Edgar dari ternak piranha hingga diterima di Harvard

Jakarta (ANTARA) – Bagi Alfian Edgar Tjandra atau Edgar (18) matematika bukanlah pelajaran yang menakutkan, ia bahkan sudah mengenalnya sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK).

“Pertama kali dikenalkan orang tua dengan matematika waktu TK dengan permainan logika Think Fun, ini sangat membantu saya terutama dalam mengerjaka soal yang banyak,” ujar Edgar saat ditemui di Sekolah Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu.

Berkat kecintaannya akan matematika, Edgar meraih sejumlah penghargaan nasional dan tingkat internasional. Pada 2012 saat duduk dibangku kelas lima SD, ia mendapat medali perak pada ajang olimpiade matematika di India. Pada 2013, ia berhasil meraih medali perak pada ajang olimpiade matematika di Bulgaria. Begitu juga pada ajang olimpiade matematika meraih medali Absolute Winner atau medali emas pertama pada 2014.

Ia juga meraih medali perunggu pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan mendapat medali perunggu saat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan medali emas OSN SMA. Edgar yang meraih medali perak di International Mathematical Olympiad (IMO) ke-59 tingkat SMA di Cluj-Napoca, Rumania pada 2018.

Sebenarnya,dulu ia kurang tertarik dengan matematika. Ketika kecil ia mengaku anak yang nakal dan hiperaktif. Ia bahkan pernah beternak ikan piranha selama dua bulan. Cita-citanya saat SD malah ingin menjadi atlet tenis. Namun ketika SMP, kakinya cedera dan malas latihan tenis. Sejak saat itu, ia menekuni matematika.

Edgar yang duduk di kelas XII SMA Kharisma Bangsa itu, juga mengaku sangat beruntung orang tuanya tidak mengenalkannya dengan matematika dengan soal-soal, melainkan dengan permainan. Ia mengaku tidak menyenangi belajar matematika melalui soal, bahkan ia hanya bertahan selama enam bulan saat mengikuti les matematika.

“Orang tua sangat berperan dalam hal ini, saya tidak pernah dikenalkan melalui soal-soal yang banyak tetapi melalui permainan,” kata dia lagi.

Edgar juga mengaku beruntung karena keluarganya juga menyenangi matematika. Ayahnya yang seorang pengusaha dan tiga kakaknya juga menyenangi matematika. Meski bergelar juara, ia tak melulu belajar. Disela-sela waktunya ia gunakan untuk bermain game online.

Saat siswa-siswa lain mengeluhkan sulitnya soal Ujian Nasional (UN) Matematika jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), ia mengaku yakin bisa mendapatkan nilai terbaik.Menurutnya, soal UN matematika berbeda dengan yang ada pada buku pelajaran, yang mana lebih banyak soal cerita.

“Menurut saya UN matematika lebih mudah,” kata Edgar yang mengaku kurang menyukai pelajaran hafalan itu.

Untuk membuat anak-anak menyukai matematika, ia memiliki saran yakni pelajaran matematika jangan terlalu rumit, karena di luar negeri sekalipun matematika tingkat lanjut seperti integral atau logaritma baru pada tingkat kuliah.

Berkat prestasinya pula, ia tak perlu bersusah payah mencari perguruan tinggi. Sejumlah perguruan tinggi ternama melamarnya untuk menjadi mahasiswa seperti National University of Singapore dan Nanyang Technology University di Singapura, Carnegie Melon University di Amerika Serikat hingga Waterloo University di Kanada. Meski demikian, ia lebih memilih untuk mendaftar di Harvard University dan berhasil lolos seleksi.

Kiat tembus Harvard

Untuk menembus kampus ternama dunia itu, dia mengatakan harus membuat esai mengenai dirinya. Menurut dia, kampus di luar negeri mempertimbangkan banyak hal untuk bisa diterima. Tidak hanya pencapaian akademik tetapi prestas di luar akademik hingga kontribusi untuk masyarakat.

Edgar mengaku pernah mengajar matematika di sebuah SD di daerah pedalaman Kalimantan. Ia juga memiliki aktivitas lain di luar akademiknya yakni bermain tenis dan mendaki gunung. Saat mendaftar di Harvard, ia harus membuat tiga esai yang ditulis dalam Bahasa Inggris.

Tema esainya seperti kegagalannya mencapai puncak Gunung Rinjani pada 2015. Ia kemudian melakukan diet dan melakukan berbagai persiapan hingga akhirnya berhasil mencapai puncak Rinjani pada 2016.

“Intinya dari esai itu adalah semangat pantang menyerah dan menjadi lebih baik,” kata dia.

Kepala Sekolah SMA Kharisma Bangsa, Imam Husnan Nugroho, mengatakan Universitas Harvard hanya menerima 150 mahasiswa internasional. Oleh karenanya prestasi Edgar sangat membanggakan.

Imam mengatakan pihaknya memang sudah menyiapkan para peserta didik mulai dari SMP agar bisa diterima di kampus luar negeri, dengan berbagai ujian seperti TOEFL dan tes akademik untuk masuk di kampus Amerika Serikat yakni SAT.

Imam menjelaskan untuk masuk kampus luar negeri tidak hanya mempertimbangkan akademik. Tetapi juga aktivitas di luar akademik. Menurut Imam, keseimbangan antara aktivitas akademik dengan aktivitas sosial menjadi pertimbangan Universitas Harvard dalam menerima peserta didik.

“Kami berusaha untuk menfasilitasi itu.Maka, sejak kelas VIII SMP sampai IX SMA. Kami dapat memupuk anak-anak untuk terus berbuat lebih baik dalam hidupnya, tidak hanya diri sendiri tetapi untuk orang lain,” jelas Imam.

Imam juga mengatakan pihaknya akan belajar dari prestasi Edgar yang berhasil diterima di Harvard. Imam juga berharap prestasi Edgar dapat menginspirasi siswa lainnya, meskipun hampir sepertiga lulusan Kharisma Bangsa melanjutkan studi ke luar negeri.

Oleh Indriani
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri BUMN resmikan monumen panser anoa

ANTARA, Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan monumen panser anoa buatan PT Pindad di taman Cibeunying, kota Bandung Sabtu pagi. Monumen ini dibuat sebagai bentuk apresiasi PT Pindad yang tengah berulang tahun ke-36 dan panser anoa yang telah terjual lebih dari 350 unit ke organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Produser Sizuka/Editor Dudy)

Kekuatan Militer Indonesia

Kekuatan Militer Indonesia

Militer Indonesia masih diperhitungkan sebagai salah satu yang terkuat di dunia. Survei Global Firepower 2019 menempatkan kekuatan militer Indonesia di urutan ke-15 dunia. Peringkat tersebut diukur berdasarkan lebih dari 50 faktor, diantaranya letak geografis, jumlah penduduk, sumber daya alam, anggaran militer, kekuatan personel, dan jumlah alutsista yang dimiliki suatu negara.

Sejarawan dorong Muaro Jambi peduli jejak sejarah Raden Mattaher

Jambi (ANTARA) – Sejarawan dan budayawan Jambi, Junaidi T Noor, mendorong Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi memperhatikan dan peduli jejak perjuangan Raden Mattaher yang berada di daerah itu.

“Raden Mattaher berjuluk ‘Singo Kumpeh’ merupakan sosok pejuang Jambi yang berpengaruh bagi masyarakat Jambi, banyak jejak perjuangannya di wilayah Jambi, dan Pemkab Muaro Jambi harus turun tangan memperhatikan peninggalan dan jejak perjuangannya di wilayah itu,” kata Junaidi T Noor di Jambi, Sabtu (6/4).

Ia menyebutkan, salah satu jejak perjuangan sekaligus peninggalan Raden Mattaher adalah pondok tempatnya gugur saat diserbu Belanda tepatnya di Maro Sebo Kabupaten Muarojambi.

Pondok itu, menurut dia, masih ada berdiri dengan bentuk yang masih sama.

“Di pondok itu terdapat lubang peluru tentara Belanda, di sana pula adik Raden Mattaher juga gugur tertembak. Lubang-lubang bekas peluru itu masih ada di sana,” katanya.

Kepedulian dan perhatian Pemkab Muaro Jambi untuk mengurus dan mengangkat jejak perjuangan Raden Mattaher di sana sangat strategis, karena merupakan jejak perjuangan yang sangat berpengaruh bagi masyarakat Jambi.

“Jadi jangan hanya menggenjot kawasan Percandian Muara Jambi saja, selain itu ada jejak perjuangan pejuang Jambi yang ada di Maro Sebo sana. Cobalah untuk diperhatikan dan diangkat oleh Pemkab Muaro Jambi,” kata sejarawan itu penuh semangat.

Ia juga menuturkan, selain pondok Raden Mattaher, jejak sang pejuang itu juga adalah nama daerah “Kemingking” yang menjadi tempat ditemukanya jari Raden Mattaher setelah gugur, dan nama itu menjadi nama daerah yang dikenal warga hingga saat ini.

Raden Mattaher yang disebut Singo Kumpeh karena keberanian dan kemampuannya dalam peperangan dengan tentara Belanda. Base camp perjuangan Raden Mattaher adalah di daerah itu. Yang mana dia bersama pasukannya mencegat kapal-kapal Belanda di daerah Kumpeh.

Terkait pengusulan Raden Mattaher menjadi pahlawan nasional pada tahun 2019 ini, Jaenuddin meminta agar semua pihak fokus untuk melengkapi persyaratan dan kajiannya, sehingga bisa tuntas pada 2019 ini.

“Semuanya harus fokus dan melengkapi dokumen dan hasil kajiannya secara lengkap,” kata Junaidi.
 

Pewarta: Syarif Abdullah
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri BUMN resmikan loko ber-ac dan co-working space stasiun Bandung

ANTARA, Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia meresmikan lokomotif berpendingin udara dan co-working ruang penumpang untuk melakukan pekerjaan di stasiun Bandung Sabtu pagi. Fasilitas tersebut dibuat demi meningkatkan keselamatan penumpang melalui kenyamanan seorang masinis di dalam lokomotif. (Produser Sizuka/Editor Dudy) 

Pemprov Jabar bangun kolam retensi lebih besar di Dayeuhkolot

Bandung (ANTARA) – Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan kolam retensi yang lebih besar akan dibangun di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung sebagai salah satu upaya mengatasi banjir di kawasan tersebut.

“Upaya pemerintah terus berlangsung ya dan kita juga tahun ini sudah menyiapkan tambahan satu danau retensi yang lebih besar di lokasi lain. Makin banyak parkir air di tempat seperti ini mudah-mudahan mengurangi potensi banjir,” kata Gubernur Emil, di Bandung, Sabtu.

Hari ini Gubernur Emil meninjau titik banjir di desa Bojong Asih, Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, dan pada kesempatan tersebut pihaknya juga menyerahkan bantuan logistik ke masyarakat terdampak banjir yang ditampung di aula kantor Desa Bojong Asih.

“Semakin banyak lokasi parkir air diharapkan mengurangi potensi banjir saat curah hujan tinggi,” katanya.

Selain itu, proyek terowongan Nanjung yang kini dalam proses pembangunan, diyakininya akan mempercepat aliran Sungai Citarum sehingga meminimalisir banjir di sejumah wilayah Bandung.

Ditargetkan terowongan tersebut, kata Gubernur Emil, akan rampung akhir tahun ini.

“Proses konstruksinya kan belum selesai, kalau itu (terowongan Nanjung) selesai jadi tidak akan ada kenaikan air karena alirannya akan lebih cepat ke situ,” ujarnya.

Saat ini, banjir sudah berangsur surut dan sejumlah warga yang mengungsi sudah kembali ke rumahnya.

Aktivitas sekolah dan industri di wilayah tersebut berlangsung normal namun Emil mengimbau warga untuk tetap selalu waspada karena cuaca yang tidak menentu dan sulit diprediksi.

“Kita tidak bisa memprediksi secara teknis ya ada cuaca ekstrim, saya minta warga tetap tenang dan waspada karena kita juga terus berupaya,” tutur Emil.

Menjelang hari pencoblosan Pileg dan Pilpres tanggal 17 April mendatang, Gubernur Emil memastikan tidak akan terganggu dan tetap sesuai jadwal dan keamanan pun akan ditingkatkan di wilayah terdampak banjir.

“Jelang pencoblosan H-10, menurut perhitungan kita kalau tidak ada hujan besar tiga hari lagi banjir akan surut. Disamping kita juga tingkatkan keamanan, mudah-mudahan semua berjalan normal,” katanya.

Baca juga: DPRD Jabar dorong penambahan kolam retensi
Baca juga: Ratusan orang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Bandung
Baca juga: Pembangunan Kolam Retensi Cieunteung ditargetkan selesai 2017

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

LSM edukasi pemilih pemula melalui kampanye #GuePilihPeduli

Jakarta (ANTARA) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan Bela Negara Nasional Indonesia atau Beneran Indonesia menyelenggarakan serangkaian kegiatan kampanye sosial bertemakan #GuePilihPeduli yang bertujuan mengedukasi pemilih pemula.

“Rangkaian kegiatan kampanye sosial #GuePilihPeduli ini adalah bagian dari upaya Beneran Indonesia untuk mendorong generasi muda untuk memiliki kepedulian terhadap isu demokrasi dan ikut aktif dalam kegiatan Pemilihan Umum yang akan berlangsung sebentar lagi,” ujar seorang pendiri Yayasan Beneran Indonesia, Avia Destimianti, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Rangkaian kegiatan ini terdiri dari edukasi literasi digital melalui media sosial, simulasi pemilihan umum ke 3 sekolah di Jakarta dan puncaknya, kegiatan dengan format “Amazing Race” yang diberi nama Aku Cinta Indonesia (ACI) pada hari Sabtu, tanggal 6 April 2019.

Peserta yang terdiri dari 150 siswa siswi SMA dan sederajat dari wilayah Jabodetabek ini diajak untuk memainkan berbagai permainan secara kekinian dan interaktif di beberapa tempat yang iconic dan memiliki nilai historis, yakni di Museum Nasional, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Fatahillah, dan Museum Keramik. Para peserta yang tergabung dalam beberapa kelompok ini mengikuti berbagai kuis interaktif, mini games.

Setelah memperoleh wawasan melalui berbagai permainan yang diikuti, seluruh peserta diberikan proyek sosial untuk menemui warga di sekitar Kota Tua. Tujuannya untuk memberikan edukasi mengenai pemilihan umum.

“Kegiatan edukasi melalui permainan kekinian dan interaktif ini bukanlah yang pertama diselenggarakan oleh Yayasan Beneran Indonesia. Setelah antusiasme peserta Aku Cinta Indonesia (ACI) di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, kegiatan ini yang mengambil tema #GuePilihPeduli ini pun diharapkan menjadi “ruang perjumpaan” di tengah segregasi yang terjadi di sekolah-sekolah,” kata Avia lagi.***3***

Pewarta: Indriani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

UMM pecahkan rekor MURI buat replika dinosaurus terbesar dari tempe

Malang (ANTARA) – Kelompok mahasiswa praktikum “event management Prospero” Program studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pembuatan replika dinosaurus terbesar yang terbuat dari tempe, Sabtu (6/4).

Replika dinosaurus berukuran 7×5 meter ini “disembelih” oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Penyembelihan replika dinosaurus berbahan tempe itu sekaligus menandai peresmian destinasi wisata baru di Kota Batu, yakni Kampung Hijau Tempenosaurus.

“Dilaunchingnya Kampung Hijau Tempenosaurus sesungguhnya menginisiasi bangunan peradaban kemanusiaan. Karena yang diharapkan dari pembangunan dimanapun adalah ‘people center development’, pusat dari seluruh pembangunan adalah pembangunan manusia yang ada di dalamnya,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di sela pemecahan rekor MURI tersebut di Batu.

Menurut Khofifah, membangun perkampungan adalah membangun peradaban. Membangun peradaban adalah membangun tatanan sosialnya, budayanya, serta estetikanya. “Partnership ini terbangun dengan sangat baik, antara korporasi yakni PT Indana dan UMM sebagai perguruan tinggi,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor UMM Dr Fauzan mengatakan proses pembangunan kampung ini tidak cukup berhenti pada pengecetan. UMM juga akan mulai memikirkan perencanaan tatanan sosial, ekonomi, bahkan pendidikannya, terutama upaya peningkatan kompetensi masyarakatnya.

Upaya pembangunan dari segala aspek oleh UMM juga dilakukan di wilayah lainnya. Selain Kampung Warna Warni Jodiban di Kota Malang, lainnya adalah Wisata Kampung Topeng Desaku Menanti Kota Malang, serta sejumlah wilayah lainnya. UMM juga akan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Turen, Kabupaten Malang.

Proses pembuatan tempe sebagai bahan baku pembuatan replika dinosaurus ini sudah mulai dilakukan, Selasa (2/4). Hal ini dilakukan karena proses pembuatan tempe membutuhkan waktu cukup lama, yakni 3-4 hari. Tak sampai mubadzir, sebab replika ini dibagikan kepada pengunjung dan masyarakat yang melintas di sekitar kawasan wisata Jawa Timur Park 3.

Jamroji, dosen pembimbing praktikum Prospero mengungkapkan untuk mewujudkan pemecahan rekor MURI tersebut, ia dan mahasiswa bimbingannya melibatkan warga sekitar maupun perusahaan penyedia cat, yakni PT Inti Daya Guna Aneka Warna (Indana), dan Jawa Timur Park Group.

“Untuk membuat replika dinosaurus dari tempe ini dibutuhkan tenaga kurang lebih 12-15 orang dan menghabiskan biaya hampir Rp20 juta yang digunakan untuk menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan,” kata Jamroji.

Ia mengaku untuk mewujudkan pemecahan rekor MURI ini, usaha yang dilakukan tidaklah mulus. “Banyak hal yang harus dihadapi dan diselesaikan bersama. Karena proyek ini melibatkan banyak pihak, sehingga dalam membuat suatu keputusan harus dimusyawarahkan bersama,” tuturnya.

Ketika pengajuan pemecahan rekor MURI ini ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi. Rencana awal replika dinosaurus berbahan baku tempe itu akan diberi formalin dan dipamerkan di Jawa Timur Park 3. Namun, untuk kategori makanan, tempe yang dibuat replika disyaratkan untuk dikonsumsi dan tidak boleh tersisa.

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Empat pendaki Gunung Sumbing dikabarkan alami hipotermia

Wonosobo (ANTARA) – Sebanyak empat pendaki asal Jombang, Jawa Timur, dikabarkan mengalami hipotermia di Puncak Garuda, puncak tertinggi Gunung Sumbing di perbatasan Kabupaten Wonosobo, Temanggung, dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kapolsek Kalikajar Iptu Budi Rustanto di Wonosobo, Sabtu, membenarkan telah menerima informasi bahwa empat pendaki asal Jombang tersebut mengalami hipotermia.

“Ada empat pendaki asal Jombang mengalami hipotermia di Puncak Garuda, puncak tertinggi Gunung Sumbing. Saat ini Tim SAR dari Stickpala berjumlah 18 orang telah berupaya melakukan evakuasi,” katanya.

Ia menuturkan informasi masih sebatas hal tersebut dan informasi lebih lanjut akan disampaikan kemudian.

Hipotermia adalah suatu kondisi di mana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Penyakit hipotermia juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 derajat Celcius, sedangkan tubuh manusia mampu mengatur suhu pada zona termonetral antara 36,5 hingga 37,5 derajat Celcius.*

Baca juga: Gunung Sindoro-Sumbing segera dibuka untuk pendakian

Baca juga: Api di Gunung Sumbing sudah padam

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Danlantamal Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Di Bawah Laut

Makassar (ANTARA) – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono memimpin upacara pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih serta penandatanganan Pakta Integritas oleh Asisten Danlantamal VI serta Kasatker Lantamal VI Makassar di dasar laut Pulau Samalona.

“Ada dua kegiatan yang kami laksanakan, pertama itu pencanangan pembangunan zona integritas menuju bebas korupsi dan kedua penandatanganan pakta integritas,” ujar Danlantamal VI Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono di Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan di dasar laut mengandung makna mendalam bahwa dasar laut merupakan kawasan yang masih sangat bersih.

Menurut dia, niat untuk berbenah dan hal-hal yang ingin dicapai harus dilakukan di tempat yang bersih dan salah satunya adalah di bawah laut. Karena dasar laut sebagai simbol bahwa Lantamal VI Makassar siap mewujudkan kawasan yang bebas dari korupsi dan mewujudkan wilayah reformasi birokrasi yang bersih dan melayani.

“Lantamal VI Makassar yang merupakan bagian dari TNI Angkatan Laut turut mendukung program pemerintah, kami mencanangkan pembangunan Zona Integritas menuju wilayah yang bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, filosofi air atau laut adalah pemersatu bangsa ini. Dengan demikian, Lantamal VI menginisiatifkan pelaksanaan penandatanganan integritas di bawah laut.

“Ini merupakan cerminan bahwa laut sebagai pemersatu bangsa. Kami ingin memberikan pembelajaran tentang arti filosofi air dan hidup,” terangnya.

Sedangkan tujuan dari pelaksanaan penandatanganan zona integritas dan pakta integritas adalah mendukung program pemerintah dalam hal untuk mencapai pemerintahan yang bersih dan berwibawa khususnya bidang reformasi birokrasi.

Upacara penandatanganan pencanangan zona integritas dan pakta integritas di dasar laut tersebut dihadiri Wadan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Hanarko Djodi Pamungkas, Para Asisten Danlantamal VI, Dansatrol Lantamal VI, Kafasharkan Makassar, Dirpolair Polda Sulsel, Lo Kodam XIV Hasanuddin, Danyonmarhanlan VI, Kasdim 1408 Makassar, para pejabat Lantamal VI lainnya dan Kepala satuan jajaran Lantamal VI Makassar.

Turut hadir juga perwakilan Basarnas Makassar, Polair Polda Sulsel, Marine Science Diving Club (MSDC) Universitas Hasanuddin (Unhas), Mapala Universitas Muslim Indonesia Diving Club, Fisheries Diving Club (FDC) Unhas, Kantor Bea Cukai Makassar, Kantor Otoritas Pelabuhan Makassar, PT Pelindo IV, KPLP Makassar dan Kantor Kesyahbandaran Makassar.

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres tinjau pembangunan rumah tahan gempa di NTB

Lombok Tengah, NTB (ANTARA) – Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja di Nusa Tenggara Barat dalam rangka meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi pembangunan rumah tahan gempa (RTG) di Dusun Montong Dao, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (6/4).

Wakil Presiden (Wapres) Muhammad Jusuf Kalla beserta rombongan didampingi Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Tengah H Moh Suhaili FT dan ratusan masyarakat dan pelajar di tempat itu. Turut mendampingi Wapres, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo dan sejumlah pejabat Kementerian PUPR dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto.

Wapres sempat berdialog dengan masyarakat dan mendengarkan pemaparan dan penjelasan terkait proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi Rekontruksi Pascagempa NTB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Wapres JK berharap kepada masyarakat Desa Teratak untuk menjaga rumah tahan gempa yang telah dibangun melalui bantuan pemerintah tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Bantuan ini untuk mengurangi kesulitan masyarakat. Tentu atas apa yang diberikan bisa dijaga dengan baik dan disyukuri dan doakan kepada pihak yang sudah membantu dan berharap ini cepat selesai,” ujar Wapres kepada masyarakat.

Selain itu, Wapres juga mengapresiasi atas apa yang dilakukan pemerintah mulai pusat, provinsi, kabupaten/kota, Kementerian PUPR dan TNI serta relawan yang telah membantu proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa yang terjadi di NTB pada akhir Juli hingga Agustus 2018.

“Selamat dan terima kasih telah bekerja keras membantu masyarakat, baik gubernur, bupati, wali kota, tentara, kementerian PU,” katanya.

Sementara itu, Satgas Percepatan Rehabilitasi Rekontruksi Pascagempa NTB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan pemerintah telah mencairkan anggaran sebesar Rp110 miliar.

“Dana ini di antaranya disalurkan untuk pembangunan rumah Rp5 miliar dan bantuan langsung kepada masyarakat sebesar Rp2,5 miliar. 

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

500 perempuan ikuti simulasi pemilu

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 500 perempuan dari berbagai kelompok pada Sabtu, di GOR Bulungan, Jakarta mengikuti simulasi pemilu 2019.

Simulasi itu diselenggarakan oleh Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) bersama KAPAL Perempuan dan Migrant CARE.

Deputi Sekretaris Jenderal Bidang Program Koalisi Perempuan Indonesia Sutriyatmi mengatakan simulasi pemilu juga diadakan untuk mengidentifikasi kesenjangan akses yang dialami kelompok perempuan penyandang disabilitas, lansia, dan pemilih pemula.

Simulasi melibatkan 15 perempuan dan kelompok rentan seperti perempuan penyandang disabilitas, lansia, ibu rumah tangga, perempuan miskin kota, perempuan muda, buta aksara, dan lain-lainnya.

Kerumitan dan luasnya cakupan Pemilu 2019 serta kurangnya akses informasi bagi perempuan dan kelompok rentan, berpotensi menimbulkan kerawanan tidak sahnya suara mereka.

Dari hasil simulasi tersebut, banyak perempuan yang mengalami kesulitan dalam mencoblos karena pemilu kali ini memberikan lima surat suara, atau empat suara bagi penduduk DKI.

Beberapa peserta juga merasa pemilu kali ini cukup rumit, mulai dari surat suaranya yang banyak, bilik suara dinilai terlalu kecil untuk surat suara yang terlalu besar hingga kesulitan untuk memasukkan kertas ke dalam surat suara.

Koalisi Perempuan menghitung waktu yang dibutuhkan satu orang untuk mencoblos, perempuan tanpa kerentanan membutuhkan waktu hingga lima menit, sementara kelompok lainnya membutuhkan waktu hingga tujuh menit untuk mencoblos.

Hasil dari simulasi tersebut akan dijadikan rekomendasi bagi Komisi Pemilihan Umum untuk perbaikan.*

Baca juga: Polda-KPU Papua Barat gelar simulasi pencoblosan

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penyakit infeksi pernafasan dan pencernaan serang balita

Makassar (ANTARA) – Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit infeksi saluran pernafasan dan gangguan pencernaan yang paling sering menyerang anak di Makassar.

Dr Setia Budi di Makassar, Sabtu, mengatakan kondisi yang terjadi saat ini masih sama dengan hasil penelitian yang dirilis kementerian kesehatan pada 2013.

“Hasil riset (sesuai data departemen kesehatan pada 2013) menunjukkan 41,9 persen anak di Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pencernaan dan 12,2 persen terkena diare. Hal itu juga berlaku di Makassar saat ini,” katanya.

Ia menjelaskan, besarnya potensi ancaman kedua penyakit itu menyerang anak-anak khususnya di usia balita dikarenakan beberapa hal seperti anak yang sedang dalam masa aktif.

Untuk menghindari itu, kata dia, maka orang tua waspada dengan memperhatikan nutrisi dan perlindungan yang tepat.

Yakni dengan memberikan asupan probiotik seperti lactobacillius rhamnosus yang telah diuji klinis dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna dan meningkatkan daya tahan tubuh.

“Memang belum ada riset terbaru soal kedua penyakit itu (sejak 2013), namun memang besar di Makassar. Artinya butuh pemberian asupan yang cukup untuk si kecil,” ujarnya.*

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

100 prajurit tangguh dibalik pembangunan huntara

Pandeglang (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Pandeglang didukung pemerintah Provinsi Banten dan pusat, melalui kementerian terkait serta pihak lainnya, memprogramkan pembangunan 824 unit hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember 2018.

Dalam pelaksanaan pembangunan huntara itu, ada 100 orang prajurit tangguh dari empat kesatuan yang tanpa kenal lelah bekerja sosial agar para korban bencana itu bisa segera menempati hunian layak, setelah rumahnya hancur akibat diterjang tsunami dahsyat.

“Kalian adalah prajurit hebat, saat masyarakat sedang tidak berdaya, kalian hadir untuk memberikan pertolongan,” kata Komandan Kodim 0601 Pandeglang, Letkol Inf. Denny Juwon Pranata, saat pemulangan 100 prajurit tangguh itu di Pandeglang, Jumat.

Sebanyak 100 personel TNI yang bertugas membantu pembangunan hunian sementara (huntara) yang tergabung dari 4 kesatuan yakni Kodim 0601 Pandeglang, Yonif 320 Badak Putih, Yonsipur III Bandung dan Yonsibang Bandung di kembalikan ke satuannya masing-masing.

Denny memberikan apresiasi pada para prajurit karena selama penugasan telah menunjukkan semangat dan kehebatan sehingga pembangunan huntara dapat berjalan dengan baik.

“Terima kasih atas pengabdian yang telah kalian berikan, semoga jerih payah tenaga kalian semua dapat bermanfaat bagi masyarakat Pandeglang,” kata Denny.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi TNI atas dedikasi dan loyalitas dalam membantu pembangunan huntara di Kabupaten Pandeglang.

“TNI sangat membantu pemerintah daerah, dimana para prajurit TNI sangat setia membantu pembangunan huntara di wilayah bencana, berkat peran TNI huntara sudah terbangun 100 unit,” katanya.

Kegigihan para prajurit TNI dalam membantu pembangunan huntara, menurut Irna, sebagai bukti bahwa TNI menjadi garda terdepan dalam membela rakyat.

“Terima kasih atas kontribusinya. Selamat berkumpul dengan keluarga, jangan lelah dan bosan apabila kami memerlukan bantuan dan tenaga bapak-bapak sekalian,” ujar Irna.

Menurut dia, kehadiran para prajurit TNI dan gabungan personel lainya dalam penyelesaian penanganan bencana di Kabupaten Pandeglang termasuk paling cepat. Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat.

Selesai sebagian

Sebanyak 400 rumah hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember 2018 di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten telah selesai dan siap dihuni.

“Target pembangunan huntara bagi korban tsunami Selat Sunda sebanyak 824 unit, dan 400 unit diantaranya sudah siap dihuni,” kata Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang, Syarif Hidayat.

Ia juga menjelaskan, dari total 824 unit huntara yang dibangun, yang telah selesai 400 unit, yakni 300 unit di Kecamatan Sumur dan 100 unit di Cibenda, Kecamatan Carita dan Citanggok Kecamatan Labuan.

“Citanggok dan Cibenda sudah ada 100 unit yang selesai tinggal masang KWH listrik. Mudah-mudahan minggu depan bisa dihuni, sisanya sedang kami kerjakan,” ujarnya.

“Setelah selesai dari Cibenda dan Citanggok akan mengerjakan yang di Sukaresmi dan Mekarsasri, Kecamatan Panimbang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jika anggaran yang diperlukan untuk membangun satu unit huntara kurang lebih Rp14,475 juta.

Bupati Pandeglang Irna Narulita, menilai jika penangan pascabencana di Kabupaten Pandeglang saat ini termasuk cepat. Pasalnya, di daerah lain yang sama terdampak bencana masih proses persiapan huntara.

“Di Pandeglang termasuk cepat, saat ini saja sudah setengah kebutuhan huntara sudah rampung dan siap diisi dari jumlah yang akan dibangun,” katanya.

Pembangunan huntara tersebar di 15 titik dengan total 824 unit, baik yang dibangun oleh BNPB, donasi perusahaan BUMN, swasta dan berbagai lembaga lainnya.

Tsunami Selat Sunda terjadi pada 22 Desember 2018 dan menerjang sebagian pesisir pantai di Provinsi Lampung dan Banten. Di Provinsi Banten kawasan yang terdampak tsunami diantaranya, Kecamatan Cinangka dan Anyer, Kabupaten Serang.

Kabupaten Pandeglang merupakan daerah terparah. Beberapa kecamatan yang terkena bencana di daerah ini, seperti Kecamatan Labuan, Carita, Panimbang termasuk Pantai Tanjung Lesung dan Sumur.

Banyak masyarakat di Kabupaten Padeglang kehilangan tempat tinggal akibat terjangan tsunami sehingga harus tinggal di pengungsian. Pemerintah membangun huntara untuk tempat tinggal sementara, dan hunian tetap untuk merelokasi para warga terdampak tsunami itu.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengusulkan pembangunan hunian tetap (huntap) kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk masyarakat korban bencana tsunami di daerah ini sebanyak 824 unit.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyatakan pengusulan pembangunan huntap sesuai dengan hasil pendataan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten tertanggal 22 Januari 2019 sebanyak 824 unit.

Kementerian PUPR, melalui Ditjen Penyedia Perumahan menyatakan hanya akan membantu huntap sebanyak 717 unit.

Menurut Bupati, apabila Kementerian PUPR merealisasikan pembangun huntap sebanyak 717 unit tentu masih kekurangan 107 unit.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Gubernur Wahidin Halim dapat mencarikan solusi, terkait kebutuhan huntap itu.

“Kami minta semua pembangunan huntap itu direalisasikan sebanyak 824 unit,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Kementerian PUPR akan membangun huntap itu yang masuk kategori rumah rusak berat dan rusak total, sedangkan rumah yang rusak sedang belum bisa terakomodasi.*

Baca juga: Dispar Banten sebut Anyer aman untuk dikunjungi wisatawan

Baca juga: Relawan ACT lanjutkan gowes menuju Banten bantu korban bencana

Oleh Sambas
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wagub Bali harapkan sumbangsih pemikiran pemuka Agama Hindu

Semoga pertemuan ini bisa melahirkan pemikiran-pemikiran yang baik dan tentunya memberikan manfaat luar biasa untuk swadharma (kewajiban) kita dalam bernegara serta beragama,

Denpasar (ANTARA) – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengharapkan sumbangsih pemikiran dari para pemuka agama Hindu untuk menuntun umat agar berjalan di jalan kebenaran dan tak lepas dari ajaran agama.

“Tak lupa pula saya mengharapkan doa agar semuanya bisa tetap harmonis dan damai seperti yang selalu kita harapkan,” kata Wagub yang akrab dipanggil Cok Ace itu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Paruman Agung Dharma Ghosana se-Nusantara, di Sanur, Denpasar, Sabtu.

Pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan “paruman agung” yang digelar untuk mempertemukan Ida Pedanda (pendeta Hindu) dan orang-orang suci yang bahkan hadir dari seantero Nusantara.

“Semoga pertemuan ini bisa melahirkan pemikiran-pemikiran yang baik dan tentunya memberikan manfaat luar biasa untuk swadharma (kewajiban) kita dalam bernegara serta beragama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Cok Ace juga mengajak krama (warga) Bali dan umat Hindu khususnya untuk senantiasa menjalankan swadarma (kewajiban) masing-masing dalam kehidupan beragama serta kehidupan sehari-hari. “Sehingga keselamatan dan kedamaian alam semesta beserta isinya selalu terjaga,” ucapnya

Sementara itu, Ketua Dharma Ghosana Kota Denpasar Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa Putra Keninten menyebut paruman agung ini sebagai wahana pertemuan pemuka agama Hindu dari seluruh Nusantara.

“Paruman kali ini mempertemukan lebih dari 400 Ida Pedanda dan secara rutin, paruman ini diadakan setiap enam bulan sekali yang berarti pula bertujuan agar hubungan personal antarpemuka agama bisa semakin erat,” tutur Ida Pedanda Arimbawa.

Pertemuan tersebut, lanjut dia, untuk menyamakan pemikiran dan persepsi Ida Pedanda Siwa-Budha terkait ajaran-ajaran agama yang sudah diwariskan secara turun-temurun terutama untuk umat Hindu.

“Agar tata-cara, upacara dan upakara serta praktiknya di lapangan bisa berjalan serupa. Ini untuk peningkatan kualitas prosesi yang dilaksanakan agar semakin baik sesuai sastra agama Hindu,” katanya.***3***

Pewarta: Ni Luh Rhismawati
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Labuhan Pantai Parangkusumo

Sejumlah abdi dalem Keraton Yogyakarta berdoa saat Prosesi Labuhan Parangkusumo di Pantai Parang Kusumo, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (6/4/2019). Prosesi adat yang dihadiri ribuan warga dan digelar setiap satu tahun sekali tersebut merupakan bentuk puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Tingalan Dalem Jumenengan atau bertakhtanya Sri Sultan HB X sebagai Raja Keraton Yogyakarta. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.

Tidak punya tiket, seorang penumpang KM Ciremai nekad lompat ke laut

Sorong (ANTARA) – KM Ciremai dari Manokwari hendak sandar di pelabuhan Kota Sorong, Papua, Sabtu, terpaksa kembali mencari seorang penumpang bernama Erwin (18) yang melompat dari atas kapal, tepatnya di perairan depan Pulau Raam.

Aksi lompat tersebut menghebohkan seluruh penumpang karena 30 menit kapal hendak sandar di pelabuhan Kota Sorong, tiba-tiba putar haluan kembali mencari pria yang lompat dari atas kapal tersebut.

Petugas kapal KM Ciremai berhasil menyelamatkan pria yang lompat dari atas kapal tersebut dengan melempar alat pelampung dan tali lalu menariknya naik kembali ke atas kapal.

Saat ditarik petugas naik ke atas kapal pria tersebut dibully penumpang lainnya karena aksi nekatnya itu membuat KM Ciremai terlambat sandar di pelabuhan Kota Sorong.

Menurut Sugiyanto Sekuriti KM Ciremai bahwa Erwin melakukan aksi melompat dari atas kapal karena bertengkar dengan salah satu petugas kapal lantaran yang bersangkutan naik kapal dari Manokwari tidak memiliki tiket.

Dia menambahkan bahwa pria tersebut telah diamankan oleh petugas kapal dan langsung diserahkan kepada petugas gabungan pelabuhan Kota Sorong.

Akibat aksi lompat pria tersebut KM Ciremai mengalami keterlambatan sekitar 40 menit sandar di pelabuhan Kota Sorong.

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementerian Perhubungan bantu lima unit bus sekolah di NTT

Kupang (ANTARA) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan memberikan bantuan bus sekolah untuk lima lembaga pendidikan di Nusa Tenggara Timur sebagai sarana transportasi bagi para siswa di lima lembaga pendidikan itu.

Ketua Komisi V DPR-RI, Farry Djemi Francis didampingi Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XII NTT, Dr. Syafrin Liputo ketika ditemui Antara usai melakukan penyerahan bus sekolah di lembaga pendidikan ST Maria Asumpta, Sabtu, mengatakan penyerahan bantuan bus sekolah bertujuan untuk memudahkan akses transportasi bagi para siswa.

Lima lembaga pendidikan yang menerima bantuan bus sekolah dari pemerintah pusat yaitu lembaga pendidikan ST Maria Asumpta, SMA Tunas Bangsa, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Seminari Klaret Kabupaten Kupang dan Seminari Wilibrodus di Betun, Kabupaten Malaka..

Farry mengapresiasi Kementerian Perhubungan yang memberikan bantuan enam unit bus sekolah untuk lembaga pendidikan di provinsi berbasis kepulauan ini.

Ia menjelaskan, bantuan bus sekolah dari pemerintah pusat itu merupakan upaya pemerintah guna meningkatkan indeks pembangunan masyarakat NTT.

“Sektor pendidikan akan terus meningkat apabila didukung sarana dan prasarana pendidikan memadai termasuk dukungan akses transportasi sehingga para siswa lebih mudah datang sekolah maupun ke kampus,” kata Farry.

Sementara itu Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XII NTT, Dr. Syafrin Liputo mengatakan bantuan lima unit bus sekolah itu merupakan realisasi dari proposal yang diajukan beberapa lembaga pendidikan di NTT pada 2018.

“Kami berharap bantuan bus sekolah ini memberikan manfaat bagi keberlangsungan kegiatan pendidikan di enam sekolah di NTT ini,” kata Syafrin.

Sedangkan Ketua Yayasan Bina Wirawan Kupang, Suster Theofila C.IJ mengucapkan terimah kasih atas dukungan Kementerian Perhubungan RI serta Ketua Komisi V DPR-RI untuk mengalokasikan bantuan satu unit bus sekolah untuk lembaga pendidikan ST Maria Asumpta, Kota Kupang.

Baca juga: 11 bus Trans Metro Pekanbaru masih mangkrak
Baca juga: Lima pondok pesantren dapat bantuan bus sekolah dari Kemenhub

 

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bekraf Developer Day digelar di Gorontalo

Gorontalo (ANTARA) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Bekraf Developer Day (BDD) 2019 yang dihadiri oleh 300 peserta di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Sabtu.

Kabiro Perencanaan Keuangan Bekraf, Ahmad Rekotomo di Gorontalo mengatakan melalui Deputi Infrastruktur, pihaknya mengadakan BDD yang bertujuan untuk mengembangkan ekosistem ekonomi digital.

“Hal ini dilakukan dengan cara menyediakan platform teknologi bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya subsektor aplikasi dan game,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya BDD, para pelaku ekonomi kreatif dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri yang ada pada saat ini, agar Indonesia dapat berkompetisi dengan para developer (pengembang) mancanegara.

“Kegiatan ini juga menghubungkan para developer dengan pemerintah dan pelaku industri agar menjadi ajang peserta mengembangkan diri mereka. Kita juga menghadirkan beberapa pelaku industri yang berbagi ilmu kepada developer,” ucapnya.

Sementara itu CEO Dicoding Kevin kurniawan selaku partner Bekraf untuk penyelenggaraan BDD 2019 mengatakan jika pihaknya membantu developer dari hulu hingga ke hilir.

“Kita punya empat pilar utama, yaitu academy, challenge, event dan jobs, kita membantu peserta atau developer. Saat ini kita menjadi mitra pelatihan Google resmi di Indonesia,” jelasnya.

Ia menjelaskan jika pihaknya memiliki dua misi, yaitu menyuplai talenta terbaik untuk teknologi di Indonesia dan membantu developer yang memiliki produk untuk sukses.

Kasubdit Manajemen Pelaksanaan TIK, Deputi Infrastruktur Bekraf, Muhammad Azhar Iskandar Zainal menambahkan jika kegiatan itu akan diadakan di 10 kota di Indonesia dan Gorontalo adalah kota kedua untuk pelaksanaannya.

“Kita melihat banyak potensi di daerah yang belum digali, oleh karena itu kita menggelar road show untuk mencari talenta-talenta yang tersembunyi untuk diberikan pelatihan secara luring dan secara daring bekerjasama dengan Decoding dengan memberikan beasiswa,” pungkasnya.

Baca juga: Bekraf ajak pelaku usaha matangkan konsep bisnis untuk tarik investasi
Baca juga: Bekraf dorong pelaku usaha kreatif tembus pasar ekspor

Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

HUT ke-48 Askrindo

Direktur Utama PT Askrindo (Persero), Andrianto Wahyu Adi (kiri) berbincang dengan Komisaris PT Askrindo (Persero) Encep Sudarwan (kanan) saat acara “Family Gathering” Askrindo di Ancol, Jakarta, Sabtu (6/4/2019). Kegiatan yang bertemakan “Satu Langkah Satu Tujuan Kita Tingkatkan Daya Saing Perusahaan” ini untuk memperingati HUT ke-48 Askrindo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.

Korban longsor mile 74 ditemukan meninggal di tambah bawah tanah

Jayapura (ANTARA) – Dua karyawan PT.Freeport yang sempat tertimbun longsor, saat bekerja di tambang bawah tanah, Sabtu (6/4) ditemukan tewas.

Jasad kedua karyawan yang tertimbun saat terjadi tanah longsor, Rabu (3/4) yang juga mencederai dua rekannya, yakni Meksy Kembuan dan Yohanis Yoku.

Sedangkan dua karyawan yang tewas tertimbun, yaitu Kawi Yanto Waroy dan Taufik Adnin Rasyad, kata Kapolres Mimika AKBP Agung Mulianto kepada Antara, Sabtu.

Dikatakannya, dari laporan yang diterima Sabtu dini hari sekitar pukul 01.45 wit, jasad salah satu korban ditemukan dan kemudian setelah dilakukan pencaharian jasad korban lainnya sekitar pukul 06.00 wit kembali ditemukan.

Kedua jenazah kemudian dibawa ke RS Tembagapura untuk dilakukan otopsi.

Para korban mengalami bencana tanah longsor bebatuan dari conveyor di area Ore Bin 6 conveyor 66 Feeder 6 MLA mile 74 yang merupakan kawan tambang bawah tanah, kata Agung yang dihubungi dari Jayapura.

Jubir PT Freeport Reza Pratama secara terpisah mengatakan, tim penyelamat PT Freeport Indonesia berhasil menemukan jenazah dari dua orang karyawan Deartemen Ore Flow yang meninggal dalam insiden di Ore Bin 6, Rabu (3/4).

Kedua jenazah akan diberangkatkan ke Palopo,Sulawesi Selatan dan Jayapura, untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Segenap keluarga besar PT FI menyampaikan duka cita dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, kata Reza Pratama.

Baca juga: Pencarian karyawan Freeport yang tertimbun longsor dilanjutkan

Baca juga: Pendulangan liar di Freeport perlu diatur Perda

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ma’ruf Amin resmikan SMP berbasis tahfidz Al-Quran

Harapannya siswa-siswi SMP ini nantinya bisa menjadi hafidz Al-Quran, ujar Gus Thohir

Serang, Banten (ANTARA) –
Cawapres Nomor Urut 01 Ma’ruf Amin meresmikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Plus 30 Juz Al-Quran Atthohiriyyah, yang merupakan SMP berbasistahfidz (menghafal) Al-Quran, di Serang, Banten, Sabtu.

Peresmian dilakukan dengan pemotongan pita dan membaca doa. Dalam kesempatan itu Ma’ruf didampingi pengasuh tertua Pondok Pesantren Atthohiriyyah, KH. Ulfi Zaini Thohir.

Putra KH. Ulfi Zaini Thohir, Gus Muhammad Thohir menjelaskan, SMP tersebut nantinya akan menggunakan kurikulum, namun siswa-siswinya diwajibkan mondok atau menetap.

Seluruh murid SMP itu nantinya dituntut untuk menghafalkan Al-Quran 30 juz. “Harapannya siswa-siswi SMP ini nantinya bisa menjadi hafidz Al-Quran,” ujar Gus Thohir.

Gus Thohir mengatakan, SMP tersebut berada di bawah naungan Pesantren Atthohiriyyah yang didirikan ulama Serang mendiang Abuya KH. Muhammad Thohir.

Sebelum meresmikan SMP tersebut, Kiai Ma’ruf sempat berziarah ke Makam Abuya KH. Muhammad Thohir, didampingi beberapa kiai penerus Abuya Thohir, yaitu KH. Murtadho dan KH. Hidayatuddin Amin, dan KH. Muhtadi Zaini Thahir.

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov Jabar akan tanami KBU dengan tanaman berbuah

Bandung (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Bandung dengan pemulihan hutan-hutan di Bandung Raya khususnya di Kawasan Bandung Utara (KBU) dengan menanam tanaman berbuah di kawasan tersebut.

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu. Sabtu, mengatakan sedang menggelar rapat persiapan teknis yang menginisiasi komitmen dan keseriusan dalam menangani permasalahan banjir.

“Hulu itu akan kita tanami dengan tanaman-tanaman yang berbuah, yang kita inginkan adalah tanaman yg setahun juga sudah bisa berbuah,” katanya.

Dia mengatakan saat ini kekuatan serapan air di Kawasan Bandung Utara itu tergerus oleh banyaknya lahan yang ditanami oleh perkebunan dan sayur-sayuran.

Dengan demikian, katanya, volume air banyak mengalir ke hilir yang didominasi area Bandung Raya.

“Nah mudah-mudahan dalam sekian tahun bisa mengurangi potensi-potensi banjir bandang yang sering kali terjadi di Bandung,” katanya.

Selain itu ia juga akan menggandeng PT. Pindad dalam penyelesaian masalah Sungai Citarum. Pindad akan memanfaatkan sejumlah teknologinya seperti  alat penghisap lumpur dan mesin pengambil sampah.

“Tadi saya bilang, teknologinya disorting apa lagi yang Pindad punya. Kan dia (Pindad) juga sedang beli ekskavator,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa tidak bisa semua alokasi dana bantuan perusahaan disalurkan untuk penyelesaian Citarum. Selain itu ada lagi sektor yang membutuhkan dana untuk menanggapi proyek jangka pendek.

“Jadi tidak bisa semuanya ke Citarum, kebutuhan yang lain harus kita perhatikan, itu kan membutuhkan sebuah pengelolaan,” katanya.
 

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rumah keong korban gempa Lombok

Awaludin menggendong anaknya di depan rumah Hunian Tetap (Huntap) korban gempa berbentuk keong di Dusun Montong Dao, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (6/4/2019). Rumah seluas 8 x 8 meter berbahan campuran semen, kapur, pasir, kayu, dan besi berbentuk rumah keong dan tahan gempa hingga 10 SR tersebut merupakan bantuan pihak Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama para donatur.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/hp.

Pengunjung MusikMesse Frankfurt 2019 minati paviliun Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Pengunjung MusikMesse Frankfurt 2019 banyak meminati paviliun Indonesia, sebagian besar merupakan pembeli ataupun pelaku bisnis di bidang industri alat musik yang berasal dari Jerman, namun juga berasal dari berbagai negara di Eropa bahkan berasal dari Amerika, Asia, dan Afrika.

Beberapa calon pembeli sudah membuat janji temu bisnis dengan para delegasi Indonesia di Paviliun Indonesia. Mereka antusias dengan inovasi produk intrumen musik Indonesia, kata Deputi Pemasaran Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Joshua Simandjuntak dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu.

Paviliun Indonesia untuk pertama kalinya hadir di agenda itu dikoordinasikan Bekraf dengan membawa sebelas peserta pelaku di industri alat musik Indonesia yang bergerak di bidang: instrumen alat musik, perangkat musik dan asesorisnya.

Kegiatan Paviliun Indonesia ini juga didukung oleh perwakilan Indonesia di Jerman yaitu: Konsulat Jenderal R.I di Frankfurt dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg.

Joshua mengakui, untuk memasarkan produk di pasar internasional diperlukan strategi khusus untuk dapat menembus dan bersaing dengan ribuan nama merek yang sudah terlebih dahulu melanglang buana di dunia alat musik.

“Dalam hal kualitas produk alat musik, Indonesia tidak kalah, bahkan sangat mampu bersaing dengan produk lainnya dalam kancah internasional, namun tampilan produk saja tidak cukup, para pelaku kreatif mesti mampu memahami keseimbangan akan 3 hal, yakni: kualitas, harga, dan merek,” kata Joshua.

Pada pameran itu, lanjut Joshua, para pelaku kreatif ditantang untuk terus meningkatkan kemampuan berbisnis baik dari sisi kalkulasi harga maupun kontinuitas produksi sampai komitmen pengiriman sehingga dapat melayani permintaan pasar dengan baik.

Di samping itu strategi lainnya menurut Joshua adalah produk alat musik Indonesia juga harus diperkenalkan oleh figur-figur musisi dengan cara memakai produk alat musik buatan Indonesia.

Menurut data yang dirangkum UN Comtrade, angka ekspor Indonesia di bidang instrumen musik ke pasar internasional pada 2018 mencapai 585 juta dolar AS dan penetrasi pasar ekspor Indonesia ke negara Jerman mencapai 66,6 juta dolar AS pada 2018.

Baca juga: Bekraf dorong pelaku usaha kreatif tembus pasar ekspor
Baca juga: Industri alat musik Indonesia tampil pertama di Frankfurt

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengobatan keliling satgas pamtas menyasar hingga perbatasan RI-PNG

Penyakit yang banyak diderita masyarakat adalah malaria dan luka infeksi

Jayapura (ANTARA) – Satuan tugas (satgas) pengamanan perbatasan (pamtas) TNI dari Yonif 328/DGH melaksanakan pengobatan keliling dengan mendatangi kampung-kampung hingga di perbatasan antara Provinsi Papua di Indonesia dan negeri tetangga Papua Nugini (PNG).

Komandan Yonif 328/DGH Mayor (Inf) Erwin Iswari kepada Antara di Jayapura, Jumat mengatakan, secara berkala anggota satgas pamtas  mendatangi kampung-kampung untuk mengobati warga atau memeriksa kesehatannya.

Ia menjelaskan kegiatan pengobatan keliling pada Kamis (4/4) dilaksanakan di Kampung Yetti, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.

Dari laporan yang disampaikan anggota satgas pamtas, kata dia, terungkap kehadiran tim kesehatan awalnya disambut heran dan takut oleh warga Papua Nugini (PNG) yang sedang mengunjungi saudaranya di Kampung Yetti.

“Bahkan banyak anak-anak dan ibu-ibu memilih menghindar,” katanya.

Namun, katanya, setelah dilakukan pendekatan akhirnya mereka dengan senang hati ikut memeriksakan kesehatannya bersama penduduk Kampung Yetti.

“Penyakit yang banyak diderita masyarakat adalah malaria dan luka infeksi,” katanya

Ia menambahkan masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dengan mendatangi tempat pemeriksaan. Kegiatan tersebut juga dijadikan sarana untuk bersilaturahmi dengan warga.

“Tidak semua kampung didatangi karena kami memang sengaja mencari lokasi yang tidak memiliki fasilitas kesehatan dan kalaupun ada jaraknya jauh, sementara sarana transportasi terbatas,” demikian Erwin Iswari.

Baca juga: Cegah malaria, Satgas Pamtas “fogging” Kampung Kibay-Keerom, Papua

Baca juga: Satgas cek kesehatan warga di perbatasan Papua

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bibit jagung gratis dibagikan kepada petani Gorontalo

Tanggal 1 Maret lalu Presiden menginap di Gorontalo. Saya sampaikan bahwa jagung ini benar-benar hasil Gorontalo. Beliau menjanjikan kalau masyarakat benar-benar mendukung untuk jagung, maka tahun ini beliau alokasikan anggaran untuk 200 ribu hektare

Gorontalo (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Gorontalo membagikan bibit jagung secara gratis kepada para petani di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara.

Penyerahan dilakukan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie secara simbolis kepada empat kelompok tani di Desa Bulontio Barat, Jumat.

Bibit jagung hibrida untuk Kecamatan Sumalata dialokasikan untuk 133 hektare atau 1.995 kilogram, dengan nilai Rp87.780.000.

Sementara alokasi untuk Kabupaten Gorontalo Utara sebanyak 1.117 hektare atau senilai Rp737.220.000.

“Tanggal 1 Maret lalu Presiden menginap di Gorontalo. Saya sampaikan bahwa jagung ini benar-benar hasil Gorontalo. Beliau menjanjikan kalau masyarakat benar-benar mendukung untuk jagung, maka tahun ini beliau alokasikan anggaran untuk 200 ribu hektare,” katanya.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu juga menjamin harga jual jagung di tingkat petani, tidak akan berada di bawah harga terendah yakni Rp3.150 per kilogram.

Pemantauan terus dilakukan antara Diskumperindag bekerja sama dengan TNI dan Polri.

“Saya minta harga jagung dipantau, jangan sampai harga jagung dipermainkan oleh penjual. Harga jagung dengan kadar air 17 persen tidak boleh di bawah Rp3.150. Makanya saya minta petani jangan menjual jagung dalam kondisi basah,” tambahnya.

Pada kunjungan kerja di Kabupaten Gorontalo Utara, pemprov menggelar Bakti Sosial NKRI Peduli di dua lokasi yang berbeda yakni di Desa Deme I, Kecamatan Sumalata Timur dan Desa Bulontio Barat, Kecamatan Sumalata.

Pemprov Gorontalo juga menggelar pasar murah dengan komoditas seperti beras, minyak goreng, merica, bawah putih, bawang merah, gula pasir, telur dan ikan yang dijual dengan harga Rp5.000 per kilogram.

Baca juga: Rusli Habibie optimistis Gorontalo mampu produksi sejuta ton jagung

Baca juga: Menjadikan Gorontalo sentra jagung nasional

Pewarta: Debby H. Mano
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiga guguran lava pijar diluncurkan Gunung Merapi

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan

Yogyakarta (ANTARA) – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan tiga kali guguran lava pijar dalam enam jam pengamatan mulai 00.00 WIB sampai 06.00 WIB pada Sabtu.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam pernyataan resminya menyebutkan tiga guguran lava pijar selama periode periode tersebut memiliki jarak luncur maksimum 950 meter yang mengarah ke hulu Kali Gendol.

Selain guguran lava, pada periode tercatat 7 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 hingga 70 mm selama 30.3 hingga 95.7 detik, dan 1 kali gempa fase banyak dengan amplitudo 12 mm selama 13.6 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah Merapi teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 25 meter di atas puncak kawah. Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udaranya 17.6-20.9 derajat Celsius dan kelembapan udaranya 72-98 persen dan tekanan udara 568.7-709.2 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.

Baca juga: Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar ke Kali Gendol

Baca juga: Guguran lava pijar Merapi menarik perhatian wisatawan

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMGK: waspadai gelombang 3-7 meter di perairan NTT

Siklon tropis ini tidak hanya berdampak pada gelombang di wilayah perairan laut, tetapi juga hujan disertai angin akan terjadi di hampir seluruh wilayah NTT

Kupang (ANTARA) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai gelombang setinggi 3-7 meter yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan laut Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kondisi ini dipicu oleh adanya siklon tropis yang saat ini terjadi di selatan Pulau Timor,” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun EL Tari, Bambang Santiajid kepada di Kupang, Sabtu.

Menurut dia, potensi gelombang setinggi 3-7 meter terjadi di Laut Timor, selatan Nusa Tenggara Timur.

Sementara potensi gelombang setinggi 5-7 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), dan tinggi gelombang 2,5-5 meter berpotensi terjadi di perairan Laut Sawu.

Potensi gelombang setinggi 3-5 meter terjadi di perairan selatan Pulau Sumba dan perairan selatan Kupang hingga Pulau Rote.

Bambang menambahkan, siklon tropis ini tidak hanya berdampak pada gelombang di wilayah perairan laut, tetapi juga hujan disertai angin akan terjadi di hampir seluruh wilayah NTT.

Mengenai posisi siklon, dia mengatakan mulai bergerak kearah Tenggara, diprakirakan exist setidaknya empat hari kedepan.

Karena itu, masyarakat harus tetap waspada, terutama yang melakukan aktivitas di wilayah perairan laut selama beberapa hari ke depan ini, katanya. 

Baca juga: Gelombang perairan laut NTT kembali meninggi

Baca juga: Tinggi Gelombang Laut NTT Capai Lima Meter

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bahas pilpres-pileg, Komnas HAM-aktivis LSM Papua gelar diskusi

Diskusi ini untuk mendapatkan masukan dan mengidentifikasi berbagai informasi dari para LSM HAM di Papua dan aktivis lainnya, danjuga penyelenggara pemilu, Bawaslu dan KPU, tentang potensi kerawanan yang bisa menghilangkan hak warga negara dalam pemi

Jayapura (ANTARA) – Kantor Perwakilan Komnas HAM di Provinsi Papua menggelar diskusi dengan para aktivis LSM di Bumi Cenderawasih terkait pelaksanaan pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) 2019.

“Diskusi ini untuk mendapatkan masukan dan mengidentifikasi berbagai informasi dari para LSM HAM di Papua dan aktivis lainnya, dan juga penyelenggara pemilu, Bawaslu dan KPU, tentang potensi kerawanan yang bisa menghilangkan hak warga negara dalam pemilu,” kata Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM di Provinsi Papua Frits B Ramandey di Kota Jayapura, Jumat.

Menurut dia, potensi kerawanan yang pertama adalah terkait distribusi logistik pemilu di sejumlah tempat di Papua, lalu terkait dengan para penyelenggara yang bisa berpotensi menimbulkan kerawanan.

“Termasuk distribusi form C6 dan penghitungan suara yang merupakan potensi menjadi konflik, juga para warga di wilayah pengungsian atau konflik dan wilayah bencana di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya,” katanya.

Dalam diskusi itu, kata dia, disinggung juga soal sejumlah wilayah rawan yang telah dikeluarkan oleh pihak kepolisian sehingga menjadi perhatian semua pihak termasuk Komnas HAM Provinsi Papua.

“Dari diskusi ini juga ingin mendorong adanya partisipasi warga negara dengan meminta kepada para penyelenggara, KPU dan Bawaslu, tapi juga pihak kepolisian untuk pastikan agar warga negara tersalurkan hak politiknya,” katanya.

Mengenai disabilitas, para tahanan, warga yang sakit jiwa dan pasien yang berada di rumah sakit, Frits mengaku hal itu menjadi perhatian dan telah disampaikan kepada komisioner Bawaslu Provinsi Papua.

Dalam diskusi ini dihadiri oleh para ketua dan perwakilan dari LSM yang ada di Papua, seperti AlDP, Elsham Papua, Tiki, SKPKC, LBH Justice dan LBH Papua, Jerat Papua, Yadupa dan sejumlah aktivis independe lainnya.

“Kurang lebih 20 perwakilan LSM dan lembaga HAM di Papua yang hadir dalam diskusi ini,” katanya.

Baca juga: Kualitas logistik pemilu untuk Papua rendah

Baca juga: Warga perbatasan RI-PNG siap laksanakan pemilu

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penertiban pelintas batas RI-PNG disosialisasikan di Kampung Skofro

Sosialisasi tersebut dilakukan agar masyarakat mau membuat kartu lintas batas yang diberlakukan sebagai pengganti paspor

Jayapura (ANTARA) – Kantor Imigrasi Jayapura, Provinsi Papua, melaksanakan sosialisasi penertiban lintas batas negara RI-Papua Nugini (PNG) di Kampung Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.

Kepala Imigrasi Jayapura Gatut Setiawan, di Jayapura kepada Antara,Jumat menjelaskan sosialisasi itu telah dilaksanakan Kamis (4/4) dihadiri tokoh masyarakat beserta warga yang memadati balai Desa Skofro.

Ia menjelaskan sosialisasi tersebut dilakukan agar masyarakat mau membuat kartu lintas batas yang diberlakukan sebagai pengganti paspor.

Pihak Imigrasi akan mempermudah dan membantu bagi warga yang akan membuat kartu lintas batas yang akan diberikan kepada wni dan digunakan saat mengunjungi sanak keluarga di PNG.

“Bagi warga yang ingin mengurus kartu lintas batas, akan dibantu dan tidak dikenakan biaya apapun,” kata Gatut.

Ia mengatakan bahwa khusus untuk Suku Manem yang terdiri atas lima marga yang hidupnya terpencar di wilayah RI dan PNG diizinkan masuk wilayah RI tanpa kartu lintas batas, namun itu hanya berlaku di Kampung Skofro.

“Sebaliknya bila mereka melintas ke kampung lainnya maka akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Gatut Setiawan.

Kampung Skofro merupakan salah satu kampung di Kabupaten Keerom yang berbatasan langsung dengan wilayah PNG.

Baca juga: Enam pos lintas batas Papua tak beroperasi

Baca juga: 5.000 wisatawan kunjungi perbatasan RI-PNG

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hoaks, perubahan nama kementerian agama

Jakarta (ANTARA/Jacx) Kembali beredar informasi melalui unggahan di media sosial yang mengatakan bahwa akan dilakukan perubahan Kementerian Agama menjadi Kementerian Haji,Zakat dan Wakaf.

Dalam informasi itu juga disampaikan bahwa dengan perubahan itu maka status agama dalam buku pernikahan akan dihapus dan peraturan pernikahan tentang adanya saksi, wali dan penghulu akan ditidakan.

Klaim  : Kementerian agama akan diubah namanya menjadi Kementerian Haji, Zakat dan Wakaf
Rating : Salah/Disinformasi

Penjelasan :
Penelusuran dari Tim subdit pengendalian konten internet Kementerian Komunikasi dan Informatika, isu tersebut merupakan isu daur ulang yang pernah ada pada 2014 lalu setelah pasangan calon Presiden Joko Widodo dan calon Wakil Presiden Jusuf Kalla memenangi pilpres 2014.

Isu tersebut telah dibantah oleh Presiden Joko Widodo dalam sebuah kesempatan di tahun 2014.

Cek fakta: Jokowi bantah akan hapus Kementerian Agama
  Tangkapan layar klarifikasi artikel hoaks Subdit Pengendalian konten internet Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Pewarta: Tim Jacx dan Kominfo
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Waspada cuaca ekstrem

Petir menyambar di kawasan Fly Over Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatera Barat, Jumat (5/4/2019). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi peringatan dini dan cuaca ekstrem hujan lebat dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia hingga Sabtu (6/4/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww.

Menteri ATR: Suasana akademik dukung Unsyiah jadi kelas dunia

Banda Aceh (ANTARA) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menyatakan suasana akademik akan mampu menjadikan Universitas Syiah Kuala sebagai perguruan tinggi kelas dunia.

“Artinya, suasana akademik yang di dalamnya selalu ada ruang diskusi, pemaparan hasil seminar dan penelitian, akan mampu menjadikan Unsyiah menjadi universitas kelas dunia,” katanya di AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela memberikan kuliah umum bertajuk “Unsyiah Menuju Universitas Kelas Dunia: Tantangan dan Persiapan yang harus dilakukan manajemen dan civitas” yang diikuti ratusan mahasiswa.

Ia menjelaskan dengan terciptanya ruang akademik yang baik yang maka berbagai hambatan tidak menjadi sebuah persoalan besar sebab ada sumber daya manusia yang memiliki komitmen bersama untuk mewujudkan mimpi tersebut dapat terwujud.

Menurut dia, publikasi jurnal dan penelitian serta berbagai upaya memang harus terus dilakukan untuk mewujudkan kampus kelas dunia.

“Saya berpesan agar setiap mahasiswa Unsyiah mampu memberikan nilai tambah di mana pun kita berada,” katanya.

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Samsul Rizal bertekad pada tahun 2024 akan masuk dalam jajaran universitas kelas dunia.

“Kita terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia termasuk meningkatkan jumlah publikasi jurnal serta pengembangan kampus yang hari ini telah memperoleh Surat Keputusan pengalihan lahan pengembangan Kampus Unsyiah II,” katanya.

Pemerintah Pusat melalui Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menyerahkan Surat Keputusan Pelepasan Lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk pembangunan kampus II Unsyiah seluas 2.183 hektare.

Baca juga: Pemerintah Pusat Serahkan SK Pelepasan HTI Untuk Perluasan Unsyiah
Baca juga: Mahasiswa Unsyiah diajak Kepala BPPT kembangkan inovasi
Baca juga: Unsyiah Siapkan Konsorsium Kebencanaan di Indonesia

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

18.000 keluarga di Gorontalo dapat bibit ayam gratis

Gorontalo (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Gorontalo meluncurkan program terbaru yakni pembagian bibit ayam gratis kepada 18.000 keluarga kurang mampu.

“Bantuan ini dibiayai oleh APBN melalui Kementerian Pertanian. Alhamdulillah kami berhasil meyakinkan Pak Menteri untuk mengalokasikan bibit ayam bagi 18.000 KK,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat meninjau infrastruktur di Desa Papualangi Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat.

Lebih lanjut Rusli menjelaskan, setiap KK akan mendapat alokasi bibit ayam sebanyak 50 ekor.

Bantuan akan ditambah dengan uang Rp500.000 dan pakan ternak selama tiga bulan.

“Bantuan ini hanya sebagai stimulan. Nanti kalo ayamnya sudah berkembang biak, maka pembiayaannya sudah ditanggung masing-masing. Jadi diharapkan usaha ternak ayam bapak dan ibu bisa berkembang,” ujarnya.

Selain meninjau infrastruktur di Desa Papualangi, pihaknya juga menggelar Bakti Sosial NKRI Peduli di Desa Monas Kecamatan Monano dan Desa Tolinggula Pantai Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara.

Di dua titik tersebut, selain pasar murah serba 5000, digelar juga pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan 13 unit Rumah Hunian Idaman Rakyat (RHIR), penyerahan bibit jagung dan juga bantuan empat unit sepeda motor.

Baca juga: Mentan salurkan 400 ribu bibit ayam di Karawang
Baca juga: 2.319 keluarga miskin Langkat dapat bantuan ternak ayam
Baca juga: Pemerintah bantu ternak sapi dua kabupaten Sulbar

Pewarta: Debby H. Mano
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tosca Santoso: Perhutanan Sosial berikan kepastian pada masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Penulis buku Lima Hutan, Satu Cerita, Tosca Santoso mengatakan program Perhutanan Sosial telah memberikan kepastian kepada masyarakat untuk mengelola hutan.

“Kini petani punya kepastian untuk mengelola hutan tanpa takut dianggap merambah lagi,” kata Tosca dalam acara Ngobrol Hutan Sosial di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Jumat.

Dalam pengalamannya menulis buku tersebut, dia banyak bertemu petani di lima daerah yang kini telah merasakan mendapat akses terhadap hutan.

Seperti perjumpaannya dengan nelayan dari Padang Tikar, Kalimantan Barat, wajahnya terlihat riang karena telah bisa mengelola hutan secara legal.

Pengelolaan hutan oleh masyarakat pun, menurut dia, lebih lestari dibandingkan jika dikelola oleh perusahaan.

Hingga akhir 2018, ada sekitar 2,5 juta hektare (ha) yang telah dibagikan, sementara pemerintah telah mengalokasikan 12,7 juta hektare hutan yang dapat dikelola oleh masyarakat.

Sebenarnya program Perhutanan Sosial telah didengungkan sejak 1999, namun situasi politik membuat program ini kurang diperhatikan. Pada 2007, program tersebut kembali dilaksanakan namun tersendat, baru di masa Kabinet Kerja percepatan pemberian hak kelola masyarakat atas kawasan hutan ini dipercepat. 

Menurut pegiat lingkungan bagi percepatan program Perhutanan Sosial ini, angka 2,5 juta hektare belum mencapai target, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Perhutanan Sosial dapat segera memenuhi target.

Pertama, perlu adanya pendampingan untuk  masyarakat hingga mereka mendapatkan izin. Pendampingan pun tidak boleh berhenti sampai diperizinan, mereka juga harus memikirkan hasil bumi apa yang dapat digunakan untuk menyejahterakan para petani.

“Pendamping harus konsisten dan mau memikirkan produk yang bagus dan punya potensi besar untuk masyarakat,” katanya.

Selain itu, perlu ada skema pendanaan yang lebih sederhana bagi masyarakat. Saat ini Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank dinilai agak sulit diakses  masyarakat. Kebanyakan dari mereka tidak terbiasa dengan sistem administrasi yang disyaratkan oleh bank.

“Banyak administrasi yang diminta bank tetapi mereka tidak bisa penuhi,” kata Tosca.

Sistem KUR yang mengharuskan pinjaman lunas dalam 48 bulan juga tidak sesuai dengan pengelolaan hutan sosial, karena beberapa tanaman seperti kopi butuh waktu produksi yang lebih panjang dibandingkan dengan waktu tenggat KUR, lanjutnya. 

“Kopi butuh waktu tiga tahun baru bisa menghasilkan, itu pun pada awal hanya bisa menghasilkan setengah kilo per pohon. Jadi bagaimana petani bisa melunasi pinjaman dalam waktu 48 bulan,” kata dia.

Tosca mengatakan program Perhutanan Sosial sudah membantu mengurangi ketimpangan dalam hal penguasaan lahan. Namun dalam pengelolaannya masih membutuhkan pendampingan jangka panjang, dukungan modal serta akses pasar bagi petani.

“Banyak pihak yang diharapkan dapat terlibat dalam program ini, baik relawan, pasar untuk mereka, serta bank yang dapat memberikan permodalan bagi mereka,” kata dia.

Baca juga: Perhutanan Sosial perlu pendampingan agar sejahterakan masyarakat

Baca juga: Tosca Santoso luncurkan buku “Lima Hutan, Satu Cerita”

Baca juga: Papua Barat akan usulkan penetapan 20 area hutan adat

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah Pusat Serahkan SK Pelepasan HTI Untuk Perluasan Unsyiah

Presiden langsung menindaklanjuti, bahkan presiden ingin menyerahkan langsung sertifikat ini,

Banda Aceh (ANTARA) – Pemerintah Pusat melalui Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menyerahkan Surat Keputusan (SK) pelepasan Lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk pembangunan kampus II Universitas Syah Kuala (Unsyiah).

“Sedianya surat keputusan pelepasan HTI seluas 2.183 hektare ini akan diserahkan langsung oleh bapak Presiden, Joko Widodo, namun karena padatnya kegiatan maka diwakilkan kepada saya,” kata Sofyan Djalil di Gedung AAC, Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Jumat.

Di sela-sela penyerahan SK pelepasan HTI dan kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa di kampus tersebut, Ia menyebutkan Presiden Joko Widodo memberikan perhatian serius untuk Aceh dan juga untuk pegembangan sektor pendidikan di Aceh khususnya Unsyiah.

Ia mengatakan proses percepatan pengembangan kampus Unsyiah tersebut tidak terlepas dari perhatian khusus Presiden Jokowi, dimana saat dirinya melaporkan beberapa masalah kepada presiden, termasuk diantaranya proposal perluasan kampus Unsyiah.

“Presiden langsung menindaklanjuti, bahkan presiden ingin menyerahkan langsung sertifikat ini,” ujarnya.

Sofyan mengatakan pemerintah telah memberikan fasilitas tanah untuk pengembagan Kampus Unsyiah II yang nantinya akan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh kampus tersebut.

“Saya berpesan tanah yang cukup luas dan menjadi lahan kampus terluas di Tanah Air, harus diberdayakan dan menjadi produktif dan menghasilan,” tambahnya.

Ia menyatakan dirinya siap untuk membantu memfasilitasi Unsyiah dalam mengoptimalkan lahan tersebut untuk produktif salah satunya dengan mengajak sejumlah pengembangan komoditas yang layak dan cocok untuk dikembangkan di kawasan tersebut.

Rektor Unsyiah, Prof Samsul Rizal menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi pemerintah pusat yang mempercepat proses penyerahan SK pengalihan lahan untuk pengembangan kampus “Jantong Hatee Rakyat aceh itu.

Menurut dia Unsyiah membutuhkan lahan yang luas demi pengembangan kampus yang ditargetkan pada tahun 2024 masuk dalam jajaran world class university.

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemristekdikti bina 558 calon perusahaan rintisan di 2019

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) membina 558 calon perusahaan rintisan atau startup berbasis inovasi dan teknologi untuk menjawab kebutuhan industri dan masyarakat.

“558 calon startup ini akan kita bina dan kita dorong agar dari awal bisa disempurnakan produknya dan diurus perizinannya, supaya tahun depan bisa jadi startup,” kata Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kemristekdikti Retno Sumekar dalam konferensi pers tentang Indonesia Startup Summit 2019 di Jakarta, Jumat.

Pemerintah terus mendorong lahirnya startup berbasis teknologi yang fokus di delapan bidang, yaitu teknologi informasi dan telekomunikasi, pangan, kesehatan, energi, transportasi, bahan baku, material maju, serta keamanan dan pertahanan.

Retno menuturkan ada dua jenis perusahaan rintisan, yaitu yang menjawab kebutuhan industri, serta yang merupakan hasil riset di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dan pengembangan.

Dia mengatakan startup harus memiliki inovasi yang bernilai komersial yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan baik di dunia industri maupun di tengah masyarakat.

“Kebanyakan startup mati karena mereka melakukan riset tidak berbasis kebutuhan sehingga pada saat mau dikomersialisasikan pasti mati,” ujarnya.

Menurut Retno, butuh waktu panjang untuk membawa inovasi menjadi suatu industri, karena banyak faktor termasuk kesiapan teknologi, dan membangun kepercayaan antara penemu inovasi dan industri serta membangun ekosistem berkelanjutan bagi produksi produk inovasi itu.

“Untuk membawa inovasi untuk menjadi industri butuh 4-5 tahun,” tuturnya.

Dia menuturkan pihaknya memberikan anggaran sebagai bantuan modal awal sebesar Rp250 juta hingga Rp500 juta kepada satu startup.

Dia mengatakan setiap tahun ada 800-1.000 proposal yang masuk untuk mendapatkan pendanaan bagi calon startup. Namun, syaratnya mereka harus sudah membawa inovasi dan teknologi dalam bentuk prototipe bukan dalam bentuk ide lagi.

Kemudian akan dilakukan seleksi dari pihak Kemristekdikti dan reviewer dari kalangan praktisi dan pelaku bisnis untuk menilai dari aspek teknis dan komersial.

Baca juga: Literasi digital semakin tingkatkan perusahaan rintisan

Baca juga: Menristekdikti siapkan dukungan bagi perusahaan rintisan berbasis inovasi

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PKK Kalteng bantu para korban kebakaran di Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Tengah Yulistra Ivo Azhar, memberikan dukungan moril sekaligus membantu para korban musibah kebakaran di komplek perumahan Jalan Rindang Banua atau Puntun Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

“Saya ingin bertemu secara langsung dengan warga yang menjadi korban kebakaran dan berinteraksi dengan mereka. Itulah kenapa kami  mendatangi para korban kebakaran,” kata Ivo yang juga istri dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran itu di Palangka Raya, Rabu (2/4)

Sebanyak 189 rumah berbahan kayu yang berada di kompleks perumahan Jalan Rindang Banua atau biasa dikenal Punton, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah habis terbakar, Sabtu dini hari (30/3).

Dalam pertemuannya dengan warga, Ivo turut berempati atas musibah kebakaran yang baru saja terjadi di permukiman padat penduduk tersebut. Pihaknya berharap agar warga tetap semangat dan bangkit dari musibah yang baru saja mereka alami.

Ivo meminta kepada warga yang terkena musibah tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa, seperti bekerja dan lainnya.

Saat ini pemerintah provinsi maupun kota, sedang berupaya membantu mereka mengatasi permasalahan tersebut, melalui berbagai program dan bantuan yang telah disalurkan maupun yang sedang disiapkan.

“Semua harus tetap semangat dan optimistis menyongsong hari esok, baik para orang tua yang harus bekerja maupun anak-anak yang tetap bersekolah seperti biasanya,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Ivo juga mengajak anak-anak membaca dan bermain untuk mengurangi rasa trauma yang mereka alami. Anak-anak pun tampak senang dan memberikan respon positif terhadap kegiatan tersebut.

Selain memberikan dukungan moril, pihaknya juga memberikan bantuan materiil, di antaranya berupa sembako, buku, peralatan sekolah, pakaian baru dan lainnya. Bantuan itu diserahkan kepada korban agar mereka tetap semangat dan selalu memiliki rasa optimisme di dalam dirinya.

“Selain itu saya juga mengimbau, agar masyarakat dapat lebih waspada dan secara rutin melakukan pengecekan terhadap peralatan elektronik atau apapun yang berpotensi sebagai pemicu kebakaran atau sumber api,” ucapnya.

Ia berharap musibah kebakaran seperti itu, tidak pernah terjadi lagi ke depannya. Untuk itu diperlukan kepedulian, kesadaran dan kewaspadaan dari semua pihak dalam menjaga dan memelihara lingkungan di sekitarnya.

Baca juga: Gubernur Kalteng berencana bangun kembali rumah korban kebakaran
Baca juga: Ratusan Rumah Berbahan Kayu Terbakar di Palangka Raya

 

Pewarta: Muhammad Arif Hidayat
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korban bencana Sulteng minta pemerintah bebaskan lahan huntap

Palu (ANTARA) – Korban gempa dan likuifaksi Kelurahan Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah meminta pemerintah setempat agar segera membebaskan lahan pembangunan hunian tetap di bagian timur eks-lokasi likuifaksi untuk warga setempat.

Ketua RT 1/RW 5 Kelurahan Petobo Abd Naim, di Palu, Jumat mengatakan, enam bulan pascagempa bumi, tsunami dan likuifaksi, belum ada kejelasan dari pemerintah menyangkut pembebasan lahan di wilayah tersebut.

“Petobo masih memiliki lahan yang luas, kenapa tidak lahan itu dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, ” ucap Abd Naim.

Menurutnya, meski sebagian wilayah kelurahan itu terdampak pergeseran tanah, namun masih ada lahan yang cukup untuk menampung warga Petobo.

Rencananya pemerintah mengupayakan pembebasan lahan di arah timur kelurahan tersebut yang berbatasan dengan Desa Ngata Baru, Kabupaten Sigi, namun hingga kini belum jelas mengenai pembebasan lahan tersebut.

Moh Fauzin warga setempat juga menyatakan hal yang sama, belum ada kepastian pemerintah mengenai lokasi pembanguan hunian tetap untuk korban likuifaksi Petobo.

“Kami ingin pemerintah tidak mengubah rencana awal bahwa warga Petobo tetap tinggal di wilayahnya, ” harap Fauzin.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu, Presly Tampubolon mengemukakan, pihaknya berupaya membebaskan lahan untuk pembangunan hunian tetap bagi warga Petobo dan saat ini dokumen administrasi sedang diproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pemerintah masih menunggu dari Kemendagri dan pembangunan huntap nanti tetap pada rencana awal, ” ungkap mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palu ini.

Presly memaparkan, lahan pembangunan hunian tetap wajib memenuhi dua syarat yang ditentukan, yakni penetapan lokasi oleh pemerintah yang tentunya masih dalam wilayah Kota Palu serta menyangkut zona aman, atau tidak termasuk zona merah rawan terpapar bencana.

Sebelumnya, Lurah Petobo Alfin H Ladjuni mengatakan, bahwa warganya menolak direlokasi ke kelurahan lain sesuai keputusan Gubernur Sulteng.

Warga beralasan jika mereka direlokasi ke kelurahan lain yang dianggap aman oleh pemerintah, maka secara tidak langsung nama kelurahan harus diganti. Bahkan lokasi Kelurahan Petobo yang tidak terdampak likueiaksi, secara langsung tidak lagi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

“Sebagian besar warga berprofesi sebagai petani, di Petobo masih banyak lahan mereka yang bisa digarap untuk bercocok tanam yang tidak terdampak likuifaksi sebagai upaya mereka menyambung hidup, ” kata Alfin.

Hingga kini, korban likuefaksi Petobo masih tinggal di hunian sementara yang telah disediakan pemerintah dan pihak lain.

Sebagian korban masih memilih bertahan di tenda darurat karena kapasitas huntara tidak bisa menampung keluarga lebih dari empat orang/satu bilik.

Pewarta: Moh.Ridwan/Muhammad Hajiji
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ASABRI lakukan kegiatan padat karya tunai dan sosial milenial

Dengan kehadiran kami disini dan sinergi bumn diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif khususnya bagi warga Sukahrja Ciamis

Jakarta (ANTARA) – PT ASABRI (Persero) bersinergi dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia dan Airnav Indonesia untuk melaksanakan kegiatan padat Karya Tunai dan kegiatan Sosial Milenial di desa Sukaharja, Kecamatan Raja Desa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Dengan kehadiran kami disini dan sinergi bumn diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif khususnya bagi warga Sukahrja Ciamis” kata Direktur SDM dan Umum PT Asabri Herman di Ciamis, Jumat.

Lebih lanjut Herman mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan antara BUMN dan masyarakat memberi karya nyata bagi negeri.

Dalam kegiatan Program Padat Karya Tunai melakukan kegiatan penanaman lebih dari 1000 pohon jati putih, perbaikan mushola, drainase, pemberian 100 tong sampah dan pembuatan sanitasi air.

Untuk Program Sosial Milenial Direksi beserta milenial BUMN melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan bersama remaja dan warga desa, serta dilakukan penyuluhan kesehatan oleh dr. Yudo salah karyawan milenial dari ASABRI.

Sinergi BUMN ini merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan sosial bagi masyarakat Indonesia.

Acara di buka oleh Direktur SDM dan Umum, PT Asabri Herman didampingi oleh Rahardi Sulistyo Direktur Airnav Indonesia, Rahardi Sulistyo dan Kepala Unit PKBL PT BKI (Persero), Irwanto.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut hari jadinya yang ke 21 BUMN. Program Padat Karya Tunai dan Sosial Milenial dilakukan tersebar di 35 titik secara nasional dimulai tgl 1-10 April 2019.

Baca juga: Asabri serahkan bantuan ke Primkop Kartika Yonif 312/ KH Subang
Baca juga: Asabri resmikan Huntara untuk korban gempa Sulteng

 

Pewarta: Jaka Sugiyanta
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah berharap Geopark Kaldera Toba diakui UNESCO tahun 2019

Tantangan dan peluang Geopark Kaldera Toba harus diketahui jelas sehingga masukan dari berbagai pihak termasuk internasional sangat diperlukan,

Medan (ANTARA) – Kementerian Pariwisata berharap Geopark Kaldera Toba bisa diakui UNESCO segera atau pada tahun 2019 untuk mempercepat perkembangan kawasan wisata itu.

Ketua Tim Percepatan Geopark Kementerian Pariwisata RI, H Yunus Kusumahbrata, di Medan, Jumat, menyebutkan, pemerintah dan pihak terkait sudah melakukan berbagai langkah termasuk memenuhi atau menjalankan rekomendasi UNESCO agar Kaldera Toba memenuhi syarat sebagai Geopark.

“Pemerintah berharap Geopark Kaldera Toba disahkan UNESCO tahun ini dan pemerintah juga berharap peluang dan tantangan besar dari keberadaan geopark di kawasan Danau Toba terus dicari dan diatasi,” ujarnya.

Dia mengemukakan itu disela Seminar “Facing New Challenges and Oppurtunities of Global Geopark Tourism” di Politeknik Pariwisata Medan.

Pada seminar itu tampil pembicara Director Asia-Pacific, Global Sustainable, Tourism Council Korea NATIONAL Geopark, Committee Member, Mihee Kang, University of Central Lancashire, UK (Madrid), Prof Miguel Rivas Fernandez, Yala Rajabhat dari University Thailand, dan Associate Prof Vichit Rangpan.

Serta pembicara nasional seperti Ketua Jaringan Geopark Indonesia (JGI) Indonesia Geopark Network, Budi Marton dan peneliti serta ahli Geologi dari Bandung, Indyo Pratom.

Untuk itu, ujarnya dia mengapresiasi Seminar Internasional Geopark.KalderaToba agar semakin banyak diperoleh masukan.

“Tantangan dan peluang Geopark Kaldera Toba harus diketahui jelas sehingga masukan dari berbagai pihak termasuk internasional sangat diperlukan,” katanya.

Dia menyebutkan, Indonesia memiliki 19 wilayah geopark, namun masih empat kawasan geoprak yang sudah diakui UNESCO.

“Untuk itu harus terus diupayakan khususnya Kaldera Toba karena Danau Toba sudah ditetapkan jadi salah satu daerah tujuan wisata utama Indonesia,” lanjutnya.

Setelah geopark Kaldera Toba diakui UNESCO maka akan memberikan citra dan kepercayaan dari masyarakat luar sehingga jumlah kunjungan wisatawan asing akan meningkat.

“Dengan kondisi itu diharapkan target satu juta wisman yang datang ke Sumut dalam setahun bisa tercapai,” katanya.

Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Anwari Masatip menyebutkan, secara akademisi, pihaknya berkewajiban menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten di sektor pariwisata.

Para SDM itu diharapkan menjadi duta-duta pengembangan geopark.

“Untuk.itu perlu ada seminar agar ada rumusan atau masukan dari berbagia pihak dalam pengembangan Geopark Kaldera Toba itu,” tambahnya.

Melalui seminar, Poltek Pariwisata Medan akan memperoleh rumusan, masukan atau ide yang akan di implementasikan dalam pemanfaatan Kaldera Toba sebagai laboratorium alam.

Anwari menyebutkan, unit geopark dan kuliner juga sedang dalam proses dijajaki di 8 kabupaten di sekitar Kawasan Danau Toba.

“Seluruh ‘stakeholder’ pariwisata membuat sebuah fakta integritas yang nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk penempatan mahasiswa dan dosen untuk pemanfaatan laboratorium alam,” terangnya.***1***

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dosen diminta gunakan referensi buku mutakhir

Jakarta (ANTARA) – Ketua  Pembina Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila Siswono Yudo Husodo mengingatkan kepada para dosen di kampus untuk menggunakan referensi buku-buku keluaran mutakhir.

“Tidak boleh melihat ke belakang tetapi harus berorientasi ke depan karena perubahannya begitu cepat,” kata Siswono usai melantik sejumlah pejabat di Universitas Pancasila Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, jika tidak menggunakan buku-buku keluaran terbaru maka para mahasiswa akan mempelajari ilmu yang nantinya sudah tidak dipakai lagi.  

“Anak-anak harus diajari berorientasi ke depan karena apa yang terjadi di luar sangat cepat sekali perubahannya,” jelasnya.

Mantan calon Wapres pada Pilpres 2004 ini menyatakan sekarang ini menjamur ojek daring yang berkembang pesat akibat perubahan teknologi, begitu juga dengan toko daring yang menyebabkan sejumlah pusat perbelanjaan semakin berkurang konsumennya.

“Perkembangan teknologi harus cepat diantisipasi jika tidak kita akan ketinggalan,” kata mantan Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan itu.

Menurut mantan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ini perubahan-peribahan ini akan berlangsung terus. Jadi kita perlu siapkan anak didik kita untuk menghadapi masa disruption tersebut.

Siswono juga menjelaskan perkembangan zaman sekarang ini juga membuat lapangan kerja tidak terbatas hanya di Indonesia saja. Di Taiwan Tenaga Kerja Indonesia berjumlah 230 ribu orang dan posisi para pekerjanya juga meningkat kalau dulu buruh pabrik sekarang ada yang menjadi kepala bagian dan ada juga yang menjabat manajer.

Sementara itu tenaga kerja China di Indonesia hanya 18 ribu. Di Morowali Tenaga Kerja China hanya 3 ribu tapi ini ribut sekali, ujarnya.

Jadi katanya kita sudah memasuki dunia tanpa batas dengan arus orang, barang, uang, teknologi dan peradaban yang nyaris tanpa hambatan.

“Kita hidup di dunia baru yang tidak bisa menggunakan paradigma lama. Kita akan ditinggal jika kita tak maju. Kampus memegang peranan penting mempersiapkan pemuda-pemuda masa depan,” katanya.

Baca juga: Di era digital, data adalah bahan bakar pertumbuhan
Baca juga: Sisi gelap dan terang era digital

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Regu penyelamat evakuasi kapal ikan dengan tujuh penumpang

Perkembangan operasi SAR H.1, kecelakaan kapal KM Cahaya Bahari dengan tujuh orang hilang kontak dalam rute Desa Tehoru (Pulau Seram) menuju Kota Tual dan langsung dihentikan setelah regu penyelamat berhasil menemukan mereka dan melakukan evakuasi,

Ambon (ANTARA) – Kapal Negara (KN) SAR 242 Bharata yang digunakan regu penyelamat dari Pos SAR Tual berhasil menemukan kapal ikan KM Cahaya Bahari bersama tujuh orang penumpangnya dan langsung dievakuasi ke pelabuhan Kota Tual.

“Kapal itu ditemukan sekitar pukul 19: 20-WIT oleh KN SAR 242 Bharata pada posisi 5° 36′ 0.72″S-132° 44’ 20.64″E, Tenggara Pulau Duroa Kepulauan Tual,” kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin di Ambon, Jumat malam.

Semua korban ditemukan dalam keadan selamat dan selanjutnya kapal tersebut dievakuasi menuju Dermaga Tual.

“Perkembangan operasi SAR H.1, kecelakaan kapal KM Cahaya Bahari dengan tujuh orang hilang kontak dalam rute Desa Tehoru (Pulau Seram) menuju Kota Tual dan langsung dihentikan setelah regu penyelamat berhasil menemukan mereka dan melakukan evakuasi,” ujarnya.

Setelah ditemukan sekitar pukul 19:20 WIT, kapal ikan berukuran 17 x 3 meter ini yang mengangkut 5.000 buah durian ini langsung dievakuasi ke dermaga Tual sekitar pukul 19:46 WIT.

Tujuh orang penumpang yang ada dalam kapal tersebut antara lain Busri Hasan (42), Ali Kamiden (52), Salamat Hasan (43), Rifai Gading (32), Ali Kamaru (38), Margono (22), dan Etek (20).

Pencarian kapal ikan tersebut dilakukan setelah Kantor Basarnas Ambon menerima laporan petugas Stasiun Meteorologi Banda, Kabupaten Maluku Tengah serta pihak keluarga korban pada pukul 09:40 WIT.

KM Cahaya Bahari merupakan sebuah kapal pencari ikan sepanjang 17 meter dan lebar tiga meter dilaporkan berlayar dari pelabuhan Tehoru (Pulau Seram) Kabupaten Maluku Tengah membawa tujuh orang penumpang termasuk kru kapal dan mengangkut 5.000 buah durian tujuan Pelabuhan Kota Tual sejak Selasa, (2/4) sekitar pukul 16:00 WIT.

Namun pihak keluarga dari penumpang kapal maupun petugas Stasiun Meteorologi Banda mengaku telah hilang kontak sejak tanggal 3 April 2019 sekitar pukul 13:00 WIT.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian ini diantaranya regu penyelamat dari Pos SAR Tual bersama Kanpel Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
 

Pewarta: Daniel Leonard
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tablig akbar UAS di Aceh

Ribuan umat muslim memadati masjid untuk mendengarkan tablig akbar Ustad Abdul Somad (UAS) di Masjid Agung Almarkazul Islamic Lhokseumawe, Aceh, Jumat (5/4/2019). Hingga tiga hari ke depan UAS berada di Aceh untuk memenuhi undangan ceramah di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

Tuntut ijazah kedokteran

Sejumlah lulusan fakultas kedokteran yang tergabung dalam Pergerakan Dokter Muda Indonesia (PDMI) menanggalkan jas putih mereka seusai menggelar aksi unjuk rasa di pelataran Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Jum’at (5/4/2019). Mereka menuntut Kemenristekdikti mencabut surat edaran No. 598/E.E3/DT/2014 yang dianggap menghalangi hak para lulusan kedokteran untuk mendapatkan ijazah, karena untuk mendapatkan ijazah tersebut mereka harus kembali melewati uji kompetensi sertifikasi profesi kedokteran. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

BTNGR tunggu rekomendasi pembukaan pendakian Rinjani dari BMKG-PVMBG

Mataram (ANTARA) – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani belum bisa memastikan kapan akan membuka jalur pendakian karena masih menunggu rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Sudiyono, di Mataram, Jumat mengatakan, pihaknya menunggu rekomendasi dari BKMG karena kondisi cuaca ekstrem masih terjadi di jalur pendakian Sembalun, yang membahayakan keselamatan nyawa manusia.

“Kalau pembukaan jalur pendakian Senaru, Timbanuh, dan Aik Berik, masih menunggu rekomendasi dari PVMBG,” katanya.

Ia mengatakan, tim PVMBG akan melakukan survei lanjutan untuk melihat kondisi jalur pendakian setelah rentetan gempa bumi yang terjadi pada 29 Juli dan sepanjang Agustus 2018.

Gempa bumi magnitudo 5,4 kembali mengguncang Pulau Lombok pada 17 Maret 2019. Saat itu, sebanyak 72 tim gabungan berada di atas Gunung Rinjani melakukan survei jalur pendakian, namun akhirnya turun gunung untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Gempa bumi masih sering dirasakan di atas gunung meskipun dengan kekuatan 3 Skala Richter,” ujarnya.

Sudiyono mengaku belum mendapat informasi dari PVMBG terkait rencana melakukan survei kembali jalur pendakian. Namun, pihaknya berharap survei segera dilakukan demi kepentingan bersama.

“Kami belum dapat kepastian kapan tim PVMBG akan melakukan survei. Tapi kami yakin dalam waktu dekat sudah dilaksanakan,” ucapnya pula.

Sebelumnya, BTNGR akan membuka jalur pendakian secara terbatas atau tidak sampai danau Segara Anak mulai 1 April 2019. Namun hal itu dibatalkan berdasarkan rekomendasi dari tim gabungan yang melakukan survei jalur pendakian pada 16-17 Maret 2019.

Berdasarkan hasil survei di jalur pendakian Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, kondisi jalur pendakian Sembalun hingga Pelawangan Sembalun terjadi kerusakan di 14 titik, di mana 3 di antaranya rusak berat, serta hilangnya sumber mata air yang bisa dimanfaatkan para pendaki.

Sementara di jalur pendakian Senaru, Kabupaten Lombok Utara, ditemukan retakan di Pos II, serta jalur menuju danau Segara Anak terputus dan tidak bisa dilewati.

Baca juga: BTGR petakan kondisi jalur pendakian Rinjani pascagempa
Baca juga: Jalur pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka
Baca juga: TNI cek kondisi jalur pendakian Rinjani pascagempa

Pewarta: Awaludin
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPHI risaukan penghapusan komisi pemantau haji

Jakarta (ANTARA) – Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) Samidin Nashir merisaukan penghapusan lembaganya merujuk Undang-undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) yang dalam waktu dekat segera disahkan Presiden Joko Widodo.

Samidin dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat, mengatakan pasal 129 UU PIHU secara gamblang menghapus KPHI padahal posisi komisi tersebut untuk pengawasan haji sangat strategis.

“Kaget karena dalam naskah UU yang baru, ada pasal 129 bahwa KPHI dan Badan Pengelola Dana Abadi Umat bubar serta fungsi dan tugasnya dilaksanakan oleh menteri,” kata dia.

Sementara, kata dia, KPHI tidak dilibatkan dalam proses penggodokan UU tersebut. Dalam waktu dekat KPHI akan menyurati Jokowi agar meninjau ulang undang-undang yang belum ditandatangani presiden.

Menurut dia, jika operator, regulator dan pengawas penyelenggaraan haji hanya dilakukan oleh Kementerian Agama maka berpotensi besar terjadi penyelewengan manajemen bahkan korupsi. Terlebih dalam penyelenggaraan haji terdapat dana publik dari calon jamaah haji yang harus dikelola.

“Maka, KPHI anggap bahwa UU tersebut tidak sinkron dengan kebijakan pemerintah yang ingin mewujudkan pemerintahan bersih berwibawa. Ada dana masyarakat, maka perlu lembaga independen mengawasi representasi dari masyarakat yang realitasnya dibubarkan,” kata dia.

Menilik ke belakang, Samidin mengatakan KPHI telah melakukan pengawasan penyelenggaraan ibadah haji baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.

Jika pengawasan diserahkan kepada DPR, kata dia, maka hanya persoalan-persoalan umum saja yang tersentuh tidak seperti kinerja KPHI. Sedangkan apabila pengawasan itu melalui Inspektorat Jenderal Kemenag itu sifatnya internal dan tentu akan sangat sulit mengoreksi kinerja Menteri Agama karena Itjen secara struktur berada di bawah Menag.

Sementara KPHI, kata Samidi, bekerja secara spesifik melakukan pengawasan manajemen, layanan akomodasi, konsumsi, kesehatan, perlindungan jamaah, penyelenggaraan biro travel haji khusus, haji furoda dan lainnya.

Sementara di dalam negeri, lanjut dia, KPHI melakukan pengawasan rekrutmen petugas, transportasi, dukungan katering berangkat serta pemulangan, pelayanan imigrasi dan hal terkait lainnya.

“Itu semua domain KPHI yang mengawasi. Sangat luas sekali,” kata dia.

Baca juga: Ketua KPHI sesalkan lembaganya tak ada dalam UU Penyelenggaraan Haji
Baca juga: KPHI: pemerintah harus kendalikan jamaah haji nonkuota
Baca juga: KPHI sarankan pembinaan kesehatan calon haji dua tahun sebelum keberangkatan

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pameran mobil Lamborghini

Model berpose di samping mobil Lamborghini Aventador SVJ yang dipamerkan pada ajang “Lamborghini Jakarta Showcase” di Pacific Place, Jakarta, Jumat (5/4/2019). Dalam acara tersebut Lamborghini Indonesia menampilkan delapan koleksi mobil diantaranya Lamborghini Miura S tahun 1971 dan Lamborghini Aventador SVJ yang diproduksi secara terbatas sebanyak 900 unit di seluruh dunia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.

Basarnas tetap libatkan unsur lain bantu pertolongan korban

Penambahan ini melalui proses yang tidak sebentar. Saya kira cukup memakan waktu. Dengan melewati pendidikan dan rekrutmen yang telah dilaksanakan,

Sidoarjo (ANTARA) – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas tetap akan melibatkan unsur lainnya seperti TNI atau Polri dalam membantu evakuasi dan juga pertolongan terhadap korban musibah, menyusul minimnya jumlah petugas yang ada di lapangan.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito mengatakan, untuk mengatasi kekurangan petugas di lapangan, pihaknya tetap melibatkan TNI atau Polri, BNP, swasta, termasuk pramuka.

“Kami tetap menggandeng unsur lainnya, termasuk di dalamnya TNI Polri,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jumat.

Ia mengemukakan, untuk penambahan petugas memang diperlukan, tetapi itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena harus melewati beberapa tahapan.

“Penambahan ini melalui proses yang tidak sebentar. Saya kira cukup memakan waktu. Dengan melewati pendidikan dan rekrutmen yang telah dilaksanakan,” tambahnya.

Ia menyebutkan, dalam kunjungan itu pihaknya ingin meninjau daerah bagaimana petugas, peralatan, kemampuan operasi dan apa halangan ataupun capaian SAR di Surabaya.

“Ibu kota Jawa Timur ini, telah menjadi penghubung antara wilayah Barat dan Timur, sehingga lalu lintas laut dan udara sangat padat. Termasuk juga dengan kunjungan wisatawan yang terus bertambah, membutuhkan kesiapan personel dan peralatan prima,” jelasnya.

Dari laporan yang diterima, kata dia untuk kantor di Surabaya ini memang membutuhkan sebuah jenis kapal lebih besar untuk bisa angkut petugas lebih banyak.

“Saat ini, Badan Pertolongan dan Pencarian Surabaya memiliki empat kapal, di antaranya satu ‘Rescue Boat’ yang difungsikan sebagai sarana angkut “rescuer’. Kapal ini memiliki ukuran 36 meter, dan kini sedang bersandar di dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak Surabaya,” terangnya.

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gempa bumi 3,4 SR guncang Kota Sorong

Sorong (ANTARA) – Gempa bumi berkekuatan 3,4 skala Richter mengguncang Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Jumat pukul 19.58 WIT, namun tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Stasiun Geofisika BMKG Sorong menyebutkan, gempa bumi tersebut pada koordinat 0.76 Lintang Selatan dan 131.24 Bujur Timur yang berjarak 14 km Barat Laut Kota Sorong dengan kedalaman 22 km.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi di darat tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat tumbukan lempeng.

Penjalaran getaran gempa dirasakan di seluruh wilayah Kota Sorong. Warga yang berada di gedung bertingkat merasakan efek dari gempa tersebut.

Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadi tsunami.

Hingga saat ini belum dilaporkan kerusakan yang timbul akibat gempa bumi yang terjadi di wilayah Kota Sorong tersebut.

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

5.000 startup ikuti Indonesia Startup Summit 2019

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengatakan sekitar 5.000 perusahaan pemula atau startup yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia akan mengikuti IndonesiaStartup Summit yang diadakan pada 10 April 2019 di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Ini adalah ajang untuk memamerkan inovasi anak Indonesia. Kalau bisa para duta besar kita undang untuk melihat inovasi mereka, dari situ nanti terjadi kolaborasi,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dalam konferensi pers di Gedung D Kemenristekdikti, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan, Jakarta, Jumat.

Temu Akbar Perusahaan Pemula Indonesia atau Indonesia Startup Summit 2019 itu merupakan upaya dalam membuka jejaring antara startup dengan industri dan investor.

Para peserta startup yang akan menghadiri pertemuan akbar itu bergerak di berbagai bidang antara lain teknologi dan informasi, pangan, kesehatan dan obat-obatan, pertahanan dan keamanan, material maju, serta bahan baku.

Nasir berharap pertemuan akbar itu akan membuka berbagai bentuk kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dalam rangka peningkatan dan pemanfaatan inovasi dan teknologi bagi kebutuhan industri dan masyarakat.

Dia juga mendorong agar produk inovasi dan teknologi di berbagai bidang juga dapat dijual hingga ke luar negeri, seperti produk tempe yang telah diekspor ke Korea Selatan.

Dia juga berharap sektor inovasi dan teknologi akan semakin bergeliat, dan semakin banyak startup tampil unggul yang dapat memenuhi pasar lokal, nasional hingga internasional.

Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil riset kepada dunia industri.

“Negara pemenang adalah negara yang punya inovasi dan teknologi,” ujarnya.

 Baca juga: Menristekdikti siapkan dukungan bagi perusahaan rintisan berbasis inovasi
Baca juga: Pengamat: usaha rintisan harus inovatif dan baru
 

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG tak gunakan “buoy” untuk pantau tsunami

Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geosifika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya tidak menggunakan “buoy” untuk memantau tsunami, tetapi menggunakan sensor gempa dan kecerdasan buatan yang diproses menggunakan superkomputer.

“Dengan menggunakan sensor gempa dan superkomputer, bisa diketahui lokasi gempa dan kekuatannya dalam dua menit. Menit berikutnya sudah bisa mengolah potensi tsunami berikut permodelannya,” kata Dwikorita dalam taklimat media yang diadakan di Jakarta, Jumat.

Setelah superkomputer dan kecerdasan buatan mengolah kemungkinan tsunami beserta permodelan, petugas BMKG kemudian melakukan verifikasi. Bila memang terdapat kemungkinan tsunami, maka BMKG akan mengeluarkan peringatan dini.

Hal itu tidak bisa dilakukan bila menggunakan “buoy” atau alat berpelampung yang diletakkan di tengah laut. “Buoy” baru mendeteksi setelah tsunami melewatinya sehingga tidak bisa memberikan peringatan dini.

Dwikorita mengatakan tsunami bisa datang sangat cepat. Tsunami di Palu misalnya, pertama kali sampai di Kabupaten Donggala hanya dua menit setelah gempa terjadi.

“Namun, komputer bisa saja salah. Bisa jadi sudah ada peringatan dini, tetapi tsunami tidak terjadi,” tuturnya.

Selain penggunaan teknologi, Dwikorita mengatakan kearifan lokal harus dikembangkan dalam kesiapsiagaan bencana. Di Aceh, misalnya, sudah terbangun kebiasaan untuk lari ke tempat tinggi bila masyarakat merasakan guncangan keras.

“Warga di Donggala juga menyampaikan beberapa saat sebelum terjadi gempa, sapi-sapi yang ada di pantai berlarian panik ke gunung. Pemilik yang mengejar sapinya akhirnya selamat dari tsunami. Ini tentu perlu ada kajian lebih lanjut,” katanya. (*)

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menko Maritim: anggaran Citarum Harum Rp100 M segera cair

ANTARA, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pencairan dana untuk Program Citarum Harum tahap pertama akan segera cair pada April. Jumlahnya berada pada kisaran angka Rp100 miliar, dari total dana Rp605 miliar yang akan dicairkan secara bertahap. (Nusantara Mulkan/SN)

Kemristekdikti hasilkan 1.307 startup dan calon startup hingga 2019

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menghasilkan 1.307 perusahaan pemula atau startup dan calon startup dalam kurun waktu 2015-2019.

“Indonesia sudah mampu menghasilkan 1.307 startup. Dari 1.307 itu, 749 adalah sudah startup, yang 558 adalah calon startup. Ini yang harus kita garap terus,” kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dalam konferensi pers tentang Indonesia Startup Summit 2019 di Gedung D Kemenristekdikti, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan, Jakarta, Jumat.

Dalam lima tahun terakhir ini jumlah startup berbasis teknologi di Indonesia terus meningkat, yakni sebanyak 52 startup pada 2015, 203 startup pada 2016, 661 startup pada 2017, 956 startup pada 2018.

Dan hingga 2019, jumlah startup yang dibina oleh Kemenristekdikti telah berjumlah 1.307 startup. Para perusahaan pemula dan calon startup tersebut bergerak di delapan fokus bidang, yakni teknologi dan informasi, pangan, kesehatan, energi, transportasi, bahan baku, material maju (advanced material), serta keamanan dan pertahanan.

Dari 32 pengembang startup mandiri yang dilahirkan dari program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) dalam periode 2015-2018, tercatat nilai komersialitas bisnis meningkat. Rata-rata startup tersebut mencapai nilai omset sekitar 457 persen dari suntikan permodalan awal yang diberikan program itu.

Dia mengapresiasi para startup yang telah berjuang tersebut hingga akhirnya mampu menghasilkan empat kali lipat omset dibandingkan bantuan modal awal.

“Kombinasi penguatan aspek inovasi dan teknologi dari kementerian dan lembaga inkubator yang mendampingi startup sudah mulai menunjukkan capaian yang Indonesia cita-citakan dan perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Kemristekdikti terus mendorong tumbuhnya wirausaha berbasis teknologi untuk dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, kombinasi pengembangan riset dan teknologi, sumber daya manusia pendidikan tinggi, dan partisipasi swasta yang konsisten diyakini akan makin menumbuhkan perekonomian Indonesia serta merangsang anak-anak muda bangsa untuk terus berkarya.

Baca juga: Unimal Aceh loloskan 6 “startup” binaan raih pembiayaan program PPBT Kemenristekdikti
Baca juga: Kemristekdikti dorong munculnya “startup” berbasis teknologi
Baca juga: Ekonomi digital buka peluang usaha lebih besar bagi anak muda

 

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah targetkan penuhi kebutuhan dokter untuk 728 Puskesmas

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menargetkan memenuhi kebutuhan dokter  untuk 728 Puskesmas yang belum memiliki dokter dengan mendistribusikan dokter umum ke berbagai daerah pada 2019.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementeraian Kesehatan Usman Sumantri di Jakarta, Jumat, mengatakan saat ini sebanyak 728 Puskesmas di seluruh Indonesia belum memiliki dokter dan hanya diisi tenaga kesehatan seperti bidan dan perawat.

Usman mengungkapkan saat ini tenaga kesehatan yang paling banyak ada di Puskesmas adalah bidan dan perawat. Sementara tenaga kesehatan pendukung lainnya selain dokter yang bersifat promotif dan preventif seperti kesehatan lingkungan, tenaga kefarmasian, ahli gizi, kesehatan masyarakat, dan tenaga ahli teknologi laoratorium medik.

Dia mengatakan  pemenuhan kebutuhan lima tenaga kesehatan pendukung untuk Puskesmas tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun sejak 2015 sebanyak 1179 Puskesmas menjadi 4029 Puskesmas pada 2018.

Usman menerangkan saat ini kebutuhan dokter secara nasional yang diperlukan dibandingkan dengan penduduk Indonesia sudah tercukupi, namun penyebaran dokter yang tidak merata membuat masih banyak daerah yang belum mendapatkan akses layanan kesehatan.

Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan PPSDMK Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan saat ini hanya 12 provinsi di Indonesia yang jumlah dokternya sudah sesuai dengan standar rasio, yaitu 42 dokter dalam 100 ribu penduduk atau satu orang dokter untuk melayani 2500 jiwa. Sementara kondisi dokter di Indonesia saat ini sudah melebihi target yaitu 47 dokter dalam 100 ribu penduduk.

Provinsi yang sudah terpenuhi kebutuhan dokternya antara lain DKI Jakarta, Bali, DIY, Sumatera Utara, Aceh, Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Banten. Saat ini rasio dokter umum yang ada di DKI Jakarta sudah mencapai 175 dokter per 100 ribu penduduk atau satu dokter untuk 800 penduduk.

Sementara provinsi yang masih kekurangan dokter umum mulai dari yang terendah yaitu Sulawesi Barat, NTT, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, NTB, Gorontalo, Maluku, Kalimantan Tengah, Papua, Lampung, Papua Barat, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jawa Barat.

Di Sulawesi Barat rasio perbandingan dokter dengan penduduknya adalah satu dokter untuk melayani 10 ribu penduduk, sementara rasio standarnya adalah satu dokter untuk melayani 2.500 penduduk.

Untuk dokter spesialis lebih sedikit lagi yang sudah terpenuhi sesuai dengan rasio standar pemenuhan. Kebutuhan dokter spesialis yang mencukupi adalah 10,8 dokter spesialis per 100 ribu penduduk atau sekitar satu dokter spesialis yang melayani 10 ribu penduduk.

Provinsi yang suah tercukupi dokter spesialis sesuai rasio ialah DKI Jakarta, DIY, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Banten, Kalimantan Timur, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau.

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPTP kembangkan padi gogo di Manokwari

Kurang lebih ada 5 hektare yang sudah kita taman bersama petani di Kampung Handuk, SP-2 Prafi. Semua benih padi gogo dari Kampung Sukamandi,

Manokwari (ANTARA) – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Papua Barat mengembangkan padi gogo di kalangan petani Manokwari.

“Padi ini untuk ditanam di lahan kering, cocok untuk daerah-daerah kurang air. Ada infago 8, infago 9 dan infago 11 yang sudah kita kembangkan untuk pertanian ladang,” kata Koordinator Penyuluh BPTP Papua Barat, Ulum Ariza di Manokwari, Jumat.

BPTP, sebutnya mendatangkan benih tersebut dari Kampung Sukamandi, Bandung. Benih itu sudah ditanam di Kampung Handuk, Prafi Manokwari.

“Kurang lebih ada 5 hektare yang sudah kita taman bersama petani di Kampung Handuk, SP-2 Prafi. Semua benih padi gogo dari Kampung Sukamandi,” tambahnya.

Selain tanaman pangan, lanjutnya BPTP juga mengembangkan tanaman holtikultura dan perkebunan. Untuk holtikultura pihaknya mengembangkan tanaman jeruk manis.

Ada pun tanaman perkebunan yang dikembangkan yakni, kopi Wamena, kakao, cengkeh dan sukun. Pihaknya berharap program BPTP dapat mendorong peningkatan sektor pertanian dan perkebunan di daerah tersebut.

“Untuk jeruk kita sudah tanam kurang lebih 1 hektare di kebun percobaan Anday, Manokwari. Tanaman ini cocok di lahan dataran rendah dengan ketinggian dibawah 650 meter deri permukaan laut,” sebutnya.

Jika uji coba tanaman jeruk tersebut berhasil,katanya kedepan akan dikembangkan bagi masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani. Manokwari dinilai memiliki potensi tinggi untuk pengembangan tanaman holtikultura.

Terkait padi gogo, ulum menambahkan varietas tersebut memiliki beberapa keunggulan. Nasi dari padi gogo cukup pulen dan cara tanamnya pun relatif mudah.

“Padi ini tidak membutuhkan banyak air seperti padi sawah. Untuk daerah dataran tinggi cocok,” lanjutnya.
 

Pewarta: Toyiban
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kepala LLDIKTI ; Berkuliahlah di IKIP Budi Utomo Malang

ANTARA ,Sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan tenaga pendidik profesional dan kompeten, IKIP Budi Utomo Malang , Jawa Timur, banyak menorehkan prestasi di berbagai level. Dengan menerapkan pembelajaran modern,didukung para tenaga pendidik berkualitas dan pendampingan khusus  saat purna pendidikan, terbukti 90 persen alumni kampus  telah diserap dunia kerja ( Bey / AYM )