi Karang Dempel (KD) yang telah ditutup pemerintah sejak 1 Januari 2019.

“Proses pemulangan para PSK di KD akan segera dilakukan dalam bulan ini. Pemerintah Kota Kupang sedang mempersiapkan proses pemulangan para PSK,” kata Wali Kota Kupang, Jefrison Riwu Kore kepada wartawan di Kupang, Sabtu.

Jefrison mengatakan hal itu terkait proses pemulangan para PSK Karang Dempel menyusul telah dilaksanakannya rapat kordinasi dengan Kemensos untuk membahas rencana pemulangan para PSK ke delapan provinsi di tanah air serta 10 kabupaten di Nusa Tenggara Timur.

Ia mengatakan, proses pemulangan para PSK dilakukan pada Maret 2019 apabila semua proses administrasi terkait pemulangan para PSK selesai dilakukan.

Jefri mengatakan, pemerintah Kota Kupang telah mengalokasikan biaya pemulangan para PSK sebesar Rp5 juta/orang yang dialokasikan dari APBD II Kota Kupang.

Namun, kata Jefri setelah dilakukan penghitungan biaya transport pemulangan akibat keaikan harga tiket maka pemerintah Kota Kupang menambah biaya pemulangan para PSK menjadi Rp6 juta/orang.

“Biaya pemulangan para PSK kami naikan karena ada kenaikan biaya transportasi sehingga pemerintah menaikan anggaran transport menjadi Rp6 juta/orang dari sebelumnya hanya Rp5 juta/orang,” kata Jefri.*

Baca juga: Lokalisasi Karang Dempel Kota Kupang resmi ditutup

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TKN akui sulit kendalikan tembakau, BPN pertimbangkan petani

Jakarta (ANTARA) – Semakin tingginya angka penyakit tidak menular seperti kanker, stroke dan jantung koroner yang salah satu faktor risikonya adalah merokok, membuat kedua paslon diminta komitmen dalam pengendalian tembakau.

Perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Hasbullah Thabrany mengakui untuk melakukan pengendalian terhadap tembakau masih sulit karena banyak pihak yang terkait di dalamnya.

“Ini tidak hanya urusan Kementerian Kesehatan, tetapi juga Kementerian Perindustrian dan Perdagangan,” kata dia saat diskusi mengenai debat cawapres tema kesehatan di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan Indonesia memang menjadi pilihan terakhir industri rokok setelah negara-negara lain memperketat regulasi mereka.

Belum lagi rokok sudah menjadi kebiasaan buruk masyarakat. Hasbullah pun mengaku sudah mengaji sejumlah cara agar Indonesia juga bisa melakukan pengendalian yang sama.

“Cukai dinaikan 10 persen untuk petani sehingga mereka bisa beralih tanam ke tanaman yang lain. Pekerja juga kami buat pelatihan agar bisa pindah. Itu sudah saya dan tim kaji,” ucap Thabrany.

TKN juga telah berkomitmen untuk mengendalikan tembakau dengan cara yang promotif dan preventif seperti memberikan grafik warning dan terus menggalakkan upaya kawasan tanpa rokok, daerah bebas asap rokok.

Thabrany mengatakan masalah pengendalian tembakau harus ditangani secara bersama, karena sudah menjadi perilaku yang dianggap normal bagi masyarakat Indonesia.

Sementara itu, perwakilan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hermawan Saputra mengatakan untuk mengatasi pengendalian tembakau pihaknya akan berbicara pada sektor hulu.

Menurut dia, hulu dari masalah pengendalian tembakau adalah petani, sehingga pihak ini harus diperhatikan.

“Bagaimana nasib petaninya? Kalau manusianya tidak disentuh tidak akan berjalan. Harus ada sumber pendapatan yang lain buat mereka,” kata Hermawan.

Adapun langkah yang akan dilakukan pihaknya jika terpilih nanti adalah mengevaluasi kembali kebijakan ekonomi negara agar tak ada kebocoran anggaran.

Hermawan pun mengutip pidato Prabowo yang kerap menyebut kalau selama ini ada kebocoran keuangan negara lebih dari Rp1000 triliun setiap tahunnya.

“Kalau ini bisa ditangani tidak akan sulit mencari mata pencaharian baru untuk para petani tembakau,” ucap dia.

Melansir data WHO, Indonesia merupakan negara ketiga dengan jumlah perokok terbesar di dunia setelah Cina dan India.

Dalam laman depkes.go.id, konsumsi rokok berdampak pada makin tingginya beban penyakit akibat rokok dan bertambahnya angka kematian akibat rokok.

Bahkan, tahun 2030 diperkirakan angka kematian perokok di dunia akan mencapai 10 juta jiwa dan 70 persen di antaranya berasal dari negara berkembang.*

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kain jumputan 1,1 kilometer membentang di Jembatan Ampera

Palembang (ANTARA) – Kain jumputan berwarna-warni sepanjang 1,1 kilometer membentang di Jembatan Ampera, Palembang, Sabtu pagi, dengan dipegang sejumlah anggota TNI, Polri, mahasiswa hingga masyarakat umum.

Momen langka pembentangan kain tenun khas Palembang ini merupakan bagian dari acara “South Sumatera Millennial Road Safety Festival” yang juga turut dihadiri calon presiden Joko Widodo.

Jokowi tiba di lokasi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wali Kota Palembang Harnojoyo.

Ia yang juga didampingi Iriana Joko Widodo, langsung menyapa warga yang sudah mengular di Jembatan Ampera.

Masyarakat yang menyaksikan secara langsung prosesi pembentangan kain itu antusias mengabadikan momen tersebut untuk berswasfoto.

Bahkan, beberapa di antaranya berupaya mencegat Jokowi untuk berswafoto bersama di depan bentangan kain tersebut. Seperti biasanya, Jokowi meladeni keinginan warga tersebut.

Sementara itu, ribuan masyarakat lainnya berkumpul di plataran Benteng Kuto Besak, yang berada persis di bawah Jembatan Ampera, menanti kedatangan capres nomor urut satu itu pada acara South Sumatera Millenial Road Safety Festival.

Keramaian ini sudah terjadi sejak subuh, yang tidak hanya di kawasan BKB tapi juga di Jalan Merdeka, kawasan Kantor Wali Kota Palembang hingga di depan Masjid Agung.

Para millenial ini kompak menggunakan kaos putih bertuliskan South Sumatera Millenial Road Safety Festival.

Acara festival yang dipandu oleh artis Raffi Ahmad dan Yuki Kato ini bertujuan mengingatkan para millenial untuk peduli pada keselamatan berkendara. Pesan ini disampaikan langsung Jokowi dalam pidatonya di atas panggung yang didirikan di tengah-tengah ribuan orang yang memadati Benteng Kuto Besak.*

Baca juga: Kain jumputan 1,1 km disiapkan pecahkan rekor Muri

Baca juga: Kain jumputan khas Palembang akan pecahkan rekor Muri

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Belum ada peserta seleksi kepala BKPSDMD Bangka

Sungailiat (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membuka seleksi kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD).

“Kami membuka seleksi penerimaan kepala BKPSDMD untuk menggantikan kepala satuan itu yang sudah mendekati pensiun,” kata pejabat Sekda Bangka, Achmad Muksin di Sungailkiat, Sabtu.

Dikatakan, layanan seleksi pejabat untuk menduduki jabatan kepala di kantor BKPSDMD dibuka mulai tanggal 6 sampai 20 Maret 2019 yang dimulai dengan seleksi administrasi bagi pelamar yang masuk.

“Kami akan mengundang pejabat yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi menduduki jabatan BKPSDMD,” jelasnya.

Menurutnya, mulai dibuka informasi seleksi penerimaan jabatan kepala BKPSDMD sampai dengan sekarang belum ada yang memasukan lamaran.

“Sampai dengan saat ini belum ada lamaran yang masuk, dan tidak diketahui secara pasti kenapa belum ada yang berani mengajukan lamaran mengikuti seleksi,” jelasnya.

Sesuai dengan ketentuannya, pejabat yang menduduki eleson II dengan usia 59 tahun, yang bersangkutan bisa mengajukan masa persiapan pensiun (MPP) satu tahun sebelumnya.

“Seleksi untuk menjadi kepala BKPSDMD tidak hanya diberikan kesempatan bagi pejabat yang menenuhi syarat dari lingkungan pemerintah Kabupaten Bangka, namun dapat diikuti oleh peserta lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” katanya.*

Baca juga: Pemkab Serang libatkan Unpad seleksi 363 pejabat

Baca juga: Mantan Eselon II Kemensos jabat Eselon I KPPPA

Pewarta: Kasmono
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengiriman BBM ke Labuan Bajo gunakan jalur alternatif

Kupang (ANTARA) –

PT Pertamina menggunakan jalur alternatif untuk mengirimkan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Kota Labuan Bajo di Manggarai Barat, akibat jalan darat yang biasa dilalui tertimbun longsor dan salah satu jembatan menuju ke kota itu putus.

Unit Manager Communication, Relations dan CSR Jawa Timur, Bali Nusa Tenggara, Rustam Aji kepada Antara Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (9/3), mengatakan bahwa jalur alternatif yang dilakukan adalah malalui jalur laut, namun proses pengirimannya dari Pelabuhan ASDP Bima, Nusa Tenggaa Barat (NTB).

Biasanya proses pengiriman BBM dilakukan melalui jalur darat yakni dari Reo menuju Labuan Bajo, yang perjalanannnya hanya sekitar 6-8 jam. Tetapi kalau lewat laut harus menempuh perjalanan selama sembilan jam, kata dia.

Ia menjelaskan Pertamina berupaya menggunakan jalur alternatif untuk tetap memasok BBM ke daerah terdampak bencana sehingga masyarakat tetap terlayani.

Pengiriman BBM ke Labuan Bajo, kata dia, menggunakan empat unit mobil tangki dengan membawa beberapa jenis BBM untuk kebutuhan di daerah terdampak bencana itu.

Rustam menyebutkan tiga mobil dengan kompartemen ganda membawa BBM jenis Premium sebanyak 24 Kiloliter dan biosolar sebanyak 24 kiloliter. Sementara satu mobil lainnya membawa minyak tanah sebanyak lima kiloliter.

Keempat mobil tangki ini berangkat pada Jumat (8/3) malam melalui Pelabuhan ASDP Bima sekitar pukul 22.00 WITA dan telah tiba pada sekitar pukul 06.00 WITA di Pelabuhan ASDP Labuan Bajo, dan langsung bisa melayani SPBU mulai Sabtu pagi tadi, tambah dia.

Sementara kebutuhan rata-rata avtur untuk memenuhi kebutuhan penerbangan di Bandara Komodo sebesar 15 kiloliter per hari, kata dia, stok masih cukup untuk tujuh hari.

Sebelumnya diberitakan pada Kamis (7/3) lalu banjir serta longsor menerjang dua kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat, akibatnya sejumlah ruas jalan tertimbun longsor, jembatan putus, dan ada korban jiwa dalam longsor tersebut.*

Baca juga: Pengisian BBM tengah-laut disiapkan di Labuan Bajo

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rekor MURI dalam pelayanan pembuatan SIM akan dicetak Ditlantas POLDA Kalsel

Kegiatan akan kami laksanakan saat momen Haul Ke-14 Guru Sekumpul di Martapura,

Banjarmasin (ANTARA) – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) siap mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) terkait pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) selama 72 jam nonstop alias tanpa henti.

“Kegiatan akan kami laksanakan saat momen Haul Ke-14 Guru Sekumpul di Martapura,” terang Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Muji Ediyanto di Banjarmasin, Sabtu.

Menurutnya, pelayanan SIM yang khusus untuk perpanjangan itu digelar di halaman Gedung Juang Martapura pada Sabtu (9/3) mulai pukul 09.00 WITA dan berakhir pada Selasa (12/3) pukul 09.00 WITA.

Petugas menyiapkan 10 unit mobil pelayanan SIM Keliling dengan 30 operator, lima personel SIM Subdit Regident Polda Kalsel, lima personel pelayanan kesehatan dan tiga petugas dari perbankan BRI.

“Jadi untuk pemecahan rekor MURI ini kami kekuatan gabungan Ditlantas Polda, Satlantas Polresta Banjarmasin, Polres Banjarbaru dan Polres Banjar,” tambahnya.

Untuk masyarakat setempat atau para jamaah Haul Guru Sekumpul yang akan memperpanjang SIM A dan SIM C, cukup dengan memperlihatkan SIM asli dan KTP elektronik asli.

Bagi 300 pendaftar pertama setiap harinya akan mendapatkan voucher snack dan minum. Kegiatan juga diramaikan aneka hiburan seperti film, musik religi dan arena bermain anak yang nyaman bagi pemohon SIM perpanjangan untuk bersantai.

“Kami siapkan enam tenda untuk kesehatan, ruang tunggu, ruang bermain anak, dua unit food truck, satu unit cafetaria serta panggung utama untuk hiburan,” lanjutnya.

Adapun alasan digelarnya pelayanan perpanjangan SIM secara khusus dan spektakuler hingga diharapkan dapat tercatat di rekor MURI, diakui Muji sebagai bentuk kecintaan Polri kepada almarhum KH Zaini Abdul Ghani yang akrab disebut Guru Sekumpul atau Guru Izai.

Sehingga dapat turut merasakan kegembiraan dan suka cita dari para jamaah yang hadir diprediksi mencapai satu juta lebih manusia dari segala penjuru daerah hingga luar Pulau Kalimantan tersebut pada puncak acara haul hari Minggu (10/3).

Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Longsor timbun jalan kawasan wisata Lematang Pagaralam

Kondisi ini sempat membuat puluhan kendaraan terjebak

Palembang (ANTARA) – Hujan deras yang terus menguyur Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, menyebabkan jalan menuju lokasi wisata arung jeram Lematang, Kelurahan Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, ditimbun longsor sepanjang 70 meter pada Jumat (8/3) pagi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Herawadi yang dihubungi dari Palembang, Sabtu, mengatakan, setelah dilakukan penanganan cepat menggunakan alat berat untuk mengevakuasi material, akhirnya jalan tersebut pada Jumat malam sekitar pukul 18.30 WIB sudah bisa dilalui kendaraan.

Ia mengatakan pembersihan jalan ini tidak berjalan mudah karena banyaknya material longsor berupa batu gunung bercampur dengan tanah.

Selain itu, alat berat juga kesulitan menggapai lokasi karena banyaknya pohon yang tumbang karena longsor terjadi akibat sejumlah titik tebing setinggi sekitar 20 hingga 30 meter tergerus air hujan.

“Kondisi ini sempat membuat puluhan kendaraan terjebak,” kata dia.

Untuk mempercepat proses evakuasi material longsor berupa batu gunung bercampur tanah ini, dikerahkan alat berat dari Dinas PU Kota Pagaralam.

Petugas gabungan dari Dinas PU, Camat, Lurah dan Taganal serta BPBD tampak melakukan pembersihan martial longsor dan pohon kayu yang ikut menutupi badan jalan.

Longsor bukan hanya merusak jalan, tapi juga kebun kopi milik warga, begitu juga akses jalan menuju sawah, kebun dan lokasi arung jeram. Jalan sempat terputus total, sehingga warga terpaksa berjalan kaki.

“Beberapa titik memang disadari rawan longsor yakni Lematang Indah, dan sekitar Dempo Tengah. Kami minta warga untuk berhati-hati,” kata dia.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut, namun banyaknya krikil, pohon kayu dan bebatuan membuat pengendara harus berhati hati saat melintas.

Baca juga: Longsor terjang jalan utama Lahat-Pagaralam di Sumsel

Baca juga: Jalan Pagaralam-bengkulu Putus Tertimbun Longsor

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rekayasa lalu-lintas disiapkan untuk “haul” ulama “Guru Sekumpul”

Kami sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas bagi jamaah, baik yang datang menggunakan sepeda motor maupun mobil dan menempatkan personel di sepanjang jalur yang direkayasa

Banjarmasin (ANTARA) – Kepolisian Resor Kota Banjarbaru menyiapkan rekayasa lalu lintas bagi jamaah yang akan datang mengikuti “haul” ulama besar Kalimantan Selatan KH Muhammad Zaini Abdul Gani atau “Abah Guru Sekumpul” ke-14 maupun saat pulang untuk memperlancar arus lalu lintas setelah kegiatan keagamaan itu selesai.

Kepala Kepolisian Resor Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Lalu Lintas AKP Gustaf A Mamuaya di Banjarbaru, Kalsel, Sabtu mengatakan pihaknya menyiagakan personel di sejumlah titik untuk memperlancar rekayasa lalu lintas itu.

“Kami sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas bagi jamaah, baik yang datang menggunakan sepeda motor maupun mobil dan menempatkan personel di sepanjang jalur yang direkayasa,” katanya.

Ulama besar yang dijuluki “Abah Guru Sekumpul” atau dikenal pula dengan “Guru Ijai” itu lahir 11 Februari 1942 (27 Muharram 1361 H) di Kampung Tunggul Irang Seberang, Martapura, Kalimantan Selatan.

Wafat dalam usia 63 tahun di Martapura pada 10 Agustus 2005, ia dikenal kharismatik.

Menurut Gustaf A Mamuaya, jumlah personel Polres Banjarbaru yang diturunkan secara keseluruhan sebanyak 384 orang, termasuk personel satuan lalu lintas yang melakukan pengaturan arus lalu lintas sepanjang Jalan A Yani.

Ia mengatakan, personel mulai disiagakan Sabtu (9/3) menempati titik sesuai penugasan sehingga bisa mengatur ketertiban lalu lintas yang dipastikan mengalami kemacetan pada puncak haul sejak Ahad (10/3) pagi hingga malam hari.

“Diperkirakan jamaah mengalir sejak Sabtu dan mulai Ahad pagi semakin banyak kendaraan menuju kawasan Sekumpul untuk mengikuti haul sehingga ditempatkan personel yang mengatur lalu lintas,” katanya.

Jamaah yang datang dari arah Banjarmasin maupun Palangka Raya, Kalteng baik yang mengunakan roda dua maupun roda empat menuju Jalan Sekumpul Martapura masih bisa melalui Jalan A Yani Jalan Trikora Banjarbaru.

Jika lalu lintas masih lancar, jamaah masih bisa lewat bundaran Simpang Empat Banjarbaru menuju Sekumpul, tetapi jika macet diarahkan ke Jalan PM Noor Sungai Ulin untuk memarkir kendaraannya di lokasi parkir.

“Jamaah yang menggunakan Jalan A Yani, bisa masuk ke Jalan Bina Putra atau Sapta Marga km 29 Banjarbaru, terus Jalan Karang Anyar sebagai jalur alternatif menuju Sekumpul melalui Jalan Veteran,” ujarnya.

Sementara, arus balik dari Bundaran Simpang 4 Banjarbaru menuju Jalan Mistar Cokrokusumo hingga menuju Simpang 3 Traffic Light Jalan Trikora Banjarbaru, akan diberlakukan jalur 1 arah untuk mengurai kemacetan.

“Bagi jamaah yang pulang dari arah Sekumpul Martapura saat arus balik menuju Banjarmasin/Palangka Raya, bisa langsung melalui Jalan A Yani Banjarbaru tanpa harus memutar di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru,” kata Gustaf A Mamuaya.

Baca juga: Biddokkes kerahkan 48 personel Haul Guru Sekumpul

Baca juga: Puluhan ribu jemaah penuhi kawasan Sekumpul Martapura

Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG: MJO picu cuaca ekstrem di Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika(BMKG) Yogyakarta menyatakan fenomena Madden Julian Oscilation (MJO) atau fenomena gelombang atmosfer tropis berpotensi memicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta selama Maret 2019.

“Gelombang atmosfer tropis (MJO) yang saat ini terpantau sedang aktif berada di wilayah Indonesia semakin memperkuat terjadinya hujan di wilayah DIY,” kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Djoko Budiyono, di Yogyakarta, Sabtu.

Ia mengatakan, curah hujan di DIY rata-rata mencapai 20-60 mm per hari dengan kategori sedang hingga lebat. Potensi terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin kencang ini diprediksi akan berlangsung hingga beberapa hari mendatang.

“Sebagian besar wilayah DIY masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Hujan umumnya terjadi terutama di siang, sore serta malam hari,” katanya.

Selain MJO, menurut Djoko, cuaca ekstrem di DIY juga ikut dipengaruhi keberadaan belokan angin akibat tekanan udara rendah di sebelah Selatan Jawa (Samudera Hindia), Barat Daya Jawa, dan sekitar Australia.

Belokan angin itu menyebabkan terjadinya proses kenaikan massa udara yang berdampak pada pembentukan awan-awan hujan di wilayah Yogyakarta.

“Hal ini juga didukung dengan penguapan yang cukup tinggi di perairan Selatan Jawa, mengingat suhu permukaan laut di Utara dan Selatan Jawa cukup hangat dengan suhu berkisar 30 derajat Celcius sehingga memberikan pemasokan uap air yang besar bagi pertumbuhan awan-awan hujan,” kata Djoko.

Oleh sebab itu, ia berharap masyarakat di Yogyakarta meningkatkan kewaspadaan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, dan petir. “Pancaroba di wilayah DIY diprediksi akan masuk sekitar April 2019,” kata Djoko.

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bagian tengah dan barat Aceh terdeteksi BMKG tiga titik panas

Masyarakat diminta agar menghindari membuka lahan dengan cara membakar

Aceh (ANTARA) – Badan Metreologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi setidaknya terdapat tiga titik panas (hotspot) di wilayah bagian tengah dan barat Provinsi Aceh.

Prakirawan BMKG Stasiun Malikussaleh, Aceh, Arijuddin di Lhokseumawe, Sabtu, menjelaskan bahwa dari tiga titik panas yang terpantau tersebut, masing-masing terdapat di Kabupaten Aceh Barat, tepatnya di Kecamatan Arongan Lambaek, kemudian di Kabupaten Nagan Raya terdapat di Kecamatan Darul Makmur dan di Kabupaten Aceh Tengah terdapat di Kecamatan Bebesen.

“Dari sensor modis Satelit Terra, Aqua dan Suaomi NPP sejumlah lokasi titik panas tersebut berada di wilayah barat Aceh, mulai terpantau sejak pukul 07.00 WIB hingga pada pukul 09.00 WIB pada hari ini. Sedangkan tingkat kepercayaannya mulai dari 41 persen hingga 77 persen,” katanya.

Terkait kondisi di area titik panas dimaksud, katanya, masyarakat diminta agar menghindari membuka lahan dengan cara membakar.

“Karena kondisi di wilayah tersebut cenderung kering dan apinya mudah menjalar ke tempat lain. Selain itu, membakar lahan juga berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan karena asap akan disebar oleh angin,” kata Arijuddin.

Sementara itu mengenai kondisi cuaca di wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas ringan pada sore hari, di mana sebelumnya sudah sepekan hujan tidak turun di wilayah ini.

“Prakiraan dari prakirawan cuaca kami, bahwa untuk tanggal 10 dan 11 Maret, diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas ringan pada sore hari di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya,” katanya.

Sedangkan kelembapan udara di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya antara 67 hingga 98 persen, sementara suhu antara 23 hingga 32 derajat Celcius, demikian Arijuddin. 

Baca juga: BMKG: lima titik panas terpantau satelit di Aceh

Baca juga: Deteksi satelit, di Aceh muncul 10 titik panas

Pewarta: Mukhlis
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menerka pesan tersirat Reog Ponorogo

Jakarta (ANTARA) –

Apa sesungguhnya pesan dibalik kesenian reog Ponorogo? Tentunya ada makna tersirat lebih dari sekedar keindahan yang mampu ditangkap pancaindra? Mampukan kita menerkanya?

Kesenian rakyat ini telah tercatat dalam prasasti Kerajaan Kanjuruhan (kini Malang, Jawa Timur) bertarih 760 Masehi saat Gajayana berkuasa, lalu terekam juga dalam salah satu prasasti Kerajaan Kediri dan Jenggala tahun 1045 Masehi.

Sebagai layaknya sebuah pertunjukan, reog Ponorogo dapat dinilai aspek-aspek keindahannya. Penilaian tersebut dapat dikulik lewat kesatuan dan harmoni antara musik dan tari. Dapat pula ditinjau dari aspek kontras peran para tokohnya.

Selain itu juga dapat dilihat dari aspek keterpaduan dan keseimbangan antar bagian tarian pembuka, tarian inti dan adegan singo barong.

Atraksi singo barong menampilkan kekuatan dan kelincahan pemain bertopeng raksasa.

Topeng yang didesain untuk dibawa dengan cara digigit itu berbentuk kepala singa bermahkota bulu burung merak yang beratnya luar biasa, sekitar 50 hingga 60 kilogram.

Reog Ponorogo telah mendapatkan sertifikat hak cipta, paten, dan merek dari Departemen Kehakiman RI Nomor 013195 tanggal 12 April 1995, lalu sejak tahun 1997 diselenggarakan Festival Reog Nasional (FRN).

Bagaimana menerka pesan tersirat suatu produk budaya? Pasti tidak terlalu mudah. Perlu banyak kajian dari sisi sejarah, antropologi budaya serta studi tentang filsafat etika dan aestetika.

Sebuah disertasi menarik milik Asmoro Achmadi dari Universitas Gadjah Mada (2012) mengupas tentang hal itu. Disertasi tersebut berjudul “Reog Ponorogo Dalam Tinjauan Aksiologi, Relevansinya Dengan Pembangunan Karakter Bangsa”.

Menurut Asmoro Achmadi, kesenian reog Ponorogo memiliki keterkaitan dengan perjuangan Raden Katong untuk mendirikan kota Ponorogo, Jawa Timur di tahun 1486. Raden Katong adalah bupati pertama Ponorogo yang masih memiliki garis keturunan dari Raja Brawijaya V.

Raden Katong adalah penyebar agama Islam pertama di Ponorogo, perjuangannya kini terlihat dari banyaknya pondok pesantren tradisional dan modern di sana. Raden Katong mendapat julukan Bapak-e Wong Ponorogo.

Disertasi tersebut menegaskan bahwa kesenian reog Ponorogo memiliki sejarah panjang dan menyebutkan beberapa versi asal usul cerita.

Versi pertama adalah Klana Sewandana, raja kerajaan Bantarangin yang melamar putri raja Kediri yakni Dewi Sanggalangit dengan syarat dibuatkan gamelan model baru dan manusia berkepala harimau.

Gamelan tersebut menjadi cikal bakal kesenian reog yang saat itu disebut “Gumbung”.

Versi kedua adalah Ki Ageng Kutu, abdi raja Brawijaya V yang memilih meninggalkan Majapahit karena menganggap Brawijaya V tidak menguasai kerajaan dan lebih dikuasai isterinya.

Kemudian Ki Ageng Kutu mendirikan padepokan Surukubeng di daerah Wengker (wilayah Ponorogo masa lampau) dan melatih ilmu kanuragan melalui permainan Barongan. Barongan dimaksudkan sebagai sindiran terhadap Raja Brawijaya V.

Ternyata sindirin tersebut dianggap sebagai bentuk “mbalelo” atau pemberontakan terhadap Brawijaya V. Nyatanya padepokan Surukubeng susah ditundukkan lalu Brawijaya V mengutus Raden Katong untuk menaklukkan.

Misi tersebut berhasil dan sebagai hadiahnya adalah tanah perdikan Wengker untuk Raden Katong.

Versi ketiga, sebelum Raden Katong menguasai Wengker, Ki Ageng Kutu telah menciptakan Barongan yang menjadi permainan para warok.

Setelah Ki Ageng Kutu berhasil dikalahkan maka Raden Katong memandang perlu melestarikan Barongan sebagai media dakwah Islam.

Barongan yang dahulu dipunyai para warok sekarang menjadi milik masyarakat Ponorogo dan diganti nama menjadi “Reog”.

Kata reog berasal dari kata “riyokun” artinya husnul khatimah, dengan maksud perjuangan Raden Katong dan kawan-kawannya diharapkan menjadi perjuangan yang mendapat ridho Tuhan.

Apa pesan-pesan dibalik seni pertunjukan itu? Mungkin hasil penelitian Asmoro Achmadi dapat dijadikan acuan. Achmadi mengkaji nilai-nilai kesenian reog Ponorogo ditinjau dari “konsep nilai” milik Max Scheler yang meliputi nilai kerohanian, nilai spiritualitas, nilai kehidupan, dan nilai kesenangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian reog Ponorogo memuat nilai kerohanian atau unsur-unsur batiniah seperti penjiwaan pada setiap pemain reog yang meliputi nilai dakwah, nilai kelestarian, nilai kepercayaan, dan nilai magis.

Selain itu reog Ponorogo memiliki nilai spiritual yaitu memuat hal-hal yang melahirkan gairah dan getaran jiwa yakni nilai budaya, nilai keindahan, nilai moral, nilai seni, nilai simbolik, dan nilai superioritas.

Tata nilai selanjutnya adalah unsur-unsur lahiriah yang berkaitan dengan keperluan hidup keseharian meliputi nilai kepahlawanan, keadilan, dan nilai kesejahteraan.

Yang tidak kalah penting, reog Ponorogo lekat dengan nilai kesenangan yang memuat unsur-unsur pada pembiasan hidup positif meliputi nilai hiburan, nilai kepuasan, nilai kompetitif, nilai material, dan nilai pertunjukan.

Penelitian itu juga menyebutkan bahwa nilai warok dapat ditransformasikan dalam upaya membangun karakter bangsa. Nilai warok tersebut adalah ketangguhan, pemberani, pantang menyerah, dan patriotik.

Lalu apakah tata prinsip yang menjadi landasan hidup itu telah tercermin lewat sikap batin bernama moralitas, beserta aspek fisiknya berupa etiket-etiket dalam tata kehidupan? Ini adalah pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan.*

*) Penulis adalah alumni Sosek, IPB University Angkatan ke-27.

Baca juga: Reog Ponorogo pukau publik Canberra

Baca juga: Atraksi budaya Indonesia digelar di KRI Bung Tomo

Pewarta: Oleh Dyah Sulistyorini *)
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gedung sekolah MAN Model Kota Jambi terbakar

Seluruh komputer yang ada di laboratorium habis terbakar, padahal rencananya akan dipakai oleh siswa MAN Model untuk mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNKB) pada tahun ini

Jambi (ANTARA) – Sebagian gedung sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model, Kota Jambi pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, habis terbakar.

Namun, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa atau luka. Hanya saja pihak sekolah mengalami kerugian materil ratusan juga rupiah akibat kejadian tersebut.

Kasi Operasional Damkar Kota Jambi Jafrizal, di Jambi Sabtu mengatakan, untuk penyebab kebakaran diduga sementara akibat ada hubungan arus pendek atau korsleting listrik di ruangan laboratorium komputer hingga membakar seluruh isi laboratorium tersebut.

Selain itu, juga membakar jdua ruang kelas lainnya yang ada di dekatnya.

“Api baru bisa dipadamkan beberapa jam setelah kejadian atau sekitar 03.00 WIB,” katanya dan menambahkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi menurunkan beberapa unit mobil untuk memadamkan api dibantu warga sekitar.

Akibat kejadian itu ada ratusan komputer milik MAN Model Kota Jambi tersebut terbakar di dalam laboratorium komputer itu.

Dalam kejadian itu, memang ada siswa yang sedang mondok atau tinggal di sekolah tersebut, namun mereka semuanya berhasil diselamatkan dan melarikan diri setelah mengetahui ruang laboratorium komputer terbakar.

Sementara itu Kepala Sekola MAN Model Kota Jambi, Safar Marwan di lokasi kejadian mengatakan, seluruh komputer yang ada di laboratorium milik sekolah habis terbakar dan tidak ada yang bisa diselamatkan dalam kejadian itu.

Komputer tersebut rencananya akan dipakai oleh siswa MAN Model untuk mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNKB) pada tahun ini.

Pihak nya kini menyerahkan kasus itu kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan atas kejadian kebakaran tersebut.

“Kami perkirakan kerugian akibat kejadian itu pihak MAN Model mengalami kerugian materil ratusan juta rupiah dan untuk mengetahui penyebab kebakaran itu pihak sekolah menyerahkannya kepada kepolisian setempat,” kata Safar Marwan.

Baca juga: Bangunan SD di Jambi ambruk, belasan siswa luka

Baca juga: Gudang farmasi RSUD Jambi terbakar, kerugian Rp2 miliar

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Longsor timbun jalan kawasan wisata Lematang Pagaralam, Sumsel

Kondisi ini sempat membuat puluhan kendaraan terjebak

Palembang (ANTARA) – Hujan deras yang terus menguyur Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, menyebabkan jalan menuju lokasi wisata arung jeram Lematang, Kelurahan Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, ditimbun longsor sepanjang 70 meter pada Jumat (8/3) pagi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Herawadi yang dihubungi dari Palembang, Sabtu, mengatakan, setelah dilakukan penanganan cepat menggunakan alat berat untuk mengevakuasi material, akhirnya jalan tersebut pada Jumat malam sekitar pukul 18.30 WIB sudah bisa dilalui kendaraan.

Ia mengatakan pembersihan jalan ini tidak berjalan mudah karena banyaknya material longsor berupa batu gunung bercampur dengan tanah.

Selain itu, alat berat juga kesulitan menggapai lokasi karena banyaknya pohon yang tumbang karena longsor terjadi akibat sejumlah titik tebing setinggi sekitar 20 hingga 30 meter tergerus air hujan.

“Kondisi ini sempat membuat puluhan kendaraan terjebak,” kata dia.

Untuk mempercepat proses evakuasi material longsor berupa batu gunung bercampur tanah ini, dikerahkan alat berat dari Dinas PU Kota Pagaralam.

Petugas gabungan dari Dinas PU, Camat, Lurah dan Taganal serta BPBD tampak melakukan pembersihan martial longsor dan pohon kayu yang ikut menutupi badan jalan.

Longsor bukan hanya merusak jalan, tapi juga kebun kopi milik warga, begitu juga akses jalan menuju sawah, kebun dan lokasi arung jeram. Jalan sempat terputus total, sehingga warga terpaksa berjalan kaki.

“Beberapa titik memang disadari rawan longsor yakni Lematang Indah, dan sekitar Dempo Tengah. Kami minta warga untuk berhati-hati,” kata dia.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut, namun banyaknya krikil, pohon kayu dan bebatuan membuat pengendara harus berhati hati saat melintas.

Baca juga: Longsor terjang jalan utama Lahat-Pagaralam di Sumsel

Baca juga: Jalan Pagaralam-bengkulu Putus Tertimbun Longsor

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua paslon belum komitmen pada isu pengendalian tembakau

Jakarta (ANTARA) – Mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2012-2014, Nafsiah Mboi menyatakan, belum ada visi misi dan komitmen yang kuat dari dua pasangan calon (Paslon)  Presiden dan Wakil Presiden( Wapres) pada isu pengendalian tembakau.

Hal ini dikatakan Nafsiah setelah mendengar paparan dari kedua kubu dalam sebuah diskusi yang digelar di D’consulate Cafe, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu.

“Angkanya (penyakit yang disebabkan oleh rokok) kita semua sudah mengetahui, tetapi enggak ada komitmen pengendalian tembakau yang komprehensif dan intensif,” katanya.

Padahal, berdasarkan data yang dia miliki, jumlah perokok di usia 15 sampai 19 tahun terus meningkat di semua provinsi dan merampas hak anak untuk hidup sehat dan sejahtera.

Dengan meningkatnya angka ini, maka jumlah penyakit yg disebabkan oleh rokok pun meningkat.

“Memang beda penyakitnya antarprovinsi, tetapi berdasarkan Riskesdas 2017 dan 2018, penyakit kanker, stroke, jantung, dan gagal ginjal meningkat di semua provinsi,” ujar Nafsiah.

Dia tiddak memungkiri kalau upaya pemerintah lewat instruksi Presiden no 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Sehat sudah bagus. Tetapi masyarakat tidak bisa jalan sendiri melainkan harus didukung dan dibimbing oleh pemerintah sehingga instruksi ini bisa berjalan dengan baik di daerah.

“Karena masyarakat kita itu di daerah dan buktinya masih ada 13 provinsi yang belum ada aturan sama sekali tentang tembakau. Kalau saya melihat, pemerintah yang tidak memperhatikan pengedalian rokok sama dengan merampas hak rakyat untuk hidup sehat dan sejahtera,” katanya.

Nafsiah yang pernah menjabat sebagai Menkes di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono memang mengakui kalau untuk mengendalikan rokok mesti ada komitmen yang kuat dari semua pihak.

Karena berdasarkan pengalamannya, upaya untuk meloloskan wacana pengendalian tembakau sering mendapat singgungan, baik dari kanan, kiri, hingga atas dan bawah.

“Memang masalahnya banyak, ke samping antarsesama menteri saja beda-beda pandangannya. Anggota DPR bilangnya sih komitmen, tetapi praktiknya tidak ada sama sekali. Bahkan ketika saya kunjungan ke daerah ada Gubernur yang bilang saya panglima petani tembakau. Padahal petani tembakau di daerah itu hanya berapa orang,” ujar Nafsiah.

Debat Cawapres yang menghadirkan Maruf Amin dari kubu petahana dan Sandiaga Uno dari penantang, akan membahas tema “Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan” pada 17 Maret 2019.

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Panti asuhan di Padang Pariaman-Sumbar diupayakan peningkatan bansos

Akan diupayakan peningkatan anggaran bantuan sosial (bansos) bagi panti asuhan dari Rp50 juta menjadi Rp500 juta per tahun

Parit Malintang, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, akan mengupayakan peningkatan anggaran bantuan sosial (bansos) bagi panti asuhan dari Rp50 juta menjadi Rp500 juta per tahun.

“Tahun ini anggaran untuk panti asuhan hanya Rp50 juta, dan itu pun untuk tujuh panti yang ada di Padang Pariaman,” kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara di Parit Malintang, Sabtu.

Ia mengatakan besaran anggaran tersebut dengan tahun sebelumnya sama, di mana bantuannya diserahkan berupa logistik yaitu beras, telur, minyak goreng, sarden, susu, mie instan dan lainnya.

Meskipun tujuh panti tersebut mampu memberikan sandang dan papan yang cukup karena dibantu donatur, namun pengurusnya mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan lainnya.

“Kondisi panti saya lihat baik dan layak, namun untuk biaya operasional, biaya kesehatan, biaya pendidikan anak-anak panti kurang mencukupi,” katanya.

Oleh karena itu guna memenuhi kebutuhan tersebut pihaknya mengupayakan utnuk meningkatkan anggaran untuk panti asuhan terutama menunjang pendidikan anak panti.

Ia menyebutkan ada tujuh panti asuhan di Padang Pariaman yaitu Budi Utama Lubuk Alung, Mutiara Budi Lubuk Alung, Bhakti Lubuk Alung, Amal Bakti Sicincin, Mukharamah Pauh Kambar, Umatulyakin VII Koto, dan Al Kausar Lubuk Pandan.

“Sesuai arahan bapak bupati, bantuan untuk semua panti telah kami serahkan,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu pengurus dalam memenuhi asupan gizi anak panti asuhan di daerah itu.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Kautsar, Iryos meminta pemerintah setempat memperbaiki akses ke dalam panti asuhannya karena hingga saat ini masih beralaskan tanah sehingga ketika diguyur hujan jalan tersebut becek.

“Kami mohon agar pemerintah juga memprioritaskan memperbaiki jalan menuju panti sepanjang 100 meter agar ases keluar masuk ke panti dapat dilalui dengan nyaman,” ujar dia.

Ia mengatakan selama ini bantuan dari pemerintah setempat dan donatur sudah cukup membantu pihaknya dalam memenuhi kebutuhan konsumsi anak pantinya.

Ia menyebutkan saat ini jumlah anak pantinya mencapai 41 orang yang mana 22 anak tinggal di panti sedangkan sisanya tinggal bersama keluarga.

Pewarta: Altas Maulana dan Aadiaat MS
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini pesan Jokowi ke millenial soal keselamatan berkendara di Palembang

Saya pesan, sebelum berkendara harus benar-benar dicek. Spion harus lengkap,

Palembang (ANTARA) – Calon Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan ke kalangan millenial untuk peduli pada keselamatan berkendara pada
Millenial Road Safety Festival di Palembang, Sabtu pagi yang dihadiri ribuan orang.

“Saya pesan, sebelum berkendara harus benar-benar dicek. Spion harus lengkap,” kata Jokowi berpidato di atas panggung tengah-tengah ribuan orang di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang.

Selain itu, ia juga mengingatkan untuk menggunakan helm.

Akan lebih baik, menggunakan jaket dan sarung tangan untuk melindungi pengendara.

“Pakai jaket, supaya tidak masuk angin. Terus jika jatuh bisa melindungi dari lecet,” ujar dia.

Lalu jangan lupa membawa SIM dan STNK.

“Satu lagi, jangan lupa, jangan main handphone saat berkendaraan. Jangan telepon-telepon ya, berbahaya sekali,” kata dia.

Jokowi berpesan para generasi millenial harus menyadari mengenai cara melindungi diri saat berkendara ini karena kalian merupakan generasi harapan bangsa.

Ia mengingatkan bahwa sejatinya mereka sangat dinantikan keluarga untuk pulang ke rumah dengan selamat pada setiap harinya.

“Kita waktu pergi ditunggu keluarga, jadi hati hati berkendaraan. Siapkan kelaikan kendaraan,” tambah Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga sempat berdialog interaktif di dua orang remaja “millenial”.

Gurauan khas Jokowi turut memanaskan suasana pada acara yang dipandu artis Raffi Ahmad dan Yuki Kato itu. Beberapa kali audiens dibuat tertawa oleh Jokowi.

Sebelum berada di kawasan BKB Palembang, capres nomor urut satu ini mengikuti acara senam pagi di kawasan Jakabaring dan pembentangan kain jumputan terpanjang dengan panjang 1.175 meter di Jembatan Ampera.

Setelah acara di BJB Palembang, Jokowi dijadwalkan berjumpa dengan petani karet di Sumbawa, Banyuasin.

Baca juga: Jokowi minta para “Srikadi” Palembang tangkal hoaks

Baca juga: Jokowi dan Ibu Iriana senam bersama “Srikandi” di Jakabaring Palembang

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wabup Sinjai dorong percepatan kabupaten layak anak 2019

Makassar (ANTARA) – Wakil Bupati (Wabup) Sinjai, Hj Andi Kartini Ottong mendorong penguatan dan percepatan Kabupaten Layak Anak (KLA)  pada 2019 dengan melakukan pemetaan masalah dan penanganannya.

Hal itu dikemukakanya, Sabtu, bahwa melalui pengembangan KLA pemerintah membuat suatu upaya nyata untuk menyatukan isu hak anak ke dalam perencanaan dan pembangunan Kabupaten Sinjai

“Ini bertujuan agar para peserta mampu memahami dan mengimplementasikan lima klaster di masing-masing tempat kerjanya serta untuk menyukseskan pelaksanaan percepatan penilaian KLA terhadap 177 Kabupaten/Kota, termasuk Kabupaten Sinjai,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa penguatan layak anak merupakan bentuk upaya Pemkab Sinjai untuk mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan anak dalam rangka memenuhi amanat Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pada UU itu pada pasal 4 disebutkan bahwa setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Ada 24 indikator KLA yang didasarkan pada substansi hak-hak anak yang dikelompokkan ke dalam lima klaster pemenuhan hak-hak anak dalam Konvensi Hak Anak (KHA) yaitu Hak Sipil dan Kebebasan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan, Pendidikan Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Seni Budaya dan Perlindungan Khusus,” tandasnya.

Selain itu, Wabup juga menyampaikan bahwa melalui penguatan KLA ini,  mari kita membangun pondasi yang kuat untuk anak-anak. Kita membimbing mereka untuk menjadi pribadi yang kuat, berakhlak mulia dan berpendirian teguh serta memiliki kecakapan, wawasan yang luas dan kecerdasan sehingga kelak Sinjai yang kita cintai, maju dan sejahtera dipimpin oleh generasi terbaik dari anak-anak kita yang ada sekarang ini.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala DP3AP2KB Provinsi Sulsel, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Sinjai, para Kepala OPD, para Camat dan para pengamat Forum Anak.

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masih putus total, BPJN diminta atasi longsor Ruteng-Labuan Bajo-NTT

Akses jalan nasional itu merupakan jalur penting bagi ekonomi masyarakat Pulau Flores

Kupang (ANTARA) – Pemerintah Nusa Tenggara Timur mendorong Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) X Kupang untuk secepatnya mengatasi longsoran sepanjang jalan nasional Ruteng-Labuan Bajo yang hingga saat ini masih putus total.

“Pemerintah Provinsi NTT telah meminta BPJN X Kupang untuk secepatnya melakukan upaya mengatasi longsoran yang terjadi pada ruas jalan Ruteng-Labuan Bajo, sehingga secepatnya dilalui kendaraan umum, karena akses jalan nasional itu merupakan jalur penting bagi ekonomi masyarakat Pulau Flores,” kata Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melalui Kepala Biro Humas dan Protokol, Kantor Gubernur NTT, Marianus Jelamu kepada Antara di Kupang, Sabtu.

Menurut dia, akses transportasi Ruteng-Labuan Bajo belum bisa dilintasi kendaraan karena terdapat 11 titik longsoran di ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Manggarai Barat yang menutupi ruas jalan.

“Ada sebagian badan jalan nasional yang runtuh karena longsor sehingga rawan apabila dilintasi kendaraan sehingga sampai saat ini akses transportasi dari Ruteng menuju Labuan Bajo maupun sebaliknya masih putus total sejak Kamis (7/3) lalu,” kata Marianus.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT mengatakan, upaya mengatasi longsoran pada ruas jalan nasional Ruteng-Labuan Bajo perlu menjadi prioritas BPJN X Kupang karena ruas jalan nasional ini merupakan jalur vital bagi transportasi darat yang menghubungan Pulau Jawa, Bali, NTB dengan beberapa kabupaten di Pulau Flores.

“Gubernur NTT sudah meminta BPJN untuk melakukan berbagai upaya agar akses transportasi menuju Labuan Bajo segera pulih kembali sehingga berbagai kebutuhan ekonomi masyarakat di Pulau Flores tidak tergangu,” kata Marianus.

Marianus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat serta Kabupaten Manggarai telah memberikan bantuan berupa alat berat untuk membantu membersihkan material longsoran pada ruas jalan nasional ini.

Ia mengatakan, Pemprov NTT berharap akses transportasi darat ke wilayah ujung barat pulau Flores itu bisa segera pulih kembali sehingga distribusi sembako dan bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan masyarakat di Pulau Flores ini tidak sampai terganggu. 

Baca juga: 709 kilometer jalan provinsi NTT rusak berat

Baca juga: 70 persen jalan di NTT rusak

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korban banjir bandang di Flores Timur telah terima bantuan disalurkan BPBD

Bantuan yang sudah kami salurkan berupa makanan siap saji, pakaian, selimut, sarung, alas tikar, terpal, dan barang-barang kebutuhan lainnya,

Kupang (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTB), menyalurkan bantuan kepada warga korban banjir bandang di wilayah Kawaliwu, Desa Sinar Hading, Kecamatan Lewolema.

“Bantuan yang sudah kami salurkan berupa makanan siap saji, pakaian, selimut, sarung, alas tikar, terpal, dan barang-barang kebutuhan lainnya,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Flores Timur Paulus Igo Geroda yang dihubungi dari Kupang, Sabtu.

Ia menambahkan, banjir bandang yang terjadi akibat hujan deras sepanjang hari pada Kamis (7/3/2019) telah menerjang 11 rumah warga di daerah setempat.

Selain itu, dampak banjir juga menggenangi satu sekolah, rumah ibadah, dan kantor camat, di wilayah yang berada di kaki Gunung Ile Mandiri itu.

Menurutnya, terdapat satu rumah warga yang mengalami kerusakan parah akibat diterjang material banjir berupa batu-batu dan kayu yang merubuhkan dinding rumah dan menghanyutkan barang-barang di dalamnya.

“Sehingga bantuan yang kami serahkan juga berupa alat masak, piring, gelas, dan lainnya karena semua perabotan dalam rumah itu hanyut terbawa banjir,” ujarnya.

Paulus mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan luka parah, warga yang terdampak banjir untuk sementara sudah mengungsi ke rumah sanak keluarga mereka di sekitarnya.

BPBD, lanjutnya masih mengadakan posko penanganan di sekitar wilayah banjir karena daerah setempat diketahui masih dilanda hujan meskipun dengan intesitas yang rendah.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mendata dampak kerugian akibat banjir untuk menentukan langka penanganan selanjutnya dari pemerintah setempat.

“Karena selain bangunan rumah, ada satu jembatan penghubung antardesa yang juga putus akibat banjir, tetapi akses lalu lintasnya masih bisa lewat jalan alternatif,” katanya.

Baca juga: 11 rumah di Flores Timur rusak diterjang banjir bandang

Baca juga: Banjir bandang terjang pemukiman warga di Flores Timur

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dapur umum mandiri diminta Kemensos diaktifkan di Jatim

Saat ini tiga dapur umum sudah mandiri yaitu dapur mandiri di Kelurahan Klumutan Kabupaten Madiun dan dua dapur umum di Kabupaten Trenggalek

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Sosial mendorong warga korban banjir di Jawa Timur untuk mengaktifkan dapur umum mandiri yang dikelola langsung oleh masyarakat dengan didukung logistik dari pemerintah.

“Sejumlah dapur umum di beberapa kabupaten yang terdampak banjir di Jawa Timur sudah dikelola mandiri,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat di Jakarta, Sabtu.

Dia mencontohkan saat ini tiga dapur umum sudah mandiri yaitu dapur mandiri di Kelurahan Klumutan Kabupaten Madiun dan dua dapur umum di Kabupaten Trenggalek.

Sedikitnya 13 kabupaten di Jawa Timur terdampak banjir sejak Rabu (6/3) akibat meluapnya sejumlah sungai karena curah hujan yang tinggi.

Kemensos melalui Dinas Sosial setempat telah mendirikan dapur umum di Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung yang dapat membuat 240 nasi bungkus untuk sekali makan.

Di Kabupaten Ponorogo, dapur umum di dinas sosial setempat memproduksi 3.000 nasi bungkus. Di Kabupaten Tuban dapur umum di Kantor Kecamatan Soko dan Desa Karangrinoto Rengel masing-masing sebanyak 200 bungkus nasi serta dapur umum Desa Tambakrejo Rengel 300 bungkus nasi.

Di Kabupaten Ngawi, dapur umum Desa Warungkalong Kecamatan Kwadungan memproduksi 2.600 bungkus nasi dan di Kantor Camat Geneng sebanyak 2.000 bungkus.

Di Kabupaten Madiun, dapur umum yang didirikan di Kantor Kecamatan Balerejo membuat 3.717 bungkus nasi dan di Desa Bakulan Kecamatan Mejayan sebanyak 4.730 bungkus.

Hingga saat ini sembilan dapur umum masih aktif ditambah tiga dapur umum mandiri untuk memenuhi kebutuhan pangan korban banjir.

“Dalam kondisi bencana seperti banjir, masyarakat pasti kesulitan untuk memasak karena rumahnya terendam banjir dan berada di pengungsian, maka kita dukung dengan dapur umum yang menyiapkan makanan siap saji,” kata Harry.

Sebelumnya Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Kementerian Sosial merespon cepat penanganan bencana seperti banjir di sejumlah daerah di Tanah Air.

Untuk penanganan banjir di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat, Kemensos sudah menyalurkan bantuan senilai Rp1,2 miliar. Bantuan tersebut berupa logistik, tenda dan kebutuhan dasar lainnya yang dititipkan di gudang provinsi sehingga bisa cepat didistribusikan.

Baca juga: Bulog Jatim siap salurkan beras CBP untuk 15 wilayah banjir

Baca juga: Kemensos salurkan Rp724 juta untuk penanganan banjir Jatim

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Basarnas Makassar evakuasi jasad di Sungai Jeneberang

Makassar (ANTARA) – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Makassar berhasil menemukan korban tenggelam yang terseret arus di Sungai Jeneberang, dan jasadnya sudah dievakuasi tim setelah dilakukan pencarian selama 15 jam.

“Korban diketahui memiliki riwayat gangguan penglihatan. Berdasarkan keterangan dia dilaporkan terpeleset di batu selanjutnya terjatuh dan hanyut di bawa air sungai dan baru ditemukan kemarin,” tutur Humas Kantor SAR Makassar Ade Hamsidar, Sabtu.

Korban tersebut diketahui masih remaja bernama Alim bin Muriadi tewas tenggelam lalu diseret arus sungai Jeneberang di Sampoket 3 Dusun Pammanjengang, Desa Bontokassi, Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Kamis (7/3).

Alim ditemukan tim Basarnas Makassar dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat pukul 09.20 WITA. Titik penemuan korban 3 kilometer dari lokasi kejadian, dan jasadnya langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan.

Komandan Tim (Dantim) pencarian Basarnas Makassar Darul Astiadi mengatakan telah menurunkan tim sebanyak enam orang menuju ke lokasi pencarian. Mereka kemudian bergabung dengan tim penyelamat yang ada di sana.

Pencarian dilakukan dengan menyisir pinggir sungai, meski demikian tidak melakukan penyelaman ke dasar sungai karena saat penyisiran korban sudah ditemukan mengapung di sungai setempat.

“Korban ditemukan tim sudah meninggal d pada pukul 9.20 WITA. Jarak antara lokasi pertama dengan titik penemuan kurang lebih tiga kilometer. Jasadnya langsung dan diserahkan ke keluarganya,” ujar Darul.

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ditemukan meninggal, warga Sikka-NTT yang tenggelam dievakuasi

Kedua korban ini ditemukan pada Jumat (8/3/2019) sekitar pukul 20.20 WIT oleh tim relawan nelayan Kewapante yang turut serta membantu kegiatan pencarian

Kupang (ANTARA) – Dua warga yang tenggelam di sekitar Pelabuhan Feri Kewapante, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan ditemukan dalam kondisi meninggal berhasil dievakuasi tim SAR dan sukarelawan nelayan setempat

Kepala Kepolisian Resor Sikka, AKBP Rickson Situmorang mengatakan jenazah dua warga bernama, Yakobus Emanuel (19) dan Wiwin Marianto Mitan (22) yang tenggelam di sekitar Pelabuhan Feri Kewapante, Kabupaten Sikka, berhasil dievakuasi.

“Kedua korban ini ditemukan pada Jumat (8/3/2019) sekitar pukul 20.20 WIT oleh tim relawan nelayan Kewapante yang turut serta membantu kegiatan pencarian,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Kupang, Sabtu.

Ia menjelaskan, setelah kedua korban ditemukan dalam keadaan terapung di laut, tim nelayan langsung melaporkan ke Kantor Kepolisian Sektor Kewapante dan diteruskan ke pihak Kantor SAR Kelas IIB Maumere.

Selanjutnya, sekitar Pukul 20.40 WITA, korban berhasil dievakuasi ke darat dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Maumere oleh Kantor SAR.

Sbelumnya, kedua korban tenggelam pada Kamis (7/3/2019) ketika sedang berenang di perairan sekitar Pelabuhan Feri Kewapante, Desa Namangkewa, Kecamatan, Kabupaten Sikka.

Rickson menjelaskan, kejadian bermula ketika korban bernama Yakobus Imanuel terseret arus saat sedang berenang di perairan setempat bersama teman-temannya.

Melihat temannya sedang terseret arus, lanjutnya, korban lainnya, Wiwin Marianto Mitan, yang semula bermaksud hendak membantu namun ikut terseret arus dan gelombang besar.

“Gelombang dan arus laut sangat besar sehingga keduanya terseret dan menghilang ke dalam laut,” katanya.

Setelah peristiwa itu, pihaknya bersama unsur TNI dan Kantor SAR Maumere didukung tim relawan nelayan Kewapante langsung melakukan pencarian hingga ditemukan pada hari kedua.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pencarian korban longsor dilakukan secara manual

Kupang (ANTARA) –
Proses pencarian enam korban yang masih tertimbun tanah longsor di kampung Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih dilakukan secara manual.

“Saat ini proses pencarian dilakukan oleh masyarakat secara manual, karena alat berat belum bisa masuk ke lokasi akibat jalan dan beberapa jembatan rusak,” kata Kabag Humas Pemkab Manggarai Barat, Paulus Jeramun kepada Antara, Sabtu melalui sambungan telepon dari Kupang.

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan perkembangan proses pencarian enam korban tanah longsor yang belum ditemukan.

Enam korban yang belum ditemukan adalah Margareta Ersi (40), Hilariani Jelita Mensi (12), Yoseva Nelti (6), Paulinus Salim (60), Remigius Sera (28), Fransiska Tania (8 Bulan).

Menurut dia, saat ini peralatan berat sedang berupaya membuka jalan alternatif menuju lokasi, agar proses pencarian bisa dilakukan dengan menggunakan alat berat.

Dia mengatakan, peralatan berat sangat dibutuhkan di lokasi mengingat tumpukan tanah akibat longsor terlalu tinggi dan padat, sehingga menyulitkan warga mencari secara manual.

“Mudah-mudahan hari ini, sudah bisa ada akses jalan untuk alat berat menuju lokasi,” katanya.

Jika peralatan berat sudah bisa sampai ke lokasi kejadian, maka proses pencarian bisa dilakukan lebih mudah.

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda kampung Culu di Manggarai Barat itu menewaskan dua warga, dan enam warga lainnya masih hilang atau tertimbun longsor.

“Dari hasil pendataan sementara, ada delapan orang tertimbun tanah longsor. Dua sudah ditemukan, sementara enam lainnya belum ditemukan.

Dua korban yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia itu yakni Hironimus Rius (50) tahun dan Nardus Rifa (13) tahun.

Nardus Rifa merupakan siswa kelas 2 sekolah menengah pertama (SMP), yang ditemukan petugas tidak jauh dari kediaman mereka.

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPBD salurkan bantuan Rp300 juta korban puting beliung di Kupang

Kami memberikan bantuan uang tunai sehingga para korban bencana yang akan membelanjakan sendiri kebutuhan untuk perbaikan rumah yang rusak akibat puting beliung

Kupang (ANTARA) – Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Ade Manafe mengatakan pemerintah telah menyalurkan bantuan senilai Rp300 juta untuk korban bencana alam puting beliung di daerah itu.

“Pemerintah Kota Kupang telah menyalurkan bantuan penanganan bencana puting beliung dengan nilai bantuan sebesar Rp300 juta. Bantuan itu sudah didistribusikan kepada korban puting beliung,” kata Ade Manafe kepada wartawan di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan baruan yang dibrikan dalam bentuk uang tunai sesuai dengan tingkat kerusakan bangunan akibat terjangan angin puting beliung.

Menurut dia bantuan yang diberikan dengan kategori untuk tingkat kerusakan berat mendapat bantuan Rp7,5 juta untuk kerusakan sedang Rp5 juta dan kerusakan ringan sebesar Rp2,5 juta.

Dia menambahkan, pemerintah Kota Kupang memberikan uang tunai untuk korban bencana puting beliung yang menimpa 183 kepala keluarga di Kelurahan Liliba, Penfui serta Oetete.

“Kami memberikan bantuan uang tunai sehingga para korban bencana yang akan membelanjakan sendiri kebutuhan untuk perbaikan rumah yang rusak akibat puting beliung,” katanya.

Ia menjelaskan, selain bantuan dari Pemerintah Kota Kupang, juga ada bantuan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur berupa bahan bangunan, yaitu 2.000 lembar seng serta paku untuk membantupara korban bencana.

“Semua bantuan ini sudah dimanfaatkan para korban untuk perbaikan rumah sehingga masa tanggap darurat penangulangan bencana puting beliung yang sudah berlangsung selama tujuh hari secara resmi sudah dicabut sejak Jumat (8/3), sehingga proses perbaikan rumah dilakukan secara mandiri oleh warga setempat,” demikian Ade Manafe.

Baca juga: Sejumlah rumah di Kupang-NTT roboh “dihantam” puting beliung

Baca juga: korban bencana puting beliung di kupang terima bantuan beras

Baca juga: Rumah korban puting beliung di Kupang-NTT direhabilitasi prajurit TNI-AD

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi minta para “Srikadi” Palembang tangkal hoaks

Palembang (ANTARA) – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo meminta kepada para “Srikandi Jokowi-Ma’ruf Amin” untuk “door to door” untuk menjelaskan berbagai isu-isu negatif dan berita hoaks yang tersebar di masyarakat.

“Saya titip, karena 17 April sudah dekat. Agar Jokowi Ma’ruf dibantu ‘door to door’ dan agar isu-isu dan hoaks benar-benar diperjelas dan dilawan,” Jokowi saat menghadiri senam bersama dengan sekitar lima ribu “Srikandi Jokowi-Ma’ruf Amin” di Jakabaring Sport City Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu.

Jokowi mencontohkan isu-isu pemerintah akan larang azan jika dirinya terpilih kembali menjadi Presiden periode 2019-2024.

“Nggak mungkin. Pemerintah siapapun nggak mungkin karena Indonesia penduduk muslim terbesar dunia,” kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta melawan isu soal legalisasi perkawinan sejenis yang juga mungkon dilakukan oleh pemerintah.

“Kita punya norma agama dan sosial. Itu hoaks harus dijelaskan kepada masyarakat,” katanya.

Dia juga meminta isu kriminalisasi ulama juga tidak akan dilakukan.

“Tidak ada. Siapapun yang berbuat masuk ke urusan hukum dan pidana siapapun pasti akan terkena masalah. Tolong ini diluruskan kalau ada isu di bawah. Kalau ada masalah dengan hukum siapapun pas akan berurusan hukum,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengenalkan tiga “kartu sakti”, yakni Kartu Pra Kerja, Kartu Indonesia Pintar Kuliah dan Kartu Sembako Murah.

“Jadi kita akan keluarkan kartu seperti ini. KIP untuk kuliah. Kalau dalam empat tahun kita keluarkan KIP untuk SD sampai SMA. Ini nanti untuk kuliah. Ini penting agar anak2 bisa teruskan ke jenjang lebih tinggi,” katanya.

Kedua, lanjut Jokowi, Kartu Prakerja untuk lulusan SMA, SMK, perguruan tinggi belum dapat kerja bisa dapat kartu ini.

“Kartu ini bisa berikan training (pelatihan) bermanfaat sebelum masuk dunia kerja. Industri atau BUMN. Setelah training kalau belum dapat kerja juga dapat insentif honor kalau belum dapat kartu ini,” katanya.

Jokowi mengingatkan bahwa kartu prakerja ini penting untuk para lulusan yang ingin segera kerja dengan mendapatkan pelatihan.

Terakhir adalah kartu sembako murah yang akan memberikan diskon untuk barang-barang tertentu yang berkaitan dengan sembako, baik beras, gula, minyak dan lain-lain.

“Ini program yang akan datang, bukan sekarang. Ibu-ibu setuju nggak tiga kartu ini,” katanya.

Baca juga: Jokowi dan Ibu Iriana senam bersama “Srikandi” di Jakabaring Palembang

Baca juga: Presiden cek harga beras di pasar ritel Palembang

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KBM kerahkan puluhan tenaga kerja amankan kayu

Ada sekitar 30 tenaga kerja yang kami kerahkan untuk mengumpulkan balok kayu jati sesuai dengan ukuran juga jenisnya, setelah banjir surut.

Bojonegoro (ANTARA) – Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Perum Perhutani Divre II Jawa Timur, mengerahkan puluhan tenaga kerja untuk mengamankan ratusan balok kayu jati di Tempat Penimbunan Kayu Jati (TPK) Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro, Sabtu.

“Ada sekitar 30 tenaga kerja yang kami kerahkan untuk mengumpulkan balok kayu jati sesuai dengan ukuran maupun jenisnya, setelah banjir surut,” kata Petugas KMB Perum Perhutani Divre II Jawa Timur, di Bojonegoro,  Supriyadi, di TPK, Sabtu.

Menurut dia, genangan air banjir yang merendam kawasan TPK dengan ketinggian berkisar 1-1,5 meter yang mengakibatkan ratusan balok kayu jati dengan volume total sekitar 800 meter kubik mulai surut, pada Jumat (8/3).

Tapi, lanjut dia, kegiatan untuk mengumpulkan ratusan balok kayu jati yang berserakan di TPK baru bisa dilaksanakan hari ini dengan mengerahkan sekitar 30 tenaga kerja.

“Ada berbagai jenis balok kayu jati yang harus dikumpulkan sesuai ukuran dan jenisnya. Sebagian kayu jati yang sudah dikapling ada pemiliknya, karena sudah dibeli, sedangkan lainnya masih belum terjual,” kata Supriyadi.

Di TPK setempat, lanjut dia, sampai hari ini belum ada kegiatan jual beli kayu jati, setelah kawasan TPK terendam air banjir sejak Rabu( 6/3).

Kegiatan bongkar muat kayu jati bisa berasal dari tebangan dari kawasan hutan yang dibawa truk, juga pengangkutan kayu jati yang dibeli konsumen.

“Sekarang pengiriman kayu jati dari hutan memanfaatkan truk. Sudah lama pengiriman kayu jati dari kawasan hutan ke TPK tidak memanfaatkan lori,” ujar Supriyadi.

Yang jelas, menurut dia, dibenarkan Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro Dewanto, bahwa balok kayu jati yang terendam air banjir di TPK tidak rusak.

“Kayu jati tidak rusak terendam air banjir,” tegas Supriyadi.

Bersamaan surutnya banjir di TPK, puluhan anggota Brimob Kompi 3 Yon C Bojonegoro dipimpin Komandan Kompi,  Iptu I Gusti Putu Sumantri, bekerja bakti membersihkan lingkungan rumah warga di kawasan TPK yang sempat terendam genangan banjir.

Selain itu, jajaran Brimob juga membagikan puluhan paket sembako kepada sekitar 60 kepala keluarga (KK) yang rumahnya di tanah kawasan TPK di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota.

“Paket sembako ada beras maupun makanan yang lainnya,” ujar seorang anggota Brimob Kompi 3 Yon C Bojonegoro.

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Banjir-longsor di Manggarai Barat-NTT merusak empat rumah

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kampung Culu di Manggarai Barat itu menewaskan dua warga, dan enam lainnya masih hilang atau tertimbun longsor

Kupang (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat, empat rumah warga rusak total akibat bencana banjir dan longsor melanda Kampung Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat.

Empat rumah warga rusak total itu adalah milik Remigius Sera, Paulinus Salim, Hironimus Rius dan Fransiskus Ansi, kata Kabag Humas Pemkab Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Jeramun kepada Antara, Sabtu melalui sambungan telepon dari Kupang.

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan hasil pendataan sementara terhadap bangunan milik warga yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor melanda kampung Culu pada Kamis, (7/3).

Sementara bangunan rumah warga yang rusak ringan berjumlah dua unit yakni rumah milik Laurensius Masir dan Fransiskus Fedi yang juga adalah Kepala Desa Tondo Belang.

Selain bangunan rumah warga, terdapat pula tiga unit kendaraan yakni satu kendaraan roda empat, satu roda dua dan satu kendaraan roda enam.

“Tim juga mencatat ada tiga kendaraan yang tertimbun tanah longsor yakni satu unit mobil Toyota Avanza, unit tanki industri serta satu unit sepeda motor,” katanya.

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kampung Culu di Manggarai Barat itu menewaskan dua warga, dan enam warga lainnya masih hilang atau tertimbun longsor.

“Dari hasil pendataan sementara, ada delapan orang tertimbun tanah longsor. Dua sudah ditemukan, sementara enam lainnya belum ditemukan.

Dua korban yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia itu yakni Hironimus Rius (50) tahun dan Nardus Rifa (13) tahun.

Nardus Rifa merupakan siswa kelas 2 sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP), yang ditemukan petugas tidak jauh dari kediaman mereka.

Sementara enam korban lainnya yang belum ditemukan adalah Margareta Ersi (40), Hilariani Jelita Mensi (12), Yoseva Nelti (6), Paulinus Salim (60), Remigius Sera (28), Fransiska Tania (8 Bulan).

Sementara korban luka-luka dua orang yakni Rosalia Sija (50) dan Serfiana Dewi (28). Korban luka-luka ini masih dalam perawatan, katanya menjelaskan.

Baca juga: Tanah longsor timbun delapan orang di Manggarai Barat, NTT

Baca juga: Diterjang banjir, 2 jembatan nasional di Manggarai Barat putus

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi ingatkan kawula muda Palembang taat aturan lalu-lintas

Palembang (ANTARA) – Presiden Joko Widodo mengingatkan kawula muda alias milenial Palembang, Sumatera Selatan, untuk taat aturan lalu-lintas.

“Kalau mau berkendara tolong dicek betul lampunya nyala nggak. Spion harus komplit. Sebelum berkendara helm harus siap dan dipakai,” kata dia, di Jembatan Ampera, Palembang, Sabtu.

Di jembatan itulah digelar deklarasi millenial Festival Keselamatan di Jalan oleh kawula muda setempat.

Ia juga mengingatkan kepada puluhan ribu warga yang hadir untuk melengkapi perlengkapan lain agar berkendara sesuai aturan yang ditentukan.

“Jangan main HP saat berkendara. Jangan telepon-teleponan, berbahaya sekali. Naik mobil pun juga. Jangan, karena kita kalau pas pergi ditunggu keluarga kita. Ditunggu orang tua kita di rumah. Jadi hati-hati dalam berkendara,” katanya.

Ia mengingatkan taat aturan lalu-lintas karena kecelakaan di jalan raya telah menempati urutan kelima penyebab kematian di dunia.

“Urutan pertama penyebab kematian di dunia itu penyakit jantung, diabetes…dan kecelakaan menempati urutan kelima,” kata dia.

Untuk itu, dia kembali menegaskan untuk memperhatikan keselamatan berkendara agar kecelakaan bisa dihindari.

Masyarakat Palembang hadir ke acara deklarasi ini sejak pukul 06.00 WIB. Mereka membentangkan kain batik khas Palembang sepanjang Jembatan Ampera.

Jokowi yang didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi, beserta Menteri Perhubungan, Budi Sumadi, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, serta Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyapa para masyarakat yang hadir.

Jokowi sempat melayani swafoto masyrakat yang sejak pagi menunggu di sepanajang Jembatan Ampera.

Selanjutnya Jokowi menuju ke lapangan yang berada di tepi Sungai Musi sekitar Jembatan Ampera, yakni pelataran Benteng Kuto Besak.

Kawula muda menyambut kedatangan Jokowi dan Ibu Negara dengan tarian gaya anak muda dipadu tarian tradisional.

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Caleg banyak datangi makam Ki Marogan

Palembang (ANTARA) – Calon legislatif(Caleg)  banyak mendatangi makam ulama besar Kota Palembang, Ki Marogan di Kecamatan Kertapati, menjelang pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019.

Penjaga makam Ki Marogan, Ismail di Palembang, Sabtu, mengatakan para caleg kerap datang berziarah ke makam tersebut sendirian maupun bersama rombongan.

“Sering datangnya rombongan, mendekati hari pelaksanaan Pemilu ini semakin banyak yang datang,” ujar Ismail.

Menurutnya,  para caleg ini mulai menziarahi makam Ki Marogan sejak sebelum pencalonan diri. Caleg yang datang ini, bukan hanya dari Palembang, tetapi juga dari luar daerah.

Ismail mengatakan,  dirinya mengetahui para penziarah ini merupakan caleg karena meminta didoakan untuk menang pada Pemilu 2019. Bahkan beberapa caleg berjanji jika berhasil akan menyumbangkan sebagian hartanya untuk Masjid Ki Marogan.

“Mereka berziarahnya pada hari-hari tertentu saja, ada juga yang datang pada malam hari, diantara para caleg itu pernah ada yang dari Jakarta dan Lampung,” kata Ismail.

Ia pun selalu mengingatkan kepada para caleg agar meluruskan niat saat berziarah dan tidak menyimpang dari tuntunan agama yang sudah ada, bahkan di depan makam itu pula pihaknya memasang papan peringatan.

Sementara salah seorang caleg yang masih aktif sebagai anggota DPRD Sumsel mengaku sengaja berkunjung ke makam Ki Marogan untuk berdoa.

“Niat saya hanya untuk ziarah, sekaligus saya berdoa agar Pemilu nanti berjalan lancar, damai, dan tidak ribut-ribut serta supaya saya bisa meraih kursi dari pencalonan legislatif,” ujar caleg yang enggan disebutkan namanya ini.

Ki Marogan sebagai ulama kharismatik Kota Palembang yang diketahui pandai dalam ilmu agama serta memiliki sifat-sifat kepemimpinan.

Berdasarkan catatan sejarah, Kyai Marogan terlahir dengan nama Masagus H. Abdul Hamid bin Masagus H. Mahmud (1802 – 1901 M), namun bagi masyarakat Palembang julukan ‘Kiai Marogan’ lebih terkenal dibanding nama lengkapnya.

Julukan Kiai Marogan dikarenakan lokasi masjid dan makamnya terletak di Muara sungai Ogan, anak sungai Musi di Wayah Kertapati Kota Palembang.

Pewarta: Dolly Rosana/Aziz Munajar
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPBD OKU temukan jasad korban hanyut di sungai

Baturaja (ANTARA) – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu(OKU), Sumatera Selatan(Sumsel),  menemukan jasad Martin (13) siswa kelas VI SD yang hanyut saat mandi bersama temannya di Sungai Ogan pada Kamis (7/3) pukul 11.50 Wib.

“Ya, pagi tadi pukul 07.30 Wib jasad korban kami temukan di Sungai Ogan kawasan Lubuk Rambai, Kecamatan Baturaja Timur,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Meilan Purnama di Baturaja, Sabtu.

Dia menjelaskan, setelah melakukan pencarian selama dua hari dibantu tim dari Basarnas setempat akhirnya jasad Martin berhasil ditemukan berjarak sekitar 7 KM dari lokasi kejadian kawasan Sungai Ogan Kemalaraja.

Menurut dia, saat ditemukan posisi wajah Martin dipenuhi darah diduga kuat kepala atau bagian muka korban terbentur batu sehingga terluka.

Dia menjelaskan, warga Jalan Ulu Danau, Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur tersebut sebelumnya dinyatakan hilang karena hanyut di sungai saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Ogan di kawasan perkampungan Kemalaraja sejak Kamis(7/3).

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak. Kepada keluarga korban kami mendoakan agar bisa bersabar menghadapi ujian ini,” tegasnya.

Meilan mengaku, pihaknya sendiri sedikit mengalami kesulitan mencari korban mengingat arus Sungai Ogan selama beberapa hari ini sangat deras.

Untung saja, lanjut dia, pihaknya mendapat bantuan dari Basarnas untuk mencari korban sehingga pencarian bisa diperluas hingga ke sungai kawasan Lubuk Rambai.

“Pada hari pertama kami fokus melakukan pencarian di sekitar Jembatan Ogan I hingga III, tetapi baru pagi tadi membuahkan hasil,” ujar Meilan.

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masyarakat desa di Buleleng tradisikan “Nyakan Diwang” setelah Nyepi

Singaraja (ANTARA) – Masyarakat desa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, memelihara tradisi “Nyakan Diwang” atau memasak di luar rumah pada setiap setelah pelaksanaan Hari Suci Nyepi.

Koresponden Antara di Singaraja, Buleleng, Sabtu, melaporkan saat Ngembak Geni (menyalakan api) pada Jumat (8/3) dinihari atau H+1 setelah Nyepi, warga desa keluar rumah membawa peralatan dapur dan mereka melakukan ritual memasak secara serentak di luar rumah di tepi jalan.

Sejak cuaca masih gelap, suasana di luar rumah pun menjadi ramai. Nyakan Diwang berarti memasak di luar atau di tepi jalan depan rumah. Nyakan artinya memasak, diwang artinya di depan rumah.

Tradisi ini dilakukan hampir bersamaan di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Banjar, Buleleng, antara lain Desa Dencarik, Desa Banjar, Desa Banyusri, Desa Kayuputih dan Desa Banyuatis.

“Nyakan Diwang ini merupakan tradisi sejak dulu. Kegiatan ini kami yakini untuk menyucikan lingkungan dan dapur kami,” ujar Perbekel/Kepala Desa Banjar, Ida Bagus Dedy Suyasa.

Selain itu, pelaksanaan Nyakan Diwang ini memupuk tali persaudaraan antara masyarakat satu dengan yang lainnya karena saat Nyakan Diwang yang dilakukan para masyarakat saling berkunjung antara masyarakat yang lainnya.

Saat pelaksanaan Nyakan Diwang, kata Dedy,  seluruh warga keluar rumah memadati jalan desa. Mereka biasanya memasak di depan pintu masuk halaman rumah warga.

“Keramaian dan keriuhan warga juga menampilkan suasana berbeda saat tradisi setelah Nyepi usai itu dilakukan secara bersamaan,” katanya.

Setelah Hari Nyepi tahun Saka 1941 (8/3), wilayah desa-desa di Kecamatan Banjar diguyur hujan. Walau kondisi hujan sejak hari raya Nyepi, tradisi Nyakan Diwang tetap berjalan dengan lancar.

“Seluruh warga yang sedang melaksanakan kegiatan Nyakan Diwang saling mengunjungi dan ini tentunya menambah kekerabatan dan rasa persaudaraan,” kata Dedy.

Yang berbeda dari tahun tahun sebelumnya, tadisi Nyakan Diwang dilombakan sebagai bentuk memupuk rasa kekeluargaan. Lomba digagas warga Suka Duka Tunggal Pamukti, Banjar Dinas Melanting, Desa Banjar, yang melombakan cipta rasa kuliner Nyakan Diwang.

Walau hadiahnya sederhana, warga tampak antusias mengikuti lomba sejak Jumat (8/3) subuh pukul 03.00 Wita. Warga dengan semangat memasak menu yang beragam. Ada yang mengolah ikan laut, kerbau, cumi, ayam, dan berbagai jenis sayur-mayur.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Banjar, Cok Adithya WP yang hadir dalam lomba kuliner Nyakan Diwang mengatakan dalam pelaksanaan kegiatan nyakan diwang merupakan tradisi yang setiap tahun dilakukan oleh warga di Desa Banjar, yang membawa makna tersendiri bagi warga.

“Tentu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut membawa makna dan pengertian bagi masyakat yang ada di Desa Banjar seperti halnya dengan adanya pelaksanaan tersebut sebagai alat memupuk kekerabatan serta tali persahabatan antara satu dengan yang lainnya,” tandasnya.

Pewarta: Made Adnyana dan Naufal Fikri Yusuf
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan warga ikuti karnaval Banjarmasin Sasirangan Festival

Banjarmasin (ANTARA) – Ribuan warga Kota Banjarmasin, Sabtu, nampak kompak memakai baju khas daerahnya, yakni batik sasirangan dalam rangka memeriahkan karnaval Banjarmasin Sasirangan Festival(BSF) 2019.

Karnaval dimulai dari Balaikota di Jalan RE Martadinata, kemudian melintas di Jalan Lambung Mangkurat hingga ke Jalan Piere Tendean di objek wisata Siring sungai Martapura.

Beragam disainer kostum unik ditampilkan dengan corak batik sasirangan, diiringi grup drumband, sehingga suasana menjadi sangat meriah dengan ribuan peserta.

Penyelenggaraan BSF pada 2019  adalah tahun ketiga dalam rangka menggiatkan pariwisata Kota Banjarmasin yang merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Selatan(Kalsel),” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Al-Haq.

Menurut dia,  penyelenggaraan BSF 2019 dimulai sejak 6 Maret yang ditutup pada 10 Maret dengan beragam kegiatan, diantaranya expo BSF dengan menampilkan beragam produk kerajinan dari Usaha Kecil Menengah (UKM).

Selain itu ada beragam hiburan rakyat yang menampilkan dan memperkenalkan khazanah budaya daerah.

“Intinya kegiatan ini untuk menunjukkan Banjarmasin kota pariwisata dengan beragam keunikan sebagai kota seribu sungai,” ujar Ikhsan.

Bahkan, menurut dia,  penyelenggaraan BSF ini akan diusulkan menjadi agenda nasional untuk pariwisata nasional.

“Kita berupaya agar pariwisata daerah kita gaungnya lebih jauh lagi hingga ke mancanegara,”kata Ikhsan.

Pewarta: Sukarli
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPBD Bojonegoro laporkan tanggul di Kanor kritis

informasi dari warga ada tanggul Bengawan Solo kritis sudah kami laporkan kepada BBWSBS.

Bojonegoro (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, melaporkan tanggul kanan Bengawan Solo di Desa Kanor, Kecamatan Kanor, yang kritis kepada Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) di Solo, Jawa Tengah.

“Informasi dari warga ada tanggul Bengawan Solo kritis sudah kami laporkan kepada BBWSBS,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Bojonegoro, Nadif Ulfia, di Bojonegoro, Sabtu.

Ia menyatakan hal itu setelah menerima laporan dari warga Desa Kanor, Kecamatan Kanor, yang mengkhawatirkan tanggul kanan Bengawan Solo yang kondisinya kritis, disebabkan longsor itu jebol.

“BBWSB sudah meninjau lokasi tanggul Bengawan Solo di Kanor. Hari ini pihak BBWSBS akan mengkoordinasikan dengan pihak desa untuk penanganan darurat,” kata Nadif.

Seorang warga Desa Kanor, Bojonegoro Zainuddin (45), mengatakan warga di dekat tanggul kanan Bengawan Solo di Desa Kanor,  sebanyak 40 kepala keluarga (KK).

“Tapi kalau tanggul di Kanor jebol, maka genangan luapan Bengawan Solo bisa merambah sejumlah desa di Kecamatan Kanor,” ujarnya.

Ia menyatakan,  tanggul kanan Bengawan Solo di Kanor, yang kondisinya kritis ada di dua lokasi dengan panjang masing-masing berkisar 3 meter dan 5 meter yang sekarang ini ketebalannya hanya berkisar 1-1,5 meter.

Saat ini dengan ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro dengan status siaga kuning, jarak air dengan tinggi tanggul hanya sekitar 2 meter.

“Warga terutama yang ada di dekat tanggul khawatir tanggul jebol kalau air Bengawan Solo ketinggiannya terus meningkat,” kata Bojonegoro.

Data dari Perum Jasa Tirta (PJT) I Subdivisi Jasa ASA III/3 Bojonegoro menyatakan,  ketinggian air Bengawan Solo di hilir terus menurun dengan ketinggian di taman Bengawan Solo (TBS) di Desa Ledokwetan, Kecamatan Kota, mencapai 14,18 meter, pada Sabtu, pukul 09.00 WIB.

Begitu pula ketinggian air Bengawan Solo di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 KM  ke arah hulu pada waktu bersamaan juga turun di bawah siaga banjir dengan ketinggian 27,18 meter.

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bupati Sleman ajak umat Islam jaga ukhuwah

Sleman (ANTARA) – Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo mengajak keluarga besar umat Islam untuk menjaga ukhuwah dan saling menghormati serta menghargai sesama.

Ajakan tersebut disampaikannya di hadapan ribuan peserta kajian akbar yang diselenggarakan Islamic Center Baitul Musinin (ICBM) di Masjid Agung Sleman, Sabtu.

Bupati mengatakan bahwa menjelang penyelenggaraan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan kurang lebih 38 hari lagi, semangat kebersamaan perlu tetap dijaga.

“Perbedaan pilihan merupakan suatu hal yang wajar. Akan tetapi bagaimana dengan adanya perbedaan itu semangat kebersamaan tetap kita jaga. Saling menghargai dan menghormati, itulah konsep yang kita harapkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati hadir sekaligus berkesempatan untuk membuka kegiatan kajian Akbar.

Kajian tersebut merupakan agenda rutin yang diselenggarakan ICBM dengan menghadirkan Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat sebagai pemateri.

Panitia penyelenggara kajian, Imam Agus Salim mengatakan bahwa kegiatan kajian tersebut merupakan kegiatan rutin diselenggarakan tiga kali dalam jangka waktu satu tahun.

“Setidaknya peserta yang ditargetkan hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 2.000 sampai 3.000 peserta,” katanya.
 

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Empat kecamatan di Gunung Kidul diterjang tanah longsor

Gunung Kidul (ANTARA) – Hujan deras dengan durasi cukup lama yang mengguyur Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (6/3) hingga Kamis (7/3) mengakibatkan banjir dan tanah longsor di empat kecamatan, yakni Gedangsari, Nglipar, Semin dan Ngawen.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul, Edi Basuki di Gunung Kidul, Sabtu, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir dan tanah longsor yang menerjang empat kecamatan tersebut..

BPBD mengimbau kepada warga di sekitar aliran Sungai Oya untuk selalu memantau perkembangan debit air.

“Hal ini diharapkan menjadi perhatian serius, sebab Sungai Oya saat ini menjadi sungai rawan banjir di Gunung Kidul. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi,” kata Edi.

Data  BPBD Gunung Kidul dari laporan yang masuk, ada 104 Kepala Keluarga(KK) di empat kecamatan terdampak longsor dan banjir. Rincian tanah longsor terjadi di 27 titik sedangkan 63 rumah yang terendam banjir.

Puluhan rumah tersebut diantaranya tergenang banjir. Sebagian yang lain tergenang luapan sungai Oya. Rumah yang terkena luapan Sungai Oya paling banyak terjadi di Kecamatan Ngawen. Dikarenakan rumah-rumah tersebut berada tidak jauh dari bantaran Sungai Oya. Sementara rumah yang tergenang banjir lebih banyak terjadi di Kecamatan Semin dan Nglipar.

Akibat banjir dan longsor tersebut ada sebanyak kurang lebih 60 KK mengungsi. Sementara di Padukuhan Krinjing, Desa Mertelu Kecamatan Gedangsari, satu ekor sapi dan 13 ekor ayam milik salah satu warga bernama Sumpono dinyatakan hanyut terbawa luapan sungai.

Selain mengungsi di balai padukuhan dan rumah toko, para warga/korban terdampak banjir dan tanah longsor mengungsi di rumah warga yang terdekat. Hingga kini BPBD bersama petugas gabungan masih terus melakukan pendataan di empat kecamatan terdampak.

Wakil Bupati Gunung Kidul, Immawan Wahyudi bersama Kepala Pelaksana BPBD turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan dampak longsor dan banjir di empat kecamatan terdampak.

“Awalnya menolak untuk direlokasi, Kemarin satu persatu warga terdampak saya datangi, dan berbicara dengan mereka. Akhirnya mau direlokasi,” kata Immawan.

Pewarta: Sutarmi
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur instruksikan OPD terlibat tangani banjir di Jatim

Ini sangat penting untuk mempercepat pemulihan dampak yang diakibatkan banjir di sejumlah daerah di Jatim

Surabaya (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur(Jatim), Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) setempat terlibat langsung menangani daerah terdampak banjir di daerah itu.

“Ini sangat penting untuk mempercepat pemulihan dampak yang diakibatkan banjir di sejumlah daerah di Jatim,” katanya ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Sabtu.

Menurut dia, OPD di Pemprov Jatim harus ikut menangani bencana banjir dan berkoordinasi aktif dengan pemerintah daerah setempat, agar mempercepat pemulihan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Pembagiannya, kata dia, yakni Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan BPBD Jatim menangani daerah Pacitan, Madiun, Magetan dan Ngawi.

Daerah Trenggalek dan Nganjuk ditangani oleh Dinas PU SDA dan Dinas ESDM, selanjutnya daerah Tulungagung, Kediri dan Blitar ditangani Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Perkebunan.

Kemudian, daerah Sidoarjo, Gresik dan Probolinggo menjadi tanggung jawab Dinas Koperasi dan UMKM dan Disperindag, sedangkan daerah Bojonegoro dan Tuban menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan.

“Khusus Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, penanganan fasilitas pendidikan dan kesehatan untuk seluruh daerah terdampak banjir atau 15 kabupaten,” ujarnya..

Tidak itu saja, untuk kebutuhan pembagian sembako pada 15 kabupaten terdampak banjir menjadi tanggung jawab BPBD, Dinas Sosial dan Biro Kesejahteraan Sosial.

“Untuk sembako harus diupayakan agar bisa sampai pada masyarakat yang paling terpencil, dan jika tidak dapat diakses oleh transportasi kendaraan maka menggunakan perahu karet dibantu oleh relawan,” katanya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut juga berpesan kepada seluruh kepala OPD harus terus berkoordinasi dengannya maupun Wagub Jatim Emil Dardak serta kepala daerah yang wilayahnya terdampak banjir.

“Jangan lupa siapkan solusi penanganannya agar masyarakat dapat segera bangkit dan ekonominya tetap berjalan baik,” kata mantan Menteri Sosial tersebut.

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ustadz Abdul Somad ingatkan jangan menyepelekan kaum perempuan

Meulaboh, Aceh (ANTARA) – Ustadz Abdul Somad, yang akrap disapa UAS, mengingatkan masyarakat di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, agar tidak menyepelekan perempuan karena kaum hawa memiliki peran yang lebih dalam semua aspek kehidupan.

“Jangan pernah sepelekan perempuan, tidak ada laki – laki bisa mengandung, karena perempauan juga hadir laki – laki di dunia ini,” katanya saat tabligh akbar di Dayah Serambi Aceh, Meulaboh, Aceh Barat, Jumat petang.

Bertepatan juga pada peringatan Hari Perempuan se-Dunia yang jatuh pada 8 Maret 2019, ustadz asal  Riau itu mengajak kaum laki – laki daerah setempat untuk terus berbuat yang terbaik untuk perempuan yang telah berjuang melahirkan anak.

Ia juga mengajak masyarakat Aceh Barat, mencontoh seorang pahlawan nasional bernama Cut Nyak Dhien, yakni pahlawan berdarah Aceh yang diakui dunia, yang makamnya ada di Sumedang, Jawa Barat.

“Perempuan Aceh itu hebat – hebat, saya sudah berkeliling melihat perempuan Aceh memiliki kekuatan. Kekuatanya di jilbab, banyak perempuan Islam di luar tapi tidak berjilbab. Makanya Aceh ini bisa menjadi contoh yang baik,” katanya.

Saat ini, kata dia, perempuan tidak boleh lagi berpangku tangan dan mesti mengubah paradigma tentang istilah lama, yakni pekerjaan perempuan hanya di “sumur, dapur, kasur”, dan terakhir kubur, sebab bangsa Indonesia membutuhkan peran perempuan di berbagai bidang.

Termasuk, kata dia, untuk mengisi parlemen atau pun jabatan politis yang bisa memperjuangkan hak perempuan dan agama Alllah SWT.

Untuk itu, UAS mengajak masyarakat memilih calon legislatif (caleg) yang berkeinginan memperjuangkan agama Islam.

“Kalau ada yang sudah pernah berjanji berjuang untuk Islam, tapi tidak dilakukan, maka jangan pilih lagi dia. Jangan pilih orang yang tersangkut hukum dunia dan akhirat, seperti korupsi, narkoba dan yang merusak Islam,” katanya.

Berjihad, katanya, bukan hanya berperang melawan musuh dalam peperangan agama Islam seperti di Palestina melawan Israel.

“Namun jihad juga dapat dilakukan secara konstitusi di parlemen, jangan sampai digaji APBN sampai di parlemen justru tidur,” katanya.

Tabligh akbar UAS ke Aceh Barat difasilitasi Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh berlangsung 60 menit.

Sebelumnya UAS telah mengunjungi beberapa kabupaten lain di Aceh dan melanjutkan untuk safari dakwah merata ke wilayah barat selatan Aceh. 

Pewarta: Anwar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkot Singkawang terapkan pembelajaran berbasis IT dan multimedia

Singkawang (ANTARA) – Pemerintah Kota(Pemkot)  Singkawang mulai menerapkan sistem pembelajaran berbasis IT dan multimedia untuk jenjang pendidikan SD dan SMP di kota itu.

“Seiring berkembangnya zaman, teknologi juga ikut berkembang. Bahkan perkembangannya pun kini sudah sangat massif dan hampir tidak bisa dijangkau dengan logika manusia,” kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie di Singkawang, Sabtu.

Menurutnya, perkembangannya pun, sudah menyentuh semua aspek kehidupan dan sangat berpengaruh pada pola pikir dan karakter anak bangsa. “Termasuk dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Mungkin, katanya, dulu cara mengajar hanya mendengarkan guru menjelaskan, atau belajar hanya dengan membaca buku di Perpustakaan. “Tapi sekarang dengan semakin berkembangnya teknologi, cara atau model mengajar dan belajar dapat lebih maksimal,” ujar Tjhai.

Guru tidak hanya menerangkan di depan, tetapi dapat langsung memberikan referensi, contoh dan gambaran secara langsung kepada murid. Begitu juga dengan murid dalam mengakses pelajaran, tidak hanya dilakukan di kelas atau di sekolah, tetapi dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun.

“Pemkot Singkawang pada 2019 telah meluncurkan media pelajaran berbasis IT dan multimedia kepada masing -masing tujuh Sekolah Dasar (SD) dan  Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Singkawang, yang salah satunya di SMP Negeri 3 Singkawang,”katanya.

Dia berharap, sekolah-sekolah yang telah mendapat sarana IT dan Multimedia, harus siap dalam mengoperasikan sarana tersebut. “Karena ini merupakan salah satu langkah Pemkot Singkawang dalam meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran sekaligus menuju Revolusi Teknologi 4,0 yang ditargetkan Presiden Joo Widodo,” ujar Tjhai.

Namun disamping bermanfaat, menurutnya, teknologi juga dapat berdampak negatif jika kita salah dalam menggunakan atau kurangnya bimbingan serta pengawasan. “Untuk itu, besar harapan saya kepada bapak/ibu guru dan masyarakat, ayo sama-sama mengontrol dan mengawasi generasi-generasi millenial kita dalam menggunakan teknologi,” pintanya.

Kepada anak-anak, dia berpesan, agar menyikapi perkembangan teknologi ini dengan bijak dan tepat sasaran. “Jangan sampai teknologi yang harusnya menyejahterakan kita, malah menjadi penghancur,” tandas Tjhai.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPBD sebutkan 900 meter lahan gambut Aceh Barat terbakar

Area terbakar tidak begitu luas dan bisa ditangani oleh warga setempat.

Meulaboh, Aceh (ANTARA) – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Darmawan, menyampaikan luas lahan gambut kering yang terbakar di kawasan hutan desa Kecamatan Arongan Lambalek hanya berkisar 90 meter atau dalam arena 30 X 30 meter.

“Yang terbakar tidak begitu luas, hanya sekitar 30 x 30 meter pada satu lokasi dan informasi dari petugas kami bahwa titik api sudah padam setelah waktu shalat magrib tadi,” katanya melalui sambungan telepon kepada Antara di Meulaboh, Jumat malam.

Ia menjelaskan petugas pemadam kebakaran bersama armada belum sempat dikerahkan ke lokasi, namun titik api sudah dilaporkan padam karena area terbakar tidak begitu luas dan bisa ditangani oleh warga setempat.

Dia menyebutkan bahwa selama kurun waktu beberapa hari terakhir suhu udara cukup panas dan musim kemarau melanda wilayah pesisir Aceh, sehingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa saja terjadi dengan berbagai faktor.

“Kemudian titik panas itu bisa terdeteksi dengan mudah sensor modis satelit di saat kondisi seperti ini. Memang betul ada kebakaran lahan dan tim kami terus memantau perkembangannya di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad menyatakan, satelit menemukan tiga titik panas terdeteksi yang merupakan indikasi kebakaran hutan dan lahan berada di wilayah Aceh

Ketiga titik panas tersebut tersebar di tiga daerah, dua titik panas di antaranya berada pada wilayah Barat – Selatan, seperti Aceh Barat, di Kecamatan Arongan Lambaek, dan Nagan Raya, di Kecamatan Darul Makmur.

Sedangkan satu titik panas terdapat di wilayah Tengah yang merupakan penghasil tanaman kopi baik jenis Arabika maupun Robusta dengan kualitas ekspor, yakni Aceh Tengah terpantau di Kecamatan Bebesan. 

Baca juga: Hampir tiga hektare lahan gambut Aceh Barat terbakar

Pewarta: Anwar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

3 Anggota TNI gugur ditembak KKSB di Nduga

ANTARA-Kontak senjata  kembali terjadi antara kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) dengan anggota TNI yang  terjadi di Distrik Mugi, Nduga, Papua. Dalam kontak senjata tersebut tiga anggota TNI gugur, dan sepuluh anggota KKSB tewas. Peristiwa ini terjadi saat sedang melakukan pengamanan pergeseran pasukan pembangunan jembatan Jalan Trans Papua.

PT Krakatau Engineering klarifikasi jumlah TKA China

 (Antara)-PT Krakatau Engineering selaku penanggung jawab pekerja asing asal china, yang dipekerjakan di Proyek Blast Furnace PT Krakatau Steel, mengklarifikasi tudingan keberadaan ribuan tenaga kerja asing yang sempat viral, karena di protes warga, di salah satu kawasan komplek elit di kabupaten Serang, Banten. Direktur Utama PT Krakatau Engineering memastikan, para pekerja ahli yang didatangkan untuk melakukan transfer keahlian kepada tenaga kerja lokal ini, jumlahnya tak lebih dari seratus orang, dan paling lama dipekerjakan sampai kurun waktu enam bulan.